
" ingat ya Fa, jangan macam macam," kata Oma Saat Melihat Fadlly ke atas Bersama Amy.
" Memangnya kenapa jika berbuat macam macam Oma," kata Fadlly pelan.
" bukankah Oma menginginkan Cucu," kata Fadlly bercanda dan menggoda omanya.
Amy malah diam mematung karena Fadlly berkata seperti itu, berbeda dengan Amy, Oma Malah marah dan kesal pada cucunya itu.
" Fadlly Putra Pratama," kata Oma Kesal.
" hahahahaha Fa bercanda Oma," kata Fadlly berlalu dan menggandeng tangan Amy, mau tak mau Amy Pun Mengikutinya..
" Oma... Apa Gadis itu hamil, sehingga kakak menikahinya," tanya Raffy setelah beberapa menit kemudian, Raffy semakin penasaran..
" Astaghfirullah Raffy, kamu pikir Kakakmu itu apa," kata Oma kaget saat mendengar Raffy berkata seperti itu..
" mana mungkin kakakmu seperti itu," kata Oma Pelan.
" walau pun Oma memang menginginkan seorang cucu, tapi bukan dengan cara seperti itu," kata Oma lagi.
" lalu...kenapa Kakak mau menikahinya," tanya Raffy lagi.
" nanti Kamu juga mengerti kenapa fa mau menikahi Amy," kata Oma tersenyum..
" Aaah...Oma lelah sekali, Oma istirahat dulu ya nak," kata Oma menuju kamarnya dan Raffy pun mengagguk Saja..
Raffy semakin Penasaran saja dan ia pun naik ke atas menuju kamarnya lagi...
**********
" Mas mau bicara apa," tanya Amy saat berada di dalam kamar Fadlly..
" saya minta, Kamu jangan terlalu dekat dengan Raffy," kata Fadlly pelan saat ia membuka Kancing bajunya.. dan Amy pun membantunya seperti biasa.
" kenapa,, bukankah dia adiknya Mas," tanya Amy pelan.
Amy merasa bingung kenapa Fadlly berkata seperti itu...
lagian mana mungkin juga Amy dekat dengan orang yang menyebalkan Seperti Adiknya Fadlly Itu...
" Saya tidak suka, itu Saja," kata Fadlly lagi dan menatap Amy.
" Mas..., Lagian Mana mungkin Aku dekat dengan adik mas yang menyebalkan itu," kata Amy kesal dan sedikit cemberut.
Fadlly menaikan sebelah alisnya, ia merasa bingung melihat raut Wajah Amy yang terlihat kesal pada adiknya..
" kenapa raut Wajahmu seperti itu, apa Raffy berbuat aneh aneh padamu," tanya Fadlly.
" bukan hanya itu, Mas tau... saat adik mas yang menyebalkan Itu datang Ke rumah Ini, Dia tidak sopan banget, main masuk begitu saja.. padahal ada aku di situ," kata Amy kesal mengingat Gelagat Raffy saat itu..
memang itu salahnya juga karena tak mengetahui siapa laki laki itu, dan ternyata Itu adalah adik Fadlly.
" memang Aku yang salah tak mengenal siapa Adik mas itu," kata Amy lagi.
" dan aku malah memarahinya, dan bilang akan melaporkannya pada polisi, karena berani masuk Rumah orang Begitu saja," kata Amy lagi.
" benarkah...Kamu mengatakan itu pada Raffy," kata Fadlly tersenyum dan Amy pun mengangguk.
" dan Mas tau, apa yang dia katakan," kata Amy kesal.
" apa yang Raffy katakan," tanya Fadlly semakin penasaran.
" Dia akan bilang pada Mas, untuk memecat aku, Karena berani melawan dan kurang ajar padanya," kata Amy mengadu pada Fadlly.
__ADS_1
" Jadi Maksudmu, Raffy menganggap Kamu sebagai pembantu di rumah ini, begitu," kata Fadlly menebak dan Amy pun mengangguk semakin kesal karena mengingat kejadian beberapa waktu lalu..
" terus kenapa Kamu tidak bilang, kalo kamu calon istriku," kata Fadlly menaikan sebelah alisnya.
" tadinya Aku ingin mengatakan itu, cuma Aku berpikir lagi... aku gak mau kalo adik Mas itu beranggapan kalo aku memanfaatkan keadaan, Lagi pula kalo aku mengatakan itu Adik mas juga gak bakalan percaya kalo aku itu Calon istri mas," kata Amy lagi..
