Love Amy

Love Amy
Bag 74 Teman Baru...


__ADS_3

" Memang Benar..." kata Raffy pelan.


" Dan calon Istri Kakakku, Aku yang Nikahi," kata Raffy pelan.


" Apa....Jadi Kak Raffy sudah menikah," Tanya Deby kaget..


" Iya... Maaf Deby, aku membuat Hatimu Sakit lagi, tapi... lebih baik Kamu tau sekarang dari pada Nanti dari orang lain," kata Raffy Masuk Akal.


" Tenang Saja Kak, Aku sudah bisa melupakan Kakak Kok, Lagi pula Aku juga sudah mempunyai Kekasih yang lebih Tampan Darimu," Kata Deby Malah mengejek Raffy..


" Syukurlah... Aku senang mendengarnya," kata Raffy tersenyum tulus..


" Siapa Istri Kakak, apa aku mengenalnya," tanya Deby penasaran..


" tidak... Kau sama sekali belum pernah bertemu Dengannya," kata Raffy pelan.


" Karena Gadis yang kak Fa Cintai seorang Gadis Desa," kata Raffy lembut.


" Lalu... Apa kakak mencintainya Sekarang, Bukankah kakak menikahinya," tanya Deby lagi.


" Entahlah..." kata Raffy berbohong.


" apa kau ingin tau siapa istri Raffy Deby," tanya Gabriel pelan.


" Tentu saja," kata Deby yakin.


" Apa kau yakin kau tidak akan sakit hati setelah mendengarnya," tanya Gabriel lagi.


" Tentu saja tidak," kata Deby Yakin karena ia yakin Kalo Hatinya Sudah tidak ada rasa Cinta Untuk Raffy lagi..


" Namanya Amy," kata Gabriel.


" Amy," tanya Deby seakan pernah mendengar nama itu tapi di mana,


" iya... Dia karyawan Yang Bekerja Di sini," kata Gabriel lagi.


" apa... Maksudmu karyawan Baru yang Oma perkerjakan Di sini," tanya Deby tak percaya.


" ya... Dia Gadisnya," kata Gabriel..


" Benarkah..." tanya Deby semakin Tak percaya dan Deby pun langsung Bertanya Pada Raffy.


" Benar... Amy istriku," kata Raffy jujur.


" tapi semua karyawan di sini belum tau kalo Amy sudah menikah," kata Raffy lagi..


" Ah...Begitu," kata Deby mengerti.


" Baiklah... Kalian berbicaralah, Aku akan melihat Caffe ini Sebentar," kata Deby pelan.


" Jangan Mengganggu Istriku Deby," kata Raffy tegas.


" Astaga kak, aku hanya ingin mengenal Gadis itu saja, bolehkan," kata Deby pelan.


" boleh Saja, tapi ingat.... jangan Mengganggunya," kata Raffy lebih tegas.


Deby pun mengangguk dan ia Turun ke bawah mencari tau kenapa Raffy mau menikahi Gadis kampung Seperti Gadis yang Tadi ia temui..


Deby Mencari keberadaan Amy yang ternyata tengah melayani seorang Tamu yang baru saja datang....

__ADS_1


Deby terus saja memperhatikan Amy diam diam.


( Cantik juga Sih Orangnya,) batin Deby kagum saat melihat kecantikan Amy yang memang luar biasa..


Tak sengaja Deby melihat Karyawan lain yang bernama Lina itu menyenggol Amy dengan Sengaja.


" UPS... Sory gue gak Sengaja," kata Lina tersenyum licik..


" Berhentilah menggangguku," kata Amy Sedikit kesal karena hampir saja Amy menumpahkan Air minum yang baru saja ia bawa untuk para pelanggan.


" Siapa yang mengganggumu," kata Lina yang selalu mencari masalah dengan Amy.


Amy pun berlalu meninggalkan Lina yang tersenyum senang...


Deby terus saja memperhatikan Amy dan Lina tanpa Sepengetahuan mereka.


" Kenapa kau selalu menggangguku di jam Kerja," tanya Amy langsung pada Lina Setelah Selesai membawa pesenan untuk Pelanggannya.


" Apa Maksud Lu," tanya Lina Yang pura pura.


" jangan pikir Aku gak tau ya Lin, Kamu sering Mengganggu ku," kata Amy tegas.


" kenapa hah, Lu mau Ngadu ke bos, jangan Hanya Karena lu dekat dengan Bos, jadi lu bisa berbuat Seenak lu," kata Lina yang malah Marah.


