Love Amy

Love Amy
Bag 61 Pernikahan Amy dan Raffy...


__ADS_3

Mau tak mau Amy pun setuju dengan apa yang di katakan Raffy padanya..


dan Pernikahan itu pun tak bisa di batalkan dan akan tetap berjalan walau pengantin prianya bukan Fadlly melainkan Raffy..


Oma benar benar senang saat mengetahui kalo Amy Setuju dengan apa yang di katakan Raffy.


Dan Oma berharap Mungkin nanti keduanya Bisa saling Jatuh cinta Nantinya..


DI KAMAR AMY..


" neng... apa neng benar benar mau menikah dengan Nak Raffy," tanya Ibu Amy pelan.


" Amy tak tau Bu, Amy tidak punya Pilihan Lain selain menikah dengan Raffy." Kata Amy pelan.


Amy memang tak punya pilihan lain selain menikah dengan Raffy, apa lagi setelah Raffy mengatakan pengeluaran yang Oma dan Fadlly keluarkan untuk pernikahan itu..


di sisi lain Amy juga tak bisa meninggalakan Oma yang begitu menyayanginya..


" Ibu tau Neng sangat mencintai Nak Fadlly, tapi...Menurut ibu, salah jika neng beranggapan kalo Nak Raffy sangat mirip dengan Nak Fadlly sehingga Neng mau menikahinya," kata Ibu Amy pelan.


" Bu... Amy gak pernah berpikiran seperti itu," kata Amy pelan.


" memang mas Fa dan Raffy itu sangat mirip, tapi.... Sifat mereka berbeda Bu, Mas Fa sama Raffy tentu saja tidak sama," kata Amy pelan.


" bukan kemiripan yang membuat Amy ingin menikah dengan Raffy Bu," kata Amy lirih.


" Mas Fa tak bisa di gantikan, Cinta Amy Sama Mas Fa tak bisa di tukar dengan Wajah Raffy yang Mirip dengan Mas Fa Bu," kata Amy pelan..


" Lalu kenapa Neng mau dan menerima Nak Raffy jika Neng memang Tak mencintai Nak Raffy," tanya Ibu merasa aneh dengan sikap putrinya ini.


( Amy tak enak hati Bu untuk menolak nya, Apa lagi setelah tau pernikahan ini ternyata memakan biaya yang cukup besar, mana mampu kita untuk mengembalikan uang itu semua,) pikir Amy..


( memang Raffy tak mengatakan pada Amy untuk mengembalikan uang itu semua jika pernikahan itu di batalkan, namun Amy bisa merasakan itu semua walau mereka tak mengatakannya.) pikir Amy lagi..


" Amy tak bisa menolaknya Bu, Mungkin Suatu saat Amy bisa menerima Raffy nantinya bu," kata Amy lirih..


" Ya sudah ibu tak akan menanyakan Hal itu lagi, yang penting Neng Senang dan bahagia nantinya.." kata Ibu lembut.

__ADS_1


HARI PERNIKAHAN PUN BERLANGSUNG....


Raffy sudah mengucap ijab kabul dan sudah sah menjadi suami Amy...


Amy tak tau jika semua tamu di sana membicarakan tak benar terhadapnya.. sehingga ada yang beranggapan Kalo Amy hanya menginginkan Hartanya saja...


karena mereka berpikir Calon suami Amy yang sesungguhnya Sudah meninggal...


dan di sana ada Beberapa wanita Dewasa yang sedang membicarakan Amy diam diam .


" Sepertinya Perempuan itu tidak benar ya," kata salah satu tamu undangan.


" loh memangnya kenapa Jeng," tanya salah satu wanita lagi.


" Loh emangnya Jeng gak tau, kalo calon pengantin prianya bukan Nak Raffy melainkan Nak Fadlly," jawab wanita itu lagi.


" Loh emangnya di sana bukan Nak Fadlly," tanya wanita itu lagi..


" Emangnya Jeng belum tau kalo Nak Fadlly sudah meninggal," tanya wanita itu lagi..


" Apa... Masa sih jeng, kok saya belum dengar ya kabar itu," tanya Wanita itu lagi.


" Saya baru dengar dari jeng loh, kalo Nak Fadlly sudah meninggal." kata Wanita itu lagi.


