
" Kamu benar juga," kata Amy pelan.
" Tentu saja gue selalu benar," kata Raffy bangga akan kepintaran dirinya Amy hanya mengejek nya Karena Raffy terlihat mengesalkan.
" Sudah sana istirahat, ini sudah malam, kamu tidak mau kan nanti di hari pernikahan kamu, kamu malah terlihat loyo dan lesu karena kurang istirahat," kata Raffy lagi.
Amy pun mengangguk dan ia berpamitan pada Raffy.
Sedari tadi Raffy susah menghubungi kakaknya itu,
sudah beberapa kali Raffy menghubungi namun tak pernah di angkat atau kadang Tak tersambung.
" Apa kakak gue masih menyetir Ya," Gumam Raffy pelan.
DI KAMAR AMY.....
00 : 30 WIB...
Amy kembali dihantui mimpi buruk itu lagi... tapi... Kali ini ia benar benar seperti berada di tempat kejadian... ia melihat di mana Mobil Fadlly terperosok Ke jurang dan terbakar...
Ia benar benar melihat Fadlly berada di dalam nya..
" Mas Fa,," panggil Amy pelan saat melihat mobil itu terbakar..
Ia malah melihat Fadlly tersenyum Padanya ketika mobil yang berisikan Fadlly di dalam nya terbakar.
dan Amy melihat Fa menyebutkan " Maaf " pada Amy.
" Mas Fa," panggil Amy terbangun dari mimpinya...
seluruh tubuh Amy Bergetar ia benar benar tak mengerti kenapa ia kembali memimpikan Fadlly lagi..
dengan cepat ia pun berlari ke kamar Raffy dan mengetuk Pintu kamarnya..
Tok..
Tok...
Tok...
Amy mengetuk Pintu kamar Raffy tak sabaran..
" Astaga... Kenapa kamu mengetuk kamar sampai......" Omelan Raffy terhenti ketika Amy malah memeluknya dan Amy menangis membuat Raffy cemas dan Khawatir padanya.
" Ada apa," tanya Raffy bingung ketika Amy malah memeluknya..
" Mas Fa, Raf, Aku memimpikan Mas Fadlly lagi," kata Amy bergetar..
Dengan berlahan Raffy pun mengajak Amy untuk Duduk di ruang Tamu dan ia pun memberikan Air untuk di minum Amy.
__ADS_1
" Loh Kalian kenapa, kenapa kalian malam malam berada di sini berdua," tanya Oma saat melihat Amy dan Juga Raffy berdua di Ruang Tamu.
" Amy bermimpi Kakak lagi Oma," kata Raffy pelan dan memberikan Air untuk di minum Amy.
Dengan pikiran Kacau Amy pun mengambil Gelas yang di sodorkan Raffy padanya dan ia pun meminumnya.
" Oma...Amy bermimpi buruk tentang Mas Fa lagi Oma," kata Amy pucat.
" Astaghfirullah..." Kata Oma Yang Beristighfar itu langsung menghampiri Amy.
" Raf...tolong Telvon Mas Fa, Aku benar benar cemas Padanya," kata Amy menangis..
" Aku mohon," kata Amy lirih dan Oma pun memeluk Amy.
" Bukannya Gue tak mau, tapi tadi Gue juga sudah beberapa kali Telvon tapi tak di angkat, mungkin Kakak lagi Menyetir, makanya Tak bisa di angkat," kata Raffy Menenangkan Amy yang terlihat cemas...
" Coba Telvon lagi Raf, mungkin sekarang Mas Fa sedang istirahat," kata Amy pelan.
" Iya Raf, coba Telvon Lagi saja dulu, siapa tau Fa Sedang istirahat di jam seperti ini," kata Oma Lagi.
Raffy pun menuruti apa yang di katakan Amy dan juga Omanya Dan mencoba Menelvon Fadlly, namun berapa kali pun Raffy mencoba Telvon, tetap Fadlly tak mengangkatnya..
Tak Lama Masuklah Telvon dari Fadlly dan Raffy pun langsung menjawabnya.
" tunggu sebentar, ini kakak Telvon," kata Raffy mengangkat telvon dari Fadlly..
