
Amy pun memilihkan Kalung Untuk omanya.
" kalo yang ini Bagaimana Oma, ini sangat Cocok Kalo di pakai Oma, Memang tidak terlalu mewah tapi ini terlihat elegan kalo dipakai Oma," kata Amy menujuk perhiasan kalung yang begitu cantik dan elegan..
" Nona Memang benar benar pandai memilih ya," kata Mbak penunggu toko kagum pada Amy karena tau Fashion tentang perhiasan.,
" Cucu Nyonya memang pintar dalam memilih, nyonya" kata pemilik toko itu lagi.
" Nyonya... kalung ini memang telihat cocok jika di pakai nyonya, memang tidak terlalu mewah namun sangat elegan jika Di pakai, Seperti apa yang di katakan Cucu Nyonya," kata Mbak Penjaga itu lagi..
" Benarkah... apa Saya boleh coba terlebih dahulu," tanya Oma pelan.
" tentu saja," kata Penjaga toko tersebut senang
" bagaimana Sayang... apa ini cantik," tanya Oma pada Amy.
" sangat Cantik Oma, lihat Cocok kan untuk Oma," kata Amy tersenyum.
Benar saja apa yang di katakan Amy, kalung itu memang benar-benar sangat cocok saat di pakai omanya, dan benar saja Oma Juga sangat menyukai kalung pilihan Amy.
" Memang sangat cantik, Oma juga suka," kata Oma tersenyum senang.
" mbak saya mau yang ini, jadi totalnya semua berapa," tanya Oma pada penjaga toko perhiasan itu...
" baik Nyonya, semuanya totalnya 25 juta," kata Penjaga toko perhiasan itu lagi.
Amy benar benar terkejut saat mendengar harga perhiasan yang Oma beli ternyata sangat Mahal.
Oma pun memberikan Kartu Black Card pada penunggu toko perhiasan itu..
" terimakasih Nyonya, semoga anda menyukai penjualan kami," kata penunggu toko perhiasan Itu saat Oma selesai berbelanja.
" ayo sayang..." ajak Oma lagi..
Amy dan Oma pun mencari keperluan yang lainnya..
" Oma mau lihat jam tangan yang di sana dulu sayang," kata Oma antusias.
Amy pun mengangguk dan mengikuti omanya di belakang..
" selamat siang Nyonya, Silahkan Di lihat dan di pilih pilih terlebih dahulu," sapa pemilik toko jam yang super mewah itu sopan.
" sayang...menurutmu, Jam mana yang cocok Buat Raffy," tanya Oma pelan.
ingin rasanya Amy memberi pelajaran pada Raffy dan memilihkan Jam yang jelek dan buruk untuk Raffy,
tapi Amy tepis perasaan kesal nya itu dan memilih Jam Yang menurut dirinya mewah dan bagus..
Amy pun memilih dan melihat jam mana yang memang cocok untuk Raffy.
__ADS_1
" kalo Yang ini.. bagaimana Oma," kata Amy pelan menujuk Jam tangan yang berwarna hitam dan Gold.
" yang ini memang sangat bagus Oma, dan yang ini juga bagus Oma," kata Amy memilih dua jam tangan yang sangat mewah dan juga bagus.
" waaaah Cucu Nyonya Memang sangat pintar memilih," kata Si penjual jam mewah itu.
" ke dua jam tangan ini adalah Jam tangan keluaran baru Toko kami nyonya," kata si penjual toko jam mewah itu lagi.
" dan pilihan cucu nyonya adalah Jam tangan yang baru saja kami luncurkan di toko ini," kata penjual toko tersebut.
" ooh benarkah,, Sayang, menurutmu yang mana yang cocok untuk Raffy," tanya Oma Pada Amy lagi..
" kalo menurut Amy, yang ini lebih cocok Oma," kata Amy memilih Jam berwarna hitam yang Begitu mewah dan elegan..
" yang ini," tanya Oma Tersenyum melihat jam yang memang begitu mewah..
" kamu memang pintar Nak," kata Oma bangga.
Oma pun memilih jam tangan yang Amy pilihkan.
" Maaf mas, bisa di bungkus untuk hadiah," pinta Oma pada pemilik toko jam mewah itu.
