Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 106


__ADS_3

Hari berganti....


Di sebuah bangunan berlantai dua yang nampak ramai dipenuhi para tamu undangan.Tempat digelarnya sebuah acara peresmian butik yang sudah memiliki nama besar di negara ini.


Para tamu undangan sebagian sudah hadir.Jordan yang sudah terlihat gagah dengan setelah celana dan kemeja itu kini tengah berada di ruang pribadi sang mommy bersama Hanum dan mommy Intan nampak memperhatikan suasana di luar bangunan yang makin ramai dengan beberapa mobil dari tamu yang mulai berdatangan.


Hanum yang tampil anggun dan dewasa dengan gamis berwarna silver itu mendekati sang suami,ia menyentuh pundak Jordan lembut.


"mas..."ucap Hanum


Jordan menoleh.


"kamu kenapa?"tanya Hanum.


Laki laki humoris itu tersenyum.


"gue nggak apa apa...."ucap Jordan.


Mommy Intan keluar dari toilet pribadi di ruangannya.


"kalian udah siap?"tanya mommy.


Jordan dan Hanum tersenyum.


"udah mom...."jawab Jordan.


"ya udah yuk kita turun....tamu udah pada dateng...."ucap Mommy Intan.


"mommy duluan aja deh....ntar aku nyusul ke bawah sama Hanum...."ucap Jordan.


"ya udah....kalau gitu mommy duluan ya...."ucap Mommy Intan.


Jordan dan Hanum hanya mengangguk.Wanita itu kemudian melangkah keluar dari ruangan yang berada di lantai dua itu dan turun ke lantai bawah untuk menyambut para tamu undangan.


Jordan meraih ponselnya,ia kemudian mencari nama salah satu orang kepercayaan Zev yang ia tugaskan untuk menjemput tuan Harlan di panti jompo.


tuuuutt..... tuuuutt.....tuuuutt....


"halo tuan...."ucap sang orang kepercayaan.


"halo....kamu sudah bawa ayah saya kemari?"tanya Jordan


"sudah tuan....kami dalam perjalanan...."


"bagus..."ucap Jordan.


Laki laki kemudian mematikan sambungan telepon nya sepihak.


Jordan kembali memasukkan benda pipih itu kedalam saku celananya.


"gimana mas?"tanya Hanum.

__ADS_1


Jordan mengulum senyum.


"semua aman....."ucapnya.


"kita turun yuk...kita harus nemenin mommy potong pita..."ucap Jordan.


Hanum mengangguk.Ia kemudian berjalan bergandengan bersama sang suami menuruni tangga menuju lantai dasar dimana acara akan digelar.


Puluhan pasang mata para tamu undangan yang terdiri dari sahabat dan beberapa relasi bisnis itu nampak menatap kagum pada pasangan muda yang nampak hangat sambil terus bergandengan tangan tersebut .Kebanyakan dari mereka bahkan baru kali ini melihat paras tampan putra tunggal mommy Intan itu.Mereka memang hanya tau bahwa mommy Intan memiliki satu putra,namun seperti apa wajahnya...mereka baru melihatnya sekarang.


Hanum yang tak terbiasa menjadi pusat perhatian pun kini terlihat sedikit canggung,ia menunduk malu merasa kurang percaya diri.


"jangan nunduk sweetie....angkat kepalanya..."ucap Jordan berbisik.


Hanum mengangguk,perlahan ia mulai menangkat kepalanya dan berjalan dengan yakin di samping sang suami.


Jordan dan Hanum pun mendekati mommy Intan.


"hai sayang...."sapa mommy.


"ini anak kamu?"tanya salah satu sahabat mommy Intan yang baru kali ini bertemu dengan Jordan.


"iya....kenalin...ini Jordan,dan ini Hanum...menantuku..."ucap Mommy Intan bangga.


"oh...ya ampun...kalian pasangan yang serasi sekali....yang satu cantik yang satu ganteng...."ucap wanita bertubuh agak subur itu.


"kamu pasti bahagia sekali ya sekarang...udah ada anak dan menantu....tinggal nunggu cucunya ini yang belum ada..."ucap wanita yang memang mengetahui tentang kisah hidup mommy Intan,membuatnya tak mau menyinggung tentang urusan jodoh dan suami.


