Love Amy

Love Amy
Bag 33 Amarah Fadlly...


__ADS_3

" kamu Sendiri Sedang Apa,Mancing," tanya Amy pada Rio, dan Rio pun mengangguk.


" ya...suntuk gue, siapa tau, dengan memancing bisa hilang suntuk gue," kata Rio lagi.


" Kalian tidak melihat acara yang di selenggarakan di sana," kata Rio menujuk Acara yang lagi ramai itu..


" gak ah... pusing aku kalo lihat yang rame rame kaya gitu, mending kesini, lihat lihat ikan," kata Amy pelan.


" benar juga, Gue Aja males Kesana," kata Rio lagi.


" teh... Emy ke sana ya," kata Emy menujuk ada seseorang yang sedang berjongkok mancing belut.


" kamu mau lihat orang di situ mancing Belut bukan," tanya Amy dan Emy pun mengangguk.


" oh... iya sana, tapi ingat jangan jauh jauh ya, nanti teteh tinggal pulang loh," kata Amy bercanda.


" iya teh..." ucap Emy Meninggalakan Amy dan juga Rio hanya berdua saja.


" kemana calon suami kamu My, biasanya Ngintilin Mulu," tanya Rio penasaran,


biasanya calon suaminya itu tak pernah lepas dari Amy, ini tumben tumbenan Amy sendiri,! biasanya peliharaan nya itu selalu bersama amy dan pasti kemana mana selalu Ngintilin Amy.. pikir Rio....


" oh Mas Fadlly, sudah dua hari mas Fadlly pulang ke Jakarta, mungkin besok kesini lagi," kata Amy pelan.


" Oh... jadi Calon suami mu itu sudah pulang," kata Rio pelan.


( Pantas saja gak Ngintilin,) dalam hati Rio.


" Gue denger kamu mau menikah Sama siapa nama calon suami kamu itu," tanya Rio pelan.


" Mas Fadlly," jawab Amy.


" ah iya.... apa kamu mencintainya Amy," tanya Rio pelan.


" tentu saja, aku menyukainya, kalo tidak mana mungkin kan aku mau menikah dengan Mas Fadlly," kata Amy jujur dengan hatinya..


" apa karena dia kaya, kamu mau menikah dengan nya," kata Rio pelan.


" apa...kenapa kamu ngomong kaya gitu," tanya Amy aneh.


" gak apa apa, cuma Tanya Aja," Kata Rio lagi dan ia tersenyum.


" aku menyukai Mas Fadlly bukan karena dia kaya atau apa, tapi karena hatinya....yang tulus mencintai aku," kata Amy tersenyum.


" ah iya... Katanya Kamu mau ke Jakarta, kapan," tanya Amy mengalihkan pembicaraan.


" nanti Sore, Ah iya My, gue boleh minta no telvon kamu gak," kata Rio pelan.


" boleh, mana Handphone kamunya, biar Amy Masukin No nya," kata Amy pelan.

__ADS_1


Rio pun memberikan handphone pada Amy..


" Nah ini No handphonenya," kata Amy lagi.


" thanks ya," kata Rio Senang dan ia tersenyum...


" ah Iya my, nanti kamu ke Jakarta lagi kan," tanya Rio dan Amy pun mengangguk,


" Hmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Rio.


" udah dapat belum ikannya," tanya Amy pelan.


" belum, gak tau nih dari tadi gak dapet Mulu ikannya," kata Rio lagi.


" mungkin kamu nya aja kali gak ahli, mancingnya, bisanya cuma mancing Cewek aja sih kamu mah," kata Amy tertawa...


" hahahha kamu bisa aja, lagian siapa cewek yang gue pancing," kata Rio lagi.


" siapa tau kan Si Siti, Anaknya mbak Dami," kata Amy mengingat saat gadis yang bernama Siti itu memberi surat Pada Rio saat masih sekolah.


" ya gak lah, Gue gak suka Sama dia," kata Rio Berigidig saat mengingat kejadian itu.


" hahahahaha... Kenapa, kan si siti cantik Rio," kata Amy lagi.


