
SATU BULAN KEMUDIAN....
Amy tengah termenung di depan rumah ia tengah berjemur di depan Rumah merasakan sinar matahari pagi menyinari wajahnya,
Amy juga Begitu sangat Merindukan Temannya yaitu Deby di Jakarta dan ia juga merindukan Frans tentunya,
ya Walaupun Deby sering menelepon dirinya namun Amy tetap merindukan nya,
Karena Amy melamun kedatangan ibu Amy pun datang tak di sadari Oleh Amy.
" Sedang Apa," tanya Ibu pelan..
" Astagfirullah Ibu," ucap Amy kaget karena ibunya tiba tiba berada di dekatnya.
" Kapan ibu di sini, Amy sampai kaget, ibu tiba tiba berdiri di sini," ucap Amy kaget..
" Neng nya Saja yang ngelamun sampai ibu datang pun Neng Gak sadar," Ucap Ibu Amy pelan dan tersenyum melihat Amy yang tengah terkejut.
" Ada apa, Neng melamunin Apa," tanya Ibu Amy pelan sambil menggendong Bayi Perempuan yang bernama Mona..
" Gak apa apa Kok Bu, Amy hanya mengingat sesuatu Saja," kata Amy pelan.
" Mengingat Apa, Apa Neng Merindukan Seseorang," tanya Ibu Amy dan ia pun duduk di samping Amy yang tengah berjemur Itu..
" Tidak Kok Bu," ucap Amy Merasa malu karena ibu Amy pasti Tau siapa yang ia Rindukan..
" Jangan Bohongi Ibu.. Neng pikir Ibu tak Tau apa yang neng Pikirkan, Neng Putri ibu, jadi ibu tau betul putri ibu Bagaimana," ucap Ibu Amy Tersenyum..
Amy hanya tersenyum mendengar apa yang di katakan ibunya itu..
" Sini Bu biar Amy saja yang Gendong Mona," ucap Amy pada Bayi kecil mungil Yang di beri nama Mona oleh Emy, Bibi Maya dan Mang Ujang pun sangat menyukai Nama itu Tentunya.
" Kebetulan...Ibu mau masak, Maya sedang mencuci baju jadi Neng aja ya yang Gendong Mona sambil bawa berjemur juga.." ucap Ibu Amy pelan..
" iya Bu...Sini biar Amy saja yang Gendong si Mungil Cantik ini," ucap Amy tersenyum..
" Ya sudah ibu tinggal Masak dulu di dapur Ya," ucap Ibu Amy sebelum pergi meninggalkan Amy yang sedang menggendong bayi yang baru saja Berusia satu bulan itu...
Baru saja pulang Dari pesantren Emo pun melihat Amy yang tengah duduk di depan rumah Emo pun menghampiri nya..
" Baru pulang Mo," Sapa Amy pelan..
" Iya Teh.." Kata Emo Dan ia pun duduk di samping Amy..
" Lihat.. Cantik Ya," Gumam Amy memperhatikan Bayi kecil itu..
" Belum Mandi saja masih Cantik," gumam Amy pelan..
" Iya," Ucap Emo Tersenyum..
" Teh," panggil Emo
" Hmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Amy pelan..
__ADS_1
" Teteh Gak akan balik ke Jakarta lagi memangnya," tanya Emo dan duduk di samping Amy..
" Perasaan Tteh di sini sudah hampir 3 bulan, Kok belum pergi ke Jakarta juga, Apa Tteh akan tetap tinggal di sini," tanya Emo lagi..
memang emo belum tau kalo ia dan Raffy sudah Bercerai..
karena Emo jarang berada di rumah apa lagi Emo selalu berada di pesantren karena ibu dan bapak Amy memasukan Emo ke pesantren karena permintaan emo sendiri..
dan memang Pesantrenan itu sangatlah dekat sehingga membuat Emo bisa bulak balik ke rumah namun semenjak Ada Amy di rumah Emo selalu pulang setiap hari..
" Gak... Tteh gak balik lagi ke sana," ucap Amy pelan..
" Kenapa," tanya Emo penasaran..
" Teteh kan sudah tidak lagi bersama Raffy Mo, Tteh sama dia sudah cerai dan berpisah," ucap Amy jujur..
" Apa...Kok bisa, Kenapa Tteh sama kak Raffy pisah," tanya Emo semakin penasaran..
" Lagi pula kalo Teteh jelasin pun kamu gak bakalan mengerti, Mo," ucap Amy sedih dan ia pun Menatap Bayi kecil itu...
" Maaf teh, karena pertanyaan Emo, Tteh jadi ingat kembali pada mereka," ucap Emo meminta maaf karena sudah membuat Kakaknya Sedih.
" Tidak apa apa," ucap Amy tersenyum..
" Kalo saja Kak Fadlly tak meninggal dan Masih Hidup, dan Tteh sama kak Fadlly menikah...mana mungkin Teteh seperti ini," Kata Emo pelan.