"pengennya sih ya secepatnya....tapi kan ya....tinggal gimana yang jalanin aja nih ...."ucap mommy sambil melirik ke arah Jordan dan Hanum membuat keduanya tersenyum malu.


"tuh Dan...mommy kamu udah pengen cucu tuh....buruan turutin..."ucap wanita itu.


Jordan hanya tersenyum malu.


Mereka pun akhirnya larut dalam obrolan.Atau lebih tepatnya mommy Intan dan sahabatnya yang asyik ngobrol,sedangkan Jordan dan Hanum lebih banyak diam dan mengiyakan.


Jordan dan Hanum mulai merasa bosan.Mereka sebenarnya sangat tidak terbiasa dengan acara acara semacam ini.


"pet....kita duduk sana yuk..."ucap Jordan sambil menunjuk sebuah sofa panjang di ruangan tersebut.


Hanum hanya mengangguk.


"mom..."ucap Jordan sambil menyentuh lengan sang ibu membuat wanita yang tengah asyik berbincang itupun menghentikan sejenak percakapan nya.


"ya sayang...."jawab mommy.


"aku sama Hanum duduk di sana ya..."ucap Jordan sambil menunjuk sofa.


"ya udah....tapi entar kalau acara udah mulai kesini lagi..."


"iya mom..."jawab Jordan.

__ADS_1


Pria itupun lantas mengajak wanita karpet nya untuk duduk di sofa panjang disana.Tak lupa ia membawa dua gelas minuman untuk dirinya dan sang istri.


Keduanya pun lantas duduk di sofa yang tadi Jordan tunjuk.Baru beberapa detik ia duduk.,.


"weeeeiiisss....nyonya dan tuan....selamat siang..."ucap seorang pria berjambang yang baru saja datang bersama istri tercintanya yang tengah berbadan dua.Ya...itu Zev dan Nabila.Selain itu juga ada Rubi dan Bryan yang disamping mereka.


"kak..."ucap Hanum.Seperti biasa,ia bangkit lalu meraih punggung tangan kakak kakaknya itu dan mencium nya sebagai tanda hormat.


Zev menyodorkan tangannya pada Jordan yang tengah minum.


"apaan nih maksudnya?" tanya Jordan.


"lu disini yang paling kecil Dan...gue ama Bryan tuh kakak lo...!yang sopan dong...!salim..!"ucap Zev.


"ogah....tangan lu kapalan...!" ucap Jordan songong.


"mata lo...!"jawab Zev sambil menoyor sahabatnya itu.Keduanya pun tergelak.


Zev duduk di tengah tengah antara Jordan dan Nabila,lalu disamping Nabila ada Bryan dan Rubi.


Seperti biasa,Bryan lebih banyak diam dibanding yang lain.Sedangkan Rubi dan Nabila kini asyik berbincang berdua.Laki laki laki itu memang sangat irit bicara,beda dengan Hanum yang cerewet.


"Dan...."ucap Zev.


"hmm...."


"bokap lo gimana?"tanya Zev.


"gue udah suruh Bimo bawa dia kesini..."ucap Jordan sambil kembali menyeruput minumannya


"nyokap gimana?"tanya Zev lagi


Jordan diam sejenak.


"gua akan mempertemukan mereka pas tamu udah pada pulang....biar mommy seneng seneng dulu...."ucap Jordan.


"ya lo tau lah nyokap gue....dulu dia depresinya kek gimana....gue cuma takut aja...kalau dia nggak siap...seenggaknya kalau itu kejadian nggak dilihat banyak orang lah...."ucap Jordan.


"gue sebenernya agak ngeri juga sih.... takutnya nyokap gue kambuh lagi depresinya....tapi mau gimana lagi....gue pengen mereka ketemu....biar daddy bisa minta maaf sama mommy,dan mommy juga tau gimana kondisi daddy...." ucap Jordan.


Zev tersenyum.Ia menepuk pundak sahabatnya tersebut.


"gue paham maksud lo...."ucap Zev.


"gue akan temenin lo di sini.."ucap Zev.


Jordan tersenyum.Ia membalas menepuk pundak laki laki mantan duda yang sebentar lagi akan menjadi ayah tersebut.


...----------------...


***Up 13:20

__ADS_1


yuk....dukungannya dulu yukk...🥰🥰***


__ADS_2