Love Amy

Love Amy
Bag 50 Kemarahan Fadlly...


__ADS_3

" Berani sekali kamu menyuruh calon istriku untuk membuatkan kopi untukmu," kata Fadlly kesal.


" Jadi begitu caramu, bersikap Pada calon kakak iparmu, Hah.." kata Fadlly kesal mendengar Raffy berkata seperti itu pada Amy.


" sudahlah Mas, mas jangan marah dulu," kata Amy menenangkan Fadlly yang terlihat sangat marah itu.


" kata Mas, kopi buatan Amy enak kan, Mungkin Karena Kopi buatan Amy enak, makanya Raffy ingin Amy membuatkan kopi untuknya lagi," kata Amy lembut.


" tapi Sayang, dia meminta padamu dengan tak sopan seperti itu," kata Fadlly kesal..


" tidak Apa apa Mas, Amy buatkan Dulu Ya, Lagian cuma Kopi ini kan," kata Amy lembut.


" Baiklah... Tapi nanti kamu kemari lagi," kata Fadlly lembut.


Amy pun mengangguk dan menuju Ke dapur guna membuat Kopi untuk Calon adik ipar yang Menyebalkan itu.


" Biar Bibi saja My," kata Bibi Maya pelan saat Amy mau membuatkan Kopi untuk Raffy..


" tidak apa apa Bi, Hanya Kopi Doang Ini kan," kata Amy lembut..


Amy pun membuat kopi tersebut.


Ternyata Raffy malah mengikuti Amy kedapur Juga.


" Kenapa Kamu malah membela gue, sebenarnya gue juga tidak butuh pembelaan dari kamu" tanya Raffy saat Menghampiri Amy.


" Siapa maksudmu yang membelamu," tanya Amy pelan dan tak memperhatikan Raffy yang terus memperhatikannya..


" Saya hanya tidak mau, kakak dan adik bertengkar seperti itu," kata Amy pelan.


" Padahal Saudara, tapi kenapa Seperti terlihat musuh saja," kata Amy Aneh.


" ini Kopinya," kata Amy menaruh Kopinya Di dekat Raffy.


" lain Kali kalo mau menyuruh seseorang itu, harus ada kata Minta Tolongnya, biar Nanti Kamu di katakan Sopan saat meminta tolong nantinya, jangan hanya cuma bisa menyuruh dan menyuruh saja," kata Amy berlalu dan meninggalkan Raffy yang lagi lagi diam mematung..


( kenapa tiap kali Apa yang Gadis itu katakan, selalu kena di relung hati gue,) pikir Raffy aneh.


Raffy pun membawa kopinya menuju ke Atas dan ia terdiam di dalam kamarnya..


" kenapa setiap kali gadis itu berbicara, selalu mengena dalam relung hati gue," gumam Raffy aneh.


" mungkin itu hanya perasaan gue saja," kata Raffy pelan dan tak menghiraukan apa yang baru ia Rasakan..


*******


" Mas Apa Amy boleh Tanya," tanya Amy saat kembali di samping Fadlly.

__ADS_1


" tentu saja boleh, Mau tanya Apa," tanya Fadlly lembut dan memperhatikan Amy dengan lebih intens..


" Mas sama adik Mas itu kenapa sih, kok Aku lihat mas sama adik Mas itu tak pernah akur, kenapa," tanya Amy pelan.


" Hemmm, jadi kamu penasaran dengan kehidupan Adikku begitu," tanya Fadlly menyelidik.


" iiih bukan itu mAs Maksudnya," kata Amy kesal karena Fadlly tak pernah Serius jika berbicara dengannya.


" Aaah sakit sayang," kata Fadlly meringis kesakitan karena Di cubit Amy.


" lagian Masnya Nyebelin, Aku kan nanya serius Mas," kata Amy kesal.


" Baiklah Apa," kata Fadlly pelan.


" Aku hanya Penasaran kenapa Mas Sama Raffy selalu berantem," tanya Amy lagi.


" apa Kamu ingin tau," tanya Fadlly dan Amy pun mengangguk.


" Apa kamu ingat Wanita Yang bernama Angel," tanya Fadlly pelan.


" Maksud Mas, mantan tunangan Mas itu," tanya Balik Amy dan Fadlly pun mengangguk.


" iya.. dia adalah Wanita Yang Di sukai Raffy, tapi... Papah malah menjodohkannya denganku, kamu bisa mengerti kan kenapa Raffy bisa bersikap Seperti itu Padaku," kata Fadlly pelan dan panjang lebar.


