
Di sebuah taman.....
Dua anak manusia itu tengah duduk berdua sambil menikmati satu bungkus gado gado yang mereka nikmati berdua
Di bawah pohon rindang,Jordan memegang bungkusan kertas nasi berisi makanan yang bahan utamanya adalah sayuran dan saus kacang itu yang sesekali Hanum ambil dengan menggunakan sendok plastik di tangannya lalu ia masukkan ke dalam mulutnya dan mulut Jordan secara bergantian.
Jordan hanya menurut.Ia menerima semua perlakuan Hanum padanya sambil bercerita tentang apa yang ia rasakan saat ini.Tentang masa lalunya serta keluarganya,seta tentang Sheila si wanita ular.Hanum nampak mendengar kan dengan seksama sambil sesekali menyuapi sang laki laki yang berada di hadapannya itu.
"gue sebenernya kangen pet sama nyokap gue...." ucap Jordan.
Hanum tersenyum menatap laki laki ini.
"gue pengen ketemu dia saat ini...tapi kayaknya dia sibuk banget..."ucap Jordan.
Hanum menyodorkan segelas minuman boba yang menjadi teman makan gado gado nya ke arah mulut Jordan.Laki laki itupun menurut lagi,ia menyeruput minuman yang Hanum belikan tersebut.
"jangan putus silaturahmi mas....apalagi sama orang tua. "ucap Hanum.
"dianya aja nggak mau ngasih kabar gue....gue bisa apa..."
"yaahh...kalau mama kamu nggak mau kasih kabar...kamu lah yang tanya kabar dia...sebagai seorang anak kan kamu juga wajib berbakti sama orang tua kamu...apalagi ibu kamu.,."
"mas....dia juga korban....sama seperti kamu...dia bahkan mungkin lebih hancur....kalau bukan kamu yang mendekat dan menyayangi dia...siapa lagi?dia juga cuma punya kamu kan?"tanya Hanum.
Jordan diam.Ia kembali merogoh saku celananya dengan menggunakan satu tangannya yang bebas.Dilihatnya kembali room chat nya dengan sang mama....
Masih belum dibaca....padahal ada tulisan online di bawah nama sang mama...Se tidak peduli itukah ibu kandungnya??
Jordan mengembun.Ia kembali memasukkan benda pipih itu ke dalam saku celananya.Sedih sekali rasanya,diabaikan oleh orang tuanya sendiri.
Hanum tersenyum,..satu tangan kirinya yang bersih mengusap lembut pundak Jordan.
"yang sabar ya.... jangan berhenti hubungin mama kamu...."ucap Hanum.
Jordan tersenyum,
"makasih ya pet....lo udah bersedia dengerin cerita gue..."
"kamu selalu ada buat aku mas....sekarang giliran aku yang akan ada buat kamu....kamu nggak sendiri kok...banyak orang orang yang sayang sama kamu...."
"kamu orang baik...suatu saat nanti kamu pasti akan menemukan kebahagiaan kamu"ucap Hanum.
Jordan tersenyum getir.
"jangan berhenti jadi orang baik ya mas...."ucapnya lagi dengan senyuman manis.Jordan menatap dalam wanita itu..
"nggak tau kenapa gue seneng deh kalau ama lo...lo enak banget di ajak cerita..."ucap Jordan membuat Hanum menunduk.Sebuah senyuman terbentuk dari bibir wanita itu.
"aku cuma berusaha jadi teman yang baik mas..."ucap Hanum.
Jordan masih menatap dalam wanita itu.Entah mengapa perasaannya selalu tenang jika bersama wanita ini.Ia selalu dibuat nyaman jika berhadapan dengan Hanum.Ingin rasanya ia mengungkapkan sesuatu,sebuah perasaan yang ia sendiri tak bisa mencernanya,perasaan macam apa ini
Tapi entahlah,ia seolah masih bingung dengan perasaannya itu.Ia takut ini hanya efek terlalu nyaman saja.Efek nyaman lantaran kini ia menemukan tempat yang nyaman untuk bersandar dan berkeluh kesah.
"dah mas....jangan liatin aku terus...nih makan lagi biar kenyang.."ucap Hanum sambil kembali menyuapi Hanum dengan sendok plastik di tangannya.
...****************...
Sore menjelang.....
Di sebuah rumah sederhana berpagar besi setinggi orang dewasa.Sepasang suami istri itu turun dari mobil baru tunggangan mereka yang Zev beli beberapa hari lalu.
