Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 103


__ADS_3

Pagi menjelang siang...


Sepasang suami istri nampak memasuki sebuaj panti jompo.Dengan sekeranjang buah di tangan, wanita berparas manis itu nampak berjalan riang digandeng seorang pria tampan bermata hijau pupus, Keith Jordan Edward.


Ya....hari ini mereka tengah berniat mengunjungi kembali tuan Harlan.Mereka ingin melihat kondisi terkini ayah kandung Jordan itu yang menurut dokter pribadinya kondisinya sudah mulai membaik.


Jordan dan Hanum melangkah menuju taman panti,tempat biasa tuan Harlan menghabiskan waktu nya di atas kursi roda.


Jordan tersenyum, dilihatnya disana sang daddy sedang duduk di atas kursi rodanya di bawah pohon yang cukup rindang sambil memangku boneka bola nya


"kita kesana ya...."ucap Jordan pada sang istri.Hanum mengangguk sambil tersenyum.Keduanya pun melangkah bersama sama mendekati sang daddy.


"assalamualaikum....."ucap Hanum manis mendekati sang mertua.


Tuan Harlan menoleh.Raut wajahnya berubah menjadi sangat berbinar saat itu juga.


Anak dan menantunya datang berkunjung.Sesuatu yang sangat ia nanti nantikan setiap harinya.


Hanum mendekat,ia meraih punggung tangan sang ayah mertua lalu menciumnya sebagai tanda hormat,begitu pula Jordan.


Hanum meletakkan buah yang ia bawa di atas kursi taman yang berada di samping sang daddy.Wanita itupun mendudukkan tubuhnya di kursi tersebut.


Jordan berjongkok di depan tuan Harlan.Ia tersenyum lembut sambil menatap wajah sang ayah kandung.


"daddy apa kabar?"tanya Jordan.


Tuan Harlan tersenyum lebar.Ia menggerakkan tangannya menyentuh dada nya sambil mengangguk seolah ingin mengatakan ia bahagia.


Jordan tersenyum lagi.


"pet....."ucap Jordan pada sang istri.


"ya...."


"bawa tissue nggak?"tanya Jordan.


"bawa mas...."ucap Hanum.


Wanita manis itu lantas mengeluarkan sebuah tisue saku dari dalam tasnya dan menyerahkan nya pada sang suami.

__ADS_1


Jordan mengambil selembar tissue itu,lalu mengarahkannya untuk mengusap lembut ujung bibir sang ayah yang nampak mengeluarkan cairan.


"daddy udah makan?"tanya Jordan.


Tuan Harlan mengangguk.


"mau buah nggak?Jordan bawa buah buahan buat daddy..."ucap Jordan lembut


Tuan Harlan mengangguk lagi.Jordan tersenyum.Hanum lantas membuka bingkisan yang semula ia bawa itu lalu mengambil satu buah jeruk dari dalam bingkisan tersebut.


"aku bukain ya mas...."


"iya ..biar gue yang suapin...."ucap Jordan.


Hanum pun mulai mengupas kulit jeruk itu,lalu menyerahkan pada sang suami.Jordan pun menerima nya dan dengan telaten ia mulai menyuapi sang ayah buah berwarna kuning itu.


"Dad...."ucap Jordan sambil kembali mengusap lelehan air jeruk yang menetes dari ujung bibir tuan Harlan.


"ada sesuatu yang pengen Jordan bilang sama daddy..."ucap laki laki itu.


Tuan Harlan menatap lembut wajah sang putra yang masih berjongkok di hadapan nya.


"Jordan berhasil mengambil semua aset daddy yang di curi oleh wanita ular itu...."ucap Jordan sambil menatap dalam ke arah sang daddy.


"wanita itu sekarang udah di penjara dad....dia sudah menerima balasan atas semua yang dia lakukan ke daddy....dan laki laki lain yang selama ini sudah menjadi korbannya...."ucap Jordan.


Harlan masih tak bereaksi.Ia hanya menatap dalam sang putra tanpa melakukan pergerakan sedikitpun.


"dad.....Jordan minta maaf....Selama ini Jordan salah...Jordan udah membiarkan daddy berada di panti ini sendirian...."ucap Jordan.


Tuan Harlan menggelengkan kepalanya...


"ga.......(nggak,..)"ucap tuan Harlan mulai bisa sedikit bicara dengan jelas.


"kaa..u....ga...aaaaa....iiii....se.....ua....aaa...aa..daa..iii...."


(kamu nggak salah...ini semua salah Daddy)


Jordan meraih punggung tangan sang ayah lalu meremasnya lembut

__ADS_1


"dad....sekarang semua sudah kembali ke tangan kita...wanita itu juga udah pergi...."ucap Jordan.


Hening sejenak.Jordan menatap penuh harap ke arah sang ayah....


"Jordan ingin memulai semua dari awal dad...."ucapnya.


"Jordan ingin melihat keluarga kita kembali seperti dulu lagi...."


"Jordan... daddy...mommy....dan Hanum...."ucap pria bermata hijau pupus itu begitu tulus


"aaa...mi.....a.....mu...."


(mommy kamu?)


"mommy?"tanya Jordan memastikan.


Tuan Harlan mengangguk.


"kita akan ketemu mommy besok..."ucap Jordan sambil tersenyum.


Harlan terdiam.


Jordan akan mengajaknya bertemu sang mantan istri besok?wanita yang dulu pernah ia sia siakan?Ia buat hancur?


Harlan nampak diam.


Ada rasa sesak di dadanya.Mengingat betapa jahat nya ia dulu, meninggalkan wanita yang tulus mencintainya hanya demi seorang wanita malam yang pada akhirnya berujung penghianatan dan kebangkrutan nya.


Harlan menyesal.Sangat menyesal.Kini ia seolah ragu,pantaskah ia menemui wanita itu lagi setelah apa yang ia lakukan dulu?


Entahlah.....


...----------------...


***up 19:00.


dikarenakan hari ini rada sibuk jadi baru bisa up malem itupun cuma dikit🙏🙏


insya Allah besok up normal lagi ya....

__ADS_1


jangan lupa kasih dukungan dulu...


mampir juga di novel author lainnya....🥰🥰***


__ADS_2