Love Amy

Love Amy
Bag 82 Di Rumah Sakit...


__ADS_3

" Kalo sekarang Amy baik baik saja Oma," kata Amy tersenyum..


" Lalu... apa orang Yang sudah menyerepet Kamu itu Tanggung Jawab," Tanya Raffy sedikit kesal mendengar apa yang Amy katakan pada pemilik Mobil itu karena Sudah menyerepet Amy sampai Terluka.


" Iya Mas... Yang bawa aku ke sini dia, dan yang semua bayar Rumah sakit ini juga Dia, Mas," kata Amy pelan.


" Siapa Namanya, Apa kamu tau," tanya Raffy penasaran.


" Kata Suster, kalo Mau tau siapa yang bawa aku kesini, katanya lihat dari pendaftaran Saat masuk rumah Sakit saja," kata Amy pelan.


" Soalnya saat itu Aku pingsan Mas, jadi gak tau siapa nama orang itu," ucap Amy lagi..


" Hmmmm.. Ya Sudah kamu istirahat saja, Mas mau ke ruang Admistrasi dulu," kata Raffy pelan.


" Oma... Tolong Oma temani Amy dulu, Aku ke sana dulu Sebentar," ucap Raffy lagi pada omanya Dan Oma pun mengangguk.


" Ya Tuhan Nak, Oma Sampai terkejut mendengar kalo Amy Kecelakaan," kata Oma Pelan.


" Dan untungnya Amy Gak apa apa," kata Oma Lagi..


" Iya Oma, Untungnya Amy Gak apa apa," kata Amy pelan.


" Syukurlah," kata Oma Merasa tenang.


Tak lama Raffy pun kembali...


" Bagaimana Mas, Apa mas Sudah Tau Nama Orang Itu," tanya Amy Pelan.


" Namanya Pak Frans, kata suster Dia yang membawamu ke sini dan merawat mu saat itu." kata Raffy lagi..


" Pak Frans," Gumam Amy aneh..


" iya.. dia yang menabrak dan membawamu ke sini," kata Raffy lagi.


" Oh Begitu... Oia Mas Apa aku memang Gak boleh Pulang Ya mas, Aku gak betah Banget pengen pulang aja," kata Amy Lagi..


" Kata Dokter kamu jangan dulu Pulang, Katanya kesehatan kamu juga belum Stabil," kata Raffy lembut


" Padahal..Aku pengen pulang aja, lagian cuma pusing sedikit saja kok Mas, kan Di rumah juga bisa Istirahat nya," kata Amy pelan.


" Sayang... Dengarkan apa yang di katakan Dokter nak, mungkin memang kesehatan Kamu belum pulih benar Nak, makanya Dokter menyarankan seperti itu sayang," kata Oma pelan..


Amy hanya mengangguk anggukan Kepalanya Saja..


" Iya... Ini semua demi kesehatan kamu Amy,," kata Raffy pelan..


" ini sudah malam, Oma Pulang ya sayang," kata Oma Lagi setelah beberapa saat kemudian..


" Iya Oma," kata Amy pelan.


" ya sudah Mas Mau antar Oma dulu pulang, Nanti Mas Ke sini lagi," kata Raffy lembut..


" iya Mas." kata Amy pelan.

__ADS_1


" Sayang .. Oma pulang dulu ya, Besok Oma pasti ke sini lagi," kata Oma lembut.


" iya Oma," kata Amy pelan.


Oma dan Raffy pun Meninggalkan Amy Sendiri di Rumah Sakit..


" Pak Frans," gumam Amy...


" Apa Orang itu yang Aku peluk saat itu Juga ya.." Gumam Amy lagi saat mengingat di mana ia memeluk Laki laki yang ia kira Fadlly.


" Astagfirullah... kalo ketemu Pasti malu aku," kata Amy menutupi wajahnya karena merasa malu mengingat akan kelakuannya saat memeluk laki laki itu..


" Mudah mudahan aku gak ketemu sama laki laki itu lagi," gumam Amy..


Berlahan Amy pun mencari Ponselnya..


Amy pun mencari ke tas Kecilnya..


Amy pun merasa kalo ada yang hilang..


" Sepertinya ada yang kurang, Tapi Apa ya," gumam Amy saat mencari sesuatu yang dirasa kurang di dalam tas kecilnya.


" aah... iya KTPku,!! Mana Ya, kok gak ada," ucap Amy aneh saat melihat Dompet namun KTP yang biasa selalu berada di sana hilang..


" Apa jangan jangan terjatuh ya, saat Tadi aku kecelakaan," ucap Amy lagi...


