
Fadlly menjelaskan pada Amy perihal perjodohannya dengan Angel yang di batalkan.
" Oma, jadi Oma yang membatalkan perjodohan Aden," tanya Amy pelan..
" Iya...lagi pula saya juga selalu menolak perjodohan itu, karena saya tidak mau kalo dia yang jadi Istri saya nanti," kata Fadlly lembut.
" lagi pula Oma juga sangat menyukaimu seperti saya juga menyukaimu," kata Fadlly lagi.
" Oma, menyukai Amy," tanya Amy aneh.
" Iya...Oma sangat menyukaimu, dan selalu mengatakan padaku agar aku cepat cepat menikahimu," kata Fadlly dan tersenyum manis pada Amy.
" Terus dari mana Aden kenal ibu dan bapak saya,, dan perjodohan ini.." tanya Amy semakin penasaran saja.
" Kamu ingat saat kamu ke kantorku, dan ibumu menelvon," kata Fadlly dan Amy pun mengangguk.
" Dari sanalah saya kenal ibu dan juga bapakmu," kata Fadlly lagi.
" Dan...apa kamu ingat, saat saya seminggu ini ke luar kota," tanya Fadlly lagi,
Dan lagi lagi Amy mengangguk..
" Sebenarnya setelah saya keluar kota dalam 3 hari, saya langsung menemui orang tuamu di sini, dan berbicara dengan bapakmu perihal keseriusan saya yang ingin menjadikanmu istri saya," kata Fadlly.
" Pada awalnya bapak mu sama sekali tak menyetujui perjodohan ini, tapi saya tidak menyerah.. karena saya hanya ingin kamu yang menjadi istri saya, jadi apa pun akan saya lakukan, dan pada akhirnya bapakmu luluh juga..dan menerima saya, tapi bapak mu mengatakan ini semua terserah kamu," kata Fadlly lagi..
" Saya sengaja mengatakan pada bapak dan juga ibumu tentang perjodohan ini agar kamu tidak tau siapa calon suami mu itu, karena saya ingin mengatakan sendiri sama kamu, Amy," kata Fadlly pelan dan memperhatikan Amy dengan lembut..
" Lalu kenapa Aden tidak mengatakan apa apa sama Amy," tanya Amy.
" Karena saya ingin membuat kejutan untuk kamu," kata Fadlly pelan dan tersenyum.
" Lalu...apakah kamu mau menikah denganku Amy," tanya Fadlly.
Dan ia berjongkok di depan Amy yang tengah duduk di kursi, Fadlly pun mengeluarkan sekotak kecil cincin emas dan menyodorkan pada Amy.
" Saya tau... kamu mencintai laki laki lain, tapi saya tidak bisa membiarkan gadis yang saya cintai menikahi laki laki lain," kata Fadlly tegas.
__ADS_1
" Tapi..... jika kamu tidak bisa menerima saya, saya harus berbuat apa,mungkin saya akan Ikhlas melepasmu dengan laki laki yang kamu cintai itu," kata Fadlly lirih dan menunduk tak sanggup mendengar apa pun keputusan Amy.
Amy menangis dan memeluk Fadlly tiba tiba, membuat Fadlly membeku terdiam mematung karena Amy memeluknya tiba tiba..
" Yang Amy cintai itu Aden," kata Amy di sela pelukannya..
" bukan laki laki lain dan mana pun, yang Amy suka dan Amy cintai, itu den Fadlly," kata Amy disela tangisnya..
" Apa...jadi yang semalam kamu bilang kamu menyukai seseorang itu...saya Amy," tanya Fadlly tak percaya.
Karena yang Fadlly pikir Amy akan menolaknya karena Fadlly pikir Amy tak menyukainya dan mencintai laki laki lain, namun pemikiran Fadlly salah, ternyata laki laki yang Amy katakan saat itu,itu dirinya, Fadlly yang Amy cinta, seperti Amy yang Fadlly cintai,
Karena senang refleks Fadlly mencium bibir Amy singkat. dan itu membuat Amy kaget setengah mati, karena baru kali ini di cium seorang laki laki.
