
" Den Fadlly tuh paling tidak suka sama non Angel," kata bibi Maya lagi..
" apa lagi nenek den Fadlly, nenek den Fadlly tidak suka tentang pertunangan itu." kata bibi Maya.
" Nenek," kata Amy pelan.
" iya... nenek den Fadlly paling menentangnya, karena nenek den Fadlly sama hal sama bibi tidak suka non Angel karena non Angel tidak punya akhlak baik," kata bibi Maya lagi.
" Kenapa memangnya bi, menurut Amy den Fadlly sama non Angel cocok kok, den Fadlly kan ganteng, nah non Angel kan cantik jadi sama sama cocok kan," kata Amy pelan, namun hatinya sedikit sakit mengatakan itu...
" Malah menurut bibi mah gak cocok My, den Fadlly terlalu baik, apa lagi sampai harus nikah sama wanita iblis Itu, non Angel memang cantik tapi hatinya tidak," kata bibi Maya yang benar benar tak suka pada non Angel itu.
" bibi gak akan ikhlas kalo sampai mereka menikah," kata bibi Maya..
" Memangnya kenapa bi," tanya Amy penasaran.
" Kamu belum tau sih siapa non Angel, namanya saja yang Angel seperti malaikat, namun hatinya seperti iblis..," ucap bibi Maya tak suka.
" Kenapa bibi ngomong gitu," tanya Amy tak mengerti..
" Gini my, Angel itu dalam bahasa Inggris artinya malaikat kan," tanya bibi Maya dan Amy pun mengangguk.
" nah beda sama non Angel, hanya namanya saja yang malaikat, namun hatinya berhati Iblis, kaya nenek lampir," kata bibi Maya lagi.
Belum bibi Maya katakan saja Amy sudah tau kalo sifat Angel itu seperti apa,
contohnya tadi pagi saja,
non Angel itu sangat buruk kelakuannya..
" ah Amy tau kok bi, belum bibi ceritakan saja Amy sudah menebak bagaimana sifat buruknya," kata Amy pelan.
" contohnya tadi waktu pas Amy ketemu, gak ada sopan santunnya sama sekali," kata Amy pelan.
" nah kan, kamu aja yang baru kanal tidak suka sama sifatnya yang seperti itu, apa lagi bibi yang tau betul bagaimana kelakuannya," kata bibi Maya.
" lalu kenapa mereka di jodohkan kalo memang den Fadlly nya tidak suka," tanya Amy penasaran.
" Kamu kan tau sendiri kalo papahnya den Fadlly sama non Angel kan orang kaya, mungkin bila mereka menikah bisa semakin memperkaya keduanya," kata bibi Maya lagi.
" hmmmmmm," kata Amy pelan.
" Akhirnya sudah selesai juga buat makannya," kata bibi Maya pelan.
" nanti kamu anterin ke kantor den Fadlly ya my," kata bibi Maya lagi.
" iya bi, tapi Amy mandi dulu ya, badan Amy lengket banget,," kata Amy pelan.
" ya sudah,, sana," kata bibi Maya.
__ADS_1
di kantor Fadlly....
" ayolah Oma, berhentilah menjodoh jodohkan fa dengan wanita wanita lainya," kata Fadlly pada sosok wanita tua yang berpakaian aneh, dan Itu ternyata Oma Fadlly..
Oma Fadlly datang ke kantor memakai baju daster seperti orang miskin, kalo saja sekertaris Fadlly tak mengenali nya pasti Oma Fadlly sudah di usir satpam karena berpakaian seperti Itu ke kantornya...
pasti semua orang beranggapan kalo Oma Fadlly gelandangan...
" Oma kan tau sendiri kalo fa tidak suka di jodohkan," kata Fadlly tegas pada wanita tua yang duduk seberangnya..
" Oma kan hanya memberi kamu pilihan nak," kata Oma Fadlly pelan.
" Pilihan apanya, Oma sama papah sama saja, sama sama menjodoh jodohkan fa sama wanita yang fa tidak suka," kata Fadlly kesal pada Omanya yang tak henti henti menjodoh jodohkan Fadlly dengan wanita anak Teman teman atau geng omanya..
" Jangan samakan Oma sama papah kamu yang dangkal itu, Oma sama papah kamu tuh beda,," kata Oma kesal pada cucunya karena menyamakan dirinya dengan sang mantu yang tak Ia sukai..
" Oma tidak akan mungkin menjodohkan cucu kesayangan Oma dengan wanita yang tak tau sopan santun seperti wanita yang bernama Angel pilihan papahmu itu," kata Oma kesal dan sama sekali tak suka pada Angel.
