
Malam hari,
Di sebuah kamar milik Jordan dan Hanum.
Wanita berhijab itu kini tengah berada di balkon kamarnya,mengarahkan pandangan matanya menatap bintang bintang di langit malam yang nampak cerah tak berawan.
Besok adalah hari peresmian salah satu cabang butik mommy Intan.Hari yang cukup di tunggu tunggu baik oleh sang mommy,Jordan maupun Hanum.Ada suatu rencana yang ingin Jordan lakukan besok,yang ia harap akan berakhir indah seperti angan angan mereka.
Ya.....Jordan ingin mempertemukan daddy dan mommy nya besok di acara peresmian butik tersebut.Sebuah rencana yang mereka harapkan semua akan berjalan lancar dan berakhir indah.
Namun ada satu ke khawatiran dalam diri Hanum.Ia takut mommy Intan belum siap menerima kehadiran mantan suaminya itu.Ia takut nantinya Jordan akan menelan kekecewaan.Mengingat laki laki itu sangat menginginkan keluarga nya kembali menjadi utuh seperti sedia kala.Ia sangat merindukan keluarga yang lengkap, seperti yang dulu pernah ia miliki sebelum semuanya di rusak oleh seorang wanita ular bernama Sheila.
Hanum nampak sibuk dengan pemikirannya sendiri,hingga.....
.
.
.
plaaaakkkkkk.....
Hanum terjingkat kaget.Jordan menepuk pan*at Hanum cukup keras membuat wanita itupun reflek berteriak lalu berbalik badan.
"maaaas....!!!!!!"ucap Hanum setengah berteriak yang sukses membuat Jordan yang tiba tiba datang dengan mengenakan kaos tanpa lengan dan celana pendek kain itupun tergelak..!
Ia kembali menghisap rokoknya sambil tertawa menikmati raut wajah sang istri yang nampak melotot dengan dada naik turun.
"ngapain sih kamu?ngagetin aja...!"ucap Hanum kesal.
Jordan membuang asap rokoknya,lalu berdiri di samping sang istri sambil menyandarkan tubuhnya pada pagar besi balkon kamarnya.
"lagian lu ngapain sih...malem malem ngelamun...kesambet kuntilanak baru tau rasa loh..."ucap Jordan sambil kembali menghisap rokoknya.
Hanum kembali menatap langit malam...
"langit....bisakah kau turunkan kon*om sebiji....kon*om ku abis...."ucap Jordan nyeleneh membuat Hanum reflek memukul pundak suaminya itu.
Jordan kembali tergelak.
"nggak jelas banget ya kamu...!"ucap Hanum tak habis pikir.
"lagian...malem malem ngitung bintang...capek tau nggak..."ucap Jordan.
"siapa juga yang lagi ngitung bintang....orang aku lagi liatin bidadari mangku kucing di dalam bulan...(dongeng orang tua jaman dulu).."
Jordan tergelak....
"apaan sih lo nggak jelas banget .."ucap Jordan sambil mengacak acak lembut rambut berbalut hijab itu.
Hanum terkekeh.
Jordan mendekatkan tubuhnya pada tubuh Hanum.Kini matanya fokus menatap wajah manis milik sang istri kecil.
"ngapain?lagi mikirin apa?hemm?"tanya Jordan.
Hanum menoleh ke arah sang suami.
"mas..."
"apa?"
"aku deg deg an nunggu besok .."ucap Hanum.
Jordan tersenyum..
"aku takut mommy nggak siap nerima daddy..."ucap Hanum.
Jordan menatap dalam wajah itu.Sepertinya Hanum begitu khawatir.
__ADS_1
"aku takut kamu sedih lagi...."ucap Hanum kemudian.
Jordan masih tak bereaksi.Matanya menatap dalam Hanum yang terlihat sedih sekaligus khawatir.
"mas ..."ucap Hanum.
Jordan tersenyum...
"gue akan baik baik aja selama lo ada di samping gue...."ucap Jordan
Hanum terdiam...
"gue bisa paham kalau pada akhirnya besok mommy akan memilih untuk nggak maafin daddy.... karena gue tau ..trauma yang mommy rasakan itu sangat dalam sweetie...terlalu sakit .."ucap Jordan
"karena dulu gue juga ngerasain itu..."
Jordan menarik nafas panjang.
"besok,gue akan mempertemukan mereka ... harapan nya sih... semoga semua bisa kembali baik seperti semula ..kalaupun keluarga gue bisa utuh lagi...anggap aja itu bonus.."
"yang terpenting...mommy sama daddy bisa ketemu dulu,biar daddy bisa minta maaf,dan mommy tau... seperti apa kondisi daddy sekarang...udah...itu aja..."
"gue nggak mau minta yang muluk muluk sweetie.... karena gue rasa itu juga terlalu berat.... keluarga gue udah terlanjur hancur sejak dulu..."ucap Jordan.
