Love In Jiu War

Love In Jiu War
Chapter 97 : Pertemuan Putih Suci Bagian VI


__ADS_3

Jiang Tian ingin mengajukan kerjasama pada seluruh sekte aliran putih dan netral yang ada di Aula Langit Suci.


“Masukan dariku sebenarnya hanya satu. Bagaimana jika kita membentuk sebuah aliansi khusus aliran putih dan netral. Dalam hal ini aku mengajukan Saudara Tian Yang menjadi ketua dan orang yang mendukung aliansi itu sendiri adalah Tuan Shingen dan Tuan Putri Kelima...” Sontak perkataan Jiang Tian membuat seluruh pendekar dari aliran putih dan netral tersedak bahkan samurai dari Wilayah Bei juga terkejut mendengarnya.


Jiang Tian tertawa melihat semua orang yang ada di Aula Langit Suci. Kemudian dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu, “Itu masukan dariku. Entah mengapa firasatku tidak enak sejak berangkat ke pertemuan ini sehingga aku memikirkan obrolan yang sedang kita bicarakan ini...”


“Saudara Jiang, kami dari Pedang Naga Sakti menolak usulan anda...” Ling Han mendengus kesal dan memalingkan wajahnya tidak menatap Jiang Tian sedikitpun.


“Kalau begitu kami dari Sekte Harimau Putih menerima usulan dari Saudara Jiang...” Fang Baihu membalas sengit perkataan Jiang Tian.


Pendekar yang melihat Fang Baihu dan Jiang Tian saling berbisik dan berpandangan.


“Apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu mereka berdua?”


“Aku tidak menyangka akan mendengar masukan seperti ini...”


“Peralahan angin mulai berubah...”


“Tetapi kenapa harus Tuan Putri Kelima dan Tuan Shingen yang menjadi pendukung utama aliansi ini?”


Pendekar yang hadir di Pertemuan Putih Suci saling berbisik dan membicarakan usulan dari Jiang Tian maupun perseturuan pribadi antara Fang Baihu dan Ling Han.


“Tentang aliansi mungkin sulit untuk mencapai titik kesepakatan...” Tian Yang angkat bicara dan menatap semua pendekar dari aliran putih dan netral yang hadir di Aula Langit Suci dalam Pertemuan Putih Suci.


Semua orang yang berada di Aula Langit Suci sangat mengetahui kekuatan Tian Yang telah mencapai tingkat pendekar langit baru-baru ini.


“Aiyo, padahal aku ingin membicarakan masalah ini, tetapi Saudara Jiang terlebih dahulu membicarakannya...” Shen Huo tertawa keras sambil menatap wajah Jiang Tian.


“Jangan bohong, Ketua Hutan Api...” Su Wenli terlihat dingin pada Shen Huo, “Kau hanya ingin cari perhatian bukan?”


“Saudari Su, sungguh menggemaskan. Jangan menggodaku,” bisik Shen Huo yang membuat wajah Su Wenli memerah dan langsung diam seribu bahasa. Melihat itu Shen Huo tersenyum tipis, “Ingat aku dari Benteng Api lain Hutan Api, Wen‘er...”


Ada beberapa pendekar seperti Lin Kin, Xue Jingyi, Tian Yang, Jiang Tian dan Fei Chen menyadari hubungan tersembunyi antara Shen Huo dengan Su Wenli. Namun mereka tidak ingin berprasangka buruk sehingga pura-pura tidak menyadarinya.


“Kami dari Benteng Api dan Partai Bunga Netral mendukung aliansi ini...” Semua orang terkejut mendengar perkataan Shen Huo.


“Apa kau tidak keberatan dengan keputusanku, Ketua Partai Bunga Netral?” Su Wenli mengangguk ketika Shen Huo bertanya padanya. Semua orang mulai curiga jika Shen Huo dan Su Wenli adalah sepasang suami-istri.


“Kami Sekte Lembah Batu juga mendukung aliansi ini...”


“Sekte Sungai Merah juga mendukung aliansi ini...”


“Kalau begitu, kami dari Sekte Taman Langit juga mendukung aliansi ini selama Tuan Putri Kelima dan Tuan Shingen yang mendukung aliansi ini...”


Beberapa sekte menengah mulai mendukung terbentuknya aliansi pendekar aliran putih dan netral di Kekaisaran Kuru.


Sementara itu pendekar dari sekte menengah yang mengetahui kekuatan Pedang Naga Sakti menolak keras terbentuknya aliansi pendekar aliran putih dan netral.


“Kami dari Sekte Menara Api menolak usulan ini...”


“Sekte Sungai Giok juga menolak usulan ini...”


Ling Han tersenyum ketika mendengar beberapa sekte menengah yang menolak terbentuknya aliansi pendekar aliran putih dan netral di Kekaisaran Kuru.

__ADS_1


“Kami dari Sekte Pedang Ganda juga menolak...”


“Sekte Beruang Hitam juga menolak...”