" saya tau...tapi lain kali, jika siapa pun menanyakan siapa kamu di rumah ini," kata Fadlly tegas.
" katakan saja kalo kamu calon istriku," kata Fadlly lagi dan memeluk Amy.
" Mas jangan peluk peluk,, mas tidak ingat dan dengar apa yang tadi Oma Katakan," kata Amy lagi memperingati Fadlly..
" apa kau tidak merindukanku," kata Fadlly lembut.
" tentu saja Aku merindukan mas, cuma kan kita belum menikah, jadi mas harus jaga batasan mas," kata Amy lagi.
" baiklah baiklah...tapi setelah kita menikah, kau harus siap melayani saya setiap hari," kita Fadlly menggoda Amy, sehingga membuat pipi Amy memerah seperti kepiting rebus.
" Mas ini....nikah Saja belum sudah berbicara seperti itu, sudah sana mandi," kata Amy malu dan mendorong Fadlly agar mandi..
Fadlly pun menurutinya dan mandi dengan tenang.
Amy pun menyiapkan Baju untuk calon suaminya itu..
tanpa sadar Amy pun malah melantukan lagu, karena menurut Amy Fadlly tak akan mendengar karena ia sedang mandi..
Amy menyanyikan lagu yang pernah di populerkan Oleh Ayu Ting Ting..
Amy sangat menyukai lagu itu dan dengan asik menyanyikan nya..
🎶
Mas Fadlly sakit hati....
di tinggal sang kekasih...
goyang sama biduan....
yayayayayayayay....
Fadlly di kamar mandi sedikit mendengar apa yang Amy nyanyikan.. dan mengangkat sebelah alisnya ketika mendengar suara Amy yang menyanyi..
🎶
Mas Fadlly oh Mas Fadlly....
urat syaraf mu tegang...
biar Amy obati....
dengan geboy mujair....
yayayayayayayaya..
Amy tak tau kalo Fadlly ternyata mendengarkan apa yang di nyanyikan Amy dan Fadlly menaikan sebelah Alisnya karena merasa Aneh mendengar apa yang Amy nyanyikan..
__ADS_1
🎶
Boleh di lihat boleh di suka...
Jangan di raba...
boleh di pandang boleh di lirik...
Jagan Di bawa....
hohoho... ada yang punya...
Fadly terus saja mendengarkan apa yang Amy Nyanyikan..
ia benar benar tersenyum mendengar Amy melantunkan Lagu dan itu tentangnya.
Fadlly pun berlahan mendekati Amy diam diam dan berdiri di belakangnya walau hanya memakai handuk sepinggang saja..
" Astaghfirullah, Mas Fadlly bikin kaget saja," kata Amy kaget saat berbalik melihat fadlly yang menatap dan Bersedekap memperhatikannya..
" kenapa... apa ada yang aneh mas," tanya Amy bingung saat melihat Fadlly malah menatapnya Seperti itu..
" Tidak ada.. hanya saja, saya penasaran dan saya juga ingin tau.. bagaimana Kamu mau Mengobati urat syaraf saya yang kamu bilang Tegang itu," kata Fadlly menggoda Amy dan semakin mendekat ke arah Amy..
" A apa..? ma..mak maksud Mas apa," tanya Amy gugup karena Fadlly semakin mendekat.
" bukan kah...kamu akan mengobati Urat Syaraf saya yang kamu bilang tegang ini," kata Fadlly lagi semakin mempersempit jarak di antara mereka sehingga Amy bisa merasakan deru nafas Fadlly yang berada di dekatnya..
Sehingga Amy semakin terpojok saja karena Fadlly mempersempit jarak di antara mereka.
perlakuan Fadlly membuat Amy semakin berdebar debar saja..
Amy berusaha mengalihkan Pandangannya dari dada dan juga bagian bawah milik Fadlly yang sangat menggoda itu..
Ah tidak...bukan menggoda justru membuat Amy ketakutan..
" Aku kan hanya menyanyi saja Mas," kata Amy semakin gugup saja..
__ADS_1
" benarkah...lalu jika kamu Memang sedang menyanyi kenapa selalu membawa nama saya, sekaan kamu memang sedang menggoda saya," kata Fadlly mengurung Amy dengan kedua tangan dan memojokkan Amy di tembok..