Ya....dia adalah Oma Fadlly,
Oma Ambar namanya,
beliau adalah seorang wanita tua yang sangat kaya raya,
papah Fadlly saja sangat segan padanya...tak berani melawannya..
Oma Ambar adalah ibu dari mamah Fadlly yaitu nyonya Mona,
Oma Ambar masih saja belum terima kematian tragis putrinya,
apa lagi belum juga sebulan kematian putrinya, menantunya sudah membawa ibu lain untuk cucu cucunya,
bagaimana Oma Ambar tak marah, belum juga kering kuburan putrinya,
sang mantu dengan entengnya membawa Istri ke hadapannya,,
sampai sekarang pun Oma Ambar tak pernah terima perlakuan mantu pada mediang putrinya,
dan sampai sekarang juga Oma tak pernah mau mengakui kalo papah Fadlly adalah menantunya...
" Oma... kenapa Oma ke kantor fa, dengan pakai pakaian seperti ini," tanya Fadlly membuyarkan lamunan Omanya..
" Memangnya kenapa, Oma kan hanya memakai daster kesayangan Oma," kata Oma Ambar simpel.
" Iya.. sampai sampai memakai sendal jepit segala...kalo saja Doni tak mengenali Oma, mungkin Oma sudah di usir satpam,
karena di kira gelandangan," kata Fadlly ketus.
" Kamu Ini.... kamu nya saja yang berlebihan, mana ada orang yang akan usir Oma di kantor cucu Oma sendiri," kata Oma
__ADS_1
pelan.
" lalu bagaimana, apa kamu mau bertemu terlebih dulu dengan orang yang Oma pilihkan Ini,," tanya Oma lagi.
" Oma...fa sudah memiliki calon pilihan fa sendiri,," jelas Fadlly pada Oma nya..
" Benarkah,,, jika kamu sudah mempunyai pilihan kamu sendiri, kenapa tidak di kenalkan pada Oma," tanya Oma tak sabaran.
" Oma.... memangnya gampang, tidak semudah itu Oma,, fa saja mendekatinya saja berlahan lahan tidak bisa sat set sat set seperti itu," kata Fadlly pelan.
" lagi pula dia gadis yang berbeda dari wanita wanita yang fa kenal, dan yang Oma kenalkan,," kata Fadlly membuat omanya semakin penasaran akan sosok wanita yang Fadlly inginkan.
" fa mau mengambil hatinya terlebih dahulu, baru setelah Itu fa kenalkan pada Oma," kata Fadlly pelan.
" Siapa gadis Ini, apa kalangan paling atas, apa putri dari seorang pejabat, sampai kamu berlahan lahan mendekatinya seperti itu," tanya Oma semakin penasaran saja.
" Tidak ...justru gadis ini dari kalangan bawah, Oma," kata Fadlly jujur
" Apa....kalangan bawah, kamu tidak sedang jatuh cinta pada gelandangan bukan," tanya Oma curiga..
" Astaga Oma, fa masih waras, mana mungkin fa jatuh cinta pada seorang gelandangan,," kata Fadlly kesal pada Oma nya yang berkata asal saja.
" gelandangan juga tidak apa apa, yang penting dia memiliki etitud yang baik, dan berakhlak baik," ucap Oma tenang.
Tak lama masuk notifikasi pada handphone milik Fadlly.
✉️ : Den Ini Amy, Amy ke kantor Aden ya sekarang, mau antar makanananya,
Fadlly tersenyum memperhatikan pesan yang di berikan Amy padanya membuat Oma penasaran,dari siapa pesan Itu dan Fadlly pun membalasnya.
📨 : Cepat saya sudah laper,
" Dapat chat dari siapa sampai cucu Oma senyum senyum seperti itu," kata Oma penasaran.
" Masa depan fa," kata Fadlly tersenyum..
Oma benar benar terkejut melihat perubahan yang Fadlly lakukan,
karena yang Oma tau, Fadlly Ini bersifat tegas, Galak, Jutek, jarang senyum apa lagi kalo berbicara sangat irit.
" Oma tidak pulang," tanya Fadlly...
" Kamu ngusir Oma hmm," kata Oma kesal pada cucunya karena merasa di usir
" bukan Itu maksud fa, Oma, fa nanti ada meeting," kata Fadlly berbohong..
padahal sebelum omanya ke sini Fadlly sudah lebih dulu selesai Meeting.
" Baiklah.... Oma akan pulang,
__ADS_1
tapi..Oma tegaskan, siapa pun gadis Itu, Oma pasti akan tau lebih dulu," kata Oma sebelum pergi....