
KE ESOKAN HARINYA...
Sudah berapa kali Raffy Menelepon Amy namun Amy tak mengangkatnya.
Amy merasa malas untuk berbicara Dengan Raffy...
Amy dan Frans sedang sarapan tiba tiba Handphone Amy berbunyi Lagi...
Namun Amy tak menghiraukan panggilan Itu..
" Siapa, Kenapa Kamu tak mengangkat panggilan itu," tanya Frans Penasaran karena Amy tak menghiraukan panggilan Itu sama Sekali..
" tidak penting," ucap Amy pelan.
" Dari siapa," tanya Frans penasaran.
" dari Raffy," ucap Amy pelan.
" Raffy...Untuk apa dia Menelepon mu," tanya Frans Lagi..
" entahlah.... Katanya dia ingin bertemu denganku, dan membicarakan Sesuatu," kata Amy lagi..
" Lalu kenapa Kau tak Menemuinya," Tanya frans lembut.
" aku tidak mau," kata Amy lagi..
" Kenapa," tanya Frans Pelan..
" Aku tidak mau saja, Mas tau sendiri Aku ini Bagaimana jika bertemu dengannya," kata Amy pelan...
Frans pun tersenyum mengerti karena jika Amy bertemu Raffy pasti Amy akan menangis dan sedih ketika mengingat Apa yang di katakan Raffy..
" Baiklah...Aku akan ke kantor dulu, Tapi.... Jika kau ingin berbicara dengannya silahkan Saja Aku tidak melarang mu untuk bertemu dengannya, Asal Anak buah ku berada di dekatmu... dan jika Dia mengganggumu, Katakan Pada anak Buahku, Dan Dengan cepat anak Buahku akan membereskan nya," kata Frans lagi dan Amy pun mengagguk...
Sebelum pergi Frans pun menyuruh anak buahnya untuk menjaga Amy dari Raffy..
Dan Benar saja...
Tak lama Raffy pun Ke sana menemui Amy di Kediaman SANJAYA dengan berani...
Dengan terpaksa Amy pun menemui Raffy dengan di temani Anak Buah Frans di Taman Dekat kediaman SANJAYA...
" Katakan...Apa yang ingin Kamu katakan," kata Amy Pelan...
" Ternyata kau seperti seorang tahanan Ya Sekarang," kata Raffy Sedih...
" Bahkan Keluar Pun Kau Harus Di temani atau di kawal seperti itu," kata Raffy Lagi.
" Langsung Saja kau mau berbicara Apa, Jika Kau hanya Ingin Basa basi seperti ini, lebih Baik Aku pergi saja," kata Amy beranjak..
Sebelum Amy berdiri tangan Raffy sudah lebih Dulu Memegang Lengan Amy dan memegangnya Kuat..
" Tunggu Dulu, Aku belum selesai berbicara Denganmu," Kata Raffy.
__ADS_1
" Lepaskan Tanganmu dariku," kata Amy menghempaskan Tangan Raffy dari lengannya namun Raffy masih tetap memegang lengan Amy dengan Kencang..
Dengan secepat kilat Anak buah Frans memegang tangan Raffy yang sebelahnya sehingga membuat Raffy meringis kesakitan Karena Cekalan Pengawal yang sangat kencang.
" Jangan Mengganggu Nona Kami, Tuan," Kata Pengawal itu dengan lantang..
" Lepaskan Tangan mu, Itu," kata Pengawal lagi..
" Lepaskan tanganku, Bukan kah Kau tak Sudi menyentuh wanita murahan Seperti ku," kata Amy tegas,
perkataan Amy membuat Raffy berlahan melepaskan cekalan nya..
ia benar benar menyesal telah mengatakan Kalo Amy seorang Wanita Murahan.
" Apa kau sangat membenciku," Tanya Raffy pelan dan sedih...
" Aku tidak membencimu," kata Amy Lirih..
" Aku Hanya tidak suka ketika kau mengatakan seperti itu, padahal Aku sama sekali tak melakukan Hal seperti yang kau katakan itu," kata Amy lagi..
" Maaf...Aku benar benar minta Maaf Amy, Aku menyesal karena sudah mengusir mu tanpa mendengar kan semua penjelasan darimu," ucap Raffy Pelan..
" Dan aku juga menyesal telah mengatakan hal seperti itu padamu, dan Aku juga Menyesal karena telah menceraikan mu," Kata Raffy Lebih Lirih...
" Jika Kau Mau...Mari kita Sama sama membatalkan Perceraian itu, dan Kita Sama sama datang ke pengadilan Untuk Membatalkan Perceraian kita," kata Raffy lagi..
" Aku sudah memaafkan Semua yang kau lakukan Padaku" kata Amy pelan..
" tapi Untuk Pembatalan perceraian, Maaf Aku tak Bisa Membatalkan nya," kata Amy lagi..
" Apa karena laki laki itu," tanya Raffy Marah..
" Apa kau mencintainya," tanya Raffy lagi..
