
Di ruang makan rumah Jordan...
Dua anak manusia itu baru saja selesai dengan aktifitas masak memasak yang mereka lakukan.Berbagai makanan sudah tersaji rapi di atas meja makan.Semua hasil olahan Hanum dan Jordan dibantu beberapa pelayan di rumah itu.Jordan sengaja masuk ke dapur yang sangat jarang atau mungkin bahkan tak pernah ia jamah seumur hidupnya itu hanya untuk mengolah bahan makanan untuk menyambut kedatangan sang mommy yang katanya akan pulang hari ini.
"selesai...."ucap Hanum.Gadis yang tak terlalu suka memasak itupun juga rela berkutat di dapur membantu Jordan untuk membuat penyambutan bagi sang ibunda.Entahlah...bagaimana rasanya....
Jordan mendongak ke arah jam dinding
14:00..
Tapi ibunya belum pulang juga.Ia meraih ponsel di sakunya,pesan yang ia kirimkan sejak jam satu dini hari tadi juga belum di buka.Jordan menghela nafas panjang.Jam berapa ibunya itu akan pulang?
Hanum mendekat.
"kita tungguin di ruang tengah aja ya ..bentar lagi pasti pulang .."ucap Hanum mencoba menghibur.
Jordan mencoba tersenyum,meskipun tak bisa dipungkiri,ada perasaan yang mengganjal dalam hatinya.
"gerah banget gue...gue mandi dulu ya ..lo nggak apa apa kan nungguin gue bentar..."ucap Jordan.
"nggak apa apa mas...."ucap Hanum sambil mengangguk.
Jordan mengacak lembut pucuk kepala Hanum.Tanpa aba aba,pria itu lantas membuka kaosnya di hadapan gadis manis tersebut hingga memperlihat dada bidang yang dengan bulu bulu halus yang di cukur rapi.
Hanum seketika itu juga menunduk.Dadanya berdebar cukup cepat saat Jordan bukan nya segera pergi mandi tapi justru malah makin mendekati Hanum hingga kini posisi mereka begitu dekat dengan posisi kepala Hanum tepat berada di hadapan dada Jordan.
"lo kenapa sih nunduk mulu?"tanya Jordan.
"mas brewok ngapain deket deket...katanya mau mandi....udah buruan sana mandi..."ucap Hanum.
"lo nggak pengen pegang dada gue?"tanya Jordan sambil mengulum senyum nakal.
"enggak"ucap Hanum sambil terus menunduk.
"yakin?" tanya Jordan lagi
Hanum hanya mengangguk sambil terus menunduk.
"trus ngapain nunduk mulu?liatin apaan lo?"tanya Jordan
"liatin yang tadi lo pukul pake sapu?nggak usah di liatin...udah sembuh kok...tenang aja..."ucap Jordan nakal membuat Hanum reflek mendongak ke arah wajah Jordan.
"siapa yang liatin?aku nggak liatin..!"ucap Hanum menyangkal.
Jordan tersenyum mengamati wajah polos gadis yang kini posisinya sangat dekat dengan nya itu.
"beneran?lo nggak pengen tau kondisi dia?kasian loh...dia abis kesakitan masa lo nggak pengen jenguk" ucap Jordan menggoda.
"jenguk apanya?'
"ya dia..."ucap Jordan sambil melirik ke bawah.
"ih mas brewok mulai deh.... pikirannya jorok banget..."ucap Hanum protes.
"kok jorok sih ..gue kan cuma ngasih tau.."
"bodo amat..."ucap Hanum sewot
"eh....tapi ya...lo kan manggil gue mas brewok...emang gue brewokan ya?"tanya Jordan.
"lah ini apa?"ucap Hanum sambil menyentuh rahang Jordan yang ditumbuhi jambang tipis.
"oh iya....tapi ini mah tipis pet...nggak seberapa...tapi emang ada sih...bagian tubuh gue yang lain yang ada bulu bulu lebatnya..."ucap Jordan mulai memancing.
