
Mentari semakin naik.....
Di rumah megah berlantai tiga itu....
Di dalam kamar milik Jordan dan Hanum...
Hanum nampak tersenyum menatap pantulan wajahnya di cermin sambil menopang dagunya di atas meja rias yang peralatan kosmetiknya sudah sangat lengkap tersebut.Mommy Intan sudah menyiapkan semuanya.Bahkan semua lukisan lukisan dan gambar gambar bernuansa fulgar yang semula tertempel di kamar laki laki itu sudah hilang sirna.Mommy Intan sudah menyuruh pelayan untuk membereskan nya kemarin saat mereka makan malam di luar.
Hanum tersenyum manja..
Wanita bersuami itu kini tengah dimanjakan oleh pria yang baru kemarin menikahi nya tersebut.Jordan kini tengah sibuk mengeringkan rambut panjang Hanum menggunakan hair dryer sambil sesekali menyisirnya.
"duuuuhh....ude kek bapak bapak dandanin anak mau sekolah gue...."ucap Jordan sambil meraih rambut Hanum dalam satu genggaman tangan.
"rambut lu panjang banget lagi udah kek ekor kuda..."ucap Jordan asal nyeletuk.
Hanum tak menjawab,ia hanya tersenyum mendengar ucapan pria tersebut sambil menikmati perlakuan manis dari suaminya itu.
"maaaaassss...."ucap Hanum manja.
"apa....."jawab Jordan sambil mengikat rambut sang istri.
"tadi aku bilang apa...."
Jordan menghentikan pergerakan nya sejenak.
"bilang apa?"tanya Jordan tak ingat
Hanum mendengus kesal.
"yang tadi abis solat subuh...."ucap Hanum.
Jordan nampak berfikir keras....
"tuh kaaan...."
"apa sih pet...gue nggak inget...."
"iiiihhhh.....aku nggak suka di panggil lo gue lo gue....sekali lagi kamu manggil aku kayak gitu aku nggak mau jawab...!"ucap Hanum ngambek sambil melipat kedua tangannya di depan dada bak anak kecil yang tengah merajuk.
"ah...elah....panggilan doang....kan yang penting lo nyaut...ribet amat lo..!"ucap Jordan
Hanum makin mendengus kesal.
"jadi cowok nggak ada romantis romantisnya sama sekali....di mintain panggilan sayang nggak mau....!ngeselin banget jadi cowok..."ucap wanita delapan belas tahun dengan mata mengembun.Sisi cengeng nya muncul.Jordan menggaruk garuk kepala belakang nya yang tak gatal.
Astaga.....nama panggilan doang ribet amat...!
Jordan menatap pantulan wajah Hanum di kaca yang cukup besar itu.Hanum masih bersungut dengan mata mengembun.
Jordan menghela nafas panjang.Ditatapnya dengan lembut istri manisnya tersebut.Laki laki itu kemudian memeluk wanita tersayangnya itu dari belakang,lalu berbisik lembut,
__ADS_1
"mau nya dipanggil apa...aku harus punya panggilan yang spesial buat istri yang spesial ini..."ucapnya lembut di telinga Hanum.
Hanum masih tak bereaksi.
"sweetie...."ucap Jordan manja membuat Hanum menoleh.
"sweetienya mas brewok....yang cantik,yang imut,yang lucu...."ucap Jordan sambil mengulum senyum.Hanum diam diam mulai mengulum senyum.
"tapi cengeng,nangisan,polos banget lagi...."ucap Jordan
Wajah cemberut itu perlahan mulai memudar.Hanum mulai berbunga bunga mendengar panggilan baru dari sang suami untuk dirinya.
"cie....senyum....suka ya di panggil sweetie...."ucap Jordan sambil mencolek hidung Hanum.Wanita itu makin tersipu malu membuat Jordan makin gemas.Laki laki itu mengeratkan pelukannya.Bibir merahnya kembali menghujani Hanum dengan kecupan kecupan lembut tanda betapa ia sangat menyayangi wanita itu.
"dah yuk.....ke meja makan..... mommy pasti udah nungguin...."ucap Jordan sambil melepas dekapannya pada sang istri
"tapi males jalan....."rengek Hanum.
Jordan mengulum senyum.
"trus sweetie nya mas brewok maunya gimana?di lempar ke bawah mau...?" ucap Jordan menggoda
"iiiihhh.....kok di lempar.....kejam banget...."
