Love Amy

Love Amy
Bag 47 Berlahan Berubah...


__ADS_3

Setelah Amy menutup pintu kamar Fadlly ia pun turun..


" untung ada laki laki menyebalkan itu, kalo tidak sudah habis aku sama mas Fadlly," Gumam Amy saat menuruni tangga.


" tidak aku sangka, ternyata mas Fadlly orangnya Mesum juga," kata Amy Berigidig mengingat Apa yang tadi Fadlly lakukan sehingga membuat dirinya berdebar...


Amy pun menghampiri bibi Maya yang berada di dapur..


" bibi mau masak Apa," tanya Amy saat menghampiri Bibinya..


" Ah kamu My, bikin kaget bibi saja," kata Bibi Tersenyum..


" ini bibi lagi masak Kesukaan Mas Fadlly sama den Raffy," kata Bibi Maya pelan.


" Oh...Amy bantuin Ya Bi," kata Amy pelan.


Amy pun membantu bibi Maya memasak.


tak lama Raffy juga ikut turun dan duduk di meja makan, dan Raffy terus saja memperhatikan calon Kakak iparnya itu,


Raffy merasa penasaran kenapa kakak dan juga omanya sangat menyukai gadis bodoh ini..


Raffy pun ingin mengetahui dari mana kakak dan omanya itu menyukainya..


" Loh... ada Den Raffy, Aden mau di buatkan kopi," tanya bibi Maya terkejut ternyata ada Raffy yang sedang duduk di sana.


" Boleh Bi, tapi bukan bibi yang buatkan," kata Raffy memperhatikan Amy yang tak memperdulikan nya.


" hei...Kamu tidak dengar gue ngomong apa," tanya Raffy pada Amy sedikit kesal karena Amy tak memperdulikan nya.


" bikinkan Gue kopi," kata Raffy pada Amy dan Amy pun menatap Raffy sinis..


" biar bibi saja Den," kata Bibi Maya tak enak pada Amy, karena menurutnya Amy sekarang bukan lagi seorang pelayan di sana..


" gue maunya dia bi, bukan bibi yang buatkan," kata Raffy ketus..


" tapi den," kata Bibi Maya pelan.


" tidak apa apa Bi, biar Amy saja, toh cuma buat kopi ini kan," kata Amy tersenyum membuat Raffy benar benar terpesona melihat senyuman itu.


namun buru buru Raffy tepis pemikiran itu..


ia tak mau terbuai sihir yang menurut Raffy berbahaya..


Amy pun membuatkan kopi untuk calon adik iparnya yang tengil ini..


" Heh... Sekali pembantu tetap saja Pembantu," kata Raffy ketus menyindirnya. membuat bibi Maya terdiam tak berani melawan atau pun membantu Amy..

__ADS_1


Dengan tak gentar Amy pun melawan Calon adik yang tengil ini..


" kenapa memangnya Kalo saya seorang pembantu," kata Amy tegas dan menaruh Kopi itu di meja makan dekat Raffy yang duduk di sana dan Amy pun menatap nya tajam.


" yang penting Pekerjaan saya halal, dan saya tidak meminta minta pada orang tua saya dan orang lain," kata Amy tegas.


perkataan Amy seperti tamparan untuknya.. karena Raffy hidup selalu meminta Pada orang tua atau pun kakaknya..


Raffy diam mendengar apa yang di katakan Amy memang benar adanya..


( ternyata gadis ini pintar juga,) pikir Raffy Kagum.


" Berapa usiamu," tanya Raffy.


" usia saya 20 tahun, dan saya tinggal di Bogor, kedua orang tua saya Hanya seorang petani,dan bibi Maya adalah keluarga saya, jika itu yang ingn kamu tau asal usul saya,," kata Amy jujur,


" kenapa kamu ingin menikah dengan kakak gue," tanya Raffy langsung.


" Aku mencintai Mas Fadlly, jika kamu beranggapan kalo aku mencintai kakakmu hanya karena dia kaya atau karena hartanya, Kamu salah...." kata Amy tegas.


