
Ke Esokan Harinya....
Amy Baru saja keluar dari kamarnya,
" Bagaimana Sayang.... Apa udah siap," tanya Oma pelan,
Hari ini Amy dan Oma Akan menemui teman Oma Yang Memiliki Caffe Inces Cake, dan Akan Melamar pekerjaan Di sana untuk Amy..
" Sudah Oma," kata Amy senang.
" Raffy mana, apa dia sudah berangkat kerja," tanya Oma pelan
" iya Oma, Raffy tadi pagi pagi sekali sudah berangkat kerja," kata Amy lagi.
" Apa dia tau kalo kita mau pergi," tanya Oma lagi..
" Tau Oma, tadi Raffy juga mengatakan Kalo Ia tak bisa mengantar Kita, karena pekerjaannya terlalu banyak," kata Amy lagi..
" tidak apa apa sayang," kata Oma.
" kita berdua saja juga tidak apa apa," kata Oma lagi..
Amy dan Oma pun akhirnya pergi ke tempat di mana tujuannya..
dan ternyata lumayan Jauh juga....
" Tempatnya Masih Jauh Oma," tanya Amy.
" sebentar lagi juga Sampai, Nah.... Itu dia, mang Berhenti di sana" kata Oma menujuk Caffe yang begitu besar dan terlihat Ramai dan tertulis Caffe Inces Cake Dea... dan kaffe ini milik teman Oma...
" Akhirnya sampai juga, Ayo... kita turun sayang," ajak Oma turun setelah Sampai..
Amy pun turun berlahan.
Tak lama muncullah Sosok wanita Paruh Baya dan sepertinya seumuran dengan Oma,
" akhirnya Kalian Datang juga, Ambar, Ayo Masuk Masuk," ajak wanita paruh baya itu pada Oma senang, sepertinya wanita paruh baya itu sangat dekat dengan Oma sehingga hanya memanggil nama saja.
" pasti Cape ya, Lokasi di sini sama tempat tinggalmu kan sangat jauh," kata Wanita Paruh baya itu lagi dan ia langsung menatap Amy..
" Ya ampun...ini to yang mau bekerja Am," tanya Wanita Paruh baya itu lagi dan Oma Ambar Pun Mengangguk
" iya... Namanya Amy, Cucuku," kata Oma pelan..
" Oalah... ternyata Kamu punya cucu yang begitu Cantik," kata Wanita Paruh baya itu lagi.
" Selamat Pagi Oma," panggil Amy sopan
dan Amy pun mencium punggung tangan wanita paruh baya yang di sebut Oma karena menurut Amy wanita paruh baya itu sebaya dengan Oma, jadi ia pun memanggilnya Oma Juga.
__ADS_1
" Oalah... Sopan sekali, Siapa Namamu Nak," tanya Wanita Paruh baya itu lagi.
" Nama Saya Amy, Oma," kata Amy pelan.
" Amy... Nama Yang Cantik, kalo Oma, panggil Saja Oma Dea," kata wanita Paruh Baya itu yang ternyata bernama Oma Dea,
" iya Oma," kata Amy lembut dan tersenyum...
" Maaf Oma, kalo boleh Tau... Amy di sini Kerja Apa ya Oma," tanya Amy penasaran..
" ya ampun Sayang...kenapa buru buru to, di sini mah santai saja," kata Oma Dea yang serba santai padahal Cafenya Sangat Ramai pengunjung..
" Kamu terlalu santai Dea, Memangnya Kamu tidak lihat pengunjung di sini sangat Ramai," kata Oma Ambar.
" Lihat.... karyawan kamu saja sampai keteteran seperti itu," kata Oma Ambar Lagi..
" itu sudah biasa..." kata Oma Dea mengibaskan Tangan..
" Alhamdulillah Caffe ini memang selalu Rame," kata Oma Dea.
" aaah iya Nak, kamu mau Melamar Kerja Kan, Kamu Mau kerja apa di sini," tanya Oma Dea lagi pada Amy..
" loh...kok Malah Nanya Amy sih Oma, Kan Amy Ke sini juga mau melamar kerja, jadi terserah Oma mau mempekerjakan Amy di mana Saja.," kata Amy pelan dan merasa bingung karena baru kali ini seorang bos menanyakan mau kerjanya apa..
" hmmmm... Oma Bingung, Kamu kan Cucu teman Oma, Seharusnya kamu meminta perkerjaan yang lebih tinggi pada Oma, padahal kamu tau kalo Oma teman Omamu begitu," kata Oma Dea aneh kenapa Amy tak memanfaatkan itu..