" ini bukan Masalah Aku dekat Oma dea Atau yang lainnya," kata Amy kesal.


" ini Masalah kamu yang Selalu menggangguku di saat jam Kerja, apa maumu sebenarnya," kata Amy tegas.


" Kamu pikir Aku dekat dengan Bos bisa seenaknya begitu," kata Amy lagi..


" Ini Caffe milik Cucunya.. Mungkin Aku saja bisa di pecat jika Cucu Oma Dea Mau," kata Amy Lagi..


" Gue tak akan berhenti sampai lu keluar dari Caffe ini," kata Lina Kesal..


" Kenapa," tanya Citra pada Amy yang baru saja lewat..


" Itu...Lina, tadi sepertinya dia sengaja menyenggol ku," kata Amy kesal.


" entah maunya apa, dia selalu menggangguku," kata Amy lagi..


" udah gak usah di ladenin, dia memang seperti itu, Sepertinya dia Itu iRi sama Kamu My," kata Citra pelan.


" Iri kenapa," tanya Amy aneh..


" Entahlah Aku juga Gak Tau," kata Citra lagi..


" Amy.." panggil Deby pelan.


Amy dan Juga Citra terkejut karena Deby berada di sana dan memanggil Amy,


" iya Bu, Ibu Panggil Saya," Tanya Amy Sopan.


" Panggil Saja Deby, sepertinya kita Seumuran, lagi pula...Saya masih muda, Jangan Panggil Ibu," kata Deby panjang lebar.


Keduanya pun mengangguk.


" Bisa bicara Sebentar," tanya Deby pelan.


Amy pun Mengagguk..

__ADS_1


Amy pun mengikuti Deby ke Meja yang berada di dekat Jendela..


" Duduklah," kata Deby pelan.


Amy pun mengangguk dan duduk di sebrang Deby.


" Mbak Mau bicara Apa," tanya Amy sopan.


" Apa benar kamu Istrinya Kak Raffy," tanya Deby langsung.


Amy yang di tanya Seperti itu hanya bisa mengangguk pelan.


" Sejak Kapan," tanya Deby lagi...


" 8 bulan yang lalu," kata Amy jujur.


" Aaah begitu.. Apa kamu mencintai Kak Raffy," tanya Deby lagi...


" Maaf... apa saya harus menjawab pertanyaan pribadi seperti itu," tanya Amy aneh karena Yang Ditanya bukan Masalah perkerjaan.


" Ah kau benar juga... aku hanya penasaran kenapa kak Raffy lebih memilih menikahimu di banding mengejar Cintanya," kata Deby tak percaya.


" Maksudmu Angel," tanya Balik Amy...


" kau Kenal dia," tanya Balik Deby tak percaya..


" tentu saja aku mengenalnya, dia adalah mantan tunangan Mas Fa," kata Amy lirih..


" Aku tau masalahmu, Sebenarnya kau mencintai kak Fadlly kan," tanya Deby pelan.


" tapi... kau malah menikah dengan Adiknya," kata Deby pelan.


Amy hanya terdiam tak bisa mengatakan Apa apa karena apa yang di katakan Deby memang benar adanya..


" Sebenarnya apa yang mau kamu katakan," tanya Amy.


" Tidak ada... Aku hanya ingin tau siapa kamu, itu saja, dan aku juga penasaran kenapa kak Raffy menikahimu," kata Deby..


" dan ternyata Aku tau alasannya," kata Deby tersenyum..


" Boleh kan kita Berteman," tanya Deby lagi..


" tentu saja," kata Amy tersenyum.


" kalo begitu.. panggil aku Deby, bukan ibu atau pun Mbak," kata Deby lagi...


" Baiklah... Salam kenal Deby," kata Amy mengulurkan tangan..


Deby pun tersenyum dan menerima uluran tangan Amy...


" Nah Seperti itu... itu baru Adikku," kata Raffy Tersenyum senang saat melihat Amy dan Deby mulai berteman...


" Kakak ini apaan Sih, kakak ngawasin kami ya dari tadi," tanya Deby Menelisik..


" iya... Aku takut kau mengganggu Amy, makannya Aku mengawasimu," kata Raffy tersenyum.


Lina Yang Melihat Itu semakin Membenci Amy Saja...


Lina benar benar iri melihat Amy dekat dengan Bos, dan Juga Cucu Cucunya Juga, Bahkan Lina Iri karena semua pria tampan mengelilinginya..

__ADS_1


__ADS_2