
Zhang Shen mengolah pernapasannya dan menyalurkan tenaga dalam pada pedangnya tersebut.
"Jurus Harimau Putih : Cakar Tiga Pilar."
Zhang Shen menggunakan jurus pedang yang hanya bisa dipelajari di Sekte Harimau Putih, dengan tebasan yang dialiri tenaga dalam. Zhang Shen mampu membuat tiga cakar harimau yang melesat cepat ke arah Zhuo Guo.
Zhuo Guo tersenyum tipis melihat teknik milik Zhang Shen, dia mengolah pernapasannya secara perlahan tapi pasti.
"Aliran Tanah Kekeringan."
Zhuo Guo berlari ke arah tebasan Zhang Shen, setelah dekat dengan tebasan milik Zhang Shen. Zhuo Guo mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah untuk menahan tebasan pedang tersebut.
Jurus milik Zhang Shen terlempar ke bawah dan menghancurkan tanah. Sedangkan tebasan milik Zhuo Guo melesat ke arah Zhang Shen.
"Lumayan, tapi ini belum cukup untuk melukaiku." Zhang Shen tertawa kecil menahan tebasan pedang milik Zhuo Guo, "Sepertinya aku harus lebih serius."
Zhang Shen kemudian maju mendekati Zhuo Guo, dia ingin pertarungan ini menjadi pertarungan jarak dekat. Zhuo Guo mampu menangkis tebasan pedang Zhang Shen. Keduanya saling bertukar tebasan cukup lama dan pertarungannya cukup sengit.
Zhang Shen kembali mempercepat tebasannya, kali ini dia mampu memberikan luka tusukan pedang pada Zhuo Guo.
Zhuo Guo mengerutkan dahinya, dia sadar kekuatan Zhang Shen masih jauh di atasnya. Sekuat tenaga Zhuo Guo terus menangkis tebasan pedang Zhang Shen, sesekali dia juga memberikan perlawanan.
"Kalian adalah sekte yang baru - baru ini menjadi sepuluh terbesar di aliran hitam, tetapi kalian bukanlah apa - apa bagi kami, pendekar dari Sekte Harimau Putih." ucap Zhang Shen sengaja memprovokasi Zhuo Guo.
Zhuo Guo berdecak kesal karena tidak sesuai dengan yang dilaporkan oleh Xia Hu, ternyata Ming Lian telah bekerja sama dengan Sekte Harimau Putih.
"Ketua Feng dan Ketua Mao, mereka berdua sengaja mengorbankan aku bersama Luo Xi!" umpat Zhuo Guo dalam hati, kali ini dia sadar alasan mengapa Luo Xi melarikan diri bahkan terluka cukup parah ketika insiden penyerangan Kaisar Ming Long.
"Aku bisa merasakan jika Tuan Putri Kelima memiliki kekuatan yang di luar nalar, bagaimana penyerangan ini bisa dihentikan seperti ini." batin Zhuo Guo karena dirinya juga sadar jika rencana Pangeran She yang telah direncanakan selama puluhan tahun sudah mengalami kegagalan selama dua kali, jika penyerangan malam ini gagal kembali. Maka rencana Pangeran She akan gagal selama tiga kali.
Zhang Shen terus mengayunkan pedangnya pada Zhuo Guo, setiap tebasannya benar - benar dalam dan memberikan luka pada Zhuo Guo.
Satu demi satu tebasan pedang Zhang Shen mulai melukai tubuh Zhuo Guo, keduanya sudah bertukar serangan selama beberapa menit. Tanpa mereka berdua sadari pertarungan ini di paksa ke posisi dimana yang paling habis staminanya, maka dia yang akan kalah.
"Kekuatannya jauh di atasku, aku harus mengalahkan orang ini terlebih dahulu sebelum pergi dari sini." batin Zhuo Guo yang berdecak kesal, karena dirinya berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.
Zhang Shen tersenyum sinis melihat Zhuo Guo yang terlihat kesal, dia bisa menebak apa yang ada di pikiran Zhuo Guo. Sehingga Zhang Shen mulai menggunakan jurus pedang dari Sekte Harimau Putih secara beruntun.
