
" Nona Amy Aurora Putri Jelita," Panggil Seorang Suster pelan..
Amy dan Frans pun Masuk ke dalam ruangan dokter Spesialis Organ Dalam yang terbilang cukup Luas..
" Ada yang bisa Di bantu Tuan, Nyonya," tanya Seorang Dokter laki laki yang sudah berumur tua..
" Maaf, apa tidak ada dokter wanita Di sini," tanya Frans pelan.
" Maksud Tuan.." tanya Balik sang dokter..
" Saya mau Dokter wanita yang memeriksa Nona ini bukan laki laki seperti anda," kata Frans terus terang..
" memangnya apa salahnya jika saya yang memeriksanya," tanya Sang dokter aneh karena Frans ingin dokter wanita yang memeriksa wanita itu.
" Saya juga Seorang dokter," kata Dokter laki laki itu seperti tak terima di Remehkan Frans..
" Maaf Dok, Saya lebih baik di periksa dokter wanita saja, karena ini menyangkut masalah... Masalah," kata Amy yang tak mampu mengatakan kewanitaan.
" Baiklah paling tidak beri tau saya terlebih dahulu apa yang di keluhkan Nona," jelas dokter pelan..
" Kami mau Cek keperawanan," Kata Frans tegas..
Frans tak mau Jika yang memeriksa Amy seorang laki laki,
" Apa," Tanya dokter Kaget saat mendengar pasien nya meminta untuk memeriksa atau mengecek keperawanan yang terbilang sangat Sudah Jarang di lakukan..
" Baiklah...Saya akan memanggil Dokter Moana, Tuan Dan Nyonya tunggu lah di sini sebentar," kata Dokter itu beranjak pergi.
Amy pun hanya bisa mengangguk karena ia merasa malu..
Tak lama Datang lah sosok dokter wanita Yang sedikit tua atau bisa di bilang kalo dokter itu Berumur sekitar 50 atau 55...
" Silahkan Duduk nyonya, Tuan," kata Dokter wanita Yang bernama Moana...
dengan patuh Amy dan Frans pun duduk kembali di tempat duduk masing masing tadi...
" Ada yang Bisa saya bantu," tanya Dokter Moana pelan..
" Begini dok...Saya langsung saja, Kami kesini Mau memeriksa Nona Ini untuk mengecek Keperawanan Karena kesalahan Kami berdua," kata Frans berbohong..
" Maksud Tuan ini Bagaimana," tanya Dokter Moana sedikit bingung.
" Begini...Saya dan Nona Ini tak saling kenal saat melakukan Hal seperti itu, tapi...ketiak itu saya sedang mabuk dan saya juga merasa kalo saya sama sekali tak merasa menyentuh Nona ini ketika Saya mabuk, saya harap dokter juga mengerti maksud saya seperti apa," Kata Frans panjang lebar dan dokter itu pun mengangguk mengerti.
" Jadi Tuan Dan Nyonya Ini bukan Suami Istri," tanya Dokter Moana pelan.
__ADS_1
" Bukan Dok," kata Amy pelan..
" Bukan dok, kami bukan suami Istri," kata frans menatap Amy aneh..
" Sebenarnya Nona ini memiliki Seorang calon suami, Namun karena kejadian ini Calon suaminya itu tak mempercayai Nona Ini dan mengancam Akan Membatalkan pernikahan jika Memang Nona ini ternodai oleh saya," kata Frans terpaksa berbohong...
jika tak seperti itu pasti dokter akan bertanya lebih jauh lagi..
" Jelaskanlah Apa yang Mau kau katakan," kata Frans pada Amy..
" Ketika itu saya tak sadarkan diri saat di Bawa ke hotel oleh seseorang, Namun saya tak ingat sama sekali kejadian Itu dok, ketika pagi harinya saya melihat Ada Noda Darah di sana Dok," kata Amy pelan..
" Saya penasaran apakah Laki laki ini benar benar menodai saya atau tidaknya dok, Makanya Untuk membuktikan saya memeriksa Masalah ini ke dokter," kata Amy Jujur..
" Baiklah... Sebenarnya untuk kasus ini Sangat di Larang karena bisa menyangkut Pelecehan, dan tak bermoral,
Cuma Karena Kita sama Sama Wanita, Nona Tak perlu sungkan atau malu pada Saya," kata Dokter Moana Lagi..
