
Pagi menjelang siang...
Di sebuah hotel bintang lima tak jauh dari bar tempat nya menghabiskan waktu semalam.
Pria yang masih dalam kondisi tak berbusana itu menggeliat di atas kasur empuk yang terlihat kusut tersebut.Jordan mengerjab ngerjabkan matanya, mencoba membuka netra yang terasa silau akibat pantulan sinar matahari yang masuk ke dalam kamar melalui jendela kaca yang terbuka.
Jordan pusing Mungkin akibat banyaknya alkohol yang pria itu tenggak semalam.Jordan bangkit.Ia duduk menyandar kan tubuhnya di sandaran ranjang empuk tempatnya bergulat dengan Rebecca semalam.
Jordan mengedarkan pandangannya ke setiap penjuru ruangan.Sepertinya Rebecca sudah tidak ada disini Gadis itu pasti sudah pulang karena ia juga harus sekolah.Mengingat gadis itu masih duduk di bangku SMA saat ini.
Pria itu melirik ke arah jam dinding
13:00
Astaga....ternyata sudah siang...!
Pria berjambang itu pun segera bangkit dan bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya
...****************...
14:00
Jordan sudah berada di jalanan dengan motornya yang sejak semalam terparkir di pelataran bar tempatnya menghabiskan waktu sebelum masuk hotel bersama Rebecca
Jordan berdecak kesal.Jalan raya begitu padat lantaran saat ini bertepatan dengan jam pulang sekolah anak anak SMP dan SMA.
Saking padatnya,Jordan memilih untuk lewat jalan alternatif yang cukup sempit melewati area persawahan dengan jalan aspal yang sedikit rusak.
Jordan memperlambat laju motornya.Tiba tiba fokus matanya tertuju pada sekelompok anak SMA yang nampak bergerombol di jalanan sepi di dekat parit parit area persawahan warga tersebut.
Sebuah motor matic, dan sebuah mobil mewah nampak berada di tepi jalanan sepi dengan beberapa ABG disana.
Tiga abg wanita nampak berdiri berhadapan dengan dua remaja berhijab yang sepertinya sepantaran.
Jordan menghentikan laju motornya.Matanya menyipit.Ada dua wanita yang sangat ia kenal disana.
"Hanum?Rebecca??"ucap Jordan dengan mata melotot menatap ke arah para remaja itu.
Jordan kembali menstarter motornya dan bergegas mendekati para remaja tersebut.
......................
Sementara disana...
Dua gadis remaja itu,Hanum dan Lea nampak berdiri menghadap tiga remaja seusia mereka yang menatap angkuh ke arah meraka.Keduanya kini tengah menghadapi sekelompok remaja yang dikenal sebagai genk siswi paling populer di sekolah swasta tempat mereka menuntut ilmu.Rebecca,Vania dan Clara.
Hanum dan Lea yang pulang sekolah berboncengan motor itu tiba tiba di minta berhenti oleh Rebecca cs yang mengejarnya dengan mobil mewah milik Rebecca.
Ya...Rebecca dan Hanum bersekolah di sekolah yang sama.Bahkan satu kelas.
Rebecca adalah anak dari salah satu orang terpandang di kota itu.Dia cantik, tinggi langsing putih dengan rambut panjangnya yang indah.Kecantikannya sangat sempurna, sehingga tak heran jika banyak siswa di sekolah mereka yang mengidolakan teman tidur Jordan itu.
Selain itu, Rebecca juga seorang selebgram dan konten kreator,sama seperti Hanum.Hanya bedanya..Hanum lebih banyak membuat konten islami dan edukasi untuk anak anak,namun Rebecca,ia adalah selebgram yang dikenal sering tampil berani.Mulai dari pakaian hingga isi kontennya,semua menjurus ke arah dewasa dan terkesan vulgar bagi sebagian orang..padahal usianya masih sangat belia untuk hal hal demikian.
Selain itu di dunia nyata, Rebecca dikenal angkuh dan sombong Mungkin karena parasnya yang nyaris sempurna dan latar belakang keluarganya yang memang kaya raya,membuat nya menjadi memiliki watak tinggi hati dan sering merendahkan teman temannya yang lain.
__ADS_1
Berbeda dengan Hanum....
banyak yang bilang paras Hanum tak lebih cantik dari Rebecca, bahkan ada yang bilang biasa biasa saja.Namun nyatanya gadis itu adalah gadis periang yang mudah bergaul.Ia juga pribadi yang cerdas,ramah dan santun,membuat siapapun akan merasa nyaman jika berkawan dengan adik Bryan itu.Penggemar maupun pengikut Hanum di media sosial pun juga jauh lebih tinggi dari Rebecca,membuat Rebecca pun merasa tersaingi.
Hanum adalah langganan juara kelas dan berbagai lomba lainnya.Sedangkan Rebecca,ia adalah anak yang pernah tidak naik kelas satu kali saat masih duduk di bangku kelas dua.Jadi bisa ditebak kan...seperti apa isi otak Rebecca.
Siang ini....
di jalanan sepi di area persawahan warga.
