
Malam menjelang di sebuah kamar pribadi milik sepasang suami istri yang masih bisa dibilang baru itu...
Bryan dan Rubi...
Sepasang suami istri itu baru selesai dengan ibadah solat mereka yang tertunda,
Kini keduanya tengah berada di atas ranjang mereka,tidur berhadapan dalam satu selimut tebal yang menutupi tubuh berpiyama milik keduanya.
Rubi menatap sendu ke arah Bryan.
"kamu kenapa Bi?"tanya Bryan sambil membelai rambut hitam panjang milik sang istri.Entah mengapa wanita itu tak menampakkan senyumannya sejak tadi.
"mas....."ucap wanita muslimah itu
"ya ...."jawab Bryan.
"kamu yakin...mau kadi asistennya wanita itu....?"tanya Rubi.
Bryan tersenyum.
"emangnya kenapa?"
"sepertinya dia bukan wanita baik baik mas...."ucap Rubi
"emang iya....kalau dia wanita baik baik....dia pasti seperti kamu....dia nggak akan gonta ganti pasangan dan bahkan mencuri harta yang bukan miliknya...."ucap Bryan santai.
"aku takut mas...aku khawatir sama kamu...."ucap Rubi.
Bryan tersenyum manis,tangannya tergerak mengusap lembut pipi wanita cantik itu.
"wajar kalau kamu khawatir....tapi kamu percaya aja sama mas....semua ini nggak akan lama kok....om Adrian dan Zev ada dibelakang mas....kamu cuma perlu doain mas semoga semua berjalan lancar dan mas nggak perlu lama lama berpura pura jadi asisten pribadi wanita itu..."ucap Bryan.
Wanita itu terlihat murung.Istri mana yang akan ikhlas membiarkan suaminya berdekatan dengan wanita lain, terlebih ia tau... perempuan macam apa Sheila itu.
Bryan menggerakkan jari telunjuknya bermain main di bibir merah muda Rubi yang sedari tadi tak menampilkan senyumannya..
"aku tau kamu pasti berat....tapi ini adalah salah satu cara untuk membalas budiku pada Jordan Bi...."ucap Bryan membuat Rubi menatap sendu ke arah sang suami.
"biar gimanapun dia banyak membantu mas,kamu,dan keluarga kita...."
"mas tau...dulu mas egois....mas angkuh....tapi setelah melihat gimana tulus dan sayangnya dia sama Hanum....mas jadi sadar....nggak selamanya pendosa itu selalu buruk....pasti ada sisi baik dan buruk dari setiap manusia..."ucap Bryan.
"mas ingin membantu dia... mengembalikan harta yang sudah sepantasnya jadi milik dia...."
"setidaknya mas bisa membalas kebaikan dia,sekaligus permohonan maaf atas sikap sikap mas dulu sama dia..."ucap Bryan.
Rubi menatap sendu laki laki itu...
"kamu doain mas ya....biar mas nggak perlu lama lama menjalankan sandiwara ini...."
"kamu percaya sama mas....semua yang mas lakukan ini murni demi Hanum dan Jordan....nggak ada niatan lain..."ucap Bryan meyakinkan Rubi.
Rubi tersenyum..
"aku cuma bisa bantu doa mas....yang penting kamu hati hati ya....aku nggak mau kalau kamu sampai terpengaruh...apalagi sampai tergoda sama wanita itu....aku nggak mau..."ucap Rubi dengan mata mulai mengembun.
Bryan tersenyum...
Ia meraih tubuh wanita itu lalu mendekapnya dalam pelukan.
"ya nggak lah....istri aku aja cantik kayak gini masa iya aku tergoda sama tante tante..."ucap Bryan membuat Rubi terkekeh.Merekapun lantas saling memeluk di dalam selimut tebal mereka,menikmati malam panjang yang dihiasi rintik rintik hujan itu selayak nya sepasang suami istri yang saling menyayangi
...****************...
