
" Apa kamu mengenalnya Deb," Tanya Amy lagi...
" Iya...Aku mengenalnya," Ucap Deby pelan.
" Beliau Ayah dari David kekasih aku My," Ucap Deby jujur..
" Apa...Jadi Maksud kamu Kekasih Yang tempo hari bertemu dengan Kita di Resto itu, Adalah Putranya," Ucap Amy tak percaya dan Deby pun mengangguk...
" Iya... Beliau Ayah kekasihku," kata Deby lagi..
" Jadi Ayah Kak Raffy menjual Perusahaan itu pada Papi Antoni. Astaga," Ucap Deby Pelan dan ia sedikit merosot karena merasa kaget..
" Kak Raffy pasti tak akan Menang melawan Papi Antoni Dan keluarganya itu, Apa lagi Kalo Kak Frans turut ikut turun Tangan," Ucap Deby.
" Karena aku tau betul keluarga Papi Antoni seperti apa," Ucap Deby lirih ia merasa Cemas Akan keselamatan keluarga Raffy...
" Lalu...Apa yang harus aku lakukan Deb," Ucap Amy lirih..
" Aku ingin sekali Membantu Mas Raffy, Tapi apa yang bisa aku bantu," Ucap Amy lagi..
" Aku akan coba berbicara dengan David, siapa tau dia juga bisa bantu," ucap Deby lagi..
" Mudah mudahan saja Kekasihmu itu bisa membantu," Ucap Amy lagi..
" Mudah Mudahan saja, Tapi aku Gak bisa menjamin Ya my," Ucap Deby lagi dan Amy pun mengangguk pasrah..
" Oia Deb...Aku Kesana dulu Ya, Lagi pula Istirahat nya sudah Habis.," ucap Amy sebelum pergi dan meninggalkan Deby yang tengah termenung.
( Kata Amy laki laki yang akan Bertemu Amy nanti namanya Frans kan, bukan Frans Kakaknya David kan karena nama mereka Sama,) Dalam Hati Deby penasaran karena nama orang yang ingin bertemu Amy itu sama dengan Frans Kakaknya David yang terbilang seperti tirani..
Deby takut kalo Frans yang akan bertemu Amy ini adalah Frans Kakaknya David..
HARI MINGGU KEMUDIAN...
" Kita ke sananya Naik Motor My," Tanya Deby saat Amy baru saja sampai Di rumah Deby..
" Iya Kenapa Memangnya," tanya Amy aneh melihat Deby seperti Tak suka Tapi terlihat senang entah lah Amy tidak tau...
" Aku gak pernah Naik Motor My, takut Jatuh" Ucap Deby pelan dan sedikit Malu..
" Seriusan..." Ucap Amy tak percaya..
" Iya...." Ucap Deby Antusias dan malah terlihat Senang..
" Ya gak bakalan jatuh lah Deb, malah kamu pasti nanti ketagihan, Soalnya Naik Motor Tuh Asyik tau," ucap Amy.
__ADS_1
" Benarkah," Tanya Deby tak percaya..
" iya...kalo kamu gak mau naik Motor sama Aku Lalu Mau kamu Bagaimana, Apa kamu mau pisah Aja perginya, Kamu Naik Mobil Sedangkan Aku Naik Motor ini, Bagaimana," Usul Amy..
" Aku Mau Nyoba naik Motor Aja bagaimana, boleh kan My," kata Deby senang..
" Boleh lah...Ayo," Ajak Amy..
Amy dan Deby pun mengendarai Motor Scoopy itu dan menuju Restoran..
Di sepanjang Jalan Deby benar benar antusias dan selalu bertanya ini itu pada Amy.
Amy dan Deby Baru saja sampai Di Restoran yang super mewah yang akan menjadi Lokasi Amy dan Frans bertemu..
" Ya ampun My...Kalo tau naik motor asik Kaya gini, aku bakalan Naik Motor Terus deh..," ucap Deby senang..
" Hehehe..benar kan, Naik Motor Tuh Asyik tau," ucap Amy pelan.
Mereka berdua tak tau jika mereka berdua sedang di awasi Seseorang yang tengah melihatnya di dalam Mobil...
" Kamu duluan deh Deb...Nanti Aku nyusul,, Aku Parkirin Motornya dulu." ucap Amy lagi..
" Ok...Tapi Laki laki itu belum datang kan My," Tanya Deby lagi..
