Love Amy

Love Amy
Bag 70 Gabriel Malik Ibrahim....


__ADS_3

" Nama Gue Gabriel Malik Ibrahim,


Gue benar benar terkejut saat gue baru pulang dari Amerika beberapa hari lalu dan Oma Gue malah menyuruh Gue buat kelola Caffe miliknya untuk sementara..


dan dengan terpaksa pun Gue lakukan karena nantinya Adik Gue Deby yang akan mengambil alih Itu semua,


kata Oma, sebelum Deby selesai Kuliah Biar Gue yang Handel Caffe ini,!!


dan gue pun Setuju...


" setelah Gue berkenalan dengan semua Karyawan dan memperkenalkan siapa gue, dan Ketika gue mau pulang Oma memaksa ingin memperkenalkan Seseorang pada gue, padahal Hari itu gue ingin bertemu dengan kekasih Gue karena sudah lama tak bertemu.


sontak saat tau kalo Oma Mau memperkenalkan Seseorang Yang ternyata karyawan membuat gue Kesal.


Memang Karyawan itu sangat Cantik...


tapi terlihat sangat So Cantik...


dan Gue sama sekali tidak Suka Pada Wanita yang so Cantik dan Jual Mahal..


Dengan sengaja gue buat dia kesal dan gue juga ingin tau apa dia bisa melawan Gue, tapi ternyata dia hanya diam..


dan itu tidak seru....


******


Gabriel sengaja melakukan itu,


karena ia ingin Tau...


bagaimana Reaksi Amy...


Tapi kenapa Amy diam dan melakukan apa yang dia katakan...


Yah...


Namanya Gabriel Malik Ibrahim,


Pria Tampan dengan sejuta Pesona..


Semua wanita akan tergoda padanya.


Gabriel Adalah Anak dari Malik Ahmad dan Gea Anastasia.


Gabriel Adalah Anak pertama mereka..


ia juga memiliki Seorang adik yang bernama Deby Malik Ibrahim..


mereka hanya beda Beberapa tahun saja...


mungkin Deby seumuran dengan Amy.


sedangkan Gabriel Seumuran Dengan Raffy..


Gabriel adalah sahabat baik Raffy saat itu... Namun entah Ada salah Faham atau apa membuat persahabatan di antara keduanya renggang..


Gabriel Juga tidak tau kalo Amy ini Cucu dari Oma Ambar dan Istri Dari Raffy...

__ADS_1


Setelah Selesai Amy mengerjakan Apa yang di perintahkan Gabriel Amy pun kembali bekerja dan melayani Para tamu dengan sempurna...


Gabriel terus saja memperhatikan Amy dan membuat Lina yang melihat itu semua merasa kesal.


ternyata Lina Diam diam menyukai Gabriel.


" Kamu Habis Dari mana My," tanya Citra pada Amy karena tak melihat Amy setelah jam makan siang..


" tadi aku di suruh sama bos songong buat bersihin Toilet, Mbak" kata Amy Kesal.


" apa... Tapi itu kan Bukan Tugas kamu my," kata Citra Aneh..


" ya itu dia...kenapa tuh bos gila nyuruh Aku kaya gitu," kata Amy semakin kesal..


" kamu punya salah kali, sama Pak Bos makanya kamu di suruh seperti itu." tanya Citra Aneh..


" Salah darimana, Aku Kenal sama dia aja baru, kan sama kaya kalian," kata Amy merasa aneh kenapa Citra Berkata seperti itu..


" iya juga sih ya," kata Citra yang ikut Penasaran.


" mbak...aku boleh istirahat dulu gak mbak, aku Cape banget," Kata Amy pelan.


" ya Udah istirahat dulu sana, kayanya kamu Cape banget," kata Citra yang memperhatikan Amy yang kelelahan.


" Makasih Ya mbak," kata Amy pelan


Amy pun menuju tempat di mana karyawan bisa istirahat.


" dasar bos nyebelin masa iya aku di suruh buat bersihin Toilet, Udah gitu banyak lagi Toilet nya..," kata Amy kesal saat berada di dalam..


" Badan Aku sakit semua lagi," kata Amy meregangkan seluruh tubuhnya..


" di Mana Gadis yang bernama Amy," tanya Gabriel saat melihat Semua karyawan sangat sibuk dan ia tak melihat Amy di sana..


