Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 33


__ADS_3

"Hanum.....!" pekik Jordan.


Dilihatnya disana,di lantai toilet, Hanum tergeletak dengan kondisi tangan terikat dan mulut disumpal kain.Gadis itu nampak acak acakan dengan berbagai tulisan bernada pelecehan di sekujur tubuhnya.


Gadis itu menangis.Jordan berlari,dadanya bergemuruh.Pria itu berjongkok dan dengan gerakan cepat namun terlihat gemetar ia melepaskan ikatan di tangan Hanum dan sumpalan kain di mulut gadis malang itu.


Jordan bergetar melihat kondisi Hanum yang nampak kacau balau.Hampir tanpa busana,hanya tersisa b*a dan celana dal*m yang melekat membelai tubuh polosnya.Jordan melepas jaket jeans,lalu mengenakan nya pada tubuh Hanum agar tubuh bagian atas gadis itu tertutup,meskipun bagian bawahnya masih belum bisa tertutupi


Hanum menangis meraung raung.Jordan mendekap tubuh itu erat.Laki laki itu memejamkan matanya merasakan tetesan air mata sang gadis yang jatuh berderai tanpa bisa dibendung.Entahlah....ia merasa ikut tercabik cabik.Dadanya bergemuruh,tangannya tergerak mengusap sebuah tulisan besar berbunyi wh*re di kening Hanum.Ia murka.Siapa pelakunya..?!


Ia tidak terima gadis manis nya di perlakukan seperti ini..!


Jordan meraih ponsel di saku celana nya.Ia menuju aplikasi WhatsApp dan mencari nama Zev disana.


tuuuutt....tuuuutt....tuuuutt....


"halo..."ucap Zev dari seberang sana.


"Zev...lo ke sekolah Hanum sekarang..ajak Nabil dan bawa baju cewek kesini sekarang...!"ucap Jordan menggebu.


"bentar... bentar....bentar....ini ada apaan...?keknya lo nggak santai banget ngomongnya..."ucap Zev.


"AN*ING LO YA...!GUE MAU LO KESINI SEKARANG BA**SAT....!!!NGGAK USAH BANYAK BAC*T.....BURUAN.......!!!!!!!!!!!!!!” ucap Jordan murka membuat Zev yang notabene bos nya Jordan pun tersentak.


Jordan tak bisa mengendalikan diri nya.Ia murka...!Ia tak terima gadis karpetnya di perlakukan seperti ini oleh entah binatang mana yang tega melakukannya.


Hanum terus menangis.Ia meringsut menyembunyikan tubuhnya pada tubuh tegap pria itu.Seolah meminta perlindungan dari laki laki yang ia sayangi dalam diam tersebut.


Jordan mengeratkan pelukannya


"jangan nangis sayang....aku disini...aku ada buat kamu sayang....kamu aman sama aku..."bisik nya pada Hanum yang tak merespon.


Jordan terus mendekap tubuh itu.Sebelah tangan nya tergerak meraih kain putih yang sepertinya seragam sekolah Hanum yang sudah tak berbentuk lalu menggunakan nya untuk menutupi tubuh bagian bawah Hanum.


Tangisan pilu itu menggema ke seluruh penjuru ruangan.Tangisan pilu menyayat hati yang membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa teriris hatinya.Begitu juga Jordan,mata hijau itu mengembun mendengar tangisan pilu gadis periang itu.Dadanya bergemuruh,ia bersumpah.. siapapun pelakunya....ia harus bertanggung jawab...!ia bersumpah...akan memburu pelaku yang mungkin sudah ia ketahui siapa.


"gue nggak akan tinggal diam..!gue kejar lo sampai ke neraka sekalipun...!"ucap Jordan penuh dendam dan penekanan sambil menatap tajam sebuah puntung rokok yang masih sedikit menyala tak jauh dari tempatnya memeluk Hanum saat ini.


...****************...

