Love Amy

Love Amy
Bag 39 Kemarahan Oma...


__ADS_3

" Oma...Amy kedapur bantuin Bibi dulu ya," kata Amy pelan pada omanya.


" iya Sayang," kata Oma pelan.


" lagian Oma juga sudah tidak pegal lagi, berkat pijitan ajaib Cucu Oma" kata Oma lagi..


" Hehhehe Oma bisa aja, ya sudah kalo gitu Amy ke dapur dulu ya Oma," kata Amy berlalu meninggalkan Oma Yang Sedang Duduk di ruang tamu..


Raffy pun Berlahan turun dan menghampiri omanya.


" Oma,..." panggil Raffy dan memeluk nya di belakang.


" Raffy, cucu Oma sudah pulang," kata Oma senang saat mendengar suara Raffy yang mungkin sudah lama tak pernah ia dengar dan temui.


" Oma Kangen banget nak," kata Oma dan memeluk Raffy..


Raffy pun membalas memeluk Oma namun tatapannya menuju pada Amy yang tengah menatapnya juga ketika berada di dapur.


" Gimana kabar Oma," tanya Raffy pelan.


" kabar Oma baik baik saja, sejak kapan kamu sudah pulang Nak, kenapa gak Mengabari Oma, kalo kamu sudah Sampai sini Sayang," tanya Oma bertubi tubi,


oma kaget saat melihat cucu yang satunya ternyata sudah pulang dan berada di sini.


" Sejak tadi... Saat Raffy sampai sini, Oma Tidak ada," kata Raffy pelan.


" katanya Oma berbelanja keperluan pernikahan Kak Fa," tanya Raffy dingin.


" Jadi juga Kak Fa menikah," tanya Raffy sedikit sinis.


" Oalah Iya.. Oma hampir lupa, kamu belum bertemu kan dengan calon istri kakakmu itu," tanya Oma Tersenyum pada Raffy.


" maksud Oma Angel," kata Raffy pura pura tak tau,


padahal Raffy tau kalo calon kakak iparnya itu bukan Angel, namun Raffy hanya ingin memastikan benar apa tidaknya apa yang di katakan Amy padanya...


" Tentu saja bukan dia, lagian mana mungkin Fa mau menikah dengan wanita yang bernama Angel itu, kamu sendiri tau kan kalo Fa sama sekali tak menyukai Wanita Itu, begitu juga Oma, Oma sama sekali tak menyukainya," kata Oma panjang lebar.


" kalo bukan Angel, lalu siapa calon Istri kak Fa," tanya Raffy semakin penasaran.

__ADS_1


" ah...tunggu sebentar, Oma akan panggilkan," kata Oma pelan dan memanggil Amy.


" apa..jadi calon istri kak Fa, berada di sini," tanya Raffy semakin penasaran dengan sosok Calon istri kakaknya itu.


" tentu saja... tunggu ya Oma panggil kan,..Amy sayang, kesini sebentar Nak," kata Oma memanggil Amy.


dengan berlahan Amy pun menghampiri omanya.


" iya Oma, Ada apa," tanya Amy pelan.


" Nah Raffy,, ini Amy, dia adalah calon kakak iparmu, dan calon istri Kakakmu," kata Oma lagi.


Raffy benar benar terkejut dan tak percaya sama sekali mendengar apa yang di katakan Oma, sehingga Raffy beranggapan kalo Omanya itu bercanda..


" apa...Calon istri kak Fa, dia," tanya Raffy dan menujuk Amy tak suka.


" Oma...apa Oma bercanda," kata Raffy tertawa.


" Oma Tidak Bercanda Sayang, Calon istri fa memang Amy," kata Oma pelan.


" mana mungkin Kak Fa menyukai Gadis bodoh, sembrono seperti dia, sudah gitu Dia pembantu di sinikan Oma, Oma jangan bercanda," kata Raffy yang semakin tak percaya dengan apa yang di katakan Oma padanya.


" tapi...kenapa harus gadis bodoh ini, kenapa harus dia yang menjadi calon istri Kak Fa, derajatnya saja tidak layak untuk keluarga Kita Oma, apa lagi dia orang miskin, Gadis bodoh ini tak layak menjadi calon istri kak Fa," kata Raffy semakin tak suka pada Amy.


perkataan Raffy sontak membuat Oma marah dan kesal.


