Love Amy

Love Amy
Bag 77 Ketegangan Oma Ambar....


__ADS_3

" Apa..." kata Amy tak Percaya.


" Maksudmu dia pikir aku menyukai Gabriel," tanya Amy dan Deby pun mengangguk.


" iya... Aku dengar sendiri apa yang dia katakan Saat dia menyenggol mu waktu pertama kali aku melihatmu," kata Deby lagi.


" kamu juga tau kalo dia menyenggolku," tanya Amy lagi dan lagi lagi Deby mengangguk.


" Astagfirullah... jadi dia pikir aku menyukai Gabriel makanya Dia selalu mengganguku," kata Amy tak percaya.


" Iya... Mungkin Dia iri sama Kamu My," kata Deby pelan..


" Pantas Saja dia selalu menggangguku, dan selalu mengatakan kegatelan, jadi Alasannya itu." kata Amy aneh saat mendengar Lina Selalu bilang padanya kegatelan jika mengganggunya.


" tapi... sekarang dia sudah gak ganggu kamu lagi kan," tanya Deby.


" Gak sih," kata Amy.


" Syukur deh, Aku gak mau dalam urusan Pribadi di bawa ke dalam perkerjaan, dan mengganggumu saat Bekerja," kata Deby masuk Akal.


" Makasih Ya Deb," kata Amy memeluk Deby.


" iya Sama Sama," kata Deby senang dan tersenyum.


" Eh Deb, My, itu Oma sudah Datang, tapi Hanya Oma Amy saja." kata Citra yang tiba tiba membuka pintu kabin tanpa mengetuk sehingga membuat Keduanya terkejut.


" hehehehe sory," kata Citra yang Cengengesan karena melihat kedua Temannya terkejut seperti itu.


" Astaga... Cit, Kamu Bisa kan Ketuk pintu dulu, jangan buka pintu kaya Gitu, kaget Aku tau," kata Deby kesal pada Citra..


" hehehheeh..... ya Sory Sory," kata Citra yang malah Cengengesan.


" Sudah... Kalian Ini," kata Amy yang malah ikut ikutan Tertawa karena melihat Deby dan Citra berdebat..


" Sudah ayo Deb," ajak Amy Menggandeng lengan Deby dan membawanya keluar untuk melihat Omanya..


" Nah Itu Oma," kata Amy saat melihat Oma Ambar duduk..


Amy pun menghampiri Omanya..


" Selamat datang Di Caffe Inces Cake, Mau pesan Apa Nyonya," kata Amy sopan.


" Astaga Sayang... Kamu ini," kata Oma malah Tertawa melihat Amy seperti itu karena melayaninya Seperti seorang Tamu..


" Oma Dari Tadi," tanya Amy dan Ia pun duduk di sisi Omanya..


" Baru saja Datang sayang, Oma sedang menunggu Dea, tapi belum juga nongol Tuh Orang," kata Oma Ambar..


" Kalo Begitu... Oma Pesan Saja duluan sambil menunggu Oma Dea," kata Amy pelan.

__ADS_1


" Selamat Siang Oma,," sapa Deby saat menghampiri Oma Ambar..


" Siang Sayang," sapa Oma Ambar lembut.


" Oma Dea Belum datang Oma," tanya Deby dan Oma Ambar menggeleng.


" itu Oma Dea," kata Amy saat melihat Oma Dea Baru saja Sampai..


" Sory Sory... Aku Telat Mbar," kata Dea pelan.


" gak apa apa, Aku juga baru datang kok," kata Oma Ambar..


" Syukurlah... Sayang tolong Buatkan Minum Untuk Oma ya, Oma sangat Haus Sekali," kata Dea pada Cucunya Deby.


" iya Oma, tunggu sebentar," kata Deby pelan dan Meninggalakan mereka.


" ada Lagi Oma, biar nanti sekalian Amy pesankan," kata Amy.


" boleh Sayang, Tolong pesankan Cake strawberry," kata Dea pada Amy.


" Ambar Kau mau pesan Apa," tanya Dea.


" Pesankan kesukaan Oma Saja Sayang, di sini Ada Kan," tanya Oma Ambar.


" Ada Oma, Cheese Cake kan, Ada kok Oma, tunggu sebentar Amy ambilkan," kata Amy dan ikut meninggalkan Oma Ambar dan Juga Oma Dea hanya Berdua saja..


" Maaf Ya... Aku benar benar minta maaf Sudah telat," kata Dea pelan.


" katanya Ada yang mau kamu katakan," tanya Ambar lagi.