Hanum yang polos pun mengernyitkan dahinya.
"yang mana?"tanya Hanum.
"ada...tuh...."ucap Jordan pelan sambil menggerakkan bola matanya melirik ke bawah.
Hanum belum paham.
"hah?"
__ADS_1
"itu..."ucap Jordan lagi sambil kembali menggerakkan bola matanya ke bawah.
Hanum mengikuti arah pandang Jordan,tapi masih belum paham juga membuat Jordan makin gemas.Nih bocah polosnya minta ampun..!
"apa sih mas..?"
"yang tadi lo pukul...itu brewok nya lebat banget...pen liat?"ucap Jordan dengan tatapan mata nakal ke arah Hanum.
Gadis itu nyengir geli.Ia reflek mendongak menatap wajah Jordan yang nampak tersenyum nakal ke arahnya
”iiihhh...dasar mesum....!au ah ..!dasar kamu ya....!gila tau nggak...!"ucap Hanum kesal.
"lagian lu polos banget...kan gue jadi seneng ngusilin lo..."ucap Jordan terkekeh membuat Hanum bersungut.
"nggak usah ngambek....ude jelek tambah jelek lo..."ucap Jordan sambil mencubit dagu Hanum.
"udah ih ..buruan mandi sana..."ucap Hanum kesal.
"mandiin..."
"apaan sih mas brewok ah...!"
"capek abis masak...mandiin bentar lah pet..."
"aku lelepin ke kolam renang aja mau nggak?"tanya Hanum kesal yang sukses membuat Jordan tergelak.Ia mencubit gemas hidung gadis itu lalu pergi meninggalkan tempat tersebut untuk mandi.
...****************...
17:00.
Di ruang tengah istana megah Jordan....
Laki laki itu kembali melirik jam tangannya.Ia kemudian meraih ponselnya lalu menuju aplikasi WhatsApp.Pesannya untuk sang mama belum terbaca.Wanita itu belum pulang hingga sekarang,makanan yang sudah ia siapkan terlanjur dingin di meja makan.
Jordan mengembun.Bisa bisanya ia berharap akan ada pertemuan yang indah hari ini.Bukankah ia sudah terbiasa dengan sikap acuh ibundanya?
Sudahlah....ia memang tak pernah bisa merasakan keluarga bahagia.
Hanum menatap iba ke arah Jordan.Ia pun sesekali menatap jam tangannya.Sudah jam lima sore.Sedangkan ponselnya yang dalam mode getar sedari tadi tak henti bergetar menandakan panggilan dan pesan yang sedari tadi masuk namun ia abaikan.Itu dari Bryan...!Laki laki itu mulai tak tenang,lantaran Hanum sudah berjanji akan pulang sebelum maghrib namun hingga kini belum muncul juga di rumahnya.
Jordan menoleh.
"kamu nggak apa apa?"tanya Hanum.Ia kasihan melihat pria itu.Sepertinya ia sangat sedih.
Jordan mencoba tersenyum....
"gue nggak apa apa kok...udah biasa.."ucap Jordan.
"hp lo dari tadi getar mulu...siapa?"tanya Jordan.
"dari mas Bryan mas...."ucap Hanum.
"kenapa?nyuruh lo pulang..?"
Hanum mengangguk ragu.
"tadi aku janji bakal pulang sebelum maghrib..."ucap Hanum
"ya udah....gue anterin lo pulang yuk..."
"trus kamu gimana?"
"gimana apanya?"
"kamu nggak apa apa sendirian?"
Jordan tersenyum lembut....
"gue udah biasa sendiri pet..."ucap Jordan.
Laki laki itupun kemudian bangkit dan mengajak Hanum untuk pergi.Gadis itupun menurut.Mereka melangkah beriringan menuju pintu utama rumah mewah tersebut,namun saat sampai di ruang tamu...
ceklek.....