" Baiklah...Aku duluan ya, aku ke lantai Dua ya my, Kita pesan kUrsinya Di sana saja." ucap Deby dan masuk begitu saja ke Resto yang terbilang Cukup Besar dan di sana memiliki beberapa Ruang Resto,
Amy hanya mengangguk dan ia pun memarkirkan Motornya ke tempat Parkiran di Resto yang sedikit agak jauh..
Sebelum masuk Restoran Amy melihat dua sejoli Nenek dan Kakek mau memasuki Resto.. Namun Sang Kakek Berada di kursi Roda dan di Dorong sang nenek yang kewalahan Mendorong sang kakek..
ketika kursi Roda Menaiki Tanjakan yang mau mengarah Masuk Nenek itu sangat kesusahan mendorongnya..
tanpa di minta Amy pun membantu Nenek dan Kakek itu untuk menaiki Tanjakan..
Dan Amy pun mendorong kursi Roda Sang Kakek..
" Terimakasih Nak," Ucap Nenek lega karena Ada seorang Gadis membantunya mendorong Kursi sang Suami.
" Sama Sama Nek, Nenek sama Kakek Mau Masuk Restoran kan ya," Tanya Amy lembut..
" Iya Nak...Anak anak Nenek sedang menunggu di sana," Ucap Nenek Tersebut sambil tersenyum.
( padahal Anak anaknya berada di sini, tapi tak satu pun yang membantu, Padahal Kakek Sama nenek ini sudah tua dan kesusahan saat menaiki Tanjakan,,) Dalam hati Amy kesal akan kelakuan Anak anak Kakek dan Nenek itu yang sama sekali tak perduli dengan orang tuanya..
" Sekali Lagi terimakasih ya nak," ucap Nenek itu lembut..
__ADS_1
" Sama sama Nek," Ucap Amy tersenyum lembut..
Amy memperhatikan Nenek dan Kakek Itu Masuk.
Senyuman Amy membuat seseorang yang melihat itu semakin berdebar...
" iiih Aku nyariin Dari tadi...Taunya Di sini, Ngapain di sini, Kenapa gak masuk," tanya Deby.
" Sory... tadi habis bantuin Nenek dan kakek Masuk Ke Resto, karena Nenek dan Kakek ini benar benar kasihan," ucap Amy pelan.
" Kenapa Memangnya," tanya Deby ikut Penasaran..
" Kakek dan Nenek itu mau makan di dalam Cuma Karena keterbatasan sang Kakek Menaiki Kursi Roda Dan sang nenek mendorongnya, karena kasihan aku bantu dorong kursi Roda Sang Kakek sampai Masuk Ke Resto sebelahnya," ucap Amy pelan..
" Oh Jadi maksud kamu kamu nolongin Kakek dan nenek yang menaiki Kursi Roda Masuk Resto dulu," ucap Deby pelan dan Amy pun. mengangguk.
" Iya...Hehehe" ucap Amy yang malah nyengir...
" Ya udah Ayo Masuk," Ajak Deby..
" Iya...Ayo," Ucap Amy dan mereka berdua pun beriringan memasuki Resto itu..
**********
" Jadi Ini pak Tempat yang di Sherlock Amy," tanya Frans Saat baru saja sampai di mana tempat Amy kirimkan lewat Chat..
" Setau saya iya Tuan, Ini tempat Yang di Sherlock oleh Nona Amy." Ucap Supir pribadi Frans Yaitu Pak Iwan yang mencocokan alamat Yang di kirimkan Amy.
" Hmmmm." Hanya Itu yang keluar dari mulut Frans.
Pak Iwan terus saja memperhatikan Gaya Rambut Frans Yang Baru..
( Apa karena ingin bertemu Nona Amy, Tuan sampai rela mengechat Rambut Merahnya menjadi warna hitam,) Dalam Hati Pak Iwan tersenyum karena memang Warna Rambut Asli Frans memang Warna Merah..
" Maaf Tuan...Bukankah Itu Nona Amy," Ucap Pak Iwan Saat melihat Amy baru saja datang..
Frans Pun Memperhatikan Amy yang tengah berboncengan bersama Seorang Wanita...
" Padahal baru Sembuh...Kenapa malah Naik Motor Lagi dan Dengan Siapa dia," Gumam Frans saat memperhatikan Amy yang Berhenti di Depan Mobilnya...
Bukannya Masuk Amy malah membantu Nenek dan Kakek yang sedang ke susahan..
Frans Hanya Tersenyum melihat Amy yang ternyata Sangat baik hati....
" Pak Iwan...Kau bisa membantuku," Tanya Frans..
__ADS_1