Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 22


__ADS_3

17:00


Gadis itu masih bersandar di dada bidang pria berjambang tipis tersebut.Suara isak tangisnya masih terdengar jelas meskipun sudah sedikit mereda.Dalam posisi sang laki laki duduk bersandar di bawah pohon,Hanum nampak begitu betah menyandarkan tubuhnya di dada Jordan dengan wajah menghadap ke arah persawahan warga,tangannya bergerak memilin kaos Jordan,Hanum seolah masih enggan untuk bangkit dari posisinya,lagi lagi ia seolah lupa,dengan siapa ia saat ini.Ia seolah begitu nyaman jika bersama dengan pria itu.Terlebih lagi Jordan begitu baik dan sabar,ia rela menemani wanita itu dari siang hingga kini sore hari.Membiarkan sang gadis melakukan apapun yang ia mau,yang penting emosinya bisa tersalurkan dan ia bisa tenang setelahnya.


Air mata Hanum kembali menetes mengingat perlakuan kurang a*ar Rebecca dan teman temannya siang tadi.Jahat sekali wanita itu...!


Jordan kembali mengusap pundak Hanum yang masih sesenggukan.


"pulang yuk..udah hampir maghrib,kasian nanti abi kamu khawatir...."ucap Jordan.


Hanum masih tak menjawab.Gadis itu justru kembali menangis dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang pria sahabat kakak tirinya tersebut.


Jordan kembali mendekap tubuh itu..,


"kita pulang dulu....kalau masih mau istirahat,lo istirahat aja di rumah,nggak usah ke rumah sakit.....gue tadi udah ngabarin Zev kalau lo sama gue sekarang....ini udah hampir maghrib..nggak baik kalau kita masih disini berdua...."ucap Jordan.


Hanum tak menjawab....


"kita pulang ya..."ucap Jordan lagi.


Hanum menegakkan posisi duduknya,lalu mengusap lelehan air mata di pipinya.Wanita itu menatap sendu ke arah Jordan.


"kenapa kamu baik banget sama aku dari kemarin?"tanya Hanum.


Jordan menatap dalam ke arah Hanum....


"apa pendosa kayak gue nggak boleh baik sama orang?"tanyanya.


Hanum menunduk....


"bu..bukan gitu maksudnya....hikks.."ucap Hanum lagi justru kembali menangis.


Jordan tersenyum lembut.Dasar cengeng...pikirnya.


Laki laki menggerakkan tangannya mengusap lelehan air mata Hanum.


"gue cuma nggak suka aja..ada cewek yang diperlakukan semena mena.Karena perempuan baik baik kayak lo....itu terlalu suci untuk direndahkan seperti tadi..."ucap Jordan sukses membuat Hanum menoleh ke arah Jordan.


"sekarang lo bilang ama gue....lo mau gue ngapain biar hati lo tenang..?"tanya Jordan.


Hanum masih diam dengan tatapan yang sulit di artikan ke arah Jordan.


"apa perlu gue bikin perhitungan sama cewek murahan itu biar lo puas?"tanya Jordan.


Air mata itu menetes lagi...


Hanum menggelengkan kepalanya...


"aku mau sholat....temenin aku ya..."ucap Hanum lirih sambil berurai air mata.

__ADS_1


Jordan tersenyum lagi....


"itu aja?"tanyanya.


Hanum mengangguk,masih dengan deraian air mata yang sama.Gadis itu menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.Sungguh....ia benar benar sakit hati dengan perlakuan Rebecca tadi.Seolah bayangan kejadian itu sulit sekali hilang dari ingatannya .


Jordan menatap dalam ke arah laki laki itu....


"gue tau lo sedih...."ucapnya.


"sekarang kita pulang ..biar lo bisa solat...lo ngadu sama Tuhan...ungkapin semua yang lo rasain....minta ketenangan batin sama Dia...."ucap Jordan.


"gue tau lo cewek kuat....jangan tumbang hanya karena ulah kampungan kutu kutu itu..."


