Love Amy

Love Amy
Bag 34 Keseriusan Fadlly...


__ADS_3

" Saya tidak suka kamu dekat dekat dengan laki laki lain Amy," kata Fadlly lembut.


" tapi....Rio kan teman masa kecil Amy, mas," kata Amy aneh.


" saya tau, tapi...Rio juga laki laki bukan," kata Fadlly Menjelaskan kalo dia cemburu.


" siapa tau...Rio juga menyukaimu," tebak Fadlly.


" Apa.... Rio Menyukaiku," tanya Amy aneh


" Mas....Rio itu teman sedari kecil aku mas, mana mungkin dia suka sama aku, yang ada dia menganggap aku sebagai adiknya," kata Amy kesal karena Fadlly malah Berkata seperti itu..


" itu menurutmu...tapi tidak dengan Rio," kata Fadlly lagi.


( masa iya .. Rio suka sama Aku,) batin Amy tak percaya dengan apa yang di katakan Fadlly padanya..


" jadi Mas mohon, tolong jauhi Rio," kata Fadlly lembut.


" Mas Cemburu," tebak Amy.


Fadlly pun jujur dengan hatinya dan ia memeluk Amy.


" iya...Mas Cemburu, mas tidak suka kamu tertawa lepas bersamanya, sedangkan jika bersama mas kamu seperti tertekan," kata Fadlly di pelukan Amy.


Amy pun membalas pelukan Fadlly.


" yang Amy cintai, Dan Amy inginkan itu Mas, Amy sangat mencintai Mas Fadlly," kata Amy lembut dan membalas pelukan dari Fadlly.


" Jadi Mas harus percaya pada Amy, kalo Amy tak mungkin menyukai laki laki lain selain Mas," kata Amy lagi.


" Mas tau...Tapi... Mas takut Kalo kamu meninggalkan Mas nantinya." kata Fadlly.


" Mas ngomong apa sih, lagian siapa yang mau ninggalin Mas," kata Amy lembut.


" kamu janji," kata Fadlly lembut dan Amy pun mengangguk.


" ayo cepat... lihat, tubuhmu basah semua, kita harus cepat cepat takutnya nanti kamu masuk angin sayang," kata Fadlly lembut.


********


Sesampainya di Rumah Amy....


" Amy sayang," panggil Oma saat melihat Amy dan memeluknya.


" Oma," kata Amy Terkejut melihat Oma ternyata sudah berada di sini.

__ADS_1


" kapan Oma sampai sini," tanya Amy senang.


" dari tadi, pas Sampai sini kamu gak ada, kata ibumu, kamu melihat acara yang di selenggarakan di sawah dekat kali, jadi Fa langsung menemuimu ke sana," kata Oma panjang lebar.


" Astaghfirullah... kenapa bajumu basah kuyup begini Nak," tanya Oma lagi.


" dia habis main air, seperti anak kecil saja," kata Fadlly ketus.


" Fa," kata Oma memperingati Cucunya agar bersikap lembut pada Amy dan Fadlly pun terdiam.


" Neng mandi dulu gih sana, takutnya nanti neng masuk angin," kata Ibu Amy pelan.


Amy pun meminta ijin pada Oma untuk mandi terlebih dahulu.


ia pun menuju dapur dan melangkah ke kamar mandi,


" ingat....bawa baju ganti Amy," kata Fadlly memperingati Amy sebelum masuk kamar mandi.


" ah iya Mas, Amy lupa," kata Amy dan ia pun masuk kamar nya untuk mengambil baju ganti.


Setelah selesai mandi Amy pun kembali menuju ruang tamu dan duduk di samping Fadlly karena hanya itu tempat yang kosong...


" Apa masih dingin," kata Fadlly lembut dan mungkin hanya Amy yang mendengar apa yang Fadlly katakan.


" sudah gak kok Mas," kata Amy pelan.


" ehm...begini, Pak, Bu, kedatangan saya dan Oma saya kesini, yaitu untuk meminta Restu pada ibu dan Bapak, untuk menikahi Amy," kata Fadlly serius.


" kalo Bapak, sama ibu sih terserah si Nengnya saja bagaimana," kata Bapak Amy pelan.