Ekspresi Ling Han semakin membaik dan menatap sinis Fang Baihu, namun dalam sekejap ekspresi Ling Han menjadi buruk ketika sekte aliran putih dan netral terbesar mulai mendukung terbentuknya aliansi pendekar aliran putih dan netral di Kekaisaran Kuru.


“Kami dari Lembah Bunga Persik Tersembunyi mendukung terbentuknya aliansi pendekar aliran putih dan netral di Kekaisaran Kuru...”


“Lembah Es Rembulan juga setuju...”


“Kami dari Sekte Golok Abadi tentu menerima baik usulan ini. Mari kita bentuk aliansi untuk mempererat tali persaudaraan...”


“Kuil Matahari mau tidak mau harus menerima usulan ini, mengingat Saudara Jiang menyuruhku untuk memimpin aliansi. Lagipula ini adalah hal baik untuk kita...”


“Sekte Pedang Langit sudah menerima usulan dari awal hahaha...”


Ling Han memburuk wajahnya. Kemudian dia menatap tiga aliran putih terbesar yang tersisa. Sementara itu Fang Baihu justru tersenyum sinis kepada Ling Han.


“Kami dari Lembah Naga mendukung aliansi ini selama tujuannya menciptakan Kekaisaran Kuru ke arah yang lebih baik...” Perkataan Xiao Long membuat Ling Han tersedak tidak percaya.


“Bohong...” Ling Han menelan ludah dan menatap Xiao Long dengan mata yang membulat sepenuhnya, “Bagaimana dia bisa menerima usulan ini?”


Semua orang juga terkejut mendengar perkataan Xiao Long yang menerima dengan baik terbentuknya aliansi pendekar aliran putih dan netral di Kekaisaran Kuru, mengingat pria paruh baya itu selalu menyindir Shingen tetapi sepertinya Xiao Long sedikit merencanakan dan menyembunyikan sesuatu yang tersembunyi.


“Kami dari Sekte Darah Tunggal menolak usulan ini...”


“Sekte Desa Hujan hanya ikut suara terbanyak. Sepertinya lebih banyak yang setuju, maka kami juga setuju dengan usulan ini...”


Ling Han sedikit membaik ekspresi wajahnya ketika mendengar perkataan dari Ketua Sekte Darah Tunggal yang bernama Yan Fengrui.


“Kami dari Asosiasi Pendekar Jalanan mendukung terbentuknya aliansi ini agar masalah keuangan kami terjamin...” Pria dengan perawakan muda yang terlihat berumur tiga puluh tahunan itu tertawa. Pria itu bernama Feng Yuan dan merupakan Ketua dari Asosiasi Pendekar Jalanan di Kekaisaran Kuru.


“Kami dari Giok Hantu menolak terbentuknya aliansi ini...”


Semua ketua sekte sudah memberikan jawabannya, namun tak lama semua pandangan menatap ke arah Shingen.


“Ini cukup mengejutkan. Boleh aku bertanya kepada anda, Saudara Jiang?” Shingen angkat bicara dan menatap Jiang Tian, “Apa alasan Saudara Jiang menginginkan aku dan istriku yang menjadi pendukung utama terbentuknya aliansi ini?”


Jiang Tian memejamkan matanya dan terlihat bingung untuk menjawab pertanyaan Shingen.


“Tidak ada alasan khusus, Tuan Shingen. Hanya saja aku semakin kagum denganmu. Kau terlihat lebih mengetahui dunia yang luas ini dibandingkan dengan kami semua yang ada di sini.” Jiang Tian menggaruk kepalanya dan masih memasang wajah yang berpikir, “Justru karena Tuan Shingen lah yang menjadi alasan terbentuknya aliansi ini...”


Shingen menatap Jiang Tian dan masih belum mengerti sepenuhnya perkataan pria parah baya itu.


“Kenapa kau bisa berkata seperti itu, Saudara Jiang?” Shingen ingin memastikan jawaban dari Jiang Tian.


“Naluri dari orang yang sering bertapa, mungkin.” Jiang Tian tertawa lirih, kemudian Fang Baihu bersama yang lainnnya ikut tertawa lirih.


Shingen sendiri tidak menyangka akan banyak orang yang menerimanya di Pertemuan Putih Suci, tanpa sadar dirinya ikut tertawa lirih.


Melihat Fei Chen, Fang Baihu, Jiang Tian dan Shingen bersenda gurau, raut wajah Ling Han terlihat tidak menyukai pemandangan tersebut.


Ketika semuanya sedang berbincang, mata Lin Kin dan Xue Jingyi saling memberi isyarat satu sama lain. Tak lama Xue Jingyi memberi tanda pada Xue Li untuk memberitahu Tao Shi.

__ADS_1


”Saudara-saudara sekalian, Istana Langit telah menyiapkan jamuan makan sederhana...” Kata-kata Lin Kin terhenti sesaat karena melihat orang-orang yang membawa makanan adalah pendekar yang memakai penutup wajah sama seperti pendekar dari Pedang Naga Sakti, “Ehem! Silahkan dinikmati...”