Suara pedang yang saling berbenturan menggema di permukiman Kota Bei. Sedangkan di dalam Kota Pinyin ada beberapa pendekar yang berhasil menyusup dan langsung menuju Istana Pinyin.
Zhuo Guo terus mengayunkan pedangnya mengincar bagian kelemahan terbesar manusia seperti, leher, jantung, ulu hati bahkan Zhuo Guo berapa kali ingin menebas ******** Zhang Shen.
__ADS_1
Zhang Shen hanya menghindari tebasan Zhuo Guo dengan santai. Sesekali Zhang Shen menangkis tebasan Zhuo Guo yang mematikan dan membalasnya berkali - kali lipat.
Zhuo Guo melepaskan auranya lebih besar dan mengeluarkan aura intimidasi yang mampu membuat Zhang Shen menjaga jarak.
"Bahaya, aku telat bereaksi." gumam Zhnag Shen setelah keluar dari jangkauan aura intimidasi Zhuo Guo.
Zhang Shen juga mengeluarkan auranya dan dia juga melepaskan aura intimidasi pada Zhuo Guo. Kedua aura hitam pekat berbenturan di udara selama beberapa detik.
Zhuo Guo berdecak kesal, "Bahkan aura intimidasinya lebih besar dariku." Zhuo Guo melirik ke kiri dan ke kanan untuk mencari celah melarikan diri, "Orang ini tetap bisa mengejarku, walaupun aku melarikan diri. Sial!"
Zhuo Guo terkejut melihat Han Zoe, dia kenal dengan pendekar tersebut. Karena orang yang mencekik leher Han Zoe dan membuat pita suaranya tidak dapat mengeluarkan suara adalah ketua ke satu dari Sekte Mawar Hitam yang bernama Feng Zi.
"Anak bisu itu, apakah kau tahu siapa yang membuatnya menjadi seperti itu..." Zhuo Guo sengaja memprovolasi Zhang Shen.
"Apa maksudmu? Apa kau sengaja memprovokasiku..." jawab Zhang Shen dengan tatapan yang tajam dia menatap Zhuo Guo.
Zhuo Guo tertawa lantang sebelum menjelaskannya pada Zhang Shen, "Orang yang telag membuatnya menjadi bisu adalah Feng Zi, dia adalah ketua ke satu dari Sekte Mawar Hitam." Zhuo Guo tersenyum sinis melihat reaksi Zhang Shen setelah mendengarkan perkataannya, "Seumur hidup menjadi orang bisu, sungguh malang nasibnya."
Mata Zhang Shen mendelik setelah mendengarkan perkataan Zhuo Guo, kali ini dia benar - benar akan menghabisi seluruh pendekar Sekte Mawar Hitam yang menyusup di Bei.
"Terimakasih telah memberitahu hal itu padaku, aku tidak perlu repot - repot untuk mencari orang yang bernama Feng Zi itu. Dan, tentunya aku juga akan membunuhmu malam ini." ucap Zhang Shen dengan nada yang geram.
Zhang Shen mengayunkan pedangnya dari jauh, tebasan pedangnya mampu menciptakan cakaran harimau yang melesat di udara dan mengarah pada Zhuo Guo.
Zhang Shen kembali menyerang Zhuo Guo, dia tidak berniat memberikan musuhnya tersebut untuk memulihkan dirinya.
Zhuo Guo pucat pasi wajahnya, dia tidak menyangka provokasinya malah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Kali ini dia bisa melihat kemarahan Zhang Shen.
"Kupikir dia akan tergesa - gesa dan memberikan aku sedikit celah untuk membunuhnya." batin Zhuo Guo sambil mencoba menahan tebasan pedang Zhang Shen.
"Justru perkataanku membuatnya menjadi lebih brutal dari sebelumnya." batin Zhuo Guo menambahkan.
Keduanya saling bertukar serangan tetapi yang memberikan serangan paling mendominasi adalah Zhang Shen.
Zhang Shen mengolah pernapasannya kemudian terus melancarkan serangan dengan cepat secara bertubi - tubi.
