Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 11


__ADS_3

Gema suara adzan maghrib mulai berkumandang....


Gadis manis yang sejak siang berteduh di cafe itu memilih melangkah ke pinggir jalan menghentikan sebuah taxy guna mengantarkan nya pulang kerumah.Hingga kini baik Bryan maupun ustad Hanif belum ada yang menjemput nya.Ayah dan kakaknya itu pasti tidak tau jika Hanum berteduh di cafe itu.


Cukup lama Hanum berdiri di pinggir jalan dengan tas yang ia gunakan untuk menutupi kepalanya.Tiba tiba....


tinn....tinn......


Sebuah mobil sport hitam nampak berhenti de depannya.Sepertinya ia kenal mobil itu..


Kaca mobil terbuka....


Seketika itu juga gadis manis tersebut melengos malas saat melihat seorang laki laki tersenyum sok manis di dalam sana.


"belum pulang pet?betah bener..." ucap Jordan.


"pat pet pat pet....!kamu pikir aku bab* nge*et....?!!" ucap Hanum kesal namun sukses membuat Jordan terpingkal.


"eehh....lo ngapain jam segini masih disini?" tanya Jordan lagi.


"kamu nggak liat apa dari tadi aku nyari taxi nggak ketemu ketemu...!" ucap Hanum kesal.Entahlah...ia benar benar selalu emosi sendiri jika bertemu laki laki ini.Dan parahnya lagi...Tuhan seolah tidak ada bosan bosannya mempertemukan mereka dalam berbagai kesempatan.


Jordan terkekeh...lama lama asyik juga menggoda bocah ini.


"masuk yuk...gue anterin..." ucap Jordan.


"nggak perlu" jawab Hanum dalam mode cueknya dengan sorot mata yang terus mencoba mencari cari taxi lewat,namun tak ada.


"eh....jam jam segini disini tuh susah nyari taxi....udah sih masuk aja...bentar lagi gelap...bahaya buat cewek...apalagi bocah kek lo...!buruan masuk..!" ucap Jordan.


Hanum nampak berfikir.Memang benar,sebentar lagi maghrib,dan sedari tadi ia berdiri,ia tak menemukan satu taxi pun lewat sini.


'buruan..mumpung gue baik..!"ucap Jordan.


Hanum masih tak bergeming.


"kalau nggak mau gue tinggal nih....sendirian lo disini..!" ucap Jordan.


Hanum menghela nafas panjang...


"iya...iya...aku ikut..!" ucapnya kemudian.


Hanum pun mau tak mau masuk ke dalam mobil Jordan,daripada ia harus menunggu di tempat itu sendirian ya kan....?

__ADS_1


Hanum terdiam sesaat saat sudah duduk di jog samping kemudi mobil ber AC itu.Dilihatnya di sana,ada beberapa botol miras berbagai jenis yang disimpan di kantong penyimpanan barang di panel pintu kanan dan kiri.Selaim itu juga ada satu botol yang berada di pangkuan Jordan.


Dari situ bisa terlihat jelas,bahwa Jordan memang peminum kelas berat.Ia memang tak bisa jauh jauh dari alkohol.


Hanum meringsut saat mobil mulai bergerak maju.Mampus..!dia satu mobil dengan pria mabuk..!!bagaimana ini.


Hanum diam tak bersuara.Ia seolah tengah memutar otak memikirkan sejuta rencana jika sewaktu waktu pria disampingnya itu berbuat macam macam padanya.


Jordan melirik ke arah Hanum.Ia kemudian menenggak minumannya.Hanum makin was was.Raut wajah tegang yang gadis itu tunjukkan pun berhasil di tangkap oleh mata tajam Jordan.Pria yang masih dalam kondisi sadar itupun mengulum senyum jahil.Sepertinya akan sedikit menarik jika ia bermain main sebentar dengan gadis cerewet ini.


eeegggkkkkk.....


Jordan bersendawa cukup keras membuat Hanum sedikit terjingkat.Laki laki itu kemudian menambah kecepatan berkendara nya membuat mobil itu kini melesat kencang bak angin topan.Hanum makin panik dan takut ditambah lagi pria itu kini justru bernyanyi tak jelas sambil menggoyang goyangkan tubuhnya selayaknya orang mabuk.


"ya Allah....kenapa aku tadi mau sih di ajak bareng sama dia..." batin Hanum menyesal.


Mobil melesat ugal ugalan.Hanum tak berani menegur,ia takut hal itu justru akan mamancing reaksi lain pada Jordan.Mengingat pria itu tengah dalam kondisi mabuk sekarang,dan ia perempuan,dan mereka hanya berdua di dalam mobil yang melaju bak orang kesetanan.


Hanum mengeratkan pelukannya pada ransel di pangkuan nya.Wajahnya mulai terlihat pucat.Jordan diam diam mengulum senyum melihat wajah Hanum yang nampak pucat.Mungkin pucat karena takut,pikirnya.


Lampu merah menyala.....


ciiiiiittttt........


Jordan melakukan pengereman mendadak membuat dada Hanum makin berdebar debar.Wajahnya makin pucat.Ia mulai terlihat tidak baik baik saja.Bahkan keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.


Jordan mendekat kan wajahnya pada wajah manis remaja yang kini mulai menginjak usia delapan belas tahun itu.


"ka...kamu mau ngapain?" tanya Hanum dengan wajah pucat.


Jordan tersenyum smirk.Hanum makin pucat mana kala bau alkohol yang menyengat tercium jelas dari mulut Jordan.


"ja....jangan macem macem kamu..!jangan deket deket...!!" ucap Hanum panik.


Jordan tak peduli.Hanum makin meringsut.Jordan terus mendekat...dekat.....dekat......daaaaannn.....


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


buuuuuugggghhhhhhh....


.


.


.


.


.


.


Hoooooeeeeeekkkkkkkkkkkk....!!!


"anjrrrr**iiitt.....!!!!!!"


Hanum mendorong tubuh Jordan.Gadis itu muntah,mengeluarkan seluruh isi perutnya di paha Jordan membuat laki laki itu mengumpat hebat.


"lu kenapa sih?!!!" ucap Jordan murka.


Hanum tak menjawab.Gadis itu lemas.Sedangkan Jordan tak henti mengucap sumpah serapahnya.Niatnya mengerjai Hanum malah berakhir dengan menerima muntahan dari gadis manis berhijab itu.


Hanum memang suka mabuk kendaraan jika naik mobil ber AC.Biasanya jika sedang berkendara dengan keluarga nya,mereka tak pernah menyalakan AC dan lebih memilih untuk membuka kaca jendela.Tapi kali ini ia berkendara dengan Jordan.Laki laki itu tak tau jika Hanum mabuk kendaraan.Apalagi tadi Jordan melajukan kendaraannya ugal ugalan,ditambah lagi bau alkohol yang menyeruak sepanjang perjalanan membuat Hanum makin tak karuan.


"bang*at...!!" umpat Jordan sambil kebauan dengan muntahan Hanum yang cukup banyak.


"maaf....aku mabok kendaraan" lirih Hanum.


"bodo amat...!!norak lu....!!!" ucapnya kesal.


Jordan kembali melajukan mobilnya.Ia memilih menepi di sebuah masjid yang letaknya bersebelahan dengan toko pakaian.Laki laki itupun bergegas turun untuk membersihkan diri dan mengganti pakaiannya.


...----------------...

__ADS_1


***Selamat pagi....


yukkk....banyakin like komen vote dan***


__ADS_2