Amy pun dengan cepat menutup bibirnya sendiri.
" Aden kenapa cium saya, kalo bapak sama ibu lihat bagaimana,kan saya malu," kata Amy cemas celingak celinguk takut bapak dan ibunya ada disana dan melihat kelakuan fadlly padanya...
" Memangnya kenapa, kamu kan akan menjadi istri saya, jadi wajar kalo saya mencium calon istri saya," kata Fadlly bingung melihat Amy yang seperti itu.
" Lagian siapa yang mau menerima Aden," goda Amy.
20 : 30 wib....
Ibu dan bapak Amy pun menghampiri Amy dan Fadlly yang tengah bercanda di ruang tamu.
" Bagaimana Neng... apa neng menerima perjodohan ini," tanya bapak Amy saat duduk di samping Amy dan juga Fadlly.
" Iya pak, Amy terima," kata Amy malu malu..
" Nah nak Fadlly sudah dengar sendiri bukan keputusan anak bapak,sekarang bapak mah serahkan semuanya sama nak Fadlly dan anak bapak, mau di bawa kemana hubungan kalian," kata bapak pelan.
" Terimakasih pak, jika bapak ijinkan insyaallah dalam 3 hari ini, saya akan melamar Amy dengan layak dan pantas," kata Fadlly serius..
" Karena saya benar benar mencintai putri bapak ini," kata Fadlly lagi.
" Kalo bapak mah, terserah putri bapak saja, toh dia yang mau berumah tangga,toh dia yang akan menjalankan hidup bersama pilihannya sendiri, bapak mah cuma hanya bisa merestuinya saja," kata bapak amy pelan.
__ADS_1
" Bagaimana neng, neng mau jadi istri nak Fadlly,," tanya bapak Amy pada Amy langsung dan Amy pun menganguk.
" Amy mau pak," jawab Amy pelan.
" Syukurlah Alhamdulilah," kata bapak Amy senang..
" Tapi Den... Aden tidak bilang Oma atau papah aden terlebih dahulu," tanya Amy pelan.
" Kalo Oma, sudah pasti tau, karena beliau yang selalu menyuruh saya untuk cepat cepat menikahimu," kata Fadlly menjelaskan.
" Perihal tentang papah, itu biar saya yang urus," kata Fadlly lagi..
" Ya sudah nak, itu semua bapak serahkan sama nak Fadlly gimana baiknya saja," kata bapak Amy pelan.
" Nak Fadlly menginap kan nak," tanya ibu Amy senang.
" Nak Fadlly menginap saja... ini sudah malam kalo pulang juga," kata ibu Amy lagi.
" Baik bu, terimakasih" kata Fadlly pelan.
Bapak dan Fadlly pun sedang berbicara di ruang tamu perihal tanggal dan bulan yang cantik untuk pernikahan Amy dan Fadlly nanti...
" Neng bersihkan dulu sana kamarnya biar nak Fadlly bisa cepat istirahat," kata ibu Amy pelan, dan Amy pun mengangguk, namun karena bingung kamar siapa yang ibu maksud Amy pun kembali bertanya pada ibunya...
" Kamar siapa yang harus Amy bersihkan Bu," tanya Amy bingung.
" Kamar neng atuh, biar nak Fadlly nanti tidurnya di kamar neng," kata ibu Amy pelan.
" Terus kalo den Fadlly tidur di kamar Amy, Amy tidur di mana bu," tanya Amy.
" di kamar Emo," kata ibu lagi.
" Di kamar Emo, ah iya bu... Emo mana sih bu,kok Amy dari tadi sore gak lihat Emo, kemana memangnya dia," tanya Amy.
" Emo nginep di rumah temannya, katanya ada tugas jadi menginap di sana," kata ibu lagi.
" udah sana beresin dulu kamar nya, tadi...ibu lihat banyak pakaian dalamnya di sana," kata ibu lagi.
__ADS_1
dengan cepat Amy pun menuju kamarnya dan merapikan kamar tidurnya...