"trus sweetie nya mas brewok maunya gimana?"tanya Jordan masih dengan suara sok manjanya
"gendong...."ucap Hanum sambil merentangkan kedua tangannya.
Laki laki itupun sedikit berjongkok membelakangi Hanum.
"ya udah ayok...."
Hanum tersenyum sumringah.Ia pun naik ke atas punggung Jordan lalu keluar kamar untuk menemui sang mommy yang sudah menunggu di meja makan .
...****************...
Sementara di tempat lain....
braaaaakkkk.......
Irawan menendang meja di hadapan nya membuat Lusi yang ada di sampingnya terjingkat kaget.Lusi baru saja memberi tahukan tentang perjudian nya semalam yang berakhir kekalahan.Hal itu membuat Irawan murka semurka murkanya ..!
"kau itu bodoh atau tolol...?!!bisa bisanya kau mempertaruhkan aset kita di meja judi....!!dimana otakmu....!!"ucap Irawan membabi buta.
"mana aku tahu kalau aku akan kalah...!aku tidak tau kalau Kyle itu cukup mahir dalam berjudi...!"
"kau itu yang bodoh....!hobimu itu sudah menghancurkan keluarga kita....!!kita bisa jatuh miskin sekarang....!!"
"hei....jaga bicaramu....!!semua aset itu milikku...!"
"iya.....itu asetmu...tapi sekarang sudah menjadi milik Kyle....dan kita akan jadi gelandangan....!"
__ADS_1
"tidak....!aku tidak mau....!!kita harus kabur....!kita harus pergi ke luar negeri dan mengamankan aset aset kita....!untuk masalah surat perjanjian itu....Kyle pasti akan berfikir dua kali untuk menggugatnya....mengingat perjanjian itu terjadi di atas meja judi...!nama baik nya akan sedikit tercoreng jika masyarakat tau tentang dirinya yang suka berjudi....!"ucap Lusi.
Irawan mengangguk.,.
"kau benar....lebih baik kita segera mengemasi barang barang kita ...kita pergi hari ini....kita jemput Rebecca di sekolahnya sekarang...!"ucap pria paruh baya itu.
Keduanya pun berniat untuk pergi ke kamar mereka guna mengemasi pakaian mereka.Namun saat mereka hendak melangkah pergi..
drrrrttt.....drrrrttt.....drrrrttt.....
ponsel Lusi bergetar.Sepasang suami istri itu menghentikan langkahnya.Sebuah panggilan masuk dari nomor yang tak dikenal.Lusi segera mengusap tombol hijau di layar tersebut dan menempelkan nya di telinga sebelah kiri.
"halo..."ucap Lusi
"selamat siang nyonya Lusi...saya Kyle...calon pemilik aset aset perusahaan anda..."ucap Kyle dari seberang sana membuat mata Lusi seketika membola.
"saya hanya ingin mengingatkan..... perjanjian tetaplah perjanjian....anda sudah menanda tangani surat perjanjian yang sudah saya buat...saya hanya ingin memberitahukan...saya tidak pernah main main dengan ucapan saya....saya menyarankan....anda tidak coba coba untuk kabur atau melakukan upaya apapun untuk menggagalkan pemindahan aset aset anda ke tangan saya...karena apa?Karena saya sudah memegang kartu mati anda dan keluarga anda...."ucap Kyle angkuh.
"apa maksudmu...?"tanya Lusi dengan dada naik turun.
"seharusnya anda sudah membuka file di flashdisk yang saya serahkan ke anda semalam..."
"jika belum...saya sarankan anda untuk segera mengeceknya...saya yakin... setelah anda melihatnya...anda tidak akan berani untuk berbuat macam macam pada saya dan perjanjian kita..."ucap Zev lalu mematikan sambungan telfonnya secara sepihak.
Lusi terdiam.
Apa maksudnya?
Wanita itupun segera meraih tas yang sedari tadi tergeletak di atas sofa.Ia lalu mengeluarkan sebuah flashdisk dari dalamnya dan mulai memasangnya di sebuah laptop yang terletak di atas meja.Irawan duduk di samping sang istri yang kini mulai mengotak atik benda canggih tersebut.
Dan........
.
.
.
.
.
.
.
"AN*ING....!!!"
@bersambung....😁😁
lanjut besok ya...
__ADS_1
Yuk....banyakin dukungan dulu....🥰