" Baiklah jika Nona Dan tuan ingin tau Hasilnya, Bagaimana kalo Kita Periksa Sekarang," Kata Dokter Moana lagi.
" Apa nona Sedang datang bulan atau tidak," tanya Dokter Moana pelan.
" tidak dok," jawab Amy pelan.
" kalo begitu Silahkan Nona, ikuti saya." Kata Moana menyuruh Amy untuk mengikutinya ke tempat ruangan kecil untuk pemerikasaan..
Frans menunggu Amy Sambil membaca Majalah yang berada di sana.
Amy pun di periksa Dokter Moana dengan rinci dan deteil...
Amy meringis kesakitan saat Dokter Moana memeriksanya..
Tak Cukup Lama Dokter Moana pun Selesai memeriksanya..
" Bagaimana Dok," tanya Frans pelan ketika Amy sudah di periksa..
" Menurut pemeriksaan..? Nona Amy ini Masih di bilang perawan,! Karena Selaput daranya tidak ada robekan, dan selaput Daranya itu ,masih utuh," Jelas Dokter Moana lagi..
" jadi maksud dokter saya masih perawan Dok," tanya Amy tak percaya.
" ya itu benar," kata Dokter Moana lagi..
" Syukurlah... tapi benar kan Dok kalo saya masih perawan, dokter tidak salah kan Dok," tanya Amy lagi..
" Benar...Nona Amy Masih perawan," kata Dokter Moana lagi..
__ADS_1
" tapi Dok, kenapa saat itu di sana ada darah ya dok Makanya saya mengira kalo saya benar benar di Nodai saat itu," tanya Amy lagi...
" kemungkin Tuan sedang terluka saat mabuk dan tak sengaja darah itu Menetes di Ranjang Nona," jelas Dokter lagi...
" Karena menurut pemeriksaan menunjukan kalo Nona Amy memang Benar benar masih Perawan." kata Dokter lagi..
" Ah begitu... Tapi Dok, apa saya bisa meminta Surat Kesehatan ini sebagai bukti kalo saya memang tak Di Nodai," kata Amy lagi...
( Untuk apa Amy meminta bukti kalo ia masih Perawan,) Batin Frans bertanya tanya.
( bukan kah pembuktian ini saja sudah cukup untuk Amy sendiri,) pikir Frans lagi.
( Apa Amy akan memberi taukan pada Raffy kalo ia tak di Nodai dan masih perawan, lalu....apakah mereka akan Kembali lagi,) pikir Frans lagi..
" tentu Saja boleh Nona," kata Dokter Moana tersenyum..
" Terimakasih Dok," kata Amy senang..
**********
" syukurlah kalo Aku tak di Nodai Laki laki itu," Kata Amy saat menuju jalan pulang setelah dari Rumah Sakit...
" Untuk apa kamu meminta bukti tanda kalo kamu masih perawan," tanya Frans pelan..
" untuk membuktikan pada Raffy kalo aku tak di Nodai Laki laki itu dan aku memang masih perawan," kata Amy jujur..
" lalu...ketika kau mengatakan kalo kau masih perawan pada Raffy dan Raffy mau kembali padamu apa kau akan kembali menerimanya," tanya Frans hati hati..
" entahlah....Aku tidak tau Mas," kata Amy menunduk.
" Hmmmm.." Hanya itu yang keluar dari mulut Frans.
Banyak sekali pertanyaan yang ingin Frans katakan namun Frans tak lakukan karena Frans tau kalo Amy sedang tak ingin berbicara seperti itu..
" Terimakasih, karena Mas mau menemani Aku," kata Amy lagi..
" Hmmmm," hanya Itu yang keluar Dari mulut Frans.
" Aku akan menemui Angel, apa kau akan ikut," tanya Frans pelan.
" Mbak Angel.. kenapa mas mau bertemu denganya," tanya Amy lagi.
" Karena aku ingin memberinya pelajaran, Agar dia tak berani mengganggu mu lagi," kata Frans lagi..
" Aku ikut saja Mas, aku ingin tau kenapa dia lakukan itu padaku," kata Amy lagi..
__ADS_1
" Baiklah aku akan membawamu Kesana.." kata Frans lembut..