"assalamualaikum...."ucap Nabila dan Zev bersamaan.
"wa Alaikum salam...."jawab Adrian dan Angkasa yang kini berada di teras rumah milik bu Lastri.
"weeeiiisss.....mobil baru kak.....?"tanya Angkasa antusias melihat tunggangan sang kakak ipar.
Zev mengangkat kedua alisnya seolah berkata "iya"
"ckckckck.....keren...."ucap Angkasa.
"kakak lo yang minta...ngidam yang luar biasa kan?"ucap Zev membuat Angkasa sontak menoleh ke arah sang kakak.
"widih....bukan maen....masih di dalem perut aja ude paham barang mewah lu pon....gimana gedenya lu ntar...."ucap Angkasa melirik ke arah perut Nabila yang sudah terlihat sedikit membuncit.
"iya dong....kan anak pinter..."ucap Nabila sambil mengusap perutnya.
__ADS_1
Adrian hanya tersenyum melihat percakapan anak anak dan menantunya itu.
"itu mah bukan pinter...tapi matre....belum juga keluar...mintanya udah macem macem....itu pasti sebenarnya bukan maunya anak lo....tapi mau mauan lo doang kan?" ucap Angkasa memulai perdebatan.
"yeee.....suka suka gue lah....yang penting kan suami gue mau beliin weeeeekkk...."ucap Nabila ssmbil menjulurkan lidahnya.
Angkasa hanya mengangkat satu sudut bibirnya sambil menatap sinis ke arah Nabila.
"malahan nih Sa ya...abis ini gue rencana mau beli gunung Bromo..."ucap Nabila.
"buseeetttt....napa nggak sekalian semeru lo beli...?buat apaan lu beli gunung?mau nyemilin awan panas lo?"tanya Angkasa ngegas yang sukses membuat Zev dan Adrian yang duduk di kursi teras pun tertawa sambil geleng geleng.
"biar gue bisa nyelupin pala lo ke kawahnya..!!" ucap Nabila memancing emosi.Angkasa kesal,ia sudah mengangkat kakinya dan melepas sendal jepitnya hendak melempar kan nya ke arah ibu hamil itu namun Adrian dengan cepat melerai.
"heii.....heii...!udah....!"
"burung ababil tuh pa...."rengek Angkasa kesal.Nabila nampak sumringah menjulurkan lidahnya menggoda sang adik.
"dasar lo bumil stres....!"
"lu ABG ngompolan...!"
"gue nggak ngompol...!"
"ngompol..!"
"enggak...!"
"ngompoooool..!"
"mamaaaaaa.....!!!"
"ngaduuuuuuu....!!"
"Angkasa Nabila udah...!!kalian udah gede...masih aja berantem...!!"ucap Adrian tegas.
Nabila pun diam,namun sesekali ia masih menjulurkan lidahnya menggoda sang adik.
"kaaak....papa capek ngasih tau nya...!udah...duduk..!!"ucap Adrian lagi.
Nabila dan Angkasa pun duduk.Angkasa masih menatap kesal ke arah Nabila sedangkan wanita hamil itu merasa di atas awan melihat raut wajah kesal sang adik.
Angkasa melengos tak mau melihat wajah sang kakak membuat Nabila justru makin terkekeh.
Adinda datang dari dalam rumah.
"Zev....kakak....kalian disini?udah lama?"tanya ibu ibu cantik beranak dua itu.
"baru aja kok ma"ucap Nabila lalu bangkit mencium tangan sang mama, begitupun Zev.
"oh iya ...ma....pa....aku tadi kesini mau nanya sama papa sama mama...."ucap Nabila.
"nanya apa?"tanya Adinda yang berdiri di samping Adrian
Zev mengeluarkan laptop dari dalam tas kerja yang sedari tadi ia tenteng, membukanya lalu menunjukkan sebuah foto ke kepada Adrian dan Dinda.
"Nabil bilang,katanya dia kek kenal sama wanita di foto ini...tapi lupa siapa...kira kira papa sama mama tau nggak ini siapa?"tanya Zev.
Adrian dan Dinda mengernyitkan dahinya melihat foto di laptop Zev itu.Seorang pria yang usianya sepertinya di atas Adrian dengan sorang wanita berpakaian seksi meskipun sudah tak terlalu muda lagi,kira kira empat puluh tahunan.