" Sudahlah... Nanti aku tanya pada suster saja siapa tau suster lihat." ucap Amy lagi..


09 : 00 wib...


Amy sedang beristirahat di dalam kamar Rumah sakit..


Raffy baru saja Keluar karena ada pekerjaan yang tak bisa ia tinggalkan,


Semalaman Raffy merawat dan menjaga Amy,


Raffy juga sudah menanyakan pada Suster atau perawat lainnya apakah pernah Melihat KTP Amy.


Namun Semua Perawat dan dokter di sana tak melihatnya.


" Lalu kemana Ya KTP nya, Apa jangan-jangan hilang Ya," ucap Amy pelan.


tiba tiba pintu Kamar Amy ada yang mengetuk..


Tok...


Tok...


Tok...


" Silahkan Masuk," Ucap Amy pelan..


Pintu kamar yang Amy tinggali pun terbuka..

__ADS_1


Nampaklah Sosok Laki laki yang tak Amy kenal.


" selamat Pagi..," sapa Seseorang yang Amy tak kenal..


" Pagi... Maaf Anda siapa Ya," tanya Amy Penasaran.


" Maaf Nona, Nama Saya Pak Iwan, saya yang kemarin menabrak Anda Nona," kata Seseorang yang ternyata supir Pribadi Frans...


" Oh... silahkan masuk Pak," kata Amy pelan dan ia pun duduk di Ranjang..


Pak Iwan pun Masuk dengan sopan..


" Silahkan Duduk Pak," kata Amy Lagi..


Pak Iwan pun duduk di samping Amy..


" Oh... Jadi Bapak yang bawa saya ke rumah Sakit ini Kemarin," tanya Amy Sopan.


" Bukan Nona, yang Bawa Nona Ke rumah Sakit Ini, Bos Saya,.." kata pak Iwan..


" Apa namanya Pak Frans," tanya Amy pelan.


" Iya Betul.. apa Nona Mengenal Bos Saya Itu," tanya Pak Iwan Penasran Karena Gadis ini ternyata Mengenal Majikanya..


" Tidak Pak, Saya tidak mengenalnya, Saya tau namanya karena Saya melihat Di Ruang Admistrasi karena Saya penasaran siapa yang bawa saya ke rumah Sakit ini, Jadi saya bertanya pada Suster," kata Amy pelan.


" Ah iya Benar juga... Lalu Bagaimana keadaan Nona, Apa nona baik baik saja Sekarang," tanya Pak Iwan Pelan.


" Alhamdulillah pak, Saya baik baik saja, hanya tinggal menunggu pemulihan saja.." Ucap Amy pelan.


" Dan Tolong Ucapkan Terimakasih saya pada Pak Frans karena sudah bertanggung jawab atas semuanya," kata Amy pelan.


" Baik nona Nanti saya sampaikan," kata Pak Iwan..


" Sebelumnya, Saya mau meminta Maaf Pada Nona Karena Saya sudah menabrak Nona kemarin saya benar benar minta maaf," kata Pak Iwan Tulus..


" Tidak apa apa, pak,? Namanya Juga Musibah kan tidak ada yang tau,! lagi pula saya sudah memaafkan bapak, Malah saya berterimakasih pada Bapak dan juga Bos Bapak itu karena Sudah membawa saya ke rumah sakit sehingga saya baik baik saja sekarang.," kata Amy pelan.


" Terimakasih Nona, karena Nona Sudah memaafkan Saya," kata Pak Iwan.


" Ah iya Nona, Apa saya boleh meminta No Telvon Nona, kata Bos Saya jika Bos Saya ada waktu beliau akan menghubungi Nona," kata Pak Iwan lagi.


" Apa memang Harus seperti itu Ya pak," tanya Amy lagi..


" tentu saja Nona, karena Bos Saya sangat Khawatir tentang keadaan Nona, dan beliau merasa bersalah karena ulah saya Nona Sampai terluka dan masuk Rumah Sakit Seperti ini, Jadi Bos saya akan bertemu nanti dengan Nona Langsung.," kata Pak Iwan lagi.


Amy pun dengan terpaksa Memberikan No ponselnya pada Pak Iwan..


" Ini Untuk Nona, dari Bos saya," kata Pak Iwan memberikan Sebuket Buah buahan untuk Amy.


" terimakasih Pak," Ucap Amy pelan..


" Sama sama, kalo begitu saya Permisi Nona Semoga Cepat Sembuh Untuk Nona," kata Pak Iwan Sebelum pergi...

__ADS_1


__ADS_2