"gue janji....mulai hari ini...gue siap jadi bodyguard lo...!gue akan selalu jagain lo selama kakak lo belum sadar..."


"gue janji...nggak akan ada yang akan berani ngusik lo lagi selama ada gue di samping lo....gue akan pastiin lo akan selalu bahagia..."ucap Jordan tulus


Hanum menatap sendu ke arah Jordan


"kenapa kamu begitu peduli sama aku...kamu juga peduli sama keluarga aku...sampai sampai kamu rela nungguin kak Bryan di rumah sakit seharian..padahal aku sama kakak aku pernah berlaku nggak baik sama kamu..."ucap Hanum.


Jordan hanya tersenyum...,


"nggak tau....mungkin gabut.."ucap Jordan santai.


Hanum masih menatap penuh tanya ke arah Jordan.Laki laki itu menggerakkan tangannya mengacak acak lembut kepala berbalut hijab Hanum.


Hanum mengangguk.Wanita itupun akhirnya bangun.Ia melangkah pergi dari tempat itu bersama Jordan dengan menggunakan motor sport tunggangan Jordan.


...****************...


Sementara itu....


sepasang suami istri tengah berada di depan ruang ICU....


"serigala..."ucap Nabila.


"apa kelinci?"


"kamu nggak nyari Hanum...ini udah hampir maghrib lo..."ucap Nabila yang bersandar manja di pundak sang suami,Zev Smith Anderson.


"Jordan udah ngabarin...Hanum lagi sama dia sekarang..."ucap Zev.


"kok bisa?"tanya Nabila.


Zev hanya mengangkat kedua pundaknya.


"kelinci...."

__ADS_1


"ya..."


"aku jadi punya ide deh .."


"ide apa....?"


"aku mau bikin Hanum sama Jordan deket.."ucap Zev.


Nabila menegakkan posisi duduknya.Ia menatap penuh tanya ke arah sang suami.


"kenapa?"


Zev menoleh ke arah Nabila.


"kamu lupa...semalam Hanum nyariin Jordan,dia keliatan khawatir banget...dan Jordan dari kemarin rela loh nemenin Hanum seharian nungguin Bryan.Dan hari ini,.. Jordan bilang dia nyelametin Hanum dari beberapa anak ingusan yang nyoba bully Hanum..."ucap Zev.


"aku rasa mereka cocok...mereka kek saling peduli satu sama lain...aku pengen deh buat mereka deket...siapa tau Hanum bisa jadi obat patah hati buat Jordan karena Rubi yang mau nikah sama Bryan....dan mungkin...Hanum juga bisa bawa Jordan ke arah yang lebih baik.."ucap Zev.


Nabila hanya tersenyum ke arah sang suami.


"siapa tau Hanum emang pawangnya Jordan...kita deketin aja...biar Jordan cepet jinak..."ucap Zev.


"kekk siapa?"tanya Nabila.


"kayak aku lah...nih pawangnya..."ucap Zev sambil menarik tubuh Nabila masuk dalam dekapannya dan menciumi gemas pipi wanita yang kini tengah berbadan dua tersebut.


Nabila terkekeh.


"apa sih serigala ih...ini rumah sakit...main nyosor aja..."ucapnya.


"kangen hello kitty....semalem kan libur gara gara capek"rengek Zev.


"kita cari tempat yuk..."ajak Zev.


"buat apa?"tanya Nabila.


"aku mau ngasih topping buat adonan kita yang udah jadi..."ucap Zev sambil mengusap perut sang istri dibarengi dengan sebuah senyuman nakal.


Nabila tergelak.


"ayook...."rengek Zev lagi.


"hahaha....ya udah ayok..."ucap Nabila.


Zev berbinar.Ia pun segera menarik tangan sang istri dan membawa wanita manis itu menuju hotel terdekat.


...----------------...


***Selamat pagi......

__ADS_1


up 05:50


yuk like komen vote dan hadiahnya banyakin....🥰***


__ADS_2