Love Amy

Love Amy
Bag 14 Amy Cemburu...


__ADS_3

13 00 wib....


Amy pun masuk ke kantor Fadlly dan di sambut oleh wanita cantik.


" Nona Amy Aurora Putri Jelita," sapa wanita cantik Itu pada Amy,


Amy pun mengangguk.


" ya saya mbak," kata Amy sopan.


" pak Fadlly sudah menunggu nona di ruangannya," jelas wanita cantik itu.


" silahkan Ikuti saya," kata wanita cantik Itu lagi,


Amy pun mengikuti wanita cantik Itu menaiki lift,


tak lama sampailah di depan ruangan milik Fadlly, dan wanita cantik Itu pun mengetuk.


tok....


tok....


tok...


" Masuk," terdengar suara berat milik Fadlly di dalam ruangan Itu.


wanita cantik Itu pun membuka pintu ruangan Fadlly.


" Maaf pak, nona Amy nya sudah datang.," kata wanita cantik Itu lagi.


" Terimakasih Lisa, suruh masuk saja,," kata Fadlly tegas dan berwibawa...


" silahkan nona, masuk," kata wanita cantik Itu lagi dan menyuruh Amy masuk.


Amy pun masuk ke ruangan Fadlly..


" Terimakasih Lisa, kamu bisa kembali bekerja," kata Fadlly lagi pada wanita cantik yang bernama Lisa.


" baik pak, kalo begitu saya permisi," kata wanita cantik yang bernama Lisa.


" Terimakasih mbak," ucap Amy sopan, wanita yang bernama Lisa Itu pun mengangguk dan tersenyum manis pada Amy.


" Dari mana saja kamu, lama sekali," tanya Fadlly saat hanya mereka berdua saja di ruangan..


" kamu tau kalo saya sudah lama menunggu," kata Fadlly lagi ketus.


" kamu tau kalo saya sudah kelaparan Amy," kata Fadlly sedikit galak.


" Maaf den Fadlly tadi Amy bantuin nenek nenek dulu, tadi nenek Itu terjatuh di depan kantor Aden tapi gak ada yang bantuin jadi Amy bantuin dulu,," kata Amy pelan.


" Kamu pikir saya akan percaya, mana ada nenek nenek berkeliaran di depan kantor saya," kata Fadlly galak.


" tapi beneran kok Den, saya gak bohong," kata Amy membela.


" Sudahlah...lupakan saja, saya sudah lapar,," kata Fadlly lagi.


Amy pun membuka kotak makan yang barusan Ia bawa dan menyerahkan pada Fadlly.


" Silahkan den," ucap Amy memberikan kotak makan pada Fadlly..


" Suapi saya," kata Fadlly tanpa melihat ke arah Amy.


" Apa...tapi kan aden bisa makan sendiri," kata Amy pelan.


" Kamu tidak lihat kalo saya masih sibuk," kata Fadlly ketus dan galak.


Ia sedang mengerjakan berkas berkas yang belum Ia selesaikan,

__ADS_1


bisa saja Fadlly menunda namun Ia tak mau melewatkan kedekatannya dengan Amy.


jadi Ia pun menyuruh Amy untuk menyuapi nya.


" Salah siapa juga,? saya sampai melewati jam makan siang saya," kata Fadlly menyindir Amy yang telat.


" cepat suapi saya," kata Fadlly lebih galak lagi.


mau tak mau Amy pun menyuapi Fadlly dengan telaten..


" apa kamu sudah makan," tanya Fadlly ketus,


" sudah den," ucap Amy pelan.


" hmmmmm..." hanya Itu yang keluar dari mulut Fadlly,


Fadlly terus saja mengerjakan semua berkas berkas tanpa harus memperhatikan Amy.


Namun walau pun begitu diam diam tanpa sepengetahuan Amy,


Fadlly selalu menatap Amy yang sedang menunduk mengaduk aduk makanan yang Ia suapkan untuk Fadlly.


tak terasa makanan Itu pun habis tak tersisa..


" Maaf den, saya mau ke toilet dulu, di sebelah mana ya den toilet nya," tanya Amy.


Fadlly pun menujuk toilet di sebelah kanan...


Amy pun menuju ke toilet. dan membasuh bekas makanan disana.


tak lama handphone Amy pun berbunyi...


karena penasaran fadlly pun melihat siapa yang menelvon Amy..


ibu 📲 call...


" Ibu," gumam Fadlly.


ibu Amy : Assalamualaikum neng..