Hanum tersenyum mendengar ucapan suami brewoknya.
"daddy sama mommy beruntung punya anak kayak kamu mas...."ucap Hanum.
"oh ya?"tanya Jordan.
Hanum mengangguk.
"kenapa?"tanya Jordan lagi.
"kamu punya hati yang tulus...baik...peduli sama orang lain...rela ngelakuin apapun demi kebahagiaan orang lain...aku bangga deh...punya suami kayak kamu..."ucap Hanum.
"masak?"tanya Jordan.
"buktiin dong..."ucap Jordan mulai beraksi.
"caranya?"tanya Hanum.
Jordan tersenyum nakal.Ia menghisap lagi rokoknya yang tinggal sedikit lalu membuangnya ke lantai balkon dan menginjaknya untuk mematikan asapnya.
Jordan menegakkan posisi tubuhnya sambil mengulum senyum genit.Hanum mulai mencium gelagat di ajak praktek biologi tentang sistem reproduksi.
"ah nyesel ah mas aku muji kamu....kamu orangnya nggak bisa dipuji deh kek nya...."ucap Hanum sambil melangkahkan kakinya hendak masuk ke dalam kamar.Namun....
Seett... Jordan menahan tangan istri karpetnya .
"mau kemana?"tanya Jordan
"mau masuk...!"ucap Hanum.
"katanya mau buktiin kalau kamu bangga sama aku..?"
"nggak jadi...!"
"kenapa?"
Hanum diam tak menjawab.Tiba tiba...
"aaaahh..."ucap Jordan sambil meringis seolah merasakan sesuatu.
Hanum pun mengernyitkan dahi nya
"kamu kenapa mas?"tanya Hanum.
"tangan mana tangan...."ucap Jordan sambil meraih satu lengan Hanum.Wanita itupun menurut sambil bertanya tanya dalam hati.
__ADS_1
"kamu kenapa mas?"tanya Hanum mulai khawatir.Jordan masih terus meringis.Laki laki itu kemudian membimbing tangan Hanum untuk masuk ke dalam kain pembungkus tubuh bagian bawah nya, membimbing tangan berkulit putih itu untuk bersentuhan langsung dengan sesuatu yang sudah mengeras di dalam sana.
"maaaasss.....!!!!!!”pekik Hanum mencoba menarik tangannya namun ditahan oleh Jordan yang kini mulai terkekeh.
"apa sih?jangan teriak teriak...!!" ucap Jordan mempertahankan tangan Hanum.
"kamu ngapain...?!"tanya Hanum tak habis pikir.
"gatel ...garukin..."ucap Jordan nakal.
"nggak usah aneh aneh....!!"
"aneh aneh apaan...orang gatel beneran...!"
"gila kamu ah..!ini di balkon mas...kalo ada yang liat gimana?"
"ya nggak gimana gimana..orang ini hak milik sendiri...!!"
"tapi nggak disini juga...!"ucap Hanum masih berusaha melepaskan tangannya namun ditahan oleh Jordan.
"trus dimana?"
"ya dimana kek biar nggak diliat orang..."ucap Hanum.
"kolong tempat tidur gimana?"tanya Jordan aneh aneh membuat Hanum tak bisa menyembunyikan tawanya.
"ngapain?nggak takut digigit tikus?"tanya Hanum.
"takuuut....tapi kalo lo yang gigit gue nggak takut..." jawab Jordan menggoda
"bodo amat...!udah lepasin.."ucap Hanum.
"apanya?"
"tangannya...."
"tarik dong...."ucap Jordan.
"apanya?"
"ya yang lo pegang ini lah .."
"nggak mau..!masa ditarik..."
"buruan....!bawa aku pergi dari sini sayang...!"ucap Jordan lebay membuat Hanum tergelak.
"mas..udah lepasin dong..."ucap Hanum mencoba melepaskan tangannya lagi dari dalam sana namun Jordan terus menahannya
"bawa gue masuk...!kalo lo nggak bawa masuk...kita gini terus nih ampe pagi..."
"dimana mana kalau mau masuk gandengan tuh yang dipegang tangan mas bukan beginian...!"ucap Hanum.
"ya kan gue mau di pegang yang ini...lo nurut dong...katanya bangga..."ucap Jordan tak mau kalah.
Hanum terkekeh sambil menggelengkan kepalanya.Suaminya ini emang selalu ada saja aksi nyleneh nya.
"ketawa lagi....!buruan....!"
Hanum masih tergelak.
"ya udah ayok...."ucapnya sambil terpingkal kemudian membawa sang suami masuk ke dalam kamar sambil berpegangan pada sesuatu milik Jordan di bawah sana.
...----------------...
***Selamat malam....
__ADS_1
up 19:05..
yukk...kasih dukungan nya...🥰***