" Mungkin Teteh sama Mas Fa, Memang Tidak berjodoh Mo," kata Amy pelan..
" Siapa yang kau Maksud tak berjodoh denganmu," kata Seseorang yang baru saja datang..
" Kak... Fadlly," Kata Emo kaget hampir saja pingsan karena ia pikir melihat Hantu di pagi hari...
" Mas Fa," Gumam Amy Kaget karena ternyata Seseorang yang menyapa mereka itu adalah Frans..
Frans Sengaja memarkir Mobilnya agak Jauh karena ia ingin tau bagaimana suasana Keadaan kampung Amy dan Keluarga Amy...
" Mas Fa," Kata Emo lagi semakin yakin Jika yang ia lihat itu hantu, karena Amy juga memanggilnya Mas Fa...Yaitu Fadlly..
" Apa ini bayi kalian," canda Frans pada Amy dan juga Emo dan Frans pun menghampiri Amy dan juga Bayi Mungil Itu..
" Cantik," Gumam Frans tersenyum,
Senyuman Frans membuat Amy tertegun sebentar saat melihatnya..
" Mas Fa, Dari mana Mas Fa tau tempat tinggal ku," tanya Amy aneh.
" Tentu saja Aku tau, Kau pikir aku tak tau begitu, Apa kau lupa... kalo aku ini Tau semua tentangmu," Tanya Frans dan menatap Amy..
" Apa ini suamimu, Baru saja 2 bulan menikah kalian sudah mempunyai seorang Bayi," kata Frans Lagi dan menatap Emo..
" Apa kau menikahi Seorang pemuda yang masih kecil seperti ini," Kata Frans Lagi..
Perkataan Frans membuat Emo atau pun Amy Terdiam.
__ADS_1
" Bayi Kalian Sangat Cantik," tanya Frans Lagi dan Menatap Amy dan juga Emo bersamaan.
" Jadi kalian benar benar sudah memiliki seorang Bayi Begitu..," Kata Frans lagi..
" kau...Kau Kak Fadlly," tanya Emo memastikan apa yang ia lihat bukan lah hantu..
" Dia bukan Mas Fa, Mo, Dia...." Ucap Amy Pelan belum juga Amy mengatakan nama Frans, Frans sudah lebih dulu berbicara.
" Namaku Frans Bukan Fadlly," kata Frans tegas dan menatap Emo menyelidik.
" Jadi seleramu Anak muda Seperti ini," Kata Frans Pelan dan menatap Emo dari ujung rambut hingga ujung Kaki...
" Dia...dia bukan sua...." Kata Amy pelan namun belum juga selesai Amy berkata Frans sudah lebih dulu berbicara..
" Hahahaha...Aku tau...aku hanya Bercanda," kata Frans Pelan dan Menatap Amy Lembut.
" Ini adalah bayi Bibimu, yang bernama Bibi Maya... dan Anak muda Ini adik mu, yaitu Emo, Benar," kata Frans yang tau betul siapa keluarga Amy..
" Dari mana Mas Tau," Gumam Amy pelan.
" Tentu saja aku tau," jawab Frans Tegas.
" Dimana Ibu dan Bapakmu, dan Si Cantik Emy," tanya Frans lagi..
" Mereka, Tentu Saja Ada," Kata Amy gugup.
" Apa kalian tak mengijinkan aku masuk," Tanya Frans Lagi..
perkataan Frans membuat Amy Dan Emo Menyadari ketidak sopanan Mereka pada Seorang Tamu..
" Ah...Maaf Mas, Ayo masuk," ajak Amy..
Emo masih saja tak percaya jika yang di hadapannya ini bukanlah Fadlly..
( Tapi kenapa mereka Begitu mirip...
Ah tidak...tidak mirip hanya rambutnya saja yang berbeda..) Batin Emo,
Begitulah pemikiran Emo saat melihat perbedaan Fadlly dan Frans..
Amy pun mengajak Frans Masuk ke dalam Rumah Amy yang Kecil...
Ibu dan bibi Maya begitu terkejut saat melihat siapa yang duduk di ruang tamu..
" Selamat Pagi Bu, Nama Saya Frans... saya Kekasih Amy, Putri Ibu," kata Frans yang mengatakan seperti itu pada ibu Amy..
perkataan Frans membuat Amy Melotot padanya..
" Ada apa...bukankah kita memang sepasang kekasih," kata Frans santai ketika melihat Amy melotot Padanya..
" Jadi...Kau yang bernama Nak Frans," tanya Ibu Amy dan memandang Frans dan Frans pun mengangguk..
" Saya tau...Wajah saya sangat mirip dengan Fadlly, Laki laki yang di cintai Putri Ibu ini.." kata Frans pelan.
__ADS_1
" Tapi saya yang begitu mirip laki laki yang di cintai Amy juga sangat Mencintai Putri Ibu ini," kata Frans lembut dan menatap Amy pelan..