Raffy : ya ampun Kak, lu kemana aja sih dari tadi gue Telvon gak di angkat angkat..
Raffy : Apa.....
Raffy langsung Terdiam menerima telvon dari Fadlly dan ia tak percaya itu semua..
karena merasa aneh dengan sikap Raffy yang diam mematung,
Amy pun mengambil Telvon dari Raffy karena ingin berbicara pada Calon Suaminya itu.
Amy : Mas Fa... Mas Fa baik baik saja kan
Fadlly : Maaf Bu, Pemilik Handphone ini mengalami kecelakaan dan Mobilnya berada di jurang, dan kami sedang menangani ini, saat Telvon ini berbunyi sedari tadi,
Amy : Apa....... tidak,!!
Amy benar Benar tak percaya dengan apa yang di katakan Fadlly, ah tidak seseorang yang memakai handphone Fadlly.
Amy benar benar terdiam tak bersuara, Amy benar benar syok saat mendengar apa yang di katakan seseorang itu.
Amy benar benar Tak percaya apa yang di katakan seseorang lewat Handphone Fadlly..
Raffy pun kembali mengambil Telvonnya dan berbicara Dengan seseorang itu..
__ADS_1
Raffy : Maaf Pak, di mana lokasinya sekarang saya akan Kesana untuk memastikan.
Fadlly : Silahkan Pak, Kami berada di jalan******
Raffy : Baik Pak terimakasih...
" Ada apa Raf, kenapa Kalian seperti itu saat menerima telvon, itu Fa kan Raf, Fa baik baik saja kan Raf," kata Oma Yang Sekarang mulai Cemas karena melihat Amy dan juga Raffy seperti syok setelah menerima telvon itu.
" Itu Bohong Kan Raf, itu Tidak benar Kan Raf," tanya Amy Tak percaya dengan Apa yang di katakan Seseorang itu.
" Ada apa Nak, Ada apa Dengan Fa sayang," tanya Oma Pada Amy..
" Mas Fa Oma," Kata Amy tak sanggup mengatakan.
" Kata Seseorang yang menelvon Pakai No handphone Fadlly, Fadlly kecelakaan dan Mobilnya Masuk Jurang Oma," Kata Raffy pelan.
" Apa..." Oma Terjatuh dan terduduk di kursi karena Syok mendengar apa yang di katakan Raffy padanya.
" Tidak Mungkin Nak,itu pasti bukan Fa kan Raf,," Kata Oma Tak percaya.
" Aku akan memastikannya Dan aku Akan Kesana," kata Raffy lagi.
" Aku ikut Ya Raf, Aku Mohon aku ikut,," kata Amy pelan.
" Tidak...kamu tunggu di sini, biar Gue yang Kesana," kata Raffy lagi.
" Tapi Raf... aku ingin Ikut, aku juga ingin memastikan Mas Fa baik baik saja," kata Amy lirih..
" Amy...Gue tau kamu Cemas Sama Kakak gue, tapi Jika Kamu ikut, gue gak tau kamu Kuat Atau tidak nya Nanti," kata Raffy lagi
" Gue minta kamu Jaga Oma Di sini saja," kata Raffy pelan.
Amy pun Memperhatikan Oma yang Benar benar syok..
Amy pun mengangguk dan mendekati Oma.
" Kalo Begitu Gue ke sana dulu," kata Raffy lagi.
" kalo Ada apa apa, Tolong beri tau aku Raf," kata Amy pelan dan Raffy pun mengangguk...
" Ternyata mimpi yang Kamu Alami ini bukan hanya sekedar Bunga Tidur sayang," kata Oma Pelan dan seakan menerawang..
" mungkin itu peringatan," kata Oma lagi lirih..
***********
06 : 00 wib..
Amy dan juga Oma Benar benar tak tidur semalaman, ia menunggu Raffy memberi kabar tentang Fadlly.
__ADS_1
" Apa masih belum ada kabar Dari Raffy sayang," tanya Oma pelan saat Oma Dan Kedua orang tua Amy berkumpul di ruang tamu..
Amy sudah menceritakan Pada Kedua orang tuanya perihal apa yang semalam terjadi..