Love Amy

Love Amy
Bag 87 Kesedihan Keluarga Pratama..


__ADS_3

DI TEMPAT LAIN....


" Kak...Kapan Lu akan menemui Kekasihku," Tanya David pada Frans Kakaknya yang baru saja Menelvon Amy..


" Hmmmm Kakak Gak Janji Dav, Akhir pekan ini saja kakak masih Sibuk," kata Frans pelan.


" Ayolah Kak, Apa nanti kata Kekasihku kak padahal Aku sudah lama berpacaran dengannya seluruh keluarga sudah bertemu denganya, hanya Kakak yang belum," jelas David..


" Lagi pula..Mumpung Kakak ada di sini, Gak ada salah nya kan Kakak bertemu Sebentar saja dengan kekasihku Ini," ucap David lagi..


" Baiklah Baiklah...Kau ini, bawel sekali," kata Frans.


" Beneran Kak, Kapan," tanya David..


" Kalo Akhir pekan Ini kakak Tidak bisa, Akhir Pekan Ini Kakak Akan membantu Ayah untuk mendapatkan Perusahaan yang di belinya itu." jelas Frans..


" maksud Kakak Perusahaan PT Pratama.," tanya David Penasaran..


" Iya...Dan ternyata memang bukan agung pemiliknya melainkan putra pertama pak agung yaitu Fadlly." jelas Frans..


" dan ternyata Agung menggelapkan tanda tangan putranya, dan menjual Perusahaan tanpa sepengetahuan Putra keduanya.." jelas Frans lagi..


" Apa... lalu apa yang akan kakak lakukan," Tanya David..


" Tentu saja aku akan mempertahankan Perusahaan itu, karena perusahaan itu sudah di beli Ayah dan Ayah juga sudah mengeluarkan uang yang Cukup besar untuk membeli Perusahaan itu, Walaupun Keluarga Pratama Tak terima tapi ini bukan Salah Kita," kata Frans lagi...


" Hmmmm," hanya Itu yang keluar dari mulut David..


" Lalu...Tadi Kakak sedang berbicara Dengan Siapa," tanya David pelan...


" Gadis yang seminggu lalu Pak Iwan Tabrak," kata Frans Jujur..


" Apa...Kakak punya nomer gadis itu," Tanya David tak percaya dan mulai curiga kalo kakaknya ini benar benar berubah dan berbeda tak seperti kakaknya yang dulu yang super cuek dengan Wanita...


Banyak sekali wanita yang mendekati Kakaknya ini Gak di Amerika gak di Jakarta banyak sekali wanita yang mendekati Frans...


Namun Entah kenapa hati Frans seakan Membeku terhadap wanita..


dan baru kali ini David melihat Kakaknya Seperti ini apa lagi Dengan Seorang Gadis..


Dari kecil Hingga Dewasa David tak pernah Melihat Kakanya itu mendekati Wanita selain Sahabat Kecilnya yang Selalu bersamanya dulu.


Sedari kecil Frans memang memiliki Sahabat wanita, Namun ketika Di umur 17 tahun ketika Frans mulai jatuh Cinta pada Sahabatnya itu..


Sahabatnya Itu Malah meninggal karena memiliki penyakit Langka dan tak bisa di obati hingga meninggal..


Frans benar benar terpukul semenjak itu dan berjanji tak akan mendekati wanita mana pun,,,


" Iya kenapa Memangnya," tanya Frans cuek..

__ADS_1


" Wiiih ada angin apa nih kak, Kok tumben tumbenan Kakak Punya No Seorang Cewek," kata David menggoda kakaknya..


" Aku hanya mengajaknya bertemu dan mau memberikan ini Padanya," Kata Frans cuek..


" KTP..." Tanya David bingung saat melihat Frans memegang KTP namun David tak melihat jelas KTP siapa yang Di pegang Kakaknya itu


" Iya...Waktu Kecelakaan aku lupa memberikan KTPnya," kata Frans Pelan.


( Kan bisa menyuruh Pak Iwan untuk mengembalikannya,) pikir David tak percaya..


" Aaah... Begitu..." Ucap David lagi..


Frans diam saja tak membicarakan Asal usul Amy, ia juga tak berkata kalo gadis yang Ia tabrak Ini Adalah istri dari Raffy..


" Baiklah Kak, Nanti kalo kakak sudah ada waktu, kasih tau padaku kapan kita bertemu dengan Kekasihku." kata David lagi..


" Hmmmm," hanya itu yang keluar dari mulut Frans..


" Apa iya kakak gua menyukai Gadis yang ia tabrak," Gumam David setelah berada di kamarnya...


" Gua jadi Penasraan.. Secantik apa sih Sampai kakak gua berubah kaya gitu," gumam David lagi..