" oh Jadi mbak Angel itu wanita yang Adik Mas sukai," tanya Amy dan Fadlly pun mengangguk,


" Bukankah seharusnya Adik Mas itu senang kalo Mas dan Mbak Angel tak jadi bertunangan, tapi kenapa Adik Mas itu malah tak suka, dan malah marah, Bukankah Seharusnya dia senang dan bisa mendekati Wanita Yang ia sukai bukan," tanya Amy Semakin Penasaran.


" Seharusnya seperti itu, tapi tidak... Raffy malah semakin Marah karena saya sudah mematahkan Hati Wanita yang ia cintai," kata Fadlly.


" Aneh sekali... bukankah jika kita mencintai seseorang pasti Akan berusaha dan terus mendapatkannya," kata Amy pelan.


" tapi kenapa Adik mas tidak seperti itu," tanya Amy lagi.


( Bukan kah, perasaan seperti itu bukan cinta, melainkan bisa di sebut kagum, seharusnya seperti itu bukan,) pikir Amy masuk akal.


" entahlah Saya sendiri Tidak tau," kata Fadlly pelan.


" mungkin menurutnya, karena wanita yang ia cintai malah menyukai saya, jadi ia mengorbankan perasaannya, Mungkin begitu yang ia pikirkan," kata Fadlly lagi.


" hemm Aku semakin Gak mengerti," kata Amy aneh.


" menurut Mas, Aneh Gak sih kalo itu di sebut Cinta,bukankah seharusnya itu di sebut Mengagumi saja, ya Mas," kata Amy lagi.


" Saya kurang tau," kata Fadlly lembut.


" Kenapa... apa kamu penasaran dengan kehidupan Adikku," tanya Fadlly menaikan sebelah Alisnya merasa curiga pada Amy.

__ADS_1


" iiih Aku kan hanya penasaran saja, kenapa Mas sama adik mas itu tak pernah Akur seperti itu," kata Amy pelan.


" Benarkah, Apa tidak ada Rasa sedikit pun begitu," kata Fadlly menyebalkan.


" iiiih," ucap Amy kesal dan mencubit kembali pinggang calon suaminya..


" Aaaah sakit sayang," kata Fadlly meringis kesakitan.


" Lagian Mas Ngomongnya sembarangan," kata Amy kesal.


" Maaf sayang, Saya hanya bercanda," kata Fadlly lembut.


" Mas... Bisa tidak kalo ngomong sama Aku tuh Gak usah pake Formal begitu," kata Amy pelan.


" kenapa Memangnya," tanya Fadlly.


" Gak enak di dengar aja, apa lagi kalo Mas lagi ngomong sama Aku," kata Amy lembut.


" Baiklah... Lalu Saya harus seperti apa," kata Fadlly pelan.


" Mas harus manggil Mas sendiri dengan Kata Mas, Bukan Saya lagi," kata Amy pelan.


" heeemm.. jadi Maksudmu Saya harus memanggil Mas pada diri sendiri, bukan saya lagi begitu," kata Fadlly dan Amy pun mengangguk,


" Baiklah," kata Fadlly dan tersenyum pada Amy.


" Baiklah Apa," tanya balik Amy.


" Mas akan memanggil Mas mulai sekarang, dan tidak akan memanggil saya lagi, Apa kamu senang sekarang sayang," kata Fadlly lembut dan Amy pun tersenyum senang..


" tapi.... Apa Mas tidak dapat imbalan karena sudah memanggil Mas tidak saya lagi," kata Fadlly lagi.


" Maksud Mas," tanya Amy bingung.


" Maksudnya,, Apa Mas tidak dapat Sesuatu, Misalnya Seperti Kiss atau apalah begitu," kata Fadlly lembut.


dengan berlahan Amy pun mencium Pipi Fadlly dengan singkat.


EMUACH 💋.....


" hanya Pipi," tanya Fadlly menaikan Sebelah Alisnya.


" kamu bukan anak kecil bukan," kata Fadlly kesal karena Amy malah hanya mencium Pipinya,


" memangnya Mas mau Amy ciumnya di mana," kata Amy kesal karena permintaan Calon suaminya itu.


Fadlly pun menujuk Bibirnya dengan Telunjuknya..

__ADS_1


" apa... Tapi Mas, ini kan Di luar, nanti kalo ada yang lihat Bagaimana," tanya Amy kaget..


__ADS_2