"Jurus Harimau Putih : Gigitan Harimau."
Zhang Shen menebaskan pedangnya pada badan Zhuo Guo, dia melakukan beberapa tebasan tipuan dan berhasil memberikan luka fatal pada Zhuo Guo.
"Argh!" teriak Zhuo Guo yang meringins kesakitan karena terkena tebasan pedang Zhang Shen.
__ADS_1
Zhang Shen berlari dengan cepat untuk membunuh Zhuo Guo. Dengan sekali tebasan saja Zhang Shen berhasil membunuh Zhuo Guo.
Di sisi lain pertarungan antara Han Xu dan Han Zoe yang bekerja sama melawan Luo Xi, mereka berdua tidak mengalami kesulitan sedikitpun.
Luo Xi terus menangkis serangan dari berbagai arah yang dilakukan oleh Han Xu dan Han Zoe. Dia tidak menyangka melihat Zhuo Guo telah mati, dalam benaknya dia sadar jika malam hari ini, dirinya juga akan menyusul Zhuo Guo.
"Sial! Aku terdesak seperti ini, bukankah mereka berdua lebih muda dariku?" batin Luo Xi berdecak kesal karena dirinya telah terdesak oleh serangan tebasan pedang Han Xu dan Han Zoe.
Han Xu mengolah pernapasannya sambil terus mengayunkan pedangnya dengan cepat pada Luo Xi. Setelah memberikan celah untuk Han Zoe agar menyerang, Han Xu mundur beberapa langkah ke belakang.
Luo Xi mengerutkan dahinya melihat tindakan Han Xu, kemudian dia mengincar Han Zoe. Keduanya bertukar serangan selama beberapa menit dan bertukar serangan puluhan jurus, tetapi keduanya bisa dibilang imbang.
Luo Xi tidak sadar jika Han Zoe hanya sebagai pengalih perhatiannya. Sedangkan di belakang Han Xu sudah melakukan kuda - kuda depan untuk mengeluarkan jurus pedangnya.
"Apa yang mereka akan lakukan?" batin Luo Xi ketika melihat Han Zoe juga ikut mundur kebelakang, mata Luo Xi melebar melihat Han Xu yang sudah siap menebaskan pedangnya.
"Sial! Jadi ini yang mereka incar!" umpat Luo Xi dalam hatinya.
Han Xu mengolah pernapasannya sambil menyalurkan tenaga dalamnya pada pedangnya.
"Jurus Harimau Putih : Harimau Menerkam Mangsa."
Han Xu menebaskan pedangnya dari jauh dan menciptakan seekor harimau putih terbang di udara dan berlari dengan cepat ke arah Luo Xi.
Luo Xi tidak sempat bereaksi, walaupun dirinya cepat bereaksi tetapi tubuhnya berbicara lain.
"Argh!" teriak Luo Xi ketika terkena tebasan pedang milik Han Xu. Luka di dada Luo Xi, mirip dengan gigitan dan cakaran seekor harimau yang mencabik - cabik mangsanya.
Han Xu langsung mengakhiri hidup Luo Xi dengan sekali tebasan pedangnya.
"Beristirahatlah dengan tenang." gumam Han Xu ketika mengakhiri hidup Luo Xi.
Han Xu mengibaskan pedangnya sambil melihat Ryunosuke yang terluka. Setelah kematian Zhuo Guo dan Luo Xi. Muncul dua orang dari Sekte Mawar Hitam yang membawa seluruh anggota pendekar sektenya.
Ketua ke satu dari Sekte Mawar Hitam yang bernama Feng Zi, datang dengan ketua ke dua yang bernama Mao She.
Feng Zi dan Mao She datang bersama seluruh anggota pendekar Sekte Mawar Hitam yang tersisa.
Feng Zi mengerutkan dahinya karena gagal memberikan bantuan pada Zhuo Guo dan Luo Xi.
Zhang Shen melihat mata Han Zoe yang melebar dan terlihat api kebencian di matanya.
__ADS_1
"Jadi dia yang telah melukai, Zoe'er." gumam Zhang Shen menatap tajam Feng Zi.