Love Amy

Love Amy
Bag 69 Kekesalan Amy...


__ADS_3

Amy terdiam di dalam kamar... ia masih saja kepikiran dengan apa yang tadi bibi Maya katakan..


" Bayi," gumam Amy dan ia pun memegang Perutnya..


" Mas Fa, Aku juga ingin memiliki bayi, tapi aku hanya ingin kamu yang menjadi ayah dari Bayi kita," gumam Amy dan ia pun Menangis lagi..


Amy benar benar belum bisa menerima Kematian Fadlly walau pun Ia sudah menikah Dengan Raffy tapi hatinya masih Ada Nama Fadlly.


" Mas Fa... tolong Maafin Aku Mas, Maaf karena aku tak setia padamu, dan malah menikah dengan Adikmu," kata Amy lirih.


Amy selalu menatap lukisan Foto Dirinya dan Fadlly ketika sesi foto pernikahannya itu..


hatinya terasa nyeri saat melihat Foto itu..


ingin sekali ia menyingkirkan foto itu...


tapi Amy tak kuasa melakukannya.


" Mas Fa..." panggil Amy pelan..


" apa yang harus aku lakukan Mas, apa kau akan memaafkan Aku jika Aku membuka Hatiku untuk Mas Raffy," Gumam Amy pelan.


********


Berlahan Raffy pun masuk ke kamar Amy dan memperhatikan Amy yang tengah tertidur Pulas..


" Kau memang benar benar cantik Amy, pantas saja kakak sangat mencintaimu," gumam Raffy pelan.


" yang aku rasakan Sekarang pun, sama seperti kakakku," gumam Raffy...


" Aku harap...kamu bisa melupakan kakakku, dan belajar Mencintaiku," kata Raffy lembut.


berlahan Raffy pun mencium kening Amy dengan lembut..


" Mas Fa," Gumam Amy dalam Mimpinya...


" dalam Mimpimu pun, kau tetap memanggil Namanya," kata Raffy Lirih..


Raffy pun meninggalkan Amy dan akan Tidur di kamarnya Saja..


di pagi hari Amy terbangun... ternyata tidak ada Raffy di kamar ini..


" Apa Mas Raffy tidak pulang Ya," Gumam Amy aneh..


ia pun Mencari keberadaan Raffy dan membuka kamar Raffy dan ternyata Raffy berada di dalam Kamarnya..


Amy pun berlahan menghampiri dan duduk di Ranjang Suaminya..


" Mas... Bangun Mas," ucap Amy pelan dan membangunkan Raffy seperti biasanya..


Amy tau jika Raffy mempunyai Masalah pasti Raffy tak akan tidur bersamanya dan pasti akan selalu tidur sendiri...


Amy tak pernah menanyakan Apa pun pada Raffy, Karena menurut Amy, Raffy pasti akan mengatakannya Sendiri kalo ia sudah merasa tenang nantinya..


" Sebentar lagi Amy," Gumam Raffy pelan..

__ADS_1


" ini udah siang Loh Mas, udah mau jam 7 pagi," kata Amy lembut.


Berlahan Mata Raffy pun terbuka..


" padahal aku baru saja memejamkan mata, sudah pagi lagi saja," kata Raffy malah mendumel.


Amy hanya tersenyum mendengar apa yang di katakan suaminya Itu..


" Sudah bangunlah... Mas tidak ingin Terlambat Kan," kata Amy lembut.


Berlahan Raffy pun bangun dan menuju kamar Mandi.


tapi sebelum masuk kamar mandi Raffy mencium Pipi Amy terlebih dahulu..


" Terimakasih Sudah membangunkan Aku," ucap Raffy sebelum Masuk Kamar Mandi..


perlakuan Raffy sontak membuat Amy terdiam dan merasa aneh kenapa Raffy seperti itu..


" Ada apa dengannya," Tanya Amy aneh...


Amy pun berlalu dan mengambil Baju kerja Milik Suaminya..


Setelah selesai mandi Raffy pun keluar hanya memakai Handuk Saja sepinggang..


Sontak membuat Amy terpana melihat nya..


" Hei... Kamu kenapa Amy," tanya Raffy Aneh kenapa Amy malah bengong seperti itu..


Raffy sengaja ingin menggoda Amy.


" Ah Tidak apa apa," kata Amy pelan dan mengalihkan Pandangannya kemana pun selain pada tubuh Raffy yang ternyata sama Seperti tubuh Fadlly..