" Sepertinya penting Banget Sampai ingin bertemu," tanya Ambar Lagi..


" Ah iya Mbar, kemarin Aku bertemu dengan Agung di sebuah Restoran dan Dia bersama seseorang.," kata Dea pelan.


" Agung... Maksudmu Agung Yang Mana," tanya Ambar.


" Agung Mana Lagi kalo bukan mantan menantumu itu," kata Lagi..


" Ah... Pria gila Itu, apa yang dia lakukan.," tanya Ambar..


" Apa kamu pernah Dengar Keluarga SANJAYA," tanya Oma Dea.


" Sanjaya," tanya Oma Ambar mengingat ingat Nama keluarga yang pernah ia dengar sebelumnya..


" iya... Aku kemarin Melihat Agung bersama pemimpin Perusahaan Sanjaya yang terbilang Kaya raya itu." kata Dea lagi..


" Memangnya siapa Nama pemimpin Perusahan Sanjaya itu," tanya Oma Ambar..


" Katanya Namanya Antoni Gunawan Sanjaya, Dan Kamu tau Mbar, Ternyata Cucunya Kekasih Cucuku," kata Dea..

__ADS_1


" Benarkah... Kapan Kamu tau kalo Cucu keluarga Sanjaya Kekasih Cucumu," tanya Ambar.


" Baru Saja Kemarin, kalo Saja Deby tak mengatakan Kalo Yang kemarin kerumahku itu Cucu Sanjaya, pasti aku Tak mengenal Pemimpin Itu," kata Dea lagi..


" Karena Penasaran aku menanyakan nama Ayahnya yang menjadi pemimpin Grup Sanjaya," kata Dea lagi..


" Maaf Oma Lama," kata Deby yang baru saja membawa minuman Beserta Kue yang tadi di pesan Oma Ambar dan Oma Dea.


" Terimakasih Sayang," kata Oma Dea Tersenyum..


Deby pun duduk di samping Omanya..


" Deby Sayang... Apa kamu tidak punya pekerjaan Nak," tanya Oma Dea pelan.


" tidak Oma, Aku kan Bosnya Di sini, jadi untuk Apa aku Kerja padahal Sudah mempunyai karyawan banyak yang bekerja di sini," kata Deby Acuh dan tak Faham kalo Omanya Tak mau ia mendengar pembicaraan Oma dan Juga Temannya..


" Bukan Itu sayang... maaf kan Oma, Oma tak bermaksud untuk mengatakan Ini padamu Nak, tapi... Beri oma Waktu untuk berbicara Berdua saja dengan Oma Ambar," kata Dea lembut.


Deby pun mengerti dan meninggalkan Oma Ambar Dan Oma Dea hanya berdua saja..


" Kenapa Kembali," tanya Amy Aneh melihat Deby malah kembali ke dapur padahal baru saja ia mau menemuinya Di sana.


" Katanya Oma Dea Tidak Mau di Ganggu," kata Deby pelan.


" sepertinya ada pembicaraan yang Rahasia sampai aku saja tidak boleh tau.." Kata Deby Kesal.


" mungkin Omamu dan Omaku mau membicarakan perihal Kenakalannya pada jaman dulu kali, makanya kita tidak boleh tau." kata Amy tertawa.


" Iya Sepertinya," kata Deby Cemberut..


" Sudahlah... Seharusnya kita Tidak boleh ikut campur urusan Oma Oma Kita," kata Amy membujuk Deby yang cemberut..


" Benar Juga," kata Deby pelan.


" Sudahlah... Ayo Kita Bekerja Lagi," kata Deby Lagi..


*******


" Memang Apa yang Sebenarnya kamu tau tentang Agung yang bertemu dengan Antoni itu," tanya Ambar penasaran..


" Yang Aku dengar saat itu..kalo Perusahaan Sanjaya akan Bersatu dengan perushaan PT. Putra Pratama keluarga mu, Apa itu benar," tanya Oma Ambar..


" Benarkah, Kenapa aku baru tau darimu ya," tanya Balik Oma Ambar tak tau..


" aaah... aku pikir benar, ternyata kamu Sendiri tak tau itu," kata Dea.


" Aku penasaran... Kenapa Agung Dan Antoni Bertemu, mereka sedang membicarakan Apa, Apa kamu dengar saat itu De," Tanya Ambar Penasran.


" tidak...Yang Aku dengar hanya mereka akan melakukan kerja sama," kata Dea mengingat.

__ADS_1


" Benarkah... Aku harus membicarakan ini dengan Raffy nanti, siapa tau dia mengetahui Sesuatu," kata Oma Ambar..


__ADS_2