*********


SEMINGGU KEMUDIAN...


" Mas...Ada apa sebenarnya...kenapa mas terlihat Pusing seperti ini," Tanya Amy lembut ketika Hanya berdua saja di dalam kamar dan melihat Raffy yang Termenung...


" Ada apa Mas, Mas boleh kok Cerita ke Amy, Biar Hati Mas tenang," ucap Amy lembut..


Raffy pun memeluk Amy dan menangis...


" Apa yang harus kita lakukan My," Ucap Raffy..


" Apa yang Harus kita lakukan," kata Raffy sedih..


" Aku Tidak paham Apa yang Mas Raffy katakan, Ceritakan Semua sama aku Mas, Ada apa..," tanya Amy lembut..


Pertama Raffy menatap Amy ia merasa Ragu untuk mengatakan Semua pada Amy..


Namun Raffy Berpikir Amy adalah Istrinya bukan siapa siapa Jadi Apa salahnya kalo Amy mengetahui ini semua.. begitulah pemikiran Raffy saat ini.


Raffy pun Menceritakan semua pada Amy.


Amy benar benar terkejut mendengar apa yang di katakan Raffy padanya..


" Sanjaya," Gumam Amy saat mendengar Raffy menyebut Nama keluarga Sanjaya..


" Iya... Orang yang sudah membeli Perusahaan kita Bernama Antoni Gunawan Sanjaya," Kata Raffy pelan..

__ADS_1


" Mereka tidak mau melepaskan Perusahaan itu, My," kata Raffy lagi...


Amy Ikut sedih apa yang telah Terjadi dengan Perusahaan Milik Fadlly namun apa yang bisa ia lakukan...


" Aku memang tak bisa berbuat apa apa Mas, aku juga tidak bisa membantu Mas apa pun." Ucap Amy lembut..


" Tapi....Aku akan selalu mendoakan Mas," Ucap Amy Lembut..


" Tidak apa apa kamu tak membantuku, Asal...Kau selalu berdoa dan selalu ada si sisiku saja itu sudah Cukup Untuk membuat Aku semangat lagi Amy," Ucap Raffy senang dan ia merasa lega sekarang..


" Mas Tenang saja,,, Apa pun yang terjadi Aku akan selalu bersama dan menemani Mas," Ucap Amy lembut dan tersenyum manis..


" Terimakasih," Ucap Raffy senang..


" Kenapa Mas malah bilang Makasih, Bukankah ini tugas seorang Istri menemani suaminya Saat suka dan Duka," Ucap Amy Lembut..


" Benar... Terimakasih karena kau masih berada di sisiku," ucap Raffy menggenggam tangan Amy..


" Apa pun yang terjadi, Aku tidak akan meninggalkan Mas, Entah mas mau Miskin, Sakit, jelek Aku Janji aku tidak akan meninggalkan Mas," Ucap Amy yang mulai menerima Raffy di hatinya...


" Janji...Kau tidak akan meninggalkan Aku entah aku Miskin, Sakit, Jelek, Kau janji kan tidak akan meninggalkan Aku Amy," Ucap Raffy lembut..


" Aku Janji Mas," Ucap Amy Mantap..


" Sudah...sekarang mas istirahat, Jangan Kira Aku gak Tau kalo Mas jarang Tidur Malam, Sekarang Istirahat lah," ucap Amy lembut.


" Baiklah...Mas Istirahat dulu ya," ucap Raffy Pamit dan ia pun meninggalkan kamar Amy..


Karena Amy merasa belum mengantuk Amy pun turun, Amy melihat Oma Ambar sedang duduk di ruang tamu dengan wajah yang begitu sendu...


Amy pun Menghampiri Omanya dengan berlahan..


" Oma," panggil Amy lembut..


Karena ketahuan Menangis sambil memegang Foto Fadlly Oma pun menghapus Air matanya..


" Sayang...Kau belum tidur Nak," Ucap Oma sendu...


" Belum Oma,, Oma sedang Apa di sini," Tanya Amy lembut dan duduk di samping Oma..


" Oma hanya Merindukan Cucu Oma saja Nak," Ucap Oma lirih...


Amy tau bukan hanya Masalah Merindukan Mas Fa saja Oma Menangis..


Oma Menangis juga pasti Gara gara Ayah Fadlly yang kelewat keterlaluan..


" Bukan Hanya Oma Yang Merindukan Mas Fa, Oma, Amy juga Sama," Kata Amy lembut..


" Oma tau sayang..." Kata Oma Pelan.

__ADS_1


" tapi bukan hanya karena ini Oma menangis," Kata Oma Sendu...


" Amy tau Oma,, Mas Raffy sudah menceritakan ini semua," kata Amy lembut.


__ADS_2