Love Amy

Love Amy
Bag 58 Kematian Fadlly...


__ADS_3

" Belum Oma, mungkin Raffy Masih dalam perjalanan, Oma," kata Amy pelan.


" Mudah mudahan Nak Fadlly Baik Baik saja," gumam Ibu Amy ikut cemas.


" Iya Bu, mudah mudahan saja, jika sesuatu terjadi sama Mas Fa, Amy Tak bisa memaafkan Amy sendiri Bu, karena Semua itu salah Amy," kata Amy menangis.


tak Lama Telvon Amy pun berbunyi dan ada tertera Panggilan dari Raffy.


Raffy 📲 Call....


Amy pun dengan Cepat mengangkat telvonnya itu dan Mengeraskan suaranya Agar semuanya bisa mendengar apa yang di katakan Raffy..


Amy : Bagaimana Raf, Apa mas Fa baik Baik saja,


Raffy : Gue tau ini berat untuk gue katakan Amy, tapi Mobil itu memang benar milik Kak Fa,


Amy : Apa.....


Raffy : semua Ciri Mobil dan Flat No Mobilnya Benar Milik Kak Fa, dan sebelum terbakar katanya Ada seseorang di dalam, Kemungkinan Kak Fa tak Selamat saat itu, Maaf kan aku Amy, karena tak bisa membawa kak Fa pulang dengan selamat.


Amy : tidak... Tidak ..itu tidak mungkin, Mas Fa pasti Baik Baik saja, seharusnya kamu Cari Mas Fa di dekat sana Raf, Mas Fadlly pasti baik baik saja.


Amy benar benar terguncang dengan apa yang di katakan Raffy, ia benar benar tak percaya Dengan semua ini, namun Air matanya selalu mengalir saat mendengar apa yang di katakan Raffy.


bukan Hanya Amy, Oma Saja sangat syok mendengar nya dan Oma Benar benar terkulai lemas ketika Mendengarnya..


Raffy : Maaf Amy, Memang benar itu Mobil Milik kak Fa, Maaf aku tak bisa membawa Kak Fa pulang Dengan selamat..


Amy : Tidak.... Kamu bohong Kan Raf, mas Fa baik Baik saja..... ka....


Amy benar benar tak sanggup mencerna apa yang terjadi sehingga ia merasa Pusing sebelum pingsan,


Amy merasa pandanganya semua Gelap dan ia merasa pusing mencerna Apa yang di katakan Raffy tentang kematian Fadlly,


Dengan Sigap Bapak Amy memegang tubuh Amy yang hampir saja jatuh Kebawah karena Syok..


" Amy," panggil Ibu dan Bibi Maya Kaget melihat Amy terkulai lemas dan pingsan..


Bapak Amy pun mengambil Alih Telvon itu dan berbicara pada Raffy...


*************

__ADS_1


09 : 30 WIB....


Berlahan Mata Amy Terbuka ia benar benar merasa pusing saat terbangun...


ia merasa pusing karena Bermimpi yang Benar benar membuat kepalanya pusing...


" Neng Baik baik saja, Neng sudah lebih tenang sekarang." tanya Ibu Amy lembut.


" Aku Baik Baik saja Bu, Aneh sekali Bu tadi aku mimpi Mas Fa," kata Amy pelan.


" Itu Bukan Mimpi sayang, Neng Harus Tabah menerima semua itu," kata ibu Amy lagi.


" Maksud ibu apa," kata Amy yang berlahan Mengingat Kejadian Tadi pagi..


Amy menangis Sejadi jadinya ketika Mengingat semuanya.


" Mas Fa, baik Baik saja bu, Mas Fa belum meninggal, Itu semua Bohong Kan Bu," Tanya Amy menangis sejadi jadinya..


" Yang Sabar Ya Neng," Kata Ibu Amy memeluk Putrinya dan ikut menangis Melihat putrinya Menangis seperti itu..


" di mana Raffy Bu, apa Raffy sudah pulang," tanya Amy lagi.


" Belum Sayang, nak Raffy sedang mengurus jenazah yang sudah tak bisa dikenali," kata Ibu Amy Menjelaskan..