Fadlly : walaikumsalam...


ibu Amy : loh pak, kok bukan si neng yah Yang angkat, kok malah suara laki laki..


terdengar suara wanita paruh baya berbicara pada suaminya di seberang sana.


ibu Amy, : mungkin temannya si neng kali bu, coba tanya si neng nya di mana,


terdengar suara laki laki yang menurut Fadlly Itu ayah Amy.


ibu Amy : maaf nak ini siapanya Amy, Amy nya mana ya, nak,


Fadlly : nama saya Fadlly bu, saya pacar Amy, Amy nya lagi di kamar mandi, handphone nya tidak di bawa jadi saya yang angkat.


ibu Amy, : oalah pak, pacar si neng katanya, tapi kok si neng gak bilang apa apa ya pak,


kata ibu Amy kaget saat mendengar Amy punya pacar.


Fadlly : maaf bu, pak, apa saya boleh minta no telvon ibu dan bapak, saya hanya ingin lebih dekat dengan ibu bapak.


ibu Amy: boleh nak...


Tak lama Amy pun keluar dari kamar mandi, Ia terkejut saat melihat Fadlly sedang menerima telvon pakai Handphonenya..


" Siapa yang telvon den," tanya Amy pelan.


" ibumu," ucap Fadlly dan memberikan handphone milik Amy pada Amy.

__ADS_1


Amy : Asalamualikum bu..


ucap Amy saat menerima telvon dari ibunya..


ibu Amy : Walaikumsalam neng, gimana kabar neng,


Amy : Alhamdulillah bu, Amy sehat kok, ibu sama kelurga di sana gimana,


Ibu : Alhamdulillah ibu baik baik saja, Fadlly siapa nak, apa laki laki yang bernama Fadlly itu pacar neng, kok gak bilang bilang ibu sama bapak kalo udah punya pacar.


Amy : apa...bukan bu, den Fadlly itu majikan Amy, bukan pacar Amy,


kata Amy mungkin sedikit berbisik.


Ibu : oalah...tadi nak Fadlly bilang kalo dia pacar kamu nak,


Amy langsung menatap Fadlly bingung, Ia merasa aneh kenapa majikannya Itu mengatakan seperti itu pada ibunya..


Fadlly pura pura tidak mendengar kan apa yang Ibu dan Amy bicarakan,


Fadlly pura pura sibuk membaca berkas berkasnya..


Amy : bukan bu, aah Iya bagaimana kabar Emo sama Emy bu,


Tanya Amy mengalihkan pembicaraan tentang majikannya itu.


Ibu : mereka berdua baik baik saja neng, aah Iya terimakasih ya neng, uangnya kemarin ibu sama bapak sudah terima..


Amy : sama sama bu, mudah mudahan cukup ya bu huat bayar sekolah Emy sama Emo,


Ibu : Alhamdulillah cukup neng, terimakasih ya neng,


Amy ; Iya bu sama sama....Iya...Iya bu, Iya.. Wasalamualaikum..


tut...


tut...


tut...


Panggilan telvon pun terputus...


setelah Amy dan ibunya selesai berbicara Amy pun menghampiri Fadlly yang tengah sibuk dan Amy pun bertanya...


" Aden tadi ngomong apa sama ibu saya," tanya Amy penasaran.


" Tidak ada... memangnya ibumu bicara apa," tanya balik Fadlly tanpa mengalihkan pandangan nya dari berkas..


" Kata ibu, aden bilang kalo aden itu pacar saya," kata Amy sedikit berbisik.


" Memangnya kamu mau jadi pacar saya," kata Fadlly tegas..


perkataan Fadlly membuat Amy keselek air yang baru Ia minum.


uhuk...


uhuk...


uhuk...


" Apa...tadi Aden ngomong apa," tanya Amy penasaran takut yang Ia dengar salah jadi Ia memastikannya dan bertanya lagi..


" Saya bilang....memangnya kamu mau jadi pacar saya, gitu aja gak dengar, apa kamu tuli Amy," kata Fadlly ketus dan galak.


" Mana mungkin saya jadi pacar den Fadlly, non Angel bukanya tunangan Aden," tanya Amy pelan..


" Dari mana kamu tau nama Itu..." tanya Fadlly ketus.

__ADS_1


" Tadi pagi non Angel datang ke rumah den, dan Ia menanyakan aden, ya saya katakan aja kalo adennya sudah pergi kerja, jadi saya tanya siapa dan ada perlu apa, non Angel bilang kalo dia tunangan aden," ucap Amy pelan dan menceritakan langsung pada Fadlly perihal tentang pertemuannya tadi dengan Angel.


" hhhmmm," hanya Itu yang keluar dari mulut Fadlly dan langsung pokus mengerjakan berkas berkasnya lagi...


__ADS_2