" cukup... Raffy Putra Pratama," kata Oma Marah.


Raffy benar benar tertegun mendengar Omanya marah, karena jika Oma marah padanya pasti akan memangil Namanya lengkap seperti apa yang pernah Oma lakukan saat marah pada Fadlly.


" Oma Tidak pernah mengajarkan kamu berbicara tak sopan seperti itu," kata Oma marah..


" untuk apa kamu kuliah sampai sejauh itu hah, apa untuk menghina status orang, Raffy, Apa itu hasil kuliah kamu di sana hah," bentak Oma semakin marah.


" yang bisa menilai Amy cocok tidaknya untuk menjadi istri Fa, tentu saja fa sendiri," kata Oma marah.


" karena Fa yang menginginkan Amy untuk menjadi istri Fa," kata Oma semakin marah.


Amy menenangkan Omanya..

__ADS_1


" sudah Oma, Oma jangan marah marah, nanti Sakit Oma Kambuh lagi," kata Amy pelan dan menepuk Pundak Oma lembut.


" ini loh Raffy...malah bilang kamu seperti itu,, bagaimana Oma tidak marah coba," kata Oma Kesal dan memegang dadanya karena menahan Amarah....


" sudah... Oma tidak usah marah dengan apa yang Cucu Oma katakan," kata Amy lembut.


" apa yang Cucu Oma katakan memang benar adanya kan, jadi kenapa Oma harus marah, Amy kan memang orang miskin Oma, orang tak punya, tapi...Rasa cinta Amy mengalahkan segalanya Oma," kata Amy lembut.


" Oma tidak suka saja kalo Cucu Oma Di hina seperti itu, kamu sudah oma anggap cucu Oma Sendiri," kata Oma menangis..


" Fa juga pasti sama, akan marah seperti ini, jika mendengar apa yang di katakan Cucu Oma Yang Kurang Ajar ini padamu nak," kata Oma Melotot pada Raffy yang malah terdiam,


Raffy benar benar tak percaya oma bisa marah padanya hanya karena gadis ini...


" kita ke kamar Oma ya, Biar Oma bisa istirahat," kata Amy lembut dan mengajak Omanya.


bibi Maya pun menghampiri Amy dan Oma..


" Biar bibi saja My, yang bawa Nyonya Ke kamarnya," kata Bibi Maya dan menuntun Oma sampai Kamar..


Amy pun berhadapan dengan Raffy dan menatapnya tajam..


" kamu... saya tau kamu tidak suka pada saya, tapi setidaknya jangan berbicara seperti itu di depan Oma, kamu boleh Hina apa saja terhadap saya,"kata Amy kesal dan marah karena Sedari tadi Raffy tak sopan Padanya..


" saya dari tadi diam saja, karena saya menghargai siapa kamu, tapi jika Kamu seperti ini dan membuat Oma kesal dan marah sampai sakit, saya tidak akan tinggal diam, Karena sekarang saya adalah cucu Oma.," kata Amy kesal dan meninggalakan Raffy yang terdiam menahan Kesal..


" ciiih... dia pikir dia siapa, gue juga kan Cucu Oma," kata Raffy kesal.


" kenapa kak Fa menyukai gadis Bodoh seperti itu," kata Raffy pada diri sendiri.


" Dan kenapa Oma juga begitu menyayanginya," kata Raffy lagi semakin penasaran pada sosok Amy.


" siapa sebenarnya Gadis bodoh itu," gumam Raffy....


" Gue akui... gadis bodoh itu memang cantik, malah lebih cantik dari Angel, Tapi....gadis bodoh itu sangat menyebalkan," kata Raffy Mengakui kalo Amy memang sangatlah cantik.


Raffy juga tak memungkiri kalo dia juga sedikit tertarik dengan gadis itu saat pertama kali melihatnya..


namun buru buru Raffy tepis itu semua karena ia tak mungkin menyukai gadis yang bukan sederajat dengannya...

__ADS_1


__ADS_2