
" Kamu memang Mudah berkata seperti itu Mas, tapi Aku tidak bisa.." kata Amy pelan.
" dan Aku juga tidak bisa berhenti dari sana semudah itu," kata Amy lagi..
" Baiklah...jika kamu tidak ingin berhenti dari pekerjaan itu, jangan biarkan Orang lain menindasmu, sekali pun dia itu Bosmu, apa kamu mengerti Amy," tanya Raffy dan Amy pun mengangguk..
" Dengarkan Aku..jangan Sampai Orang lain bertindak sesukanya terhadapmu," kata Raffy lagi.
" Tapi kalo aku melakukan itu, apa dia akan memenjarakan aku Mas,aku takut di penjara mas kalo aku nanti melawan nya," tanya Amy yang ternyata takut di penjara.
" Astaga Amy, siapa polisi yang Akan memejarakan Kamu jika Kamu benar," kata Raffy lagi.
" ingat...Mulai Sekarang kamu tidak boleh lagi di tindas olehnya," kata Raffy lagi dan lagi lagi Amy mengangguk..
" Bagus...itu baru Amy yang Aku kenal." kata Raffy Tersenyum.
*******
Amy pun kembali bekerja di Caffe Inces ke Esokan Harinya..
" Masih berani Kamu bekerja di sini," kata Gabriel saat melihat Amy.
" kenapa, lagi pula saya tidak berbuat Salah, bekerja di sini," kata Amy yang mulai Berani melawan.
" Tidak Bersalah..." kata Gabriel ketus.
" Apa kau lupa Dengan Kejadian kemarin," kata Gabriel lagi.
" Saya memang Salah karena beristirahat Di jam kerja," kata Amy yang mengaku salah.
" Tapi... semua itu bukankah salah Anda, yang memperkerjakan saya yang seharusnya tidak saya kerjakan," kata Amy Berani melawan.
Citra, Lina Dan Siti pun tertegun melihat Amy yang Berani melawan..
" Bukan Kah memang itu tugasmu, Sebagai karyawan Di sini," kata Gabriel yang mulai tertarik karena kini Amy Berani melawannya..
" Tugas Saya... tugas Saya Hanya Melayani para tamu di sini dari Awal, Oma Sendiri yang mengatakan Itu pada Saya, bukannya menjadi pembersih Toilet di Caffe ini.." kata Amy lagi..
Kini giliran Gabriel yang merasa malu dan ia pun mengajak Amy untuk berbicara berdua saja..
" Baiklah... Seharusnya kita bicarakan Di ruangan Saya Saja," kata Gabriel.
" untuk Apa... Jika Anda ingin pecat saya, silahkan saja anda bisa pecat Saya secara langsung Di sini.," kata Amy tegas.
" Saya tidak takut jika anda mau pecat saya, karena saya tidak bersalah," kata Amy lagi..
" Ada apa ini," tanya Oma Dea yang tiba Tiba datang dan itu membuat Gabriel kaget kenapa Omanya Bisa kemari..
ternyata Itu ulah Raffy lagi.. ia meminta Oma Dea untuk melihat kelakuan Cucunya saat di Caffe yang Sering mengganggu Amy bekerja...
__ADS_1
" Oma," kata Amy kaget saat melihat Oma Dea berada di sini..
" Grandma," Kata Gabriel kaget melihat Omanya berada di sana.
Oma pun menghampiri Amy dan Juga Gabriel.
" Ada apa... kenapa kamu memarahi Amy dan kenapa Amy mengatakan akan di pecat." kata Oma Penasaran.
" jelaskan Pada Oma Gabriel," kata Oma marah...
" Saya hanya menegur karyawan yang beristirahat sesukanya, apa lagi di jam kerja," kata Gabriel lagi..
" benarkah... maksudmu Amy melakukan Itu," tanya Oma Tak percaya dan ia menatap Amy,
Oma tau Amy istirahat juga Karena kelelahan, Raffy sudah menjelaskan Pada Oma bagaimana Cucunya bersikap seperti itu pada Amy..dan Oma ingin tau apakah Gabriel akan mengatakan itu pada Omanya dengan jujur.
dan menurut Oma Gabriel benar benar keterlaluan karena sudah memperkerjakan seseorang yang seharusnya tak ia kerjakan...