Adrian dan Dinda saling pandang!dia masih ingat betul wanita itu..!wanita yang dulu menjadi tempat buang s***ma Adrian.Wanita yang dulu pernah membuat ulah dengan mencoba menggoda Adrian serta menggoda Joddy yang berujung terlemparnya Adrian Tama ke jeruji besi.Sheila..!!
"iiih....itu kan toilet kamu dulu mas...?"ucap Dinda reflek membuat semua yang ada di sana pun menoleh ke arah ibu ibu cantik itu.
"toilet?toilet duduk apa jongkok?"tanya Angkasa polos.
"duduk bisa jongkok bisa dek..."jawab Adrian sekenanya.
"dih...yang pernah make..."ucap Dinda.
Adrian hanya mengulum senyum.
"keriput ya mas...."ucap Dinda sambil menatap lagi foto itu.
"iya...ja*ang senior Din.."jawab Adrian membenarkan perkataan sang istri.Adinda hanya manggut manggut.
Sepertinya sepasang calon kakek dan nenek ini sedang bernostalgia....🙈
__ADS_1
"siapa ma?Nabil kayak inget deh....tapi lupa.."ucap Nabila.
Dinda mendongak menatap wajah sang putri.
"kamu inget perempuan yang beberapa kali pernah ketemu sama kita....yang suka godain papa kamu..."ucap Adinda.
"yang mana?"
"yang dulu pernah kamu lempar pasir kalau nggak salah,pas di pantai...sebelum kita kerumah nenek kalau nggak salah...ya mas ya?"tanya Adinda yang masih samar samar mengingat kejadian belasan tahun lalu.
Adrian mengangkat pundaknya bersamaan.Ia sudah tak pernah mengingat itu lagi.
Nabila nampak berfikir keras.Tapi tak ingat juga
"lupa ma...."ucap Nabila.
"ya udah lah....nggak usah di inget inget...."ucap Adrian.
"kamu dapet foto ini dari mana Zev?"tanya Adrian kemudian.
"itu foto papanya Rebecca pa....pak Irawan...dan itu wanita simpanan nya pak Irawan"ucap Zev.
"astaghfirullah hal adzim....dia masih menggeluti profesi yang sama mas belasan tahun..."ucap Adinda sambil menepuk pundak sang suami.
Adrian hanya menggelengkan kepalanya.Suka sekali istrinya ini membahas masa lalu.Adrian kan jadi kikuk di depan anak anak dan menantunya.Dia juga alumni pengguna jasa plus plus Sheila.
"papa sama mama kenal?"tanya Zev.
"kenal...kenal banget malahan....apalagi papa....ya kan pa..."ucap Adinda sambil kembali menepuk pundak Adrian.
"apa sih Din?"
"kenal kan?"
"iya,..!"ucap Adrian akhirnya.
Zev tersenyum.Mertuanya kan memang mantan laki laki br***sek...sudah pasti ia kenal dengan wanita wanita macam ini.
"jadi sekarang dia menjalin hubungan dengan ayahnya Rebecca?"tanya Adrian.
"iya pa...dan parahnya lagi....ternyata perempuan ini juga yang menggoda papanya Jordan...sampai sampai papanya lebih milih dia dan ninggalin Jordan dan mamanya..."
Adrian terdiam.Ia menghela nafas panjang.
Benar benar wanita ular...!
"untung kamu dulu nggak di gondol ama dia mas...."ucap Dinda lagi seolah belum puas.
"apalagi sih Din?" ucap Adrian tak habis pikir.
"iya kan?bener dong aku...untung kamu ketemu aku...kalau nggak udah ilang kamu di gondol dia...."ucap Dinda lagi.
"iyaaaaaa...."ucap Adrian jengkel.
Zev kembali mengulum senyum.
"trus ini mau kamu apain?"tanya Adrian lagi.
"jadi gini......................."
Dan dimulai lah pembicaraan serius antara Adrian dan Zev yang didengarkan langsung oleh Dinda, Nabila dan Angkasa.Tentang rencana selanjutnya untuk membalaskan rasa sakit hati orang orang yang menyayangi Hanum.Orang orang yang berdiri.di belakang gadis polos korban pembully an sadis yang dilakukan oleh Rebecca.
***bonus visual....
papa Adrian dengan mata hijaunya***
Zev Smith Anderson dengan mata serigalanya,
...----------------...
*Selamat pagi...
up 05:45
__ADS_1
yuk... dukungannya yuk*....