Love Amy

Love Amy
Bag 06 Isi Hati Fadlly....


__ADS_3

Amy pun memberanikan bertanya pada majikanya..


" Maaf den, sebelumnya... Aden bisa jongkok dulu sebentar, tangan saya tidak sampai pada kancing paling atasnya den," kata Amy pelan.


namun Ia bertanya dengan masih menundukan kepalanya sehingga membuat Fadlly semakin gemas,


tanpa mendengarkan apa kata Amy,


fadlly justru malah mengangkat tubuh mungil Itu ke atas kursi beludru yang berada di belakang Amy,


Fadlly melakukan Itu agar Amy bisa membuka kancingnya tanpa Ia harus berjongkok,


perlakuan Fadlly membuat Amy refleks menatapnya karena terkejut dan jantungnya berdebar Dag...Dig... Dug... tidak karuan.


" sudah kan.. cepetan saya mau mandi," kata Fadlly ketus tak perduli dengan keterkejutan yang Amy rasakan.


Amy pun mengangguk dan membuka cepat kancing paling atas..


Amy benar benar tak percaya dengan apa yang majikanya lakukan padanya.


Fadlly tidak tau jika perbuatannya itu membuat jantung Amy berdebar debar..


Fadlly pun masuk ke kamar mandi dengan santainya...


namun sebelum masuk kamar mandi, Ia lebih dulu mengatakan pada Amy untuk menyiapkan terlebih dahulu baju santainya sebelum turun.


" sebelum turun, tolong siapakan baju santai saya,," kata Fadlly lagi..


" Iya den," ucap Amy pelan.


Amy pun memasuki ruangan yang terbilang cukup besar...


dan Amy mencari baju santai untuk majikanya itu.


Amy pun mengambil baju kaos berwarna putih dan celana pendek berwarna coklat, serta pakaian dalamnya lengkap,


Amy pun menaruhnya di ranjang milik majikanya Itu...


" berasa kaya seorang istri sedang menyiapkan baju suami saja," gumam Amy tersenyum...


namun Ia tepis kembali pemikiran anehnya Itu..


" Amy Amy...kamu apaan sih, pake ngehayal jadi Istri orang kaya segala," kata Amy memarahi dirinya sendiri.


" lagian mana mungkin kamu jadi istri orang kaya, apa lagi macam den Fadlly, ngarang aja kamu," kata Amy memukul kepalanya sendiri karena berani berpikir seperti itu.

__ADS_1


setelah selesai Amy pun keluar kamar dan menuju ke bawah lagi, siapa tau bibi Maya membutuhkan bantuannya.. dan Amy pun turun...


Fadlly Voc:


" Gue gak nyangka ternyata yang ngelamar di tempat gue, cantiknya bukan main.


lebih cantik dari foto yang bibi Maya berikan ke gue, ternyata aslinya jauh lebih cantik.


Dua minggu lalu bibi Maya bilang ke gue kalo keponakannya Itu minta pekerjaan.


karena gue butuh seseorang yang ngurusin gue juga, akhirnya gue Ijinkan keponakan bibi Maya untuk bekerja di sini.!


namun ketika gue lihat foto keluarganya, karena penasaran gue pun bertanya foto siapa Itu.


dan ketika bibi Maya mengatakan Itu foto keluarganya dan memberi lihat ke gue, gue gak sengaja lihat gadis cantik dan mungil sedang memeluk wanita paruh baya, dan mungkin Itu ibunya. begitulah pemikiran gue saat Itu..


Namun ketika bibi Maya mengatakan kalo gadis yang memeluk ibunya Itu orang yang mau bekerja sama gue,


Otomatis gue nyuruh bibi Maya buat jemput langsung keponakannya Itu.!


dan membawanya besok, kalo tidak gue tidak akan mengijinkannya untuk bekerja di sini. walau pun gue bercanda saat berbicara seperti itu,


Ternyata bibi Maya malah beneran membawanya saat Itu juga.


" Dan pagi tadi....ketika gue lagi terburu buru gue gak sempat lihat wajah gadis Itu, karena sangking terlambatnya gue.


