
Jordan,Hanum,Bryan, Rubi,Bu Lastri serta umi Atikah dan ustad Hanif melangkah dengan terburu buru menyusuri lorong rumah sakit menuju ke ruang persalinan dimana Nabila sudah berada di sana,berjuang antara hidup mati melahirkan generasi penerusnya hasil hubungan percintaannya dengan sang suami,Zev Smith Anderson.
Jordan sesekali menguap.Sebenarnya ia sangat mengantuk sekaligus lelah.Ia baru saja hendak tidur setelah melakukan aktifitas panasnya dengan sang istri,tapi karena sahabatnya memintanya dan Hanum untuk menemaninya dirumah sakit,alhasil mau tak mau ia pun menurut.Lagi lagi.....demi sahabat..!
Sebelum berangkat ke rumah sakit,Hanum pun mengabari umi dan abi nya,mengingat merekalah orang tua Zev dan Nabila di kota ini, sedangkan Adrian dan Dinda mungkin besok baru bisa sampai di kota ini.
Tiga pasang suami istri dan seorang nenek nenek itu sampai di depan ruang bersalin.Jordan melongok ke sebuah kaca buram yang berada di pintu ruangan itu.Sepertinya Zev dan Nabila sudah ada di dalam.
Merekapun memutuskan untuk menunggu proses persalinan itu di depan ruangan tersebut.
Sementara itu di dalam ruangan....
Nabila tengah berjuang di atas ranjang persalinan dikelilingi seorang dokter wanita dan beberapa perawat yang nampak bersiap siap membantu proses persalinan putri Adrian Tama itu.Tak seperti ibu ibu hamil lainnya yang menangis,merintih atau semacamnya saat hendak melahirkan,Nabila tetap tenang.Ia hanya sesekali merapat kan bibir atas dan bawahnya sambil mengatur nafasnya saat sang calon buah hati mulai merangsek,memaksa keluar untuk segera bisa melihat dunia yang indah.
"ssssshhhhhh,.....hhhhmmmmmmmmmmhhhhh....."
Nabila berjuang sekuat tenaga.
"ayo bunda....sedikit lagi bunda..."ucap sang dokter memberikan aba aba.
"hhhhmmmmmmmmmmhhhhh......"
Nabila kembali mengeluarkan seluruh tenaganya.Keringat mulai membasahi daginya.Dadanya naik turun.Tangannya terus berpegang pada tangan kokoh suaminya yang seolah tak mau beranjak dari samping kelinci kecilnya itu.
Zev yang nampak khawatir sambil terus memegangi tangan sang istri.Wajahnya terlihat lelah,namun pria itu tetap siaga menemani sang istri yang tengah berjuang mempertaruhkan nyawanya.
Nabila meremas sprei hijau tempatnya terbaring.
"hhhhmmmmmmmmmmhhhhh......"
"sedikit lagi bunda....."ucap sang dokter....
"hhhhmmmmmmmmmmhhhhh......"
"ooooeeeeekkkk......."
Suara tangis bayi itu menggema memenuhi ruang persalinan.Nabila menghela nafas lega.Zev tersenyum haru.Bayi pertama mereka terlahir ke dunia.Zev dan Nabila saling meremas lembut telapak tangan mereka yang masih saling berpegangan.
"kita jadi orang tua,serigala...."ucap Nabila.
"iya sayang...."jawab Zev begitu bahagia.
Kebahagiaan yang mereka rasakan pun turut dirasakan oleh umi Atikah, ustad Hanif,Bu Lastri ,Jordan,Hanum,Bryan dan Rubi yang menunggu di luar ruangan.Suara tangisan bayi itu begitu lantang bahkan sampai terdengar hingga ke luar ruang persalinan.
Mereka semua mengucap syukur.Anggota keluarga besar mereka bertambah satu.Cucu pertama untuk ustad Hanif dan umi Atikah.
"kita masuk yukkk.....aku pengen liat...."ucap Hanum antusias.
"bentar dong Pet....kan dokternya belum keluar....kita tunggu dulu dokternya keluar,baru kita masuk sayang..."ucap Jordan.
Hanum nampak tak sabar.Sepertinya wanita itu ingin sekali segera melihat wajah cantik keponakan pertama nya itu....
*cantik??
yakin....??mari kita lihat.........😀*
Kembali ke ruang persalinan...
Dokter wanita itu mendekati Nabila sambil menggendong bayi mungil yang masih merah itu.
"selamat ya ayah ..bunda....putra nya lahir dengan sehat dan selamat...."ucap sang dokter.
__ADS_1
Zev mengernyitkan dahinya.
"putra?"tanya Zev.
"benar ayah....bayinya laki laki...sehat dan tampan..."ucap sang dokter.
Zev melongo.
Kok cowok?kan menurut USG cewek?pikir Zev.Nabila dan Zev saling berpandangan untuk beberapa saat.
"kita lakukan skin to skin dulu ya bunda...."ucap sang dokter.
"iya dok...."jawab Nabila yang masih lemah.
Dokter wanita itupun lantas meletakkan bayi laki laki tampan itu di atas dada Nabila hingga kulit ibu dan anak itu pun saling bersentuhan.
Zev tersenyum,tangannya tergerak menyentuh jari jari mungil sang putra yang nampak masih merah.Sang bayi yang terlihat tenang di atas tubuh sang ibu itupun seolah menyadari kehadiran ayah kandungnya.Ia menyambut jari telunjuk Zev,lalu menggenggamnya.