" Amy mau menemuinya Bu, Amy benar benar belum Percaya Ini semua, Amy ingin Lihat Sendiri Bu, Amy ingin melihat Mas Fa Bu, Amy ingin melihatnya..," kata Amy menangis dan meminta pada ibunya Untuk membiarkannya Pergi karena sang Ibu menahan Amy.


" tidak Neng, Neng Lagi kurang sehat, neng tidak usah kemana Mana, neng tunggu saja di sini Ya, Neng Gak mau Semakin Sakit kan," kata Ibu Pelan..


" Bu....Rasa Sakit Yang Amy alami tak sesakit yang Mas Fa Rasakan sekarang Bu, Amy mau lihat Bu, Amy mau menemuinya, Mas Fa pasti sediri Bu," kata Amy menangis..


" Sayang.... dengarkan Oma, Oma tidak akan melarang kamu untuk melihat nya kalo saja badan kamunya Kuat Nak," kata Oma Pelan dan lembut ia menghampiri Amy yang Benar-benar terlihat Kacau..


" Oma," panggil Amy lirih...


" Mas Fa, Oma, Mas Fa," kata Amy yang tak tau harus berkata Apa dan ia Menangis di pelukan Oma,


" Kita Harus Kuat Nak," kata Oma lagi...


*******


Sebelumnya.....

__ADS_1


Tak lama Raffy pun pulang dengan wajah yang benar benar kacau ia sendiri tak percaya jika Kakaknya Ternyata Sudah meninggal,


ingin rasanya ia menyangkal itu semua dan beranggapan kalo kakaknya masih hidup, namun itu semua tak Mungkin karena semua bukti dan Stempel memang Milik Kakaknya Mau tak Mau Raffy pun harus menerima semua itu dengan ikhlas dan tabah...


( Apa yang harus gue katakan pada Amy, dan juga Oma,) Pikir Raffy saat baru saja turun dari mobil..


Raffy pun masuk ke dalam Rumah Dan di sambut Oleh Oma dan juga Bapak Amy..


" Bagaimana Raf, apa benar yang kau katakan Tadi, apa Fa benar-benar tidak selamat," tanya Oma pelan dan lirih


" di mana Amy, Oma," tanya Raffy mencari keberadaan Amy.


" Amy Pingsan, dia belum sadar Nak," kata Oma pelan.


" Iya Oma, Jenazah itu Memang milik Kakak," Kata Raffy lirih dan terduduk di kursi dengan lemas.


" Aku sudah membawanya ke rumah sakit, dan semuanya....Terbukti.... kalo Jenazah itu milik Kakak," kata Raffy bergetar tak sanggup berkata kata.


Oma benar benar syok ia menangis di pelukan cucunya,.


" Itu tidak mungkin Nak, Fa tidak mungkin meninggal kan kita semua," kata Oma lirih


" Kak Fa memang sudah meninggal Oma," kata Raffy menangis..


Oma Tak bisa berkata apa apa... ia hanya bisa menangis meluapkan kesedihannya..


Raffy benar benar marah dengan semua ini, ia benar benar membenci papahnya karena sudah membuat Kakaknya meninggal seperti ini..


( Ini semua Ulah Laki laki tak tau diri itu,) pikir Raffy marah..


" Apa Amy baik baik saja Oma," tanya Raffy setelah beberapa menit setelah omanya mulai tenang..


" Setelah apa yang kamu katakan Amy langsung Pingsan, dan ia belum sadar Nak," kata Oma Pelan.


" Apa yang harus kita lakukan Oma," Tanya Raffy.


" Apa yang Harus kita katakan padanya," kata Raffy lagi.


" Kita Harus katakan yang sebenarnya Raf, Oma Tidak mau Memberi harapan palsu pada Gadis baik seperti Amy," kata Oma pelan.


" Oma Tau... Amy sangat mencintai Fadlly, tapi... kita Tidak mungkin membohonginya walau demi kebaikannya Bukan," kata Oma lagi.

__ADS_1


" Lalu... Bagaimana dengan pernikahan Ini, bukankah lusa adalah pernikahan Kakak," tanya Raffy.


" Oma tidak tau nak, Oma Tidak bisa berpikiran tenang sekarang nak," kata Oma menahan Sedih dan sakit di waktu bersamaan.


__ADS_2