Sementara itu ditempat lain...
Hanum tengah sibuk tiduran tengkurap sambil asyik berkutat dengan buku buku pelajaran dihadapan nya.Maklum,sebentar lagi ia akan menghadapi ujian akhir membuatnya harus lebih giat lagi belajar jika mau lulus dengan nilai sempurna.
__ADS_1
ceklek....
pintu kamar terbuka...
Jordan datang dengan membawa segelas susu putih untuk sang istri yang sedang belajar.Laki laki itu pun berjalan mendekati ranjang dan meletakkan susu tersebut di atas nakas
"minum dulu....biar cepet gede.."ucap Jordan sambil mengacak acak lembut rambut Hanum.
Wanita berpiyama daster itupun mendongak..
"makasih mas brewok yang baik hati....ntar aku minum...."ucap Hanum sambil tersenyum.
Jordan merebahkan tubuhnya d atas ranjang dalam posisi tengkurap.Ia menggunakan pinggang Hanum sebagai bantal lalu tiduran sambil memeluk dua bongkahan sintal sang istri yang berbalut daster diatas lutut itu sambil menepuk nepuknya pelan.
"pet....."ucap Jordan.
"apa?"tanya Hanum masih fokus dengan buku bukunya..
"ntar kalau udah lulus....mau nglanjutin kuliah dimana?"tanya Jordan.
Hanum menghentikan aktifitasnya sejenak.
"emang aku boleh kuliah mas?"tanya Hanum.
Jordan tersenyum.Ia menaikkan daster bagian bawah Hanum hingga ke pinggang,membuat dua bongkahan berbalut cel*na da*lam merah itu pun terpampang mata di hadapan Jordan.
"ya boleh lah.....lo harus tetep punya pendidikan yang bagus sweetie..."ucap Jordan sambil menggerakkan jari jari tangannya berjalan jalan di sebuah garis tertutup kain di tengah tengah dua bongkahan padat milik istrinya.Sesekali ia pun iseng menggoyang goyangkan benda empuk selayaknya mainan baru bagi Jordan
Hanum cekikikan
"mas...jangan gitu ah....." ucap Hanum sambil satu tangannya tergerak menyentuh wajah sang suami yang mulai menggerak gerakkan kepalanya di bawah sana.
"membal pet...."ucap Jordan sambil terus memainkan pan**t Hanum.Wanita itupun cekikikan sendiri mendapati perlakuan usil dari sang suami.
"udah belum sih....lama banget belajar nya...."tanya Jordan.
plaaaakkkkkk....
"addduuuh...."
Jordan menampar gemas pan*at Hanum membuat wanita itupun reflek memekik.
Jordan bangkit.Pria berbadan tegap itupun melepas semua pakaian nya di hadapan sang istri yang tengah belajar lalu merebahkan tubuhnya di samping Hanum.
Hanum melirik sinis ke arah sang suami.Di lihatnya kini pria itu nampak duduk disampingnya bersandar pada sandaran ranjang dengan tangan kanan yang sibuk bergerak naik turun memainkan benda keras miliknya sendiri.
"ngapain?"tanya Hanum.
"kerja....!nggak niat bantuin lo?"tanya Jordan.
Hanum terkekeh.
"nggak....!aku lagi belajar...!"ucap Hanum sambil melengos membuang muka dari sang suami.
"pet...."ucap Jordan sambil menarik beberapa helai rambut Hanum.
"apasih?"tanya Hanum kembali menoleh ke arah Jordan.
"belajar apa?"tanya Jordan tanpa menghentikan pergerakan tangannya
"biologi.."ucap Hanum.
"sistem reproduksi bukan?"tanya Jordan.
Hanum diam....
Jordan sudah tidak sabar.Naf*u nya sudah di ubun ubun.