( gue sukanya sama kamu My, cantikan kamu kemana mana,) dalam hati Rio.


" Rasakan," kata Rio mencipratkan air.


" Rio... basah tau," kata Amy kesal karena Wajahnya kena air karena ulah Rio yang Membasahi Wajahnya.


" lagian kamu senang banget, ya Godain Gue Mulu, main Jodoh Jodohin aja lagi." kata Rio dan membasahi wajah Amy dengan mencipratkan air lagi.


Amy pun membalas mencipratkan air pada Rio, dan keduanya pun saling mencipratkan air Pada tubuh mereka masing Masing, sehingga membuat baju yang mereka pakai basah.


mereka berdua tidak tau kalo Sedari tadi ada seseorang memperhatikan Tingkah mereka yang sedari tadi tertawa lepas...


" Teh Amy," panggil Seseorang pada Amy..


Amy pun melihat siapa yang memanggilnya, Amy membeku saat melihat Emo bersama Calon suaminya yaitu Fadlly.


Fadlly menatap Amy dan Rio dengan sorot yang tak bisa di artikan..


( Mas Fadlly kenapa ada di sini,) batin Amy.


" Mas Fadlly, sejak kapan Mas di situ," tanya Amy pelan.


Amy pun menghampiri Fadlly dan juga Emo,


Fadlly juga menghampiri Amy karena takut Amy terjatuh..

__ADS_1


" Mas sejak kapan Mas di situ," tanya Amy lagi.


" 30 menit, yang Lalu," kata Fadlly ketus dan Fadlly pun memperhatikan Amy yang tengah basah kuyup karena air.


dengan berlahan Fadlly pun membuka Jas yang ia pakai, dan memakaikannya pada tubuh Amy yang terlihat.


ingin rasanya Fadlly marah dan menyeret Amy saat tengah berdua Duaan saja bersama Rio di sana.


dan Fadlly ingin sekali memarahi Amy karena tubuhnya basah kuyup karena Air, sehingga memperlihatkan tubuhnya, namun Fadlly pikir hanya Amy dan Rio berdua saja di sana, tenyata tak jauh dari sana, ada Emy juga yang Sedang melihat seseorang memancing belut. walau memang tak jauh dari sana sehingga Fadlly tak jadi memarahinya..


" Ayo pulang," ajak Fadlly ketus.


Amy pun mau tak mau Mengikuti apa kata Fadlly dan ikut pulang, apa lagi bajunya juga sudah basah kuyup karena ulah Rio.


Amy, Fadlly, Emo dan juga Emy berjalan beriringan, namun lebih dulu Emo dan Emy jadi Amy dan Fadlly di belakang.


" Saya tidak suka kamu dekat dekat dengan laki laki lain Amy," Kata Fadlly ketus dan sedikit Marah pada Amy.


" Maksud Mas, Rio," tanya Amy pelan.


" Hmmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Fadlly.


" Rio kan teman masa kecil Amy Mas, kenapa Mas ngelarang Amy dekat dengannya," kata Amy merasa aneh dengan sikap Fadlly..


" Saya bilang tidak suka, yang tidak suka, apa kamu tidak Mengerti," kata Fadlly tegas dan sedikit menaikan nada Bicaranya.


membuat Emo dan Emy memperhatikan Mereka.


( Mas Fadlly kenapa sih,) dalam hati Amy merasa aneh dengan sikap Fadlly seperti itu padanya..


" mana jawaban kamu Amy," kata Fadlly lagi.


" iya Mas,," kata Amy pelan.


" iya Apa," tanya Fadlly lagi.


" saya mengerti," kata Amy pelan dan menahan Marah juga,


Amy tak mengerti kenapa Fadlly Seperti itu padanya.


Fadlly pun memperhatikan raut wajah Amy yang cemberut seperti itu.


" Kalian duluan Saja," kata Fadlly pada Emo dan juga Emy.


Emo pun mengajak Emy jalan lebih dulu, ia tak mau ikut campur urusan kakanya..


" kenapa," tanya Fadlly pada Amy.


" mestinya saya yang tanya, Mas kenapa," tanya Amy aneh.

__ADS_1


__ADS_2