Gabriel yang ditanya seperti itu hanya bisa mengangguk Saja.
Oma pun menghampiri Amy dan berbicara lembut pada Amy.
" apa benar yang Gabriel katakan Sayang," tanya Oma Lembut.
" Kamu beristirahat di jam Kerja," tanya oma lagi..
Oma tertegun mendengar Amy mengatakan bahwa Ia membersihkan Toilet semua yang ada di Caffe ini,
Bahkan Oma tau jika Di Caffe ini Ada 6 Toilet Wanita dan 2 Toilet Pria..
dan itu Semua Amy yang Bersihkan..
" Karena Amy merasa lelah Oma, Amy istirahat di kabin, dan itu juga belum sampai 30 menit," kata Amy pelan.
" Maaf jika Amy kelelahan, dan Kalo Oma mau pecat Amy juga gak apa apa, Oma," kata Amy pelan.
" Astaga," kata Oma Kesal dan Ia pun Marah..
" kenapa kamu memperkerjakan Karyawan yang melayani tamu sebagai bersih bersih Toilet Gabriel" kata Oma Marah pada Gabriel.
" Grandma, please! isn't he an employee who should be working at this cafe," kata Gabriel yang masih membela diri..
(Oma, Please, bukankah dia seorang karyawan di Caffe ini,) Kata Gabriel yang masih membela diri.
"What's wrong if I told him to clean the Toilet," kata Gabriel Lagi..
( Apa salahnya jika aku menyuruhnya untuk membersihkan Toilet,) Kata Gabriel lagi.
" Gabriel...Apa kamu mengerti jika bekerja di sini mempunyai tanggung jawab Masing-masing," kata Oma Marah..
__ADS_1
" Mereka sudah Oma Tugaskan Dengan pekerjaan Mereka Masing Masing," kata Oma lagi..
" Dan Kamu malah, Merusak tanggung Jawab mereka hah," kata Oma Kesal pada sikap Cucunya ini..
" kamu benar benar keterlaluan Gabriel," kata Oma marah.
" Sekarang minta Maaf Sama Amy," kata Oma lagi..
" What, Gandma,,, Ayolah..kenapa aku harus minta maaf pada seorang Karyawan," kata Gabriel kesal
" Karena Kamu salah Gabriel, Kalo kita merasa bersalah kita harus minta Maaf, itu Adat istiadat Orang Indonesia Gabriel," kata Oma pelan.
" Baiklah..." kata Gabriel ketus..
" Sorry," kata Gabriel ketus.
" yang benar Gabriel," kata Oma Lagi..
" Maaf Amy, Aku minta Maaf," kata Gabriel pelan dan ia minta Maaf pada Amy dan Amy hanya menganguk saja.
" Kalo begitu Oma Amy permisi Dulu," kata Amy pelan pada Oma..
" iya Sayang silahkan," kata Oma lembut..
" Ikut Oma, Oma Mau berbicara, padamu," kata Oma Menuju ke ruang Atas..
Gabriel pun mengikuti Omanya di belakang..
" Kenapa Oma begitu Sayang sekali dengan gadis itu," tanya Gabriel Aneh..
" Kamu masih ingat Dengan Oma Ambar, Omanya Raffy," tanya Oma pelan Dan Gabriel pun mengangguk.
" Amy adalah Keluarga Raffy, dan Cucu Dari Ambar," kata Oma Lagi..
" Maksud Oma, Gadis itu Adik Raffy," tanya Gabriel tak percaya..
" tidak..,bukan Adik" kata Oma Dea pelan.
" Amy adalah istri Raffy," kata Oma Dea..
Perkataan Oma sontak membuat Gabriel terbatuk-batuk karena habis minum namun ia tak meminum Air itu karena Terkejut sehingga membuat dirinya terbatuk batuk.
" Apa... Istri," tanya Gabriel tak percaya.
" apa Oma Serius," tanya Gabriel lagi..
" tentu saja Oma Serius, makanya Oma Tak suka jika Kamu menyakiti Nak Amy," kata Oma Marah.
" Karena Amy Cucu kesayangan Ambar, dan kamu tau kan Ambar itu seperti apa bagi Oma," kata Oma Dea lagi.
__ADS_1