__ADS_1
pintu utama terbuka...
Seorang wanita paruh baya dengan rambut sebahu nampak memasuki istana mewah itu.Penampilannya begitu anggun dan high class.Kacamata hitam bertengger membingkai matanya,dengan dress anggun selutut berwarna putih dan heels senada.Polesan make up glamour nampak makin menunjukkan sisi mewah dalam diri wanita itu.Tak lupa sederet perhiasan dan aksesoris melekat sempurna di tubuhnya dan makin anggun dengan sebuah tas branded hitam di tangannya.
Itu mommy Intan...ibu kandung Jordan....!
"mom..."ucap Jordan pada wanita yang bahkan tak menoleh saat berpapasan dengan sang putra di ruang tamu.
Wanita itu menghentikan langkahnya.Ia berbalik badan dengan anggunnya dan menatap datar ke arah Jordan.
"Jordan..."ucap Mommy.
Jordan tersenyum.Hanum menunduk.Mommy Intan menurunkan kacamata hitamnya dan menatap putranya dan gadis di sampingnya itu bergantian.
"mommy baru pulang...?"tanya Jordan.
Mommy Intan tersenyum...
"iya.."ucapnya.
Wanita paruh baya itu kembali mengenakan kacamata nya di tempat yang seharusnya.Ia kemudian kembali hendak melangkah kan kakinya menaiki tangga rumah namun...
"mom...aku udah......."ucapan Jordan terhenti.Sang ibu yang sudah berada di anak tangga kedua pun menghentikan pergerakan lagi dan menoleh ke arah Jordan.
"aku udah siapin makanan buat mommy...kita makan bareng yuk mom..."ucap Jordan dengan penuh harap.
Mommy Intan tersenyum...
"sorry son.... mommy udah makan tadi...ini mommy mau mandi abis itu mommy mau pergi lagi...udah ditungguin sama temen temen mommy...kamu makan sendiri aja ya....ajak temen kamu.."ucap Sang mommy sambil melirik sekilas ke arah Hanum yang menunduk lalu berlalu menuju kamarnya
Jordan mengembun lagi.Dadanya sesak....
Lihatkan....?betapa tidak pedulinya wanita yang berstatus sebagai ibunya itu padanya?
Jangankan makan masakannya yang sudah ia siapkan sejak siang...menanyakan kabarnya pun tidak..!
Jordan mengusap wajahnya kasar.Lagi lagi,Hanum merasa kasian pada pria malang itu.
"sabar mas..."ucap Hanum lirih
Jordan tak menjawab.
"bik Eli...!bik....!!!"ucap Jordan dengan suara sedikit berteriak.
Bik Eli datang dengan langkah yang sedikit terburu buru
"saya den,.."
"buang semua makanan yang dimeja makan...!sekalian piring piringnya...!!"ucap Jordan kesal.
Hanum nampak kaget.Sayang sekali makanan sebanyak itu hanya di buang...
"mas...sayang dong..."
"nggak ada yang makan pet..sia sia...!udahlah...nggak ada gunanya kita nungguin di sini seharian...!"ucap Jordan.
Hanum hanya diam.
"lo ngapain masih di sini?buruan buang...!!" bentak Jordan pada bu Eli.Sungguh...perasaannya kacau saat ini
"i,...iya Den..."ucap Bik Eli lalu bergegas pergi ke meja makan guna melaksanakan tugas dari sang tuan muda.
Jordan mengusap wajahnya kasar.
"istighfar mas..."ucap Hanum lembut.Jordan menatap wajah Hanum tanpa ekspresi.
"gue anterin lo pulang..."ucapnya lalu meraih lengan Hanum dan mengajak gadis itu untuk pergi meninggalkan tempat tersebut.
...----------------...
***Selamat pagi
...
__ADS_1
up 07:44
yukk...mana dukungan nya...😍🥰***