Amy malah tertawa...
" benar juga," kata Oma Dea tertawa..
" baiklah... Apa kamu mau menjadi pelayan di sini Nak," tanya Oma Dea pelan.
" Amy Mau Oma," kata Amy serius..
" ya sudah mulai Besok, kamu bisa bekerja di sini," kata Oma Dea..
" Besok..." kata Amy pelan.
( padahal sekarang lagi ramai ramainya, lagi pula pelayan di sini juga sepertinya kurang orang,) pikir Amy pelan dan memperhatikan pelayan Yang begitu keteteran melayani para Tamu....
" Oia Oma, Apa Amy Boleh Bantu bantu Oma," tanya Amy lagi.
" Lihat... Am, Cucumu ini memang Sangat Mirip dirimu saat masih Muda, sangat bersemangat," kata Oma Dea pada Oma Ambar,
Oma Ambar Hanya Tersenyum karena Amy memang sangat Mirip Dirinya saat muda..
" Boleh Sayang... tunggu sebentar," kata Oma Pelan dan Memanggil seseorang.
" Citra," panggil Oma Dea pada Seorang Karyawan yang berkerja Di sana..
__ADS_1
Wanita Dewasa yang bernama Citra pun menghampiri majikanya..
" Iya Bu, Bisa saya bantu," tanya Citra Karyawannya..
" Tolong Ajarkan pelayanan Yang Baik Pada Nona Amy," kata Oma Dea Pada Citra..
Citra merasa aneh kenapa orang yang di sebut Nona Ini harus diajarkan pelayanan Terbaik,
" Gak Usah Pake Nona Oma, Cukup Panggil Amy Saja," kata Amy Protes..
Oma Ambar hanya tersenyum mendengar protes cucunya Itu..
" Baiklah Baiklah...." kata Oma Dea Mengalah Karena Amy benar benar keras kepala..
" Tolong Ajarkan Pelayanan terbaik Pada Amy, karena Mulai Sekarang Amy Bekerja Di sini," kata Oma Dea Lagi, Wanita Itu pun menatap Amy dan mengangguk Pada Oma Dea Majikannya.
" Silahkan Nona," Kata Citra Yang Tau Betul Tatakrama dan memanggil Amy Nona karena Tau betul Siapa Amy jadi mau tak mau Citra pun harus sopan pada Amy karena Amy sangat dekat dengan bosnya..
" panggil Saja Amy Mbak, gak Usah Pake Nona," kata Amy pelan, Orang yang bernama Citra itu pun mengangguk sopan..
" Siapa itu ya," tanya Salah satu karyawan yang bernama Siti pada temannya saat melihat Amy di ajarkan Citra Cara memberi pelayanan..
" Karyawan Baru kali," kata Lina Karyawan Lainnya dan menatap sinis pada Amy
" Tapi kayanya Dia Cucu teman Bos kita soalnya Manggil Bos kita Malah Oma, tapi kenapa Mau kerja di sini ya, jadi pelayan Lagi.." kata Salah Satu karyawan lainnya.
" Entahlah..." kata Siti penasaran.
*****
" Nona Sudah Paham," tanya Citra Pada Amy yang terus saja memanggil Amy Nona.
" mbak...Jangan Panggil Nona, panggil saja Amy," kata Amy tak suka Saat Citra memanggilnya Selalu Nona.
" Maaf Nona, Tapi saya harus memanggil Anda seperti itu," kata Citra..
" kenapa," tanya Amy aneh.
" karena Nona Cucu Teman Bos saya," kata Citra pelan.
" ya ampun Mbak.. Saya juga Kan Sama seperti mbak, Karyawan di sini nantinya, jadi jangan panggil Nona Ya mbak, saya merasa aneh kalo di panggil seperti itu," kata Amy pelan,
Citra Pun Mengangguk dan ia tersenyum, ia Sangat Menyukai Amy ternyata Amy berbeda dengan Cucu Bu Dea atau Cucu Teman Bu Dea yang lainnya..
" Oia Mbak, jadi Saya cuma melayani saja bukan," tanya Amy lagi..
" iya..." kata Citra Pelan.
" mbak Gak usah sungkan sama saya, Mbak Kan Atasan saya jadi seharusnya saya yang bersikap Segan," kata Amy Pelan.
__ADS_1
" tidak usah seperti itu Amy, Kita kan sama Sama Pekerja jadi tidak ada atasan dan Bawahan," kata Citra Pelan.