" benarkah.... bukankah Gadis di kalangan miskin sepertimu hanya menginginkan Uang dan harta saja," kata Raffy ketus.


" Tidak semua orang miskin seperti itu," kata Amy pelan.


" benarkah..." kata Raffy yang masih tak mempercayai ketulusan Amy.


" begini saja... Gue akan kasih kamu uang, berapa pun yang kamu pinta akan saya berikan," kata Raffy sinis..


Amy hanya tersenyum mendengar apa yang Raffy katakan..


" ternyata Kamu sama saja dengan seseorang yang mengatakan Seperti itu sama saya," kata Amy sinis..


( siapa yang di maksud gadis ini,) pikir Raffy penasaran.


" tapi Maaf... seberapa banyak uang yang kamu berikan pada saya, tidak bisa di tukar cinta saya pada Mas Fadlly, begitu pun sebaliknya," kata Amy tegas..


Mereka tak tau kalo sedari tadi ada Seseorang yang mendengar pembicaraan mereka dan seseorang itu pun tersenyum mendengar Amy berbicara seperti itu..


" apa kamu belum pernah merasakan jatuh cinta," tanya Amy pada Raffy.


" tentu saja pernah." kata Raffy.


" Lalu...jika posisi kamu berada di pihak saya, Apa yang akan kamu lakukan," kata Amy pelan.


( benar... pasti gue juga akan melakukan hal yang sama seperti gadis ini,) pikir Raffy Mengerti..


********

__ADS_1


Raffy berada di dalam kamarnya...


ia teringat apa yang di katakan calon kakak iparnya itu...


" kenapa gue jadi teringat ingat ucapan Gadis itu.," kata Raffy merasa Aneh.


" aah...sudahlah mungkin karena gue merasa dia benar saja," kata Raffy semakin tak mengerti..


" makanya Gue terus ke ingat ingat apa yang gadis itu katakan," kata Raffy lagi.


" tapi gue tidak percaya kalo gadis itu mencintai kakak bukan karena harta," gumam Raffy.


" kakak gue itu terlalu polos, dia saja belum pernah berpacaran dengan gadis atau wanita Mana pun," kata Raffy pelan.


" memang banyak Wanita yang mendekati Kakak gue itu, tapi... kebanyakan Wanita Tidak benar..dan hanya menginginkan Harta kakak saja," kata Raffy mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu..


" dan yang gue takutkan, Gadis itu juga sama seperti wanita wanita yang mendekati Kaka gue," kata Raffy lagi berpikir Kalo Amy memanglah sama dengan wanita wanita lainnya..


Namun Raffy akan pastikan kalo Gadis yang di cintai kakaknya melakukan hal seperti itu, Raffy akan pastikan Kalo gadis itu akan menderita dan akan menyesal telah mengenal keluarga Pratama...


MALAM HARINYA....


18 : 30 wib...


Amy membantu Bibi Maya menyiapkan makan malam. dan di sana juga ada Oma yang ikut membantu menyiapkan.


" Sayang... Panggil Fa Makan gih sana," kata Oma Lembut.


" sekalian Panggilkan juga Raffy ya Nak, biar kita makan bersama," kata Oma lagi.


" Iya Oma," kata Amy mengagguk.


Amy pun Mengangguk dan menuju ke atas untuk membangunkan Mas Fadlly dan Raffy..


ingin sekali Amy menolak apa yang Oma pinta, namun ia merasa Tak enak jika menolak apa yang Oma katakan.


dengan berlahan Amy pun menuju kamar Fadlly terlebih dahulu dan mengetuk pintu kamar Itu..


Tok...


Tok...


Tok...


" Mas," panggil Amy lembut.


" Mas Fa.." panggil Amy lagi lebih lembut..

__ADS_1


" Makan dulu yuk, itu makanya Udah siap Mas," kata Amy pelan.


Tak lama pintu kamar Fadlly pun terbuka, nampaklah sosok Fadlly yang berdiri Di depan Amy dengan pakai pakaian santai dan sepertinya Fadlly habis mandi, karena rambutnya basah...


__ADS_2