Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 52


__ADS_3

Pagi menjelang....


Gadis manis itu nampak menuruni tangga rumahnya dengan raut wajah datar menuju meja makan.


"pagi abi,umi,mas Bryan,kak Rubi,.."ucap Hanum tanpa senyuman.


"pagi sayang..."


Hanum mendudukkan tubuhnya di sebuah kursi di samping sang umi.


"kenapa putri umi kok kayaknya nggak semangat gitu?"tanya Umi Atikah.


"nggak apa apa umi...."


"Jordan jemput jam berapa?"tanya ustad Hanif.


Hanum nampak menunduk.


"hari ini nggak jemput abi....mas Jordan lagi sibuk di bengkel...semalam dia tidur di bengkelnya kak Zev..." ucap Hanum


Ustad Hanif,Bryan,Rubi dan umi Atikah pun mengernyitkan dahi, menatap penuh selidik ke arah Hanum yang nampak malas malasan menyendok makanan nya


"kok tumben?"tanya Umi Atikah


Hanum menunduk...


"namanya juga sibuk umi ...mas Jordan kan kerja..."ucap Hanum.


"kayaknya dia emang nggak serius sama kamu dek...baru di minta dateng ke rumah aja udah langsung kabur gitu...."ucap Bryan santai.


"mas...."ucap Rubi mengingatkan.


"mas Bryan apaan sih mas....namanya juga lagi sibuk..."ucap Hanum


"sudah...nggak usah ribut,...nanti siang dia jemput kamu nggak?"tanya Ustad Hanif


Hanum nampak menunduk...


"nggak tau abi...."


"kalau nanti dia jemput....suruh mampir....abi ada di rumah hari ini....pokoknya abi mau bicara sama dia...kalau sampai besok dia nggak kesini,biar abi yang samperin dia..."ucap Ustad Hanif membuat Hanum sedikit gugup.


"udah ....cepetan sarapannya,biar nanti abi antar kamu ke sekolah ...mas mu ada interview kerja hari ini..."ucap ustad Hanif.


"iya abi..."ucap Hanum.Keluarga itupun segera melanjutkan sarapan pagi mereka sebelum berangkat menjalankan aktivitas masing masing


...****************...


Sementara itu....


Beberapa jam kemudian dia tempat lain....


Di sebuah bengkel besar yang semalam menjadi tempat bermalam sang pria malang.

__ADS_1


praaaaaaanggggg.......


Kunci inggris terlempar kasar dari tangan Jordan membuat para montir lainnya pun terjingkat kaget.Bahkan ada yang mengucap kata kata kasar karena latah.Jordan kembali menyahut tang dan kembali fokus memperbaiki mobil hitam di hadapannya.Para montir hanya diam sambil fokus pada pekerjaan masing masing.Tak ada suara sedikitpun dari mulut para pekerja itu.Semua hanya diam karena mereka tau sang asisten moodnya sedang kacau pagi ini.Entahlah...sedari tadi uring uringan terus.


Jordan kembali melempar tang nya.


daaaagggg.......


Ban mobil ditendang.


"an*ing...!!!"umpatnya tak jelas.Ia benar benar kacau pagi ini.Semalam ia marah pada sang mommy.Ia memilih tidur di bengkel Zev dari pada pulang ke istana yang telah mati itu.Paginya ia berniat hendak menemui sang gadis karpet untuk mengantarkan sang gadis sekaligus menghibur dirinya,karena nyatanya hanya Hanum yang bisa membuat Jordan tersenyum.Namun secara tiba tiba,Hanum mengabarinya,meminta untuk tidak usah dijemput pagi ini.Saat ditanya kenapa,gadis itu sudah tak menjawab pesan darinya.Alhasil ya beginilah ia sekarang.Semua karyawan di amuk.Ia jadi seperti orang gila marah marah tak jelas sejak pagi.


Zev datang bersama Nabila....


daaaagggghhhh........


Jordan kembali menendang kotak peralatan bengkel di samping kakinya membuat Zev yang baru datang pun sedikit terjingkat.


"nape lu?"tanya Zev.


Jordan tak menjawab.Ia masih fokus pada mobil di hadapannya.Zev mengedarkan pandangannya ke arah para karyawannya,semua hanya diam menunduk tak bersuara dengan raut wajah tegang.


"Dan...."


masih tak menjawab.Zev pun mendekat.


"lo kenapa sih?"tanya Zev lagi.


"lo ada masalah?"tanya Zev.Jordan tak menjawab.


"kok jam segini udah di bengkel?biasanya agak siangan lo ke bengkel?nggak antar Hanum?kenapa?ada masalah?lo berantem ama adek gue...?"


praaaangggg.......


Jordan kembali melempar alat bengkel di tangan nya.Kini giliran obeng yang terbang melayang entah kemana.


"lo bisa diem nggak sih?gue lagi kerja an*ing...!!!"ucap Jordan murka.


Emang cuma Jordan yang berani ngata ngatain bos nya sekeras itu...!yang lain mah mana berani..!!