" toh yang mau berumah tangga kan mereka bapak mah cuma turutin dan memberi Restu saja," kata bapak Amy lagi.


" bagaimana Neng, apa neng mau jadi Istri Nak Fadlly," tanya bapak Amy pada Amy.


" ya Pak, Amy mau," jawab Amy malu malu.


" nah...Nak Fadlly sudah dengar sendiri apa jawaban anak bapak, Bapak sama ibu ngikut saja, apa yang nak Fadlly dan anak bapak mau," kata Bapak Amy pelan.


" Terimakasih Pak, Bu," kata Fadlly pelan.


" terimakasih sayang, sudah mau menerima Saya untuk menjadi suamimu," kata Fadlly lembut, dan memegang tangan Amy lembut.


" sama sama Mas," ucap Amy sedikit malu.


" dan untuk pernikahan, kita adakan di Jakarta dan Di sini juga Bagaimana Pak, Bu," tanya Fadlly lagi.

__ADS_1


" apa bapak Dan Ibu juga Mau Kalo Pernikahan kita di Selenggarakan di sini juga," tanya Fadlly lagi.


" bapak sih maunya begitu, cuma Bapak mah gimana bagusnya saja, bapak mah Ikut Nak" kata Bapak Amy.


" baiklah....jika Pernikahan selesai di Jakarta, semingu kemudian kita rayakan di sini juga," kata Fadlly lagi..


" sebulan dari sekarang pernikahan akan dilangsungkan," kata Fadlly lagi..


" tapi...Nak, apa tidak terlalu mendadak," tanya Bapak Amy memikirkan ini itu mana cukup satu bulan.


" Baiklah... Bagaimana Kalo dua bulan dari sekarang," kata Fadlly lagi.


" tapi nak, Apa tidak terlalu mendadak.. dua bulan juga kan pasti kita banyak mengurus ini itu, dan pernikahan yang sempurna tidak akan cukup dua bulan nak," kata Bapak Amy lagi.


" Bapak, ibu Tenang saja,! semua itu biar saya yang urus," kata Oma ikut Berbicara.


" iya Bu, pak, ini semua biar Oma dan Saya yang Handel," ucap Fadlly lagi.


" kalo begitu.. Bapak dan Ibu ngikut saja nak," kata Bapak Amy pelan.


" baik pak, jadi Dua bulan dari sekarang, pernikahan akan di selenggarakan," ucap Fadlly lagi dan ibu, bapak Amy pun mengangguk.


" ah iya Pak, Bu, mulai Besok Amy Akan tinggal bersama saya lagi, tapi bukan sebagai pegawai atau asisten saya, melainkan Calon istri saya, dan bapak, ibu tenang saja...bsaya tidak akan macam macam, lagi pula di rumah saya juga ada bibi Maya,," kata Fadlly lagi


" dan pastinya ada saya juga, jadi bapak sama ibu yang tenang tenang saja," kata Oma Ikut Berbicara.


" iya Nak... Bapak dan ibu percaya sama nak Fadlly, kalo nak Fadlly tidak akan merusak putri Bapak, justru bapak berterima kasih pada nak Fadlly karena sudah menjaga dan merawat Putri bapak," kata bapak Amy lagi.


" Bapak Dan Ibu, titip Amy di sana," kata Bapak Amy lagi..


KE ESOKAN HARINYA...


Amy, Oma dan Fadlly pamit pada ibu dan juga bapak Amy.


mereka meninggalkan kampung halaman Amy dan menuju kota Jakarta kembali,


Di perjalanan...


" mulai Sekarang Oma Akan tinggal bersama kamu ya Fa," kata Oma pelan.


" kenapa Oma harus tinggal Bersama Fa," tanya Fadlly bingung kenapa omanya ingin tinggal bersamanya..


" Oma gak mau ya, cucu Oma yang cantik ini, kamu apa apain," kata Oma ketus.


" memang Oma pengen punya cucu, tapi nanti setelah kamu menikah, apa kamu mengerti Fa" kata Oma lugas.

__ADS_1


perkataan Oma dan Fadlly membuat pipi Amy merona malu, kenapa Fadlly dan Oma malah membicarakan perihal tentang pembuatan Cucu.


__ADS_2