" katakan Padaku Apa kau mencintai Nya," tanya Raffy lagi dengan nada Amarahnya yang ia tahan...
" Aku lebih Baik memilih mencintai nya dari pada Harus memilih untuk mencintai orang Yang sama sekali tak mempercayai ku," kata Amy Tegas..
" Kau masih mempermasalahkan kepercayaan itu, Aku tau aku salah Amy, tapi apa salah kalo aku mempercayai Penglihatan ku," kata Raffy..
" Apa salah aku mempercayai foto foto Itu, Orang Normal Saja pasti akan langsung bertindak seperti ku Amy," kata Raffy Yang Malah Membela dirinya sendiri... karena ia merasa benar..
" Bertindak seperti mu," ucap Amy tersenyum..
" Kau salah, Tidak semua orang Sama seperti mu, Raffy," kata Amy Marah..
" Pak Frans Saja lebih mempercayai ku, dan dia tak berpikir kalo aku Tidur dengan laki laki itu saat melihat foto foto Itu," kata Amy..
" Bahkan Pak Frans sebelum tau tentang Masalahku saja, dia mau menampung aku saat Aku seorang Diri Di luar," kata Amy mengeluarkan unek unek yang ia Rasakan..
" Bahkan Setelah tau kalo aku Di Nodai,laki laki Lain pun, dia masih Mau menerimaku, walau memang laki laki itu tak menyentuhku, dan dia juga membiarkan aku Tingal di tempat tinggalnya." ucap Amy lagi..
" tapi Kau...Kau malah mengusirku, dan membuang ku seperti sampah," kata Amy lagi..
__ADS_1
" Lalu apa aku salah Jika Prinsifku Lebih memilih pada Orang yang mempercayaiku," kata Amy lirih..
" Pergilah...aku tetap akan melanjutkan perceraian ini," kata Amy Terlanjur Kecewa...
" Amy tolong dengarkan Aku dulu," kata Raffy memohon..
" Kau tidak mau pergi...Biar aku Yang pergi Dari sini," ucap Amy Meninggalakan taman itu..
Namun sebelum pergi Amy Berbalik dan Memberikan selembar Kertas pembuktian pada Raffy dan membuat Raffy Merasa Aneh..
" Apa Ini," tanya Raffy bingung saat Amy memberikan Kertas.
" Itu Surat pembuktian kalo Aku memang benar benar tak Ternoda," kata Amy pelan.
" Mungkin Dengan surat itu kau akan percaya padaku, kalo Aku memang tak pernah tidur dengan laki laki itu," ucap Amy dan berlalu pergi...
Raffy termenung melihat Isi Surat pembuktian Keperawanan milik Amy..
" Astaga..." Ucap Raffy Frustasi...
***********
Oma Ambar Baru saja terbangun Dari tidurnya Karena ia merasa Haus,
Dengan terpaksa Oma Ambar pun turun untuk mengambil minum untuk dirinya..
Oma benar benar Terkejut saat melewati Tempat kerja Fadlly yang masih menyala,padahal ini sudah menujukan Pukul tengah malam...
" Apa yang sedang di kerjakan Raffy Sampai malam begini," tanya Oma penasaran.
berlahan Oma Ambar pun Menghampiri Ruangan Itu dan melihat Raffy tengah mabuk karena habis meminum minuman yang terlarang..
" Astaga...Ada apa denganmu nak, kenapa kau malah mabuk mabukan seperti ini," kata Oma kaget dan menghampiri Cucunya yang tengah menegak minumannya...
Oma mengambil Botol yang masih penuh di tangan Raffy, Mungkin sudah 3 botol habis dan tergeletak di bawah...
" Oma...Biarkan Aku meminumnya Oma," Kata Raffy pelan.
" Astaga nak, Kamu terlalu banyak minum, Cukup... sudah cukup kamu meminumnya," kata Oma Sedikit Marah..
" Oma...Aku masih membutuhkan Minuman Itu Oma, tolong berikan Padaku Oma," kata Raffy yang masih terjaga dan belum Mabuk.
" Ada Apa, Kenapa kamu mabuk mabukan seperti ini Nak," tanya Oma Pelan...
Raffy terdiam...ia seakan memikirkan sesuatu dan Oma tak tau apa yang di pikiran Raffy saat ini..
" Oma... Apa yang harus aku lakukan Oma," gumam Raffy sedih..
" Aku tak ingin menceraikan Amy,tapi.... semua itu sudah terlambat Oma, Pengadilan mengatakan Minggu depan sidang perceraian itu akan di mulai," kata Raffy Lirih...
Baru saja tadi Siang Raffy menemui Amy, Dan ketika pulang surat dari pengadilan sudah berada di sana dan Minggu depan sidang perceraian akan di mulai...
" Aku ingin sekali Membatalkan Semua Itu.." kata Raffy lagi...
__ADS_1
" Tapi Semua Sudah terlambat..." Kata Raffy lagi..
" Apa yang Harus aku lakukan Oma," tanya Raffy pelan.