Rebecca,Vania,Clara nampak berdiri angkuh dengan kedua tangan di lipat di depan dada menghadap dua remaja yang berdiri menunduk itu.Atau lebih tepatnya, Lea yang menunduk,sedangkan Hanum masih bisa berdiri dengan kepala terangkat.
Rebecca sengaja mengajak teman temannya untuk mencegat dan memberi sedikit pelajaran pada Hanum dan Lea.
Ia murka.Hanum baru saja mendapat pujian dari guru guru sekolahnya lantaran ia berhasil membawa pulang piala dari sebuah ajang lomba antar SMA tingkat nasional.
Rebecca murka...!ia iri...!gadis yang tak lebih cantik darinya itu nyatanya selalu berada selangkah di hadapannya.Ia selalu lebih unggul dari Rebecca membuat wanita cantik itupun makin benci pada sosok Hanum.
"kalian mau ngapain sih?"tanya Hanum.
Rebecca tersenyum sinis.
"aku mau ngajak kamu colabs...mau kan?"ucap Rebecca dibarengi senyuman sinis sambil mengeluarkan ponsel mahalnya.
Hanum mulai was was.
"maaf...aku nggak bisa..."ucap Hanum.
Emangnya mau colabs apa coba...mereka beda jurusan....
"sombong banget sih kamu....udah ngerasa terkenal kamu?"ucap Rebecca meremehkan.
"Udahlah Ca...aku mau pulang...tolong jangan halangin jalanku"ucap Hanum pada wanita yang akrab di sapa Eca itu lantaran kini mobil Rebecca memang berada dalam posisi melintang sehingga motor Lea pun tak bisa lewat.
Rebecca tersenyum sinis.
"colabs dulu dong.."ucap nya.
Rebecca mengangkat dagunya.Mengisyaratkan Clara dan Vania untuk mendekati Hanum.
Dua wanita itupun paham.Ia mendekati gadis berhijab itu dan memegangi kedua tangan Hanum.
"kalian mau ngapain?lepasin....!!"ucap Hanum berontak.
"diam...!!"bentak Vania yang berpenampilan tomboy.
"kalian mau ngapain Hanum?jangan macam macam ya kalian?!toloong,.....!!!"ucap Lea sambil berteriak mencoba meminta pertolongan.Namun sia sia... tempat itu memang sangat sepi dan jarang dilewati orang.
Rebecca mendekati Lea.Dengan satu gerakan...
plakkkkkkk......
gadis itu menampar keras pipi Lea membuat sahabat Hanum tersebut pun terpelanting jatuh ke aspal yang rusak.
"diem...!!"bentak Rebecca marah.
Lea yang memang dasarnya penakut pun menciut.
__ADS_1
Rebecca kembali menghampiri Hanum yang kini sudah terduduk dengan kedua tangan masih di pegang oleh Vania dan Clara.
Hanum menangis sambil terus meronta ronta.Namun sia sia,tenaga Vania si tomboy begitu kuat.Di tambah lagi tenaga Clara...sudahlah...Hanum tak bisa bergerak leluasa.
"sssstttt.... jangan nangis Hanum....kita nggak jahat kok..."ucap Rebecca sambil mendudukkan tubuhnya di kedua kaki Hanum.Hanum tak bisa menggerakkan kakinya lantaran tubuh Rebecca berada di atasnya.
"Eca jangan.....!!"pekik Hanum saat Rebecca mulai mengarahkan ponselnya yang berada dalam mode merekam itu ke arah betis Hanum.Clara bekerja,ia menyingkap rok panjang Hanum hingga ke paha atas,membuat kulit mulus berbalut celana pendek selutut itu terekspose dengan jelas.
"woow...mulus banget..."ucap Rebecca masih dengan kamera yang merekam.
"Eca jangan....toloooonggg....!!"ucap Hanum menangis.
"eh di robek aja celananya.."usul Clara...
"eh iya...setuju setuju....!buka aja kakinya....kamu yang robek Ca..kita pegangin..."ucap Vania.
"jangan....!!!"ucap Hanum kembali menangis meronta ronta.
Rebecca membuka belah paha Hanum hingga kini adik Bryan itu berada dalam posisi menga**kang dengan kedua kaki dipegangi oleh Vania dan Clara.
srrreeeeeeekkkkkk.,
"aaaaakkkkhhh.....tolooooooonnnggggg.....!!!!"pekik Hanum histeris.Ia tak bisa berbuat apa apa.Kedua kakinya diapit dan dipegangi oleh Clara dan Vania,sedangkan kini Rebecca dengan lancangnya mengarahkan kamera ponselnya ke arah bagian tubuh Hanum yang berbalut kain segitiga berwarna hitam.
Rebeca tertawa lebar,begitu pula Vania dan Clara.
"kita telan**ngin aja kali ya....."ucap Rebecca seolah memberikan ide cemerlang.
"boleeeehhh......"ucap Kedua sahabatnya itu.Keduanya pun tertawa terbahak bahak.
Rebecca menggerakkan tangannya,berniat untuk kembali merobek kain hitam pembungkus benda sensitif milik Hanum itu.Namun......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"buuuggghhhhh........!!"
@bersambung....😁😁
...----------------...
__ADS_1
***Selamat siang....
yuukkk...klik like komen vote dan hadiahnya....🥰🥰🥰***