
" Apa Orang itu masih lama My," tanya Deby kesal karena Menunggu Orang Yang mau Bertemu Amy Lama Sekali datangnya..
" Katanya Sebentar lagi mau sampai,, Sabar Ya," Ucap Amy pelan dan tersenyum pada Deby yang terlihat Kesal..
" Nona Amy," Sapa Seseorang dan Amy pun memutar badannya mendengar seseorang menyapa nya,
" Pak Iwan," Tanya Amy Bingung kenapa malah Ada Pak Iwan Di sana bukankah Yang ingin bertemu dengannya itu Pak Frans..
" Maaf Pak Iwan, bukan kah Yang ingin bertemu dengan saya pak Frans, kenapa yang datang Malah Pak Iwan, Apa pak Frans Tak bisa datang," tanya Amy pelan.
" Maafkan Saya Nona, Bos Saya sedang Membeli sesuatu untuk Nona, dan Bos saya menyuruh saya untuk menemui Nona terlebih dahulu, takutnya Nona menunggu terlalu lama," Ucap pak Iwan Pelan..
" Memang Lama," Ucap Deby ketus membuat Amy menyenggolnya.
" Ah Begitu.." Ucap Amy hampir saja Kecewa karena Ia kira Frans tak bisa datang dan malah menyuruh bawahan nya untuk bertemu dengannya..
" Silahkan Duduk Pak," Ucap Amy pelan...
" Terimakasih Nona," Ucap Pak Iwan dan duduk di sana..
" Pak Iwan Mau Pesan Apa pak," tanya Amy sopan..
" Kopi Cappucino saja, Nona," Ucap Pak Iwan pelan..
Amy pun memesan Satu Kopi Cappuccino untuk Pak Iwan..
" Maaf kan Kami Nona, dalam perjalan Ke sini Itu ternyata memakan Waktu," Kata Pak Iwan pelan.
" Maaf Pak, Saya mengajak Bertemunya di tempat Seperti ini, Karena Menurut Saya di sini sangat Nyaman Utuk bertemu," Ucap Amy Lagi..
" Tidak apa apa Nona," Ucap Pak Iwan Pelan..
" Nah Itu dia Bos Saya Nona," Ucap Pak Iwan Pada Amy saat melihat Frans Masuk ke Resto.
Berlahan Amy memutar Kepalanya Pelan dan Ia langsung berdiri saat melihat Frans menghampirinya Amy benar-benar terpaku saat melihat sosok yang benar benar ia rindukan..
( Mas Fa,) Dalam hati Amy terkejut saat Melihat Frans yang memang benar benar mirip Fadlly, Amy Hampir Saja menangis dan Pingsan di Waktu bersamaan saat melihat Fadlly di hadapannya..
Karena Merasa Syok Amy Hampir terjatuh kebelakang..
Kalo saja Frans tak sigap menangkap Amy, Amy pasti sudah terjatuh di kursinya...
Karena Terkejut Deby pun Menghampiri Amy dan menenangkan Amy..
" Ada apa," Bisik Deby penasaran melihat Amy bereaksi Seperti itu ketika melihat Frans.
( Apa jangan jangan Kak Fadlly memang wajahnya seperti ini,) pikir Deby dan menatap Amy dan Frans juga...
__ADS_1
Amy pun mengagguk saat Deby menatapnya Seakan bertanya tanpa Bersuara..
( Jadi Seperti ini, Wajah kak Fadlly,) Batin Deby Pelan.
" Nona Tidak apa apa," Tanya Frans saat membantu Amy..
Deby pun membantu Frans Yang mendirikan Amy yang Syok melihat Frans Yang ternyata Memang Mirip Fadlly..
" Sa Saya tidak apa apa," Gumam Amy pelan yang masih Tak percaya Jika Sosok Yang ia rindukan berada di sisinya walau bukan Fadlly yang berada di sana.
" Syukurlah." Ucap Frans Lembut.
" Pak Iwan Terimakasih Kau boleh Kembali ke tempat mu," ucap Frans Tegas Pada Supir Pribadinya..
" Baik Tuan..Kalo begitu Saya permisi, Nona," Kata Pak Iwan Sebelum Pergi..
" Tunggu sebentar Pak, Tadi bukanya Bapak pesan Kopi, paling tidak tunggu sampai pelayan membawakan pesanan bapak dulu," Ucap Amy pelan..
taklama Pesanan Mereka Pun Datang...