" iya... Masa kakaknya meninggal malah menikah Dengan adiknya, benar benar perempuan Tak benar," sambung salah satu wanita itu lagi.


" iya Ya... Seharusnya kan Mereka berduka, kok malah menikahkan dengan Adiknya," kata Wanita Itu lagi tak percaya.


" mungkin Perempuan Itu haus akan Kekuasaan kali, tidak dapat kakaknya adiknya pun jadi," kata Wanita menyahuti..


" ih amit amit ya, lagi pula kok Nenek Ambar Mau mau saja ya," kata Wanita yang lainnya..


" KalianIni... siapa tau kan nenek Ambar sengaja menikahkan Calon istri kakaknya pada adiknya karena permintaan terkahir Nak Fadlly sebelum meninggal kan, Jangan Dulu seuzon begitu, cari tau dulu kebenaranya," kata Salah satu wanita berhijab yang membela..


" Kamu benar juga Ya," kata Salah satu wanita di sana setuju..


********

__ADS_1


Raffy dan Amy berada di dalam satu kamar ia benar Benar tak percaya kalo ia dan Raffy sudah menikah dan sudah sah menjadi Suami istri..


" Apa kamu lelah," tanya Raffy membuyar kan lamunan Amy..


" Ah iya..." kata Amy pelan..


" Aku tau kamu pasti gugup, tapi tenang saja, aku tidak akan menyentuhmu," kata Raffy pelan..


" Sampai kamu siap, dan menerima kalo aku suamimu," kata Raffy pelan.


Amy hanya diam tak menjawab apa yang di katakan Raffy, ia tak tau sampai kapan bisa menerima Raffy kala di hatinya sudah tertulis nama Fadlly...


" Raff.. Apa di hatimu tidak ada wanita yang ingin kamu bahagiakan," tanya Amy pelan ia masih tak percaya kenapa Raffy ingin menikah dengannya..


" entahlah...Aku tidak tau," kata Raffy jujur dengan isi hatinya sekarang yang memang tidak ada wanita yang ingin ia jaga dan lindungi selain Amy.


" bukankah...Kau menyukai Angel," tanya Amy pelan.


" Angel," tanya Balik Raffy aneh kenapa Amy mengatakan kalo ia menyukai Angel.


" iya... Aku ingat betul, saat berbicara sama Mas Fa, kalo kamu menyukainya," kata Amy pelan.


" Kamu sama kak Fa salah Faham, mana mungkin Aku menyukai Angel, memang dulu aku menyukainya... tapi ku rasa saat itu aku masih kecil, dan belum Mengerti arti cinta," kata Raffy pelan.


" mungkin lebih tepatnya aku hanya mengaguminya saja, bukan mencintainya," jelas Raffy.


( berarti benarkan apa yang aku katakan sama mas Fa, kalo Raffy ini hanya mengagumi Angel saja bukan mencintainya,) pikir Amy.


" Pantas Saja.. Setelah Mas Fa Membatalkan Pertunangan nya dengan Angel kamu malah marah dan bukannya senang," kata Amy yang aneh saat itu..


" tentu saja aku marah saat itu.. Angel adalah teman masa kecilku, dan dia juga sangat menyukai kakak saat itu, dan saat tau kalo Angel benar benar terluka, aku tak bisa menerima, tapi....saat kakak mengatakan Aku saja yang menikahinya hatiku berkata tidak... dan anehnya seharusnya aku senang bukan saat mendengar kakak mengatakan Itu, tapi hatiku tidak.. barulah Aku sadar kalo aku bukan menyukai nya tapi mengaguminya saja," jelas Raffy panjang Lebar .


" Ah begitu..." kata Amy pelan.


" lalu kenapa kamu ingin menikah denganku," tanya Amy lagi..


" Apa kamu kasihan Padaku, makanya Kamu menikahiku," tanya Amy lagi..

__ADS_1


" Aku tidak tau....semenjak kakak bilang untuk menjagamu, aku tak bisa melepaskan mu," kata Raffy jujur..


" apa lagi ketika Oma mengatakan kalo kau akan pergi dari rumah ini, hanya ini jalan satu satunya agar kau tetap di sini," kata Raffy lagi..


__ADS_2