Love Amy

Love Amy
Bag 35 Modus Fadlly...


__ADS_3

( Oma ngomong apa sih, memangnya Amy wanita apaan, sampai harus melakukan seperti itu sebelum menikah,) dalam hati Amy tak percaya.


" ya Tuhan Oma, Fa tau agama juga kali, mana mungkin Fa menodai Amy, Sebelum menikah," kata Fadlly kesal pada omanya yang berpikiran sempit tentang Dirinya.


Amy hanya mendengarkan adu mulut Nenek dan cucunya itu.


" Sayang... bagaimana menurutmu, kalo kita bikin anak dulu baru menikah," kata Fadlly lugas. membuat Oma dan juga Amy kesal mendengar Fadlly Berbicara seperti itu..


" Mas," panggil Amy.


" Fadlly," panggil Oma dan Amy hampir berbarengan...


" fa...hanya bercanda Oma," kata Fadlly terkekeh geli..


18 : 00 wib...


Sampainya di rumah Fadlly pukul 6 sore....


Amy turun dari mobil dan membawa tasnya yang berat...


" tidak usah sayang, biar Fa saja yang bawa,! iya kan Fa," kata Oma pelan saat baru saja turun.


Fadlly pun hanya mengangguk dan menurut saja.


Oma dan Fadlly langsung Istirahat karena merasa lelah..


sedangkan Amy ia merasa belum mengantuk dan lelah.


jadi ia pun Kedapur dimana bibi Maya berada di sana, Amy pun mengambil minum.


" Bibi Maya," panggil Amy saat berada dekat dengannya.


" eh Non, Non udah pulang," kata bibi Maya menggoda Amy dan tersenyum padanya.


" apa sih Bi, manggil Amy Non segala," kata Amy tertawa mendengar bibi Maya memanggil Non padanya.


" bibi udah tau dari ibumu, kemarin ibumu Telvon bibi dan memberi tau bibi semuanya, Selamat ya sayang.... bibi ikut senang," kata bibi Maya memeluk Amy sayang..


" Terimakasih Bi," kata Amy lembut.


" dari awal bibi sudah curiga sama den Fadlly, ternyata....." kata bibi menebak nebak.


" Amy saja tidak tau Bi, Mas Fadlly suka sama Amy, karena Amy pikir Mas Fadlly ini gak suka sama Amy karena selalu galak sama Amy," kata Amy pelan.


" siapa yang kamu maksud galak," kata Seseorang yang tiba tiba saja berada di sana.


" Mas... Mas belum tidur," kata Amy lembut.


" hmmm belum, kalian sedang apa, membicarakan apa, Saya," tanya Fadlly pede.


" Gak kok mas, Amy sama bibi cuma tanya jawab Saja," kata Amy pelan.

__ADS_1


" tanya jawab Saya galak tidaknya," kata Fadlly mencoba menggoda Amy.


" hehehehe maaf Mas," kata Amy nyengir.


Fadlly pun tersenyum dan mengambil air untuk dirinya..


" kenapa kamu belum istirahat Sayang," tanya Fadlly.


" Belum ngantuk aja Mas, lagian ini juga baru jam 8 malam kan," kata Amy lembut.


" hmmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Fadlly.


" Aden mau di siapkan Makan atau apa," tanya Bibi Maya lagi.


" tidak usah bi, saya sudah makan tadi bersama Oma dan calon Istri saya," kata Fadlly lembut dan menatap Amy.


" ah begitu.... Kalo Non sendiri," kata bibi Maya yang selalu menggoda Amy.


" bibi... Apaan sih manggil Non Mulu," kata Amy Sedikit kesal mendengar bibinya memanggil Non padanya.


" bibi kan harus memanggil Amy Seperti itu, sekarang kan Amy sudah jadi bagian keluarga den Fadlly," kata bibi Maya lembut.


" tidak usah seperti itu Bi, Bibi juga sekarang bagian dari keluarga saya, karena bibi Adalah bibi ipar saya," kata Fadlly.


" jadi tidak usah menyebut saya atau pun Calon istri saya dengan embel embel Non dan Den," kata Fadlly.