" Maaf tuan Saya permisi," Ucap Pak Iwan setelah sudah mendapat pesanannya..
" mbak... saya pesan Kafe Latte," Ucap Frans Pada Pelayan yang baru saja membawa pesanan..
" Baik Tuan... Tunggu Sebentar." ucap Pelayan Sebelum Pergi..
dan Amy Terus saja Menatap Frans tanpa Berkedip...
" Maaf...Apa ada sesuatu di wajah saya Nona," Tanya Frans aneh karena Amy Menatapnya terus..
( Jadi benar...Gadis ini menganggap Aku seperti kekasihnya...lihat... Sampai tak berkedip dia memandang ku,) dalam Hati Frans tersenyum..
" Aaah...Maafkan Saya Pak, Anda sangat mirip sekali dengan seseorang yang saya kenal," Ucap Amy lirih dan ia merasa malu karena Frans menangkap basah Amy sedang Menatapnya...
" Ah...Benarkah, Apakah Wajah saya terlalu pasaran, Sampai wajah saya ini berada di mana mana," Ucap Frans Bercanda.
" Maaf Pak...Bukan Itu Maksud saya," ucap Amy canggung..
" Tidak apa apa," Ucap Frans Dan menatap Amy Lembut dan Menatap Teman Amy aneh..
" Aah maaf pak... Ini Teman Saya.." Ucap Amy yang tau jika Frans Bertanya tanpa Suara..
Deby pun Mengulurkan Tangan.
Frans pun menyambut nya..
" Deby," Ucap Deby memperkenalkan Diri..
__ADS_1
" Frans..." Ucap Frans Tanpa Memberi tau nama lengkapnya..
Frans Pun kembali Menatap Amy dengan lembut..
Amy merasa ia seakan di tatap seseorang yang paling ia Cintai yaitu Fadlly..
Berbeda dengan Amy Deby malah merasa Curiga pada Pandangan Frans yang begitu pada Amy..
( Kenapa laki laki ini menatap Amy seperti itu..) Pikir Deby aneh..
" Ah...Iya bagaimana Keadaan Nona, Apakah nona Baik baik saja, Maaf Saya baru sempat menanyakan langsung Pada nona.," Ucap Frans Lembut.
" Saya baik baik saja pak,tidak apa apa Pak, Malah Saya berTerimakasih sebelumnya karena Pak Frans Sudah membawa Saya ke rumah Sakit, mungkin Kalo pak Frans tak membawa saya ke rumah Sakit Saya sudah...." ucap Amy pelan..
" Tidak Nona, Jutsru saya minta Maaf, Karena perbuatan supir saya yang membawa mobil tak benar, Nona Malah Kecelakaan dan tertabrak mobil saya, Saya benar benar minta Maaf," Jelas Frans pelan.
" Tidak apa apa Pak, Namanya musibah kan tidak ada yang tau.." Ucap Amy pelan..
" Nona Benar..." Ucap Frans.
Deby hanya menyaksikan kedua orang ini berbicara..
" Ah Iya Nona...Ini Untuk Nona, Sebagai permintaan Maaf saya," Ucap
Frans memberikan Bungkusan kecil yang baru saja ia beli untuk Amy..
" Tidak usah repot repot Pak, Lagian saya juga kan baik baik saja Sekarang," Ucap Amy lagi..
" Tidak apa apa...Mohon Di terima," Ucap Frans Lagi sedikit memaksanya untuk menerima pemberian darinya.
" Baiklah...Kalo Begitu saya terima ini pak," Ucap Amy dan mengambil Bungkusan kecil itu.
" Dan Ini..." Ucap Frans memberikan KTP Amy yang menurut Amy hilang...
" KTP ku," ucap Amy tak percaya ternyata KTP miliknya tidak hilang..
" dari mana Bapak dapatkan Ini," Tanya Amy lagi..
" Maafkan Saya Nona, ketika kecelakaan itu saya mengambil KTP nona, untuk di berikan kepada Dokter," ucap Frans menjelaskan..
" Dan Saya malah Lupa Untuk memberikan kembali KTP nona ini, Maaf," Ucap Frans lagi...
" Astagfirullah Pak...Saya kira KTPnya hilang, ternyata ada sama pak Frans, Terimakasih Pak," Ucap Amy tersenyum lembut...
Senyuman itulah yang membuat Jantung Frans Berdebar debar...
" Sama Sama," Ucap Frans Lembut..
__ADS_1