Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 34


__ADS_3

Di sebuah rumah mewah kediaman Zev Smith Anderson.


Di sebuah ruang keluarga...


Tiga manusia dewasa itu menatap tajam ke arah beberapa benda yang mereka pungut dari toilet sekolah yang menjadi saksi bisu aksi bullying dan pelecehan yang dialami oleh Hanum.


Zev menatap tajam benda benda yang kebanyakan seragam sekolah itu.


Jordan mengambil satu baju seragam putih yang masih utuh.Sepertinya ini milik salah satu pelaku.Entah apa yang sudah Hanum alami mereka pun tak tau karena Hanum seolah belum mau bicara sampai saat ini.


"kayak nya ini bukan seragam sekolah deh... nggak ada namanya..."ucap Jordan.


Zev tak bergerak,mata serigalanya menajam menatap seragam Hanum yang berada ditangannya yang nampak koyak.


"serigala.....kita lapor polisi aja..."ucap Nabila.


"nggak....!polisi nggak boleh tau....aku akan membalas mereka dengan caraku sendiri..."ucap Zev dengan tatapan mata mengerikan.


"kamu udah telfon umi?"tanya Zev lagi.


"udah...aku udah bilang kalau Hanum nginep disini.Hanum yang minta biar aku nggak ngomong dulu sama Umi...."ucap Nabila.


"kayak nya dia emang mental nya lemah deh...baperan...."ucap Jordan.


"dia jadi mulai takut sama Bryan cuma gara gara pernah dibentak waktu pulang malem ama gue...makanya dia takut pulang sekarang...dia takut ditanyain macem macem sama kakaknya"ucap Jordan.


"ya udah lah....biar Hanum disini dulu...ntar kalau udah mulai tenang kita anterin pulang...kalaupun sekarang dia pulang dalam kondisi yang masih kayak gitu,gue takutnya malah jadi salah paham...lo tau sendiri gimana Bryan nggak sukanya sama gue ama lo.."ucap Zev.


Jordan dan Nabila hanya mengangguk.


Saat mereka tengah sibuk dengan pemikiran mereka masing masing.....


tiba tiba....


pyaaaaaaaaarrrrrrrr...........


suara benda pecah menggema dari lantai dua.Itu dari kamar Hanum.


Ketiga anak manusia itu berlari menuju ke kamar tamu tersebut dengan Zev yang berlari di barisan paling depan disusul Jordan lalu Nabila.


Zev mengedarkan pandangannya saat sudah sampai di dalam kamar luas itu.Tak ada Hanum disana.

__ADS_1


"Hanum...!!"ucapnya memanggil manggil nama sang adik.


Pria bermata serigala itu kemudian berlari menuju kamar mandi.


Darah....!!


Ada darah di wastafel kamar mandi.Gadis itu meninju kaca kamar mandi hingga pecah tak berbentuk.Darah mengalir dari buku buku tangannya.


Zev menarik tubuh mungil itu lalu mendekapnya erat.Dekapan kasih sayang dari seorang saudara tiri yang selama ini selalu dipandang sebelah mata.Nyatanya kini ia berdiri di garda terdepan saat Hanum tengah berada di titik terendah dalam hidupnya.


Zev memeluk erat gadis itu.Kaos putihnya kini ikut berlumuran darah akibat terkena darah dari tangan Hanum yang luka.


Perih....sakit....


Seolah ia kembali mengingat masa masa kebodohannya dulu yang pernah menjamah tubuh Nabila tanpa izin sebelum menikah i putri Adrian tersebut.


Zev mengeratkan pelukannya.Hanum menangis meraung raung dalam dekapan sang kakak.


"istighfar sayang...istigfar...."ucap Zev berbisik.


Hanum menangis lagi.Menangis sejadi jadinya membuat semua yang ada di sana ikut merasakan sesak.


Cukup lama mereka berada di kamar mandi,Zev kemudian membimbing Hanum untuk kembali ke ranjangnya.Nabila mengambil kotak obat,ia lalu berjongkok di bawah Hanum yang masih sesenggukan di dalam pelukan sang kakak tiri.Istri sang serigala berbulu lebat itu mulai mengobati luka bekas sayatan kaca ditangan Hanum,kemudian membalutnya dengan kain kasa.


"kita makan dulu...kamu dari tadi belum makan sayang....kamu mau makan apa?kakak beliin..."ucap Zev begitu sabar.


Hanum hanya menggelengkan kepalanya sambil kembali menangis membenamkan wajahnya ke dada Zev.


Zev,Nabila,dan Jordan kembali merasa sesak.Tangisan Hanum terasa pilu menyayat hati.Pria berjambang yang duduk di bangku meja rias itu nampak mengembun.Dadanya kembali naik turun.Buku buku tangannya kembali mengepal.Darahnya mendidih...!ia harus membalas perbuatan terkutuk itu....!


Sang gadis polos nan periang begitu hancur saat ini.Membuat laki laki itu ikut merasakan sakit yang teramat sangat melihatnya..!Tidak ada kata ampun bagi pelaku yang Jordan perkirakan sepertinya lebih dari satu..!


Zev menoleh ke arah Jordan..


.


"Dan...."ucap Zev sambil menyodorkan ponsel ditangannya pada sang sahabat.


Jordan paham...!


Baiklah....misi di mulai....!!

__ADS_1


Jordan meraih benda pipih itu.Ia melangkah keluar kamar sambil memainkan ponsel sang serigala.


Jordan mencari sebuah nama di aplikasi WhatsApp lalu menyentuh tombol telefon disana....


tuuuutt...tuuuutt...tuuuutt...


"halo...assalamualaikum..."ucap seorang pria bersuara tegas di sana.


"wa Alaikum salam..."Jawab Jordan santun


"ini siapa? seperti nya bukan suara Zev..."ucap pria itu.


Jordan tersenyum....


"ini saya om...Jordan..."ucap Jordan.


"oh...kamu....maaf...saya sampai nggak ngenalin...udah lama nggak denger suara kamu..."ucap pria itu lagi.


"iya om... nggak apa apa....om Adrian apa kabar?"


"Alhamdulillah...saya baik..."jawab pria yang ternyata adalah Adrian Tama..mertua Zev.


"alhamdulilah...."jawab Jordan


"ada apa ini...kok tumben kamu nelfon saya pakai nomor Zev....apa ada masalah...?"tanya Adrian.


Jordan menghela nafas panjang.....


"jadi begini om....ada yang mau saya omongin sama om,saya mau minta bantuan om kalau boleh........................"


Dan...terjadilah pembicaraan serius antara dua pria yang dulu juga pernah saling bekerja sama menuntun Zev ke jalan yang benar.Pembicaraan antara dua pria pendosa, pembicaraan antara guru dan murid yang sudah lama tak berjumpa.


...----------------...


***Selamat pagi..


up 08:05


yang semalam di up beluk lulus review..ini udah up lagi....


semoga cepet ya .....

__ADS_1


yukkk....banyakin dukungan nya....😊***


__ADS_2