
Di dalam sebuah mobil mewah yang melesat menuju sebuah SMA di kota itu.
Laki laki itu terlihat begitu kalut.Matanya merah mengembun.Seketika keceriaan nya hilang setelah ia melihat foto laki laki dan perempuan di layar laptop Zev.
Wanita itu....
Wanita yang Zev bilang adalah ****** ayah Rebecca....wanita itu juga yang telah mengambil papanya..!Wanita yang berhasil membuat ayah Jordan mengucap talak pada sang mama tepat didepan matanya sambil memeluk si ja*ang.Wanita yang menghancurkan keluarga bahagia Jordan.Keluarga yang berhasil membuat ibunda Jordan mengalami depresi hebat yang hingga kini kadang suka kambuh.
Jordan masih sangat mengingat wajah wanita iblis itu.Wanita yang paling ia benci.Wanita yang sudah memporak porandakan kehidupan nya yang dulu indah.
Sungguh....hatinya kini terasa sakit.Luka lamanya seolah terbuka kembali.Ia kembali mengingat peristiwa memilukan dimasa remajanya dimana ia harus berjuang sendiri mendampingi sang ibu yang gila.
Jordan remaja yang mulai nakal dan rusak karena keadaan.Korban keegoisan dan nafsu sang ayah yang lebih memilih mengikuti si wanita ular daripada mempertahankan keluarga kecilnya.Remaja broken home yang mencari jati dirinya.Masuk terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang membuatnya tersesat makin jauh hingga saat ini.
Dan kini,saat ia mulai kembali bangkit menata hidupnya serta agama dan ibadahnya,masa lalunya kembali di usik.Ia diingatkan kembali oleh orang orang yang dulu pernah menanam perih di hatinya.
Ia benci orang orang itu..!ia tak suka...!ia muak...!
Mobil berhenti di depan gerbang SMA Hanum.Gadis itu belum keluar dari kelasnya.Sepertinya ia harus menunggu sebentar....
Jordan kembali melamun.Tiba tiba ia teringat ibunya.Sedang apa wanita itu sekarang? dimana ia sekarang?
Ya... walaupun ibundanya yang akrab disapa mommy Intan itu adalah ibu kandung sekaligus satu satunya keluarga yang ia punya saat ini.Namun nyatanya hubungan di antara mereka tak akrab akrab amat..!
Jordan bahkan tak tau dimana wanita itu sekarang karena memang keduanya sangat jarang saling bertukar kabar.Mommy Intan lebih sibuk dengan bisnis bisnis butiknya dan pergi pelesiran ke berbagai tempat bersama teman teman sosialitanya .
Semenjak ditinggal suaminya lalu depresi,wanita itu berubah total. Wanita yang dulunya berhijab dan memiliki jiwa keibuan itu seolah berubah menjadi wanita angkuh yang masa bodoh dengan anak semata wayangnya,Jordan.Wanita itu hanya menghabiskan waktu untuk mempercantik diri, foya foya dan mengurusi bisnis bisnisnya.
Jordan pun terlupakan.Ditinggal ayahnya lalu di acuhkan ibunya.Hancur sudah keluarga itu,..!Jordan sangat jarang pulang kerumah.Ia lebih memilih tinggal di rumah Zev dari pada tidur di rumah mewahnya yang sepi,dan tak bernyawa karena seolah tak pernah ada kehidupan di dalamnya.Entahlah...bagaimana kondisi rumahnya sekarang...Jordan pun tak tau.
Laki laki itu meraih ponsel di saku celananya.Ia pun menuju aplikasi WhatsApp dan mencari nama mommy di daftar kontaknya.
Jordan menyentuh nama itu.Nampaklah room chat yang terlihat kosong karena memang mereka tak pernah saling memberi kabar.
Jordan mengetikkan sesuatu.Sebagai seorang anak,tak bisa dipungkiri ia juga memiliki kerinduan pada sang ibu.Ia juga ingin merasakan kedekatan seperti yang anak anak lain rasakan dengan ibunya.
"hai mom.... mommy lagi dimana sekarang?" tulisnya.
Dua centang abu abu langsung terlihat disana.
Jordan menatap layar ponselnya.
1menit
.
__ADS_1
.
2 menit
.
.
5menit
.
.
10 menit
Tak ada balasan,tak dibaca....
Sibuk?
Mungkin iya ...
Atau tidak peduli?
Mungkin juga iya....
Jordan menatap nanar ke arah depan.Perasaan nya tak karuan.Semangatnya hari ini hilang seketika.Ia tak suka dengan suasana seperti ini.
Saat ia tengah sibuk dengan pikirannya sendiri...
tiba tiba...
buugghhh....
Pintu samping kemudi tertutup.Seorang gadis manis masuk ke dalam mobil sambil tersenyum.
"siang mas brewok..."ucap Hanum manis.
Jordan tersenyum lembut.Ia mengacak acak ringan pucuk kepala berbalut hijab putih itu.
"langsung pulang ya...ntar di cariin ama kakak lo.."ucap Jordan.
Hanum hanya mengangguk.
Mobil pun melesat meninggalkan sekolah baru Hanum.Sepanjang perjalanan,Jordan yang biasanya ceria dan banyak bercanda kali ini terlihat diam.Tak ada sepatah katapun yang terucap dari bibirnya membuat Hanum pun seolah bertanya tanya.
__ADS_1
"kamu kenapa mas?"tanya Hanum.
Jordan menoleh ke arah gadis itu.
"nggak apa apa..."jawab Jordan.
"kok diem aja..?"
"gue nggak apa apa pet...lagi pengen diem aja..."jawab Jordan sambil mencoba tersenyum.
Hanum diam,ia masih menatap penuh selidik ke arah pria idamannya itu
"mas....kalau ada apa apa tuh cerita....kan aku temen kamu....kita temen curhat kan?kan udah janji...harus saling cerita,harus saling dukung..."ucap Hanum.
Jordan diam....
"kita mampir dulu yuk...makan siang ..kita cari tempat yang nyaman,biar kamu bisa cerita...."ucap Hanum.
Jordan masih tak menjawab
"kalau aku ada apa apa aja....aku selalu cerita sama kamu mas....kamu selalu nolongin aku...sekarang gantian dong....kamu cerita sama aku...siapa tau karpet permadani ini bisa bisa bantuin mas brewok..."ucap Hanum dengan senyuman yang dibuat semanis mungkin.
Jordan terkekeh, tangannya tergerak mencubit pipi Hanum.
"luci banget sih lo..."ucap Jordan
Hanum tersipu malu.
"cari tempat makan ya..."bujuk Hanum lagi.
"ya udah....tapi entar kalau Bryan ngomel ngomel itu tanggungan lo ya ...gue nggak ikut ikutan.."
"iya iya .....mas Bryan pasti akan luluh sama pesona aku..."
"ciihh...."ucap Jordan berdecih.
Mobil pun melesat menuju salah satu cafe disana sesuai permintaan Hanum untuk mampir makan siang.
...----------------...
***Selamat malam....
up 19:12
udah crazy up nih...
__ADS_1
mana dukungannya***??