
Ketika Amy berada di kamar Emo ia mencari selimut di sana tidak ada satu pun karena Emo biasanya kalo tidur suka pakai sarung..
jadi mau tak mau Amy pun mencari selimut di kamarnya,
sebelum masuk kamar Amy melihat Fadlly dan bapaknya masih mengobrol di ruang tamu...
Amy pun menuju kamarnya dan mencari selimut untuk dirinya...
sambil bersenandung Amy mencari selimut dan Amy berjongkok sambil mencari selimut di lemari paling bawah...
Amy melantunkan lagu yang lagi hitz saat ini...
🎶
Amy....siap jadi milikmu...
siapkah mas fadlly menjadi suamiku...
~
Tanpa Amy ketahui pintu kamar Amy terbuka.
masuklah Fadlly yang diam diam memperhatikan dan mendengar Amy yang sedang melantunkan lagu.
~
Amy takut hilap dan dosa...
bila berdua dua denganmu....
~
Fadlly tertegun bila mendengar suara Amy yang tengah menyanyi, walau pun bukan yang pertama kalinya Fadlly mendengar namun ia tak pernah bosan...
walaupun Fadlly tak suka lagu dangdut.. namun jika Amy yang menyanyi, beda lagi ceritanya...
~
apa lagi yang mas fadlly tunggu....
jadikan amy halal untukmu....
bapak,ibu...beri restu...
bawa amy kepenghulu.....
~
" Secepatnya." kata Fadlly yang tiba tiba berada di belakang Amy,
membuat Amy terkejut bukan main.
sehingga Amy langsung berdiri begitu saja dan tak sengaja jidatnya terjeduk lemari...
" Aduh... sakit," ringis Amy dan menyentuh jidatnya yang memar karena tak sengaja terjeduk lemari..
Dengan panik Fadlly pun menghampiri Amy dan ikut berjongkok di sana,
" Apa sakit," tanya Fadlly lembut.
" Ya sakit lah, lagian Mas ngapain sih pake ngagetin segala,," kata Amy kesal pada Fadlly.
" Amy kan kaget Mas," kata Amy lagi...
__ADS_1
" Maaf, saya tidak tau kalo kamu ada di kamar ini," kata Fadlly lembut.
" Apa masih sakit," tanya Fadlly lagi, dan Fadlly pun melihat luka memar di jidat Amy,
Amy hanya mengangguk..
Berlahan Fadlly pun meniup jidat Amy yang tengah terluka itu..
karena Amy menatap nya juga, Fadlly malah pokus menatap bibirnya..
berlahan Fadlly pun malah mendekati bibir nya ke arah bibir Amy.
Amy semakin gugup saat Fadlly semakin dekat ke arahnya...
" Mas mau apa," tanya Amy bingung.
kenapa Fadlly malah semakin mendekat saja dan ia juga merasa curiga padanya karena bibir Fadlly semakin mendekat pada bibirnya..
" Yang terluka itu, jidat Amy Mas bukan bibir Amy, kenapa yang Mas tiup itu bibir Amy," kata Amy polos.
Fadlly hanya menahan senyum mendengar Amy yang sepolos ini...
" Tidak ada... sudah sana keluar, saya mau tidur," kata Fadlly mengusir Amy keluar..
bukannya keluar Amy malah cemberut mendengar Fadlly berbicara seperti itu.
" Apa kamu mau tidur berdua denganku di sini,hmmmm" kata Fadlly menggoda Amy.
" Saya tuh ke sini mau cari selimut tau, bukan nya mau tidur sama Mas berdua di sini," kata Amy kesal dan ia pun mengambil selimut yang berada di lemari bawah...
" nah ini..." kata Amy senang saat menemukan selimut.
" ya udah Mas...selamat istirahat," kata Amy sebelum meninggalkan kamarnya...
di pagi harinya....
Amy bangun pukul setengah lima pagi..setelah itu ia mandi dan mengerjakan kewajibanya yaitu sholat,
setelah sholat Amy pun menuju dapur dan melihat ternyata seperti biasa ibunya sudah berada di sana...
" Pagi bu," sapa Amy.
" Kamu sudah bangun neng," tanya ibu lembut dan tersenyum melihat sang putri sudah bangun..
" sudah bu, ibu lagi masak apa," tanya Amy menghampiri sang ibu yang tengah memasak.
" ibu sedang memasak kesukaan neng," kata ibu Amy senang..
" wiiih sayur asem sama ikan," kata Amy senang.
