
Mobil mewah itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju ke kantor polisi terdekat.Di dalamnya,ketiga remaja itu nampak takut sekaligus panik.Dengan kotak kado berisi bangkai binatang yang mereka letakkan di bagasi mobil, Rebecca berniat melaporkan aksi teror yang ia alami.
Mobil itu melesat ugal ugalan.Tak butuh waktu lama,mereka sampai di kantor polisi terdekat dan langsung menuju ke petugas polisi yang berjaga di sana.
"pak....tolong pak....saya di teror...!!"ucap Rebecca menggebu gebu tanpa permisi pada seorang petugas polisi.
"iya pak.... tolong pak ...kita diteror di kirim kirimin bangkai binatang pak...!" inmbuh Vania
"iya pak tolongin pak...kita takut pak.... serem...."ucap Clara mengimbuhi.
Ketiga remaja putri itu bicara tanpa jeda,tanpa duduk dan begitu menggebu gebu membuat sang polisi yang tugas jaga malam pun di buat bingung,pusing sekaligus kesal oleh ulah tiga remaja itu.
"heiii....!sudah...!diam....diam....!!"ucap pertugas polisi itu sedikit membentak membuat ketiga remaja itu terdiam seketika.
"kalian ini bodoh apa nggak ngerti sopan santu?!ini kantor polisi bukan kebun binatang....!kalau mau bikin laporan juga ada etikanya...!bukan main nyerocos tanpa jeda begini..!!!"ucap sang polisi.
Ketiga remaja putri itu menunduk.
"maaf pak...."jawab ketiganya
"mana buktinya kalau kalian di teror..?!"tanya polisi itu.
"ada pak....ada di mobil....mobil saya kotor pak di lempari telur busuk....saya di kasih kado isinya bangkai binatang..."ucap Rebecca.
Polisi itu menatap Rebecca dengan tatapan menyelidik.
"coba saya lihat...."ucap polisii itu.
"boleh pak....ayo pak....saya tunjukin"ucap Rebecca antusias.
Ketiga gadis itupun bergegas menuju ke parkiran mobil di mana mobil Rebecca yang kaca depannya masih sedikit kotor bekas lemparan telur dari orang yang tak dikenal itu terparkir.
Rebecca dan kedua temannya serta seorang polisi berjalan cepat menuju mobil itu.Namun......
Rebecca melongo....
"kaca depan mobilnya sudah bersih,bahkan sangat bersih,tidak ada tanda tanda mobil baru saja di lempari telur busuk.
"loh....kook....."ucap Rebecca bingung,begitupun Vania dan Clara.
"mana buktinya?"tanya polisi itu.
Rebecca nampak berfikir keras.Bagaimana ini...ia sudah kadung buat laporan polisi,tapi kenapa mobilnya yang kotor tiba tiba jadi bersih.
Rebecca ingat sesuatu..!kado itu..!itu buktinya kalau ia baru saja diteror...!!
Gadis itu kemudian berjalan menuju bagasi mobilnya.Ia mengambil sebuah kotak di sana yang berisi bangkai bangkai menjijikkan itu.
"ini pak....."ucap Rebecca sambil menyerahkan kotak itu.
Pak polisi pun menerima nya.
Laki laki berperut buncit itu kemudian membukanya dan...........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
"apa apaan ini..?????!!!!!!!!!!”ucap sang polisi lantang membuat tiga gadis itu terjingkat kaget.
Polisi tersebut mengangkat benda benda yang ada di dalam kotak tersebut.
Sebuah lingerie hitam,kon*om,s*x toys vibrator,dan sebuah foto Rebecca dalam kondisi tanpa busana di atas sebuah ranjang king size.
Rebecca melotot.Begitupun dua temannya.Kok isinya berubah....??
Rebecca meraih kembali kotak itu.Kok berubah isinya??tadi kan bukan ini isinya??
"kamu mau mempermainkan saya??!!"ucap polisi itu murka.
"eng....eng.. nggak pak...ta.....tadi......"ucap Rebecca gugup sekaligus takut.
"sudah....sudah.....!lebih baik sekarang kalian pulang...!"ucap polisi itu.
"dan kamu...! simpan barang barang pribadi kamu....kayak gitu kok dibawa kemana mana....!!!!”ucap Polisi itu pada Rebecca.
"tapi pak.....ini......"
"sudah.......!cukup....!saya malas meladeni kalian.,!pergi kalian...!jangan bikin masalah lagi di kantor polisi.....!!"ucap pak polisi itu kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
Rebecca cs di buat syok....!
Ada apa ini...?kenapa jadi aneh begini?siapa peneror itu sebenarnya??
Saat ketiga gadis itu tengah berfikir dengan sangat keras.,..
Tanpa mereka sadari......
Tak jauh dari tempat mereka berdiri.....
Di sebuah mobil sport hitam milik Zev Smith Anderson....
Tiga pria beda usia nampak tertawa lepas melihat adegan itu.
Bryan menoleh ke arah Zev lalu menengadah kan tangannya meminta sesuatu pada kakak tirinya itu.
"next..!"ucapnya.
Zev tersenyum.Ia lalu menyerahkan sebuah plastik bening berisi cairan merah yang sepertinya adalah darah binatang itu kepada Bryan.
Bryan pun menerimanya.Ia tersenyum smirk melihat mobil mangsanya itu kini mulai berjalan meninggalkan kantor polisi.