“Terimakasih Saudara Ling atas bantuannya karena telah menyuruh pendekar dari Pedang Naga Sakti membantu membawa makanan...” Lin Kin menambahkan.


Semua orang langsung menatap pendekar yang datang membawa makanan. Orang-orang yang membawa makanan adalah pendekar yang memakai jubah dari Pedang Naga Sakti dan pendekar yang memakai penutup wajah.


Ling Han justru kebingungan karena dia tidak menyuruh anggotanya untuk membantu menyiapkan jamuan bahkan dia sendiri tidak mengenal orang-orang tersebut.


Saat semua jamuan makanan sudah berada di depan masing-masing pendekar, Tao Shi menjentikkan jarinya cukup keras hingga semua orang langsung menatap pendekar perempuan tersebut.


“Makanan ini telah diberi Racun Iblis Hitam dan minuman ini telah diberi obat pelumpuh saraf...” Sontak semua pendekar langsung menatap tajam Tao Shi.


“Jangan membual!” Ling Han justru merasa dituduh dengan perkataan Tao Shi.


“Mana ada racun dimakanan seenak ini...” Salah satu pendekar dari Giok Hantu memakan jamuan yang telah disediakan.


“Minuman ini enak...” Kemudian pendekar dari Pedang Naga Sakti meminum minuman yang telah disediakan.


Tak sampai satu menit pendekar yang mengabaikan perkataan Tao Shi langsung mengejang dan terkapar di lantai dengan mulut yang mengeluarkan busa.


Semua orang saling berpandangan dan merasa ada penyusup di Pertemuan Putih Suci. Tatapan mereka langsung mengarah pada Ling Han beserta pendekar dari Pedang Naga Sakti.


Ling Han langsung menatap pendekar yang memakai penutup wajah dan pendekar yang menyamar jadi anggota Pedang Naga Sakti.


“Siapa Kalian?” Ling Han baru menyadari nafsu membunuh yang begitu besar dari salah satu orang yang memakai penutup wajah.


“Tetua Hakim Langit Lin Huo! Ada penyusup!” Salah satu pendekar Sekte Taman Langit datang ke Aula Langit Suci dari arah Ruang Penghakiman Langit dengan tubuh bersimbah darah, “Ada penyusup!”


“Argh!” Tubuh pendekar tersebut terpotong menjadi dua bagian dan terlihat Jia Wu adalah pelaku utamanya yang datang bersama dengan dua orang yang auranya tidak asing di mata Ming Fengying.


“Ayah! Bukankah aura ini mirip punya Wang Zhou!” Ming Fengying langsung berdiri dan menarik tangan Soo Yun.


Fang Baihu langsung melompat dan menarik pedangnya mengincar Ling Han.


“Katakan pada kami tujuanmu yang sebenarnya? Jadi ini alasannya kau menentang terbentuknya aliansi?” Terlihat Fang Baihu sudah bertukar serangan dengan Ling Han.


Tindakan Fang Baihu memicu pendekar dari Sekte Harimau Putih langsung menarik pedang mereka dan mengincar pendekar dari Pedang Naga Sakti.


Kelompok dari Pedang Naga Sakti tidak tinggal diam ketika pendekar dari Sekte Harimau Putih menyerang mereka.


“Jangan gegabah, Saudara Fang!” Shingen berteriak ketika Fang Baihu dan Ling Han bertukar belasan jurus, “Lihat mereka yang memakai penutup wajah!”


Semua pendekar dari sekte aliran putih dan netral melihat pendekar yang mengaku mewakili Panglima Lu Chen menghadiri Pertemuan Putih Suci mulai memisahkan diri dari kelompok Pedang Naga Sakti.


“Kalian? Siapa kalian sebenarnya?!” Ling Han merasa dirinya telah salah bekerjasama dengan orang. Dan orang itu adalah Pangeran She.


Beberapa orang telah memisahkan diri dari Pedang Naga Sakti namun yang paling membuat pendekar dari aliran putih dan netral terkejut adalah suar yang dibawa puluhan pendekar yang memakai penutup wajah.


Mereka memotong atap-atap Aula Langit Suci dengan senjata yang mereka bawa dan mengarahkan suar tersebut ke atas langit.


Semua orang dari pendekar aliran putih dan netral merasakan firasat buruk mendengar ledakan keras yang terjadi di udara dan cahaya berwarna merah yang menghiasi langit Lembah Pegunungan Tiangan.


“Ayah!” Ming Fengying menatap ayahnya dan meminta izin untuk menggunakan kekuatan yang dirinya latih bersama ayahnya.

__ADS_1


“Kenshin, ayah percaya padamu. Lindungi apa yang ingin kau lindungi, ayah izinkan kau untuk menggunakan kekuatan itu...” Shingen juga sudah memegang katananya karena melihat cahaya berwarna merah darah yang seperti menandakan Lembah Pegunungan Tiangan akan menjadi lautan darah.


__ADS_2