
Fadlly Voc:
" Dasar Amy, Pake peluk peluk segala lagi...
teman sih teman. tapi harus gitu pakai peluk peluk segala,
tadi siapa Namanya, Satrio.
sepertinya laki laki itu suka sama Amy , terlihat jelas banget kalo laki laki yang bernama Satrio itu menyukai Amy," gumam Fadlly yang masih saja kesal.
tok...
tok...
tok...
Ketukan di pintu membuat Fadlly terkejut.
" Masuk," kata Fadlly pelan.
Amy pun membuka pintu kamar itu..
" Mas, makan dulu yuk," ajak Amy lembut.
(kirain siapa,) batin Fadlly
" hmmmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Fadlly dan ia pun melangkah lebih dulu, dan Amy pun mengikutinya..
( kayanya mas Fadlly marah deh,) dalam hati Amy melamun.
( tapi... marah kenapa,) dalam hati Amy bertanya.
Amy tak tau kalo Fadlly bertanya dan Fadlly Berhenti tiba tiba..
membuat Amy tak sengaja malah menabraknya.
Amy yang tengah melamun sehingga tak tau kalo Fadlly berhenti..
Bruuugh...
" Aaaw,," ringis Amy menyentuh Hidungnya yang terjeduk dada bidang Fadlly dan itu sangat sakit.
" Mas ngapain sih berhenti tiba tiba kaya gitu," kata Amy kesal menyentuh Hidungnya yang terkena dada Fadlly.
" Sakit tau," omel Amy..
" kamu Sendiri kenapa melamun," tanya Fadlly pelan.
" siapa yang melamun, Amy gak melamun Mas," elak Amy.
" Benarkah... lalu jika kamu tidak melamun, kenapa tidak menjawab pertanyaanku," kata Fadlly menyelidik.
" pertanyaan yang mana," tanya balik Amy.
" benarkan..kamu melamun," kata Fadlly lagi dan ia pun berjalan kembali.
( melamunin apa nih, cewek,) dalam hati Fadlly.
__ADS_1
( jangan bilang, kalo lagi Lamunin Rio,) batin Fadlly lagi.
" Mas Fadlly marah," tanya Amy di belakang Fadlly..
" Tidak," kata Fadlly jutek.
" Terus kalo Mas gak marah, kenapa Mas ngomongnya jutek kaya gitu," kata Amy pelan.
" Saya memang seperti itu dari dulu," kata Fadlly ketus.
" Saya hanya penasaran saja, kenapa kamu melamun," kata Fadlly.
" Amy gak melamun Mas," kata Amy pelan.
" Benarkah," Tanya Fadlly menaikan sebelah alisnya, membuat Amy kesal dan merajuk.
" Tau ah," ucap Amy Kesal dan ia pun mendahului Fadlly,
Namun belum juga Amy melangkah melewati Fadlly, kerah baju Amy bagian belakang di tarik Fadlly, sehingga membuat Amy hampir Terjatuh Kebelakang dan Fadlly Dengan Refleks memeluk Amy.
" Mas Fadlly iiih." kata Amy kesal.
" Mas apa apaan sih, bagaimana kalo Amy Jatuh," kata Amy mengomel.
" Ternyata kamu lebih bawel ya kalo di rumah orang tuamu," kata Fadlly tersenyum lembut dan memperhatikan Amy yang cantik di matanya dan mensejajarkan wajah mereka.
" Saya memang seperti ini, Mas nya saja yang tak pernah lihat," kata Amy pelan dan membalas menatap Fadlly.
" Emuach...menggemaskan," kata Fadlly sambil mencium bibir Amy singkat.
" Mas iiih," kata Amy kesal karena Fadlly selalu menciumnya tiba tiba.
" Kenapa, apa kurang," kata Fadlly mencoba Menggoda Amy dan mencoba menciumnya lagi..
baru saja Fadlly akan menciumnya lagi, sudah di kagetkan suara laki laki..
" kalian sedang apa," tanya Emo adik Amy.
" Emo." panggil Amy senang karena Emo penolong dirinya calon suami yang ternyata Mesum.
" kamu baru pulang," tanya Amy lagi.
Emo tak mendengar apa yang di katakan kakaknya, ia malah memperhatikan Fadlly dan ia pun tersenyum melihat Fadlly.
" Kakak tampan," panggil Emo Senang dan mendekati Fadlly.