Zev menghela nafas panjang.Sahabatnya sedang ada masalah...!ia sudah hafal dengan gelagat Jordan.Kalau uring uringan begini,tandanya ia sedang ada masalah yang mengusik pikirannya.


Zev bangkit...


"mending lo cabut deh ..tenangin diri lo dulu...!biar bengkel gue yang urus....dari pada semua barang barang gue ancur lo lempar lempar..."ucap Zev sambil berlalu mencari baju bengkelnya dan mengganti baju yang ia kenakan dengan seragam biru khas bengkelnya.


Jordan masih tak berpindah dari posisinya.


"Dan....." ucap Zev lagi


Jordan menjambak rambutnya kasar.Jordan kacau...!benar benar kacau...!!


Lagi,Jordan membanting alat perbengkelan di tangannya lalu dengan cepat bangkit dan melangkah pergi meninggalkan tempat itu dengan sorot mata nanar.Ia masuk ke dalam salah satu mobil Zev di sana lalu melesat pergi dengan ugal ugalan meninggalkan bengkel tersebut.

__ADS_1


...****************...


14:00


Pria dengan sejuta permasalahan hidupnya itu kini sudah berada di depan gerbang sekolah Hanum.Seragam bengkel yang semula ia kenakan sudah berganti dengan kaos putih yang dulu Hanum belikan saat terkena muntahan sang gadis di padukan dengan jaket jeans di bagian luarnya.


Jordan kembali menghisap rokoknya sambil menyandarkan tubuhnya di bodi samping mobilnya saat beberapa para siswa sekolah menengah atas itu nampak berhamburan keluar gerbang.Netra hijau milik Jordan seketika fokus pada seorang siswi berhijab yang nampak berjalan seorang diri tanpa kawan.Mungkin karena anak baru,Hanum jadi belum punya banyak teman.


Kedua pasang mata itu saling beradu dalam jarak yang cukup jauh.Padahal tadi Hanum sudah mengirim pesan pada Jordan agar tak menjemput nya,tapi sepertinya laki laki itu tak mengindahkan nya.


Hanum pun mendekati Jordan.


"mas Jordan ngapain kesini?"tanya Hanum.


Jordan yang sedang dalam mood buruk pun menatap kesal ke arah gadis yang selalu bisa membuatnya tertawa itu.


"lo kenapa sih?lo mau jauhin gue?"tanya Jordan tak suka..


Hanum terdiam...


"pagi lo nggak mau gue jemput...sekarang lo juga nggak mau gue jemput...!mau lo apa?!lo kenapa?!!"tanya Jordan kesal dengan suara sedikit mulai meninggi membuat Hanum menunduk seketika.


Ya...Hanum memang berbohong pagi ini.Ia mengatakan pada abi nya bahwa Jordan tak bisa menjemput lantaran sibuk, padahal sebenarnya ia yang meminta Jordan agar tak menjemputnya.


Kenapa?


Karena ia takut dengan ucapan sang abi yang katanya ingin bicara penting dengan Jordan.Ia takut abi nya marah lalu melarang laki laki itu dekat dengannya.Ia takut akan dipisahkan dengan pria itu.Alhasil dia pun bohong,ia tak mau jauh dari laki laki itu.


"kenapa diem?jawab..!!lo nggak suka deket deket ama gue?lo nyesel jadi temen gue setelah lo tau siapa gue...!kek gimana keluarga gue... gimana kehidupan gue...!lo juga mau pergi dari kehidupan gue...?lo mau ninggalin gue..?!iya..?!!"tanya Jordan ngegas membuat gadis cengeng itupun mulai mengembun.


"jawab....!jangan diem aja....!!!" ucap Jordan mulai membentak membuat semua mata kini tertuju pada Jordan dan Hanum.


"jangan marah marah..."cicit Hanum sambil menunduk dengan air mata yang mulai jatuh.


Dada Jordan naik turun.Bukan maksudnya untuk berucap kasar pada Hanum,namun emosi mengalahkan segalanya.


Jordan mengusap wajahnya kasar hingga ke rambut.Pria itu mencoba menetralkan emosinya,sungguh...ia tak bermaksud membuat gadis karpetnya menangis.


Hanum masih sesenggukan di depan Jordan.Laki laki itu lantas menarik lengan Hanum, memasukkan nya dalam dekapan dan memeluk nya erat sambil menghirup aroma sampo dari rambut berbalut hijab milik sang gadis karpet.


"maaf..."ucapnya lirih.Hanum masih sesenggukan membuat Jordan makin mengeratkan pelukannya pada wanita berparas manis itu.


Tanpa mereka sadari....


Sepasang mata milik pria paruh baya menyaksikan adegan itu dari kejauhan.Pria berkopiah putih itu menghela nafas panjang.... seperti nya ia memang harus mengambil tindakan tegas...!


...----------------...


***SELAMAT PAGI


UP 07:30


YUKKK...BANYAKIN DUKUNGAN NYA....😊***

__ADS_1


__ADS_2