" terus bibi harus manggil Apa sama Aden, masa iya bibi harus manggil nama kan tidak sopan," kata bibi Maya,


" gak enak Den, biasanya kan saya manggil Aden sedari kecil Aden," kata bibi Maya lagi.


" ya sudah kalo panggil Mas saja bagaimana," tanya Fadlly lagi.


" saya tidak mau keluarga saya memanggil saya dengan sebutan den, atau tuan, bibi mau memanggil saya Mas juga tidak apa apa," kata Fadlly lagi.


" baik Mas,kalo gitu Bibi manggil Mas saja," kata bibi Maya pelan.


" hmmmmm. Sayang... mas Istirahat dulu ya, kamu jangan lupa istirahat juga," kata Fadlly pada Amy dan menyentuh rambutnya sayang sebelum berlalu pergi...


" iya Mas," ucap Amy pelan.


" Cieeeeeee....yang lagi jatuh cinta," Goda bibi Maya.


" apa sih Bi, Amy kan malu," kata Amy menutup wajahnya..


" hahhahaha... apa lagi dua bulan ini kamu akan menjadi nyonya Fadlly," kata bibi Maya tak henti hentinya menggoda amy.


" bibi... hentikan ah, Amy malu tau," kata Amy memeluk bibinya.


" hahahaha... kamu ini, Sebentar lagi mau jadi pengantin, tapi sikapmu ini masih saja seperti anak kecil," kata bibi Maya lagi.


" Amy kan malu Bi," kata Amy tersenyum.

__ADS_1


" kamu mau makan sesuatu sayang," tanya bibi Maya lembut.


" gak deh BI, Amy mau bikin susu saja, habis itu Amy istirahat saja," kata Amy pelan.


" ya sudah sana istirahat gih," kata Bibi Maya.


Amy pun menuju kamarnya dan beristirahat..


Amy melamun di kamar mengingat apa yang tadi di katakan bibi Maya..


" Nyonya Fadlly," gumam Amy dan ia senyum senyum sendiri membayangkan nanti kedepannya bersama Fadlly.


berlahan Amy pun mengantuk dan Ia tertidur pulas.


22 : 00 wib....


Baru saja Amy tertidur ia tak tau kalo ada seseorang membuka pintu kamarnya....


" Dasar gadis sembrono,!! tidur...tapi pintu tak di kunci," kata seseorang itu masuk begitu saja dan duduk di ranjang Amy,


" Cantik.." gumam seseorang itu dan menyentuh pipi Amy. perlakuan itu Refleks membuat Amy terbangun, dan ia terkejut saat melihat seseorang berada di dalam kamarnya...


" Mas... Mas Fadlly, kenapa mas ad di sini,?" tanya Amy kaget kenapa Fadlly ada di dalam kamarnya.


" Saya tidak bisa tidur, bolehkan saya tidur di sini," kata Fadlly dan langsung tiduran di ranjang Amy tanpa persetujuan Amy.


" ta...ta..tapi, Mas," kata Amy ragu, mau melarang tapi ini rumah miliknya, mau marah tapi dia calon suaminya. dalam hati Amy.


" kenapa, apa saya tidak boleh tidur di sini," tanya Fadlly lagi.


" Bu... bu bukan seperti itu, ta... tapi, Mas," kata Amy takut.


" tenang saja, saya tidak akan apa apain kamu, saya hanya ingin memeluk, itu saja," kata Fadlly lagi.


" ta tapi Mas,," Kata Amy yang masih menolak.


" tidurlah..." kata Fadlly dan memeluk Amy.


" Mas, jangan peluk seperti ini," kata Amy pelan.


" Jika kamu tidak tidur, jangan salahkan saya jika saya berbuat apa apa padamu," kata Fadlly mengancam.


jadi mau tak mau... Amy pun tertidur di samping Fadlly


Fadlly hanya tersenyum melihat Amy yang menurut..


" gadis pintar," kata Fadlly tersenyum.


" Mas jangan macam macam, ya," kata Amy takut, dan malah menaruh Guling di tengah tengah mereka..


" Mas jangan melewati batas ini," kata Amy lagi.

__ADS_1


" hmmm," kata Fadlly singkat dan mulai memejamkan matanya..


__ADS_2