Bryan pun bersiap,ia melajukan motornya mengikuti mobil Rebecca.Saat mobil itu sampai di sebuah jalan raya yang lengang....
Bryan menyalip mobil itu dengan kecepatan tinggi,lalu.....
buuuuuggggghhhhh.......
Pria itu melempar bungkusan plastik berisi darah itu tepat di kaca kemudi membuat Rebecca tak bisa melihat ke depan dan oleng lalu menabrak pembatas jalan yang ada di sana...
""AN*IIIIIIIINGGGG....!!" umpat Rebecca murka.
"aaaaaakkkkkkhhhhhh... !!"teriaknya.
Mobil nya ringsek di bagian depan,beruntung,ia dan teman temannya tak kenapa kenapa.Tapi hal itu sukses membuat mentalnya sedikit turun.Sepertinya ada orang yang memiliki niatan tak baik padanya.Tapi siapa??
...****************...
Beberapa menit kemudian di sebuah rumah sederhana kediaman Bu Lastri..
Dua pria beda usia itu turun dari mobilnya setelah sebelumnya mereka mengantar pria paruh baya berkacamata kerumahnya,Farhan.
Kini,Zev serta Angkasa yang menguntit di belakangnya nampak memasuki rumah sederhana milik sang nenek.
"assalamualaikum...."ucap keduanya.
"wa Alaikum salam...."jawab orang orang yang saat ini berada di ruang tamu.
Nabila,Adrian ayah Nabila..Dinda mama Nabila,dan Bu Lastri,nenek mereka.
__ADS_1
Angkasa dan Zev mendekati Adrian,Dinda dan Bu Lastri,meraih punggung tangan ketiganya dan menciumnya sebagai tanda bakti.
Zev kemudian mendekati sang istri lalu duduk di sampingnya.Nabila pun langsung menyandarkan kepalanya di pundak sang serigala berbulu lebat.
"gimana?"tanya Adrian.
"sukses dan lancar pa...."jawab Angkasa.
Ya...Adrian sudah tau rencana yang di susun para anak anaknya itu,ia juga sudah mendengar cerita tentang Hanum dari mulut Nabila.Ia hanya membiarkan Zev cs. melakukan misi balas dendam nya.Atau lebih tepatnya misi menghancurkan mental Rebecca.Yang penting tidak keterlaluan.
"ingat loh ya...jangan kebablasan..."ucap Adrian.
"tenang aja pa....nggak kok...kalau sampai ada hal hal yang berbau menyimpang...Angkasa pasti akan tegur kak Zev.... karena Angkasa berdiri disini...adalah sebagai wakil papa....orang yang akan selalu membimbing kak Zev untuk selalu berada di jalan yang lurus..."ucap Angkasa yakin dengan semangat empat lima.
Adinda yang berada di samping Adrian hanya terkekeh mendengar ucapan sang putra.
Angkasa bangkit dari sofa single yang tadi ia duduki.Remaja itupun berjalan mendekati sang kakak,lalu duduk di samping Nabila yang masih asyik bersandar manja di pundak sang suami.
"mau ngapain lo deket deket gue...."tanya Nabila was was.
Angkasa tak menjawab.Ia mengangkat tangannya mengusap perut Nabila lembut.
"hai capon....calon ponakan....siap siap ya....ntar kalo lo udah keluar dari udel si burung ababil....dan lo ngeliat gue dan segala kesempurnaan yang gue punya....lo harus siap siap kagum dan bangga...."ucap Angkasa PD.
"lo pasti akan jadi bocah yang paling beruntung karena memiliki uncle seganteng dan sekeren gue...meskipun lo terlahir dari rahim burung ababil yang mukanya biasa aja..."ucap Angkasa yang sukses membuat Nabila melotot.
"aaaddooohhhh.....!!"pekik Angkasa saat tangan sang kakak dengan tiba tiba merauk wajah dan menarik hidung Angkasa.
"apaan sih lo..!"ucap Angkasa kesal.
"nggak usah ngelawak lo...!tidur sono...!cuci kaki...mimik cucu...bobok...!!"ucap Nabila.
"yeeee.....lo kira gue anak kecil..."
"emang lo masih kecil..muka lo aja yang tua...!" ucap Nabila
"muke lo boros...!"sahut Angkasa tak mau kalah.
"elu...!"
"elu...!"
"udah....udahhh...."ucap Adinda yang duduk di samping Angkasa sambil meraih tubuh sang putra dan memeluknya.
"burung ababil noh ma...."rengeknya.
"nangeeeesss....."ucap Nabila.
"diem lu...!!"
"kakak...udah..."ucap Adinda.
Angkasa cemberut.Ia memeluk tubuh sang mama lalu sedikit mendorong pundak Adrian agar bergeser.
"papa ih....sanaan dikit ah....nempel mulu ama mama....aku pengen peluk mama..."rengek nya.
Adrian hanya terkekeh sambil menggeser tubuhnya.Dasar Angkasa....nggak pernah bisa jauh dari Adinda walaupun ia sudah menginjak usia remaja....
***Bonus visual mama Dinda dan papa Adrian....
cari mamaDin yang agak tua an nggak ada..jadi anggap aja mama Din awet muda🤭😁😁***
...----------------...
***Selamat pagi.....
up 06:00
yukkkk....mana dukungan nya***....
__ADS_1