Fadlly yang mendengar Emo memanggilnya Seperti itu menaikan sebelah alisnya bingung kenapa adik Amy Memanggilnya Kakak tampan.
" panggil saja Kak Fadlly," kata Fadlly cuek dan ketus seperti biasa.
" benarkan Teh, apa kata Emo," kata Emo senyum.
" lihat... kakak ini sangat tampan kan, apa kata Emo juga, teteh pasti bakalan suka sama Kakak tampan ini," kata Emo senang.
" memangnya kakakmu tidak menyukaiku," tanya Fadlly Penasran.
" hahahhaha sini Kak nanti Emo ceritakan," kata Emo yang malah Menggandeng Fadlly menuju ruang makan.
__ADS_1
Emo pun menceritakan semua keluh kesah kakaknya perihal Perjodohan yang beranggapan kalo Fadlly orang tua..
ibu dan juga bapak Amy tak henti hentinya Tertawa mendengar Emo menceritakan perihal bapaknya menjodohkan Amy dan Amy Beranggapan kalo bapaknya menjodoh kan Dirinya dengan juragan tanah..
" apa... jadi Neng beranggapan kalo bapak Jodohin neng sama juragan tanah," tanya bapak Amy tak henti hentinya tertawa...
" Emo," kata Amy kesal pada adiknya yang Malah memberi tau bapak dan ibunya perihal juragan tanah itu yang membuat Amy malu..
" Amy kan hanya beranggapan saja pak, Lagian Amy juga gak bakalan percaya kalo bapak Jodohin Amy sama juragan tanah," kata Amy pelan.
" Hahhahahaha ya gak atuh Neng, masa iya bapak Jodohin kamu sama aki aki," kata bapak lembut.
tak hanya sampai situ, Emo juga menceritakan kelakuan kakaknya yang dulu seperti anak laki laki..
Fadlly hanya mendengarkan ocehan Emo, tak ada sedikit pun Ekspresi yang terlintas di wajah tampan Fadlly saat Emo menceritakan kenakalan kakaknya Saat masih kecil dan remaja.
Fadlly tak akan marah karena Amy hanya melakukan kenakalan masa kecil dan remaja, hanya saja waktu dulu Amy seperti anak laki laki.. Bermain gundu, layangan, Manjat manjat, dan kata Emo teman Amy kebanyakan anak laki laki..
" jadi Maksud mu, kakakmu dulu tidak secantik dan seanggun ini," tanya Fadlly datar.
" benar... Teteh mah dulu kaya cowok kak, suka main layang layang, main gundu, sama manjat manjat pohon,, pokonya kata cowok banget kak iiih," kata Emo Antusias menceritakan bagaimana kelakuan kakaknya dulu.
" sudah dong Mo," kata Amy kesal pada adiknya yang menceritakan masa kecil Amy yang seperti anak laki laki.
ibu dan bapak Amy hanya tersenyum mendengar Emo yang menceritakan kelakuan kakaknya pada calon suami Amy.
" Bu...pak, bilangin Emo suruh berhenti cerita tentang masa kecil Amy, kan Amy malu Bu, pak," kata Amy merajuk Pada ibu dan juga bapaknya..
" Sudah Mo, kasian tetehmu itu, mau nangis," kata bapak Amy menggoda putrinya..
" bapak sama Emo Sama saja," kata Amy kesal.
Fadlly hanya memperhatikan harmonisnya keluarga yang di miliki Amy, bahkan ia merasa iri pada masa kecil Amy yang penuh canda tawa, berbeda dengan masa kecilnya yang penuh dengan air mata dan amarah..
Fadlly menepis semua pemikiran itu dan ia pun memperhatikan Amy yang cemberut karena bapak dan juga adik nya tengah menggodanya..
Fadlly pun tersenyum melihat Amy yang tengah merajuk pada ibunya..
( Mam, fa sangat merindukan Mami,) batin Fadlly sedih saat memperhatikan Amy yang tengah memeluk ibunya,
*********
Amy dan Emo tengah menonton tv,
ibu berada di dapur sedang memasak sedangkan bapak Amy tengah berada di ladang.
sedangkan Fadlly berada di dalam kamar Amy, sedang mengerjakan pekerjaannya..
tak Lama terdengar suara ketukan di pintu rumah.
tok...
tok...
tok...
" Neng... ada tamu bukain atuh Pintunya" kata ibu Amy di dapur
__ADS_1