" dan ketika gue pulang, gue terkejut gue kira gue salah rumah karena di sambut seorang gadis yang berparas cantik, kulit putih, mata Indah, bibir mungil, tubuh tidak terlalu kurus bahkan gadis Itu sangat mungil.


Baru kali ini gue lihat gadis secantik dan senatural Ini, kalo saja gadis Itu tak membuyarkan lamunan gue, mungkin gue bakalan bengong seharian dan ketika gue sadar kalo Itu keponakan bibi maya.


gue tanpa sengaja malah berbicara galak dan judes karena gue sangat gugup berhadapan dengannya..


dan anehnya dalam hati gue, gue serasa Ingin memiliki gadis Itu seutuhnya...


dan gue benar benar gemas padanya karena jika berbicara selalu menunduk dan menunduk,


apa lagi barusan saat gadis Itu mengatakan sama gue untuk berjongkok karena ia mau membuka kancing atas gue, mungkin karena dia terlalu pendek, jadi gue pun mengangkat ringan tubuh mungilnya itu ke atas kursi agar dia bisa membuka kancing baju gue,!


Namun gue malah mencium aroma wangi bunga mawar di tubuhnya yang menggelitik hidung gue, dan gue Ingin sekali berlama lama mencium aroma Itu.?


Gue benar benar gemas saat lihat wajah cantik terkejutnya, ingin rasanya gue cium tuh pipi dan juga bibirnya yanng menggoda.


benar benar gadis yang menggemaskan...


" Gadis yang lucu," gumam Fadlly yang tak henti hentinya mengagumi pesona pelayan barunya Ini,

__ADS_1


******


17 : 30 wib..


Amy pun menutup pintu kamar majikanya dan Amy pun turun dengan mendumel.


" Bisa bisanya tuh bos galak pake angkat tubuh Amy segala,! di kira tubuh Amy anak kecil apa, main angkat angkat saja, kan jadi kaget aku," kata Amy kesal saat menuruni tangga menuju ke dapur.


" loh My, mana den Fadlly kok gak bareng kamu,," tanya bibi Maya.


" den Fadlly lagi mandi bi, mungkin sebentar lagi juga turun," kata Amy pelan.


" yaa sudah bantu bibi siapakan makan di meja makan ya My," kata bibi Maya dan Amy pun mengangguk membantu bibinya membawa makanan ke meja makan.


" Kamu udah makan belum," tanya bibi Maya.


" Belum bi, cuma tadi siang doang udah," kata Amy.


" Ya sudah nanti setelah kamu selesai siapkan makan buat den Fadlly, baru kamu makan ya,, bibi udah siapin tuh di dapur," kata bibi Maya nan Amy pin mengangguk..


Tak lama Fadlly pun turun dengan pakaian santainya, semakin bertambah saja ketampanannya,!


apa lagi dengan rambutnya yang basah karena habis keramas menambah memikat saja daya tarik Fadlly..


Amy benar benar terpukau melihat ketampanan yang di miliki Fadlly majikannya Itu.


Fadlly pun duduk di meja makan, bibi Maya pun menghampiri nya dan meminta ijin padanya..


" Memangnya bibi mau kemana," tanya Fadlly cuek.


" Bibi mau kondangan teman bibi den," jelas bibi Maya pelan.


" Sama siapa," tanya Fadlly lagi.


" mang Ujang," kata bibi Maya.


" ooh...ya sudah," kata Fadlly lagi


" kapan perginya," tanya Fadlly lagi.


" kalo aden ngizinin sih sekarang den," kata bibi Maya lagi.


" yaa sudah...bibi pergi saja, takutnya keburu malam nanti," kata Fadlly lembut.


bibi Maya pun menganguk...

__ADS_1


" My...layani den Fadlly dengan baik ya,," ucap bibi Maya dan Amy pun mengangguk.


" bibi ganti baju dulu," kata bibi Maya lagi dan meninggalakan Amy yang tengah menyiapkan majikannya makan.


__ADS_2