" Oo Oh Iya Mas," kata Amy gugup mengalihkan Perhatian.


" Mas Kenal Gabriel Cucunya Oma Dea," tanya Amy pelan.


" Gabriel," tanya Balik Raffy.


" Iya..Kata Oma, Gabriel itu Teman dekat Mas, Bahkan Kalian Juga Kuliah Bareng Saat di Amerika," kata Amy lagi..


" Maksudmu Gabriel Malik Ibrahim," Tanya Raffy menyebut lengkap nama Gabriel dan Amy pun mengangguk..


" Di mana kamu bertemu dengannya," tanya Raffy Pelan.


" Dia kan Sekarang jadi Bos Aku di Caffe Mas," kata Amy pelan.


( apa.. jadi sekarang dia Bos Amy, apa yang harus aku katakan agar Amy berhenti dari pekerjaannya,) dalam Hati Raffy pelan.


" Orangnya Nyebelin Banget," kata Amy lagi kesel..


" Aku dengar Dari Oma katanya dia teman Mas, Memang benar Ya," tanya Amy dan Raffy pun mengangguk.


" iya...Itu dulu...sekarang Gak," kata Raffy pelan.


" kenapa," tanya Amy kepo..

__ADS_1


" Kepo Banget sih kamu," kata Raffy malah mengejek Amy dan membuat Amy Cemberut Mendengarnya..


" Apa Dia tau kalo Kamu Cucu Oma dan Istriku," tanya Raffy pelan dan Amy pun menggeleng tak tau..


" aku Gak Tau..kalo Cucu Oma pasti Dia tau, kan Omanya Mengatakan Kalo Aku Ini cucu teman omanya," kata Amy pelan.


" kalo Istri Aku kan belum bilang apa apa, bahkan karyawan di sana saja tidak tau kalo aku sudah menikah," kata Amy lagi..


" Hmmm... Aku minta Jangan Terlalu dekat dengan laki laki itu," kata Raffy pelan..


" iiiih...Gak deh, orangnya Nyebelin Gitu, mana Mau aku dekat dengannya," kata Amy kesal..


( bukan Kamu Amy...Tapi yang aku takut kan dia yang mendekatimu,) batin Raffy cemas.


( karena Aku tau... Bagaimana seorang laki laki saat melihatmu, karena Aku juga mengalami Itu,) dalam Hati Raffy..


SEMINGGU KEMUDIAN...


CAFFE INCES CAKE....


Sudah hampir Seminggu Amy berkerja di Caffe ini,


Dan ada saja yang Selalu Gabriel Lakukan dan selalu membuat Amy kesal dan kesal saja..


" Hei kamu...Kemari," kata Gabriel pada Amy yang Baru saja selesai Makan siang..


" Ada apa Pak," tanya Amy sopan,


walau pun Amy kesal pada Gabriel Amy tetap sopan Jika Berhadapan Dengannya..


" kamu Tidak Lihat Kalo meja No 5 dan No 7 itu kotor," kata Gabriel..


" Maaf Pak, itu Tugas Saya bukan tugas Amy," kata Siti membela Amy.


memang benar Amy hanya melayani para tamu dan bukan hanya Amy, mbak Citra juga Sama seperti Amy, sedangkan tugas melap atau bersihkan Meja itu tugas Lina Dan Siti..


" Sama Saja... Kamu juga kan kerja Di sini," kata Gabriel pada Amy..


" baik Pak, biar saya bersihkan," kata Amy pelan dan menahan Sabar..


" Udah Siti biar saya saja yang bersihkan," kata Amy lagi..


Siti pun mengagguk dan tak mau membuat Pak Gabriel malah Marah Lagi nantinya.


Gabriel Hanya diam dan memperhatikan Amy saja..


( Hhm..jangan karena kamu Cucu teman Oma kamu bisa seenaknya Kerja di sini,) batin Gabriel kesal.


" Sekalian Toilet juga kamu bersihkan, tadi saya lihat itu sangat kotor sekali," kata Gabriel lagi..


Amy merasa kesal bukan kah tugasnya Hanya melayani Tamu tapi kenapa sekarang ia menyuruhnya untuk membersihkan Toilet Juga..


Dengan Berlahan Amy pun mengerjakan Apa yang di katakan Bosnya itu,


Lina malah tersenyum melihat Amy mengerjakan pekerjaan seperti itu..

__ADS_1


" Rasakan memang Enak," Kata Lina Yang malah terlihat Senang.


__ADS_2