" Dia lagi Istirahat di kabin Pak," kata Lina sengaja..


" apa... Istirahat," kata Gabriel..


" panggil dia kemari," kata Gabriel Lagi..


Lina pun mengagguk dan menuju di mana Amy berada..


" Amy... Lu di panggil Pak Gabriel Tuh," kata Lina Yang melihat Amy sedang meregangkan Tubuhnya..


" apa... padahal aku di sini baru Juga sebentar," kata Amy kesal.


" ya gak Tau gue... Cepetan lu gak mau di pecat kan," kata Lina Lagi dan ia pun meninggalakan Amy yang tengah mendumel..


" Astagfirullah...Harus sesabar apa coba aku menghadapi Bos gila itu," kata Amy kesal.


Mau Tak mau Amy pun kembali ke aula Caffe.


" Enak Bener ya kamu, yang lain Pada kerja kamu malah istirahat," kata Gabriel yang menyindir Amy..


" Maaf Pak," hanya itu yang keluar dari mulut Amy.


" Maaf katamu," kata Gabriel sinis.

__ADS_1


" kalo Kamu ingin sukses jangan malas malasan seperti itu," kata Gabriel lagi..


" Maaf Pak," kata Amy lagi..


" Maaf Maaf.... apa mau kamu saya pecat," kata Gabriel lagi...


Amy benar benar sudah tak tahan dengan sikap Gabriel seperti ini padanya.


" Cukup," bukan Amy yang mengatakan Itu melainkan Raffy..


" Mas Raffy," Gumam Amy.


" Cukup... kenapa Kau berkata Seperti itu padanya," kata Raffy kesal pada Gabriel..


" Ah...Raffy.. ternyata Kawan Lama sudah kembali," kata Gabriel ketus..


Raffy tak perduli dan ia pun menghampiri Amy.


" Apa kamu tidak apa apa," tanya Raffy lembut.


" Aku tidak apa apa," kata Amy pelan.


" Kenapa kau berkata seperti itu pada Amy.," tanya Raffy pada Gabriel..


" salah dia sendiri kenapa di saat jam kerja dia malah enak enakan beristirahat padahal kami sedang sibuk sibuknya," kata Gabriel lagi..


" Aku... hanya, aku hanya," kata Amy tak sanggup mengatakan yang sebenarnya..


" Sudah... aku percaya padamu Amy, aku tau kau tidak mungkin berbuat seperti itu, karena aku tau betul siapa kamu, dan keinginanmu untuk bekerja di sini," kata Raffy yang percaya Pada Amy..


Amy hanya terdiam dan menunduk..


" Aku akan membawanya pulang Sekarang," kata Raffy ketus dan tak perduli pada Teman lamanya itu..


Gabriel hanya diam ia benar-benar membenci Raffy yang seakan tak merasa bersalah karena sudah membuat adiknya menderita karena ulahnya..


( Apa gadis itu kekasihnya,) pikir Gabriel..


Amy hanya terdiam ia tak bisa menolak apa yang Raffy katakan dan ia pun mau tak mau ikut pulang bersama Raffy...


*******


" Ada apa...kenapa tadi orang itu marah padamu, Coba katakan pelan pelan." kata Raffy saat berada di dalam Mobil..


" Maaf Mas, Semua yang Gabriel katakan itu benar mas," kata Amy pelan.


" Aku kelelahan dan beristirahat di dalam kabin," kata Amy pelan.


" Kenapa kamu sampai kelelahan, apa melayani Tamu selelah Itu," tanya Raffy tak percaya.


" Seharusnya seperti itu... tapi Gabriel malah menyuruhku untuk membersihkan Yang seharusnya tidak aku kerjakan," kata Amy pelan.


" Dia menyuruhku Membersihakan Setiap meja, dan dia juga menyuruh aku untuk membersihkan Semua Toilet di sana," kata Amy..


" Maaf Jika Aku kelelahan, Aku hanya meregangkan Otot Ototku saja di sana, dan itu juga belum 30 menit," kata Amy jujur..


Raffy benar benar marah saat mendengar Amy Berkata jujur,

__ADS_1


" Kalo begitu... berhentilah di sana, kau bisa mencari pekerjaan lain," kata Raffy lagi..


__ADS_2