__ADS_1
Laki laki itu kemudian menggerakkan tangannya membereskan semua buku buku Hanum yang berada di atas ranjang lalu meletakkan nya di atas nakas.
"maaaass...."rengek Hanum.Tolong....ia masih ingin belajar...!!
"jangan teori mulu....sekali kali belajar tuh perlu praktek....yukkk...."ucap nya sambil menyodorkan pengamannya.
"ngapain aku di kasih kayak ginian?aku yang make?"tanya Hanum memancing ucapan kocak Jordan.Sungguh...ia sangat suka mendengar celotehan celotehan nyeleneh dari suaminya itu.
"lu yang make mau dipakai dimana suketi?? jempol kaki??"tanya Jordan kesal.Dia sudah tak sabar tapi Hanum seolah terus mengajak nya bercanda.
Hanum tergelak...
"buruan...!!!"
"iya sabar....!!"ucap Hanum tak bisa menyembunyikan tawanya.
Wanita itupun membuka kemasan karet pengaman itu lalu mulai memasang kan nya.
"kon*om nya kegedean mas..."ucap Hanum asal jeplak.
"suueeekkkk lo...!maksud lo apaan....!!gue karungin juga lo lama lama.."ucap Jordan ngegas namun sukses membuat Hanum makin tertawa.
"udah buruan buka...."ucap Jordan setelah Hanum selesai memasangkan karet pengamannya.
"bukain..."ucap Hanum manja sambil merentangkan kedua tangannya.
"ah elaah....manja banget lo..."ucap Jordan.
Laki laki itupun bergerak membuka daster sang istri.Hanum hanya menurut,menerima apapun perlakuan yang suaminya itu lakukan.
"pet..."ucap Jordan.
"hmmm...."
"ketek lo item..."
"maaaaaassssss......."
Hanum merengek mendengar ucapan Jordan.Laki laki itu justru tertawa lepas melihat sang istri yang nampak bersungut.
"nggak ada romantis romantisnya banget jadi cowok...!bilang kek cantik,wangi....ini segala ketek di komplain..!!"ucap Hanum kesal.Jordan benar benar tak bisa menyembunyikan tawanya.
"canda pet......!putih kok...glowing...udah sini...!"ucap Jordan sambil menarik lembut lengan sang istri yang terlihat kesal.
"nggak mau...!"
"bercanda doang gue...!sini dong jangan ngambek...keburu letoy nih buruan...!"ucap Jordan membujuk.Hanum pun mendekat dengan raut wajah kesal.
"senyum dong...masak mau adu skill cemberut..nggak enak dilihatnya .."ucap Jordan merayu.
"kamunya ngeselin...."rengek Hanum lagi.
"bercanda sweetie...."ucap Jordan sambil memeluk istri kecilnya itu.Ia pun meraih wajah Hanum dan mulai memberi kecupan kecupan lembut di bibir Hanum.
Keduanya pun makin larut.Kecupan kecupan lembut itupun makin lama berubah menjadi luma*an dan peraduan panas antar dua lidah milik sepasang suami istri itu.Jordan mulai meraba tiap inchi tubuh setengah polos Hanum.Wanita yang mulai bisa mengimbangi permainan sang suami itupun mengalungkan kedua lengannya di leher Jordan.
Cukup lama mereka bermain dalam posisi duduk,Jordan membimbing bidadari karpetnya,ia merebahkan tubuh Hanum di atas ranjang lalu mulai menindih nya
Jordan mulai beraksi.Ia kembali menjamah tubuh sang istri dengan sedikit rakusnya.Menikmati setiap inchi kulit wanita itu yang terasa begitu nikmat di mata Jordan.
Keduanya pun hanyut dalam permainan panas mereka.Menghabiskan waktu malam panjang mereka dengan pergulatan hebat di atas ranjang hingga pagi menjelang...
...----------------...
***Selamat siang....
up 12:55
__ADS_1
yuk...kasih dukungan dulu...🥰***