Zev dan Nabila tersenyum lebar.Sebuah kebahagiaan yang sempurna berhasil mereka dapatkan.Keluarga kecilnya lengkap dengan kehadiran sang buah hati hasil benih cinta mereka.
Metode skin to skin selesai,
perawat mengambil alih bayi merah tersebut dari atas dada Nabila.
"skin to skin nya selesai ya bunda....baby nya kita mandikan dulu..."ucap perawat tersebut.
"iya sus..."jawab Nabila dan Zev.
Umi Atikah dan keluarga masuk setelah dokter mengizinkan mereka untuk masuk melihat kondisi Nabila dan bayinya.
"umi.....abi.... kalian semua ada disini?mas Jordan juga ada disini?"ucap Nabila sambil tersenyum.
"kan lo yang nyuruh gue kesini Bil?lupa lo?"tanya Jordan.,
"ponakan aku mana kak?"tanya Hanum yang sedari tadi nampak paling antusias dibandingkan yang lainnya.
"masih dimandiin sama suster dek..."ucap Zev.
"selamat ya nak....kalian menjadi orang tua sekarang
.."
"jaga,rawat dan didik anak kalian sebaik mungkin ya sayang ..semoga menjadi anak yang soleh solehah,menjadi teladan dan bermanfaat bagi orang orang disekitar nya...."ucap Umi Atikah.
"amin...."jawab Zev dan Nabila.
Tak berselang lama,
Seorang suster datang membawa putra pertama Zev Nabila yang kini sudah terlihat tampan dengan bedong biru membungkus tubuh mungilnya.
"di adzan i dulu ayah baby nya...adzan di kanan,iqomahnya di kiri ya...."ucap sang suster sambil menyerahkan sang putra pada ayah kandungnya.
Lantunan adzan dan Iqamah pun berkumandang lirih namun terdengar begitu merdu dari bibir Zev Smith Anderson.Anak mantan pengedar narkoba itu melantunkan kumandang adzan itu dengan sepenuh hati untuk sang putra calon generasi penerusnya.Puta tampan yang bersemayam di rahim wanita yang dulu pernah ia buat depresi.Wanita yang dulu ingin ia hancur kan namun kini menjadi pemilik dari separuh kehidupan nya.
Ya....bukan perkara yang mudah bagi Zev dan Nabila sampai di titik ini hingga melahirkan seorang bayi laki laki yang begitu tampan perpaduan antara serigala jantan dan kelinci kecil ini.Sulit...!berawal dari dendam dan berakhir dengan hubungan percintaan yang manis,kini kebahagiaan mereka bertambah dengan kelahiran putra pertama mereka.
Adzan dan Iqamah selesai...
Zev menatap bangga ke arah sang putra yang berada di gendongan nya
"iiihh...mana ponakan nya onty....cini gendong dulu cantiknya...."ucap Hanum gemas.
__ADS_1
"ganteng onty ..bukan cantik...."ucap Zev.
"lho?kok gitu?"tanya Hanum heran
"kok berubah?"tambah Jordan.
"kok bisa?" imbuh Rubi.
"gimana ceritanya?"tambah Bryan.
Zev mengangkat kedua pundaknya.
"yang namanya USG itu nggak seratus persen bener nak.....USG itu juga bisa salah...."ucap Umi Atikah
"mau laki laki...mau perempuan....yang penting sehat....dan selamat...."ucap bu Lastri mengimbuhi yang di sambut dengan anggukan kepala oleh semua yang berada di sana.
"sini kak...aku mau gendong..."ucap Hanum.
"bisa nggak?"tanya Zev.
"bisa kok...sini...pelan pelan...."ucap Hanum.
Zev pun perlahan memberikan sang putra pada adik perempuan nya itu.
Hanum nampak begitu bahagia.Paras bayi mungil ini benar benar tampan,ke bule bulean khas ayahnya.
"namanya siapa kak?"tanya Hanum.
Zev diam sejenak.Ia belum menyiapkan nama untuk putranya.Karena yang ia siapkan adalah nama bayi wanita sesuai prediksi dokter.
"siapa kak?"tanya Hanum lagi.
Zev masih nampak berfikir.
"hoaaaaaaammmmm...." Jordan mengusap lagi.
Zev mengarahkan pandangan matanya pada laki laki yang nampak mengantuk itu.Jordan...!
Zev masih diam menatap laki laki yang begitu di gandrungi istrinya tersebut selama masa kehamilan nya.Ingatannya kembali melayang mengingat kejadian beberapa waktu lalu saat Jordan dengan sengaja membeli pernak pernik bayi khas bayi laki laki.Semua bernuansa hero,mobil dan macan.
Zev tersenyum...
lalu menoleh ke arah sang putra yang berada di dalam gendongan Hanum
"Eeekkkkhhhmmmm.....oke....jadi namanya.....Tiger...."ucap Zev.
"Tiger Smith Anderson...."
"selayaknya harimau jantan... dia akan menjadi anak yang tenang,namun tidak bisa diremehkan...dia akan menjadi pribadi yang tangguh,yang akan menjadi pelindung bagi orang orang yang berada di sekitarnya...."ucap Zev tulus sambil membelai pipi merah sang putra.
"amin....."jawab semua yang ada disana.
...----------------...
***Selamat malam..
up 19:55
yuukkk banyakin dukungan..
jangan lupa mampir di novel ke 4 nya***...
__ADS_1