" Masakan ibu memang paling enak deh," kata Amy memeluk ibunya seperti seorang anak kecil.
" Kamu ini...sudah dewasa pun tapi tetap saja seperti anak kecil," kata ibu tersenyum lembut.
" ah iya neng, beliin ibu garam sama gula ke supermarket dong neng, garam sama gulanya habis, ah iya beli terigu juga, ibu mau buat pisang goreng neng," kata sang ibu pelan.
" Apa.... supermarket di sini kan jauh bu," kata Amy.
" apa lagi sekarang masih pagi bu, jam segini pasti sepi, udah gitu kayanya mau ujian deh bu, noh lihat...." kata Amy pelan.
" Ya gak apa apa, tinggal bawa payung kan," kata ibu Amy lagi.
" ini kalo tidak pakai garam mana enak masakannya atuh neng," kata ibu Amy lagi..
__ADS_1
" hmmmmm..apa Amy bangunin mas Fadlly saja ya bu," kata Amy pelan.
" jangan atuh.. nak Fadllynya pasti kecapean dan mungkin nak Fadlly nya masih tidur.." kata sang ibu lembut.
" lagian kasian juga kalo nak Fadlly nya harus di suruh antar nengnya," kata ibu lagi.
" Antar Amy kemana bu" tanya Fadlly yang tiba tiba saja sudah berada di sana,
membuat ibu dan amy kaget...
" loh.. nak Fadlly sudah bangun," tanya ibu pelan.
( bagaimana saya mau tidur, kasur Amy benar-benar sangat keras, dan banyak nyamuk,) dalam hati Fadlly..
" Kebetulan...masnya udah bangun, antar Amy ke supermarket yuk Mas," ajak Amy antusias.
" ke supermarket,," tanya Fadlly bingung kenapa di pagi pagi buta seperti ini Amy mengajak nya ke supermarket.
" neng...neng sendiri saja ke supermarketnya, nak Fadlly pasti kelelahan neng," kata sang ibu lagi.
" tapi kan ke supermarket jauh bu," kata Amy merajuk pada ibunya, membuat Fadlly yang melihatnya tersenyum...
" Ya sudah bu, biar saya saja yang mengantar Amy ke supermarket," kata Fadlly pelan.
" Tuh kan bu, Mas Fadlly saja gak keberatan," kata Amy lagi..
" Tunggu ya Mas, Amy ganti baju dulu," kata Amy pelan dan senang..
********
Fadlly tengah menunggu amy diluar.
tak lama Amy pun keluar...
" Lama banget kamu, cuma ganti pakaian saja lamanya minta ampun," kata Fadlly ketus.
" yaelah Mas. baru juga 10 menit. belum satu jam," kata Amy bengong saat melihat Fadlly yang tengah duduk di motor bapak Amy yang sering mogok.
" Kita naik motor Mas," tanya Amy pelan.
" Gak naik becak, ya iya lah naik motor, kamu gak lihat ini motor, tentu saja kita naik motor, pake nanya lagi" kata Fadlly judesnya yang tak hilang hilang dan itu membuat Amy kesal.
" Kalo Mas gak mau antar, ya tinggal bilang, gak usah pake marah marah segala," kata Amy kesal.
" bukan itu maksudnya Amy," kata Fadlly menyesal.
" Au ah," kata Amy kesal dan meninggalkan Fadlly dengan berjalan lebih dulu..
Fadlly pun mengikuti Amy dengan motor butut bapaknya dan membujuk Amy Yang sedang merajuk..
" Naiklah...katanya jauh," ajak Fadlly lembut dan membujuk Amy..
" Mas minta maaf," kata Fadlly meminta maaf dengan lembut.
Amy pun memaafkan dan naik motor bersama Fadlly...
" Kenapa Mas marah marah," tanya Amy lembut.
" Mas tidak marah, hanya saja Mas lelah.. udah gitu semalam banyak nyamuk, mas gak bisa tidur, karena kasur kamar kamu ternyata keras seperti batu," kata Fadlly pelan membuat Amy tersenyum..
" maklum Mas, kasur Amy kan tidak empuk dan lembut selembut dan mahal seperti kasur milik Mas di rumah," kata Fadlly.
" Kenapa kamu bisa tidur di kasur keras seperti itu," tanya Fadlly pelan.
__ADS_1
" Apa badan mu tidak pegal dan sakit, saya saja yang baru tidur sehari sudah merasa sakitnya bukan main," kata Fadlly lagi..
" Amy kan sudah biasa Mas," kata Amy lembut.