" tentu saja boleh nyonya," kata pemilik toko jam mewah tersebut.
Setelah selesai membeli jam tangan, Oma pun tak henti hentinya mencari barang yang ia inginkan, bahkan Oma sama sekali tak merasa kelelahan...
tak lama Suara Telvon milik Oma Berbunyi..
" tunggu sebentar sayang, ada yang telvon" kata Oma melihat siapa yang menelvon nya.
" Oma Angkat Telvon dulu ya sayang," kata Oma lagi dan Oma pun sedikit menjauh dari Amy karena menerim Telvon dari Seseorang.
Amy hanya memperhatikan dan ia sedang duduk meluruskan Kakinya yang terasa pegal..
" kaki Neng pegal ya," tanya mang Ujang pada Amy.
" iya mang, Dikit," kata Amy cengengesan.
" padahal saya masih Muda ya mang, kok kalah sama Oma yang sudah berumur, dan sa sekali tak terlihat kelelahan." kata Amy memperhatikan Oma yang sedang menerima telvon, entah dari siapa Amy tak tau..
" hahahah kalo Nyonya memang sedari dulu seperti itu Neng, sangat suka jalan jalan,," kata mang Ujang.
" memang sih Mang, cuma Nanti setelah sampai rumah Oma pasti ngeluh kakinya pegal,," kata Amy cekikikan. membayangkan Oma yang nanti sampai rumah pasti pegal pegal kakinya..
Oma : iya Walaikumsalam..
................
Oma : benarkah... Oma sedang berada di Mall***
__ADS_1
..............
Oma : Bersama Amy, iya... ya sudah Oma Tunggu,
Tut...
Tut...
Tut....
Telvon pun terputus, Oma Pun Menghampiri Amy lagi..
" sayang... Oma mau beli sesuatu kamu mau ikut apa tunggu di sini sayang" tanya Oma Lembut mengerti kalo cucunya itu kelelahan.
" Amy tunggu di sini aja ya Oma, kaki Amy lagi kesemutan,," kata Amy cengengesan.
" ya sudah , mang Ujang, Ayo temani saya," kata Oma mengajak mang Ujang, mang Ujang pun mau tak mau mengikuti apa yang di perintahkan Majikannya.
" memangnya Oma Gak lelah," tanya Amy pelan.
" kapan lagi coba bisa belanja sepuasnya, apa lagi Fa yang membayar semuanya." kata Oma tertawa..
Amy hanya tersenyum mendengar apa yang di katakan omanya..
" ya sudah kamu tunggu di sini saja ya, ingat jangan kemana mana," kata Oma lagi pada Amy, Amy hanya mengangguk.
" Nanti Oma balik lagi ke sini," kata Oma tersenyum dan berlalu pergi meninggalkan Amy menuju toko Baju yang super luas,
Amy hanya memperhatikan Oma yang sedang memilih milih baju..
di sisi lain entah kenapa Amy sangat merindukan Calon Suaminya itu..
" Amy kangen banget sama Mas Fadlly," gumam Amy lembut.
Tak lama tiba tiba saja ada seorang wanita mendekati Amy dan menamparnya sangat keras...
" Dasar perempuan Pelacur," kata seorang wanita dan menampar Amy Sampai merah pipinya..
PLAK.....
Perlakuan Seorang Wanita Itu pada Amy membuat siapa saja yang berlalu lalang berhenti memperhatikan..
" Mbak,,! Mbak Angel,,?" kata Amy kaget saat melihat yang menamparnya itu adalah Angel mantan tunangan calon suaminya..
" kenapa Hah, Lu kaget liat gue di sini," kata seorang wanita itu yang ternyata Angel, Angel sangat kesal pada Amy.
" kenapa...kenapa mbak tampar saya, dan ngomong seperti itu sama Saya," kata Amy pelan dan memegang pipinya Karena merasa perih akibat perbuatan Angel.
" lu memang pantas Gue tampar," kata Angel lagi dan bernada sinis.
__ADS_1
" Lu benar benar gadis tidak tau diri ya, dasar gadis penggoda, sudah pelacur, penggoda lagi," kata Angel dengan nada keras, sampai semua orang menatap mereka..