__ADS_1


Lima belas menit berselang.....


Zev dan Nabila sampai di sekolah Hanum.Di pos satpam sudah tidak ada siapapun.Zev setengah berlari menuju toilet sekolah setelah ia mendapat informasi keberadaan Jordan dan Hanum dari sahabat nya itu.


Zev dan Nabila melongo.Toilet bak kapal pecah dengan beberapa sobekan baju seragam yang nampak berserakan di lantai.Sedangkan disana,Jordan nampak memeluk erat gadis yang masih menangis itu sambil terus berbisik memberikan semangat dan kekuatan untuk Hanum yang tengah hancur.


"apa apaan ini..??!!"ucap Zev murka.Mata serigalanya menajam.Dadanya naik turun melihat kondisi Hanum yang kacau balau Ditambah lagi tubuh gadis belia itu nampak penuh dengan tulisan bernada cacian....!


Nabila mendekati Hanum.Jordan melepaskan pelukannya pada adik Zev itu dan menyerahkan nya pada Nabila.


"lo tenangin Hanum Bil...tolong bantu dia bersihin badannya...lo bawa baju ganti buat dia kan?" ucap Jordan perih.


"iya mas.."jawab Nabila.


Jordan pun hendak bangkit.Namun tiba tiba tangan putih Hanum bergerak menahan pergerakan Jordan.Seolah ia tak mau jauh dari laki laki yang entah mengapa selalu bisa membuatnya nyaman dalam kondisi apapun itu.


Jordan membelai pipi basah itu..


"ganti baju dulu ya...aku tunggu diluar.."ucap Jordan lembut.


Hanum menggelengkan kepalanya,ia seolah takut ditinggal pergi laki laki yang selalu siap sedia mendampingi nya itu.


Hanum menangis lagi.Nabila ikut merasa pilu.Ia pernah berada di posisi Hanum bahkan lebih parah dari ini.


"Hanum sayang...kita ganti baju dulu ya....kamu sama kakak..."ucap Nabila lembut.


Hanum akhirnya mengangguk.Nabila pun membawa Hanum ke salah satu ruangan di toilet itu untuk mandi.


Jordan menarik Zev keluar toilet.Zev hanya menurut.


Kedua pria yang sudah bersahabat sejak lama itu saling diam dengan mata tajam menatap lantai.


Mata serigala itu bak dipenuhi kobaran api.Adiknya di usik.Itu sama saja dengan mengusik sang serigala yang sudah lama tertidur.


Meskipun adik tiri.Tapi Zev sudah menganggap Hanum dan Bryan seperti adik kandungnya.Ia sangat menyayangi keluarga umi Atikah.Ia tak terima gadis kecilnya itu di lecehkan.


"siapa iblis itu?"tanya Zev pada Jordan penuh penekanan tanpa menoleh.


Jordan dengan amarah yang masih berkobar pun mengepalkan tangannya.

__ADS_1


"iblis betina yang sama.... yang sudah berani membully gadis kecil gue beberapa hari lalu..."ucap Jordan dengan gigi mengetat.


Ya....ia yakin ini ulah Rebecca..!siapa lagi orang yang berani berbuat se hina dan se bi*al itu jika bukan wanita nakal yang sudah sering bermalam dengan banyak lelaki tersebut.


Zev menyeringai....


"jangan libatkan polisi....gue mau bekerja dengan tangan gue sendiri"ucap Zev.


Jordan menyeringai.Ia menoleh ke arah sang sahabat.


"lo calon ayah... jangan kotori tangan lo..."ucap Jordan


"gue punya permainan menarik...gue yakin iblis betina itu akan suka...."ucapnya lagi dengan sebuah senyuman iblis di bibirnya


Kedua sahabat itu saling mengeluarkan seringai nya.Pendosa dan mantan pendosa itu menatap tajam ke arah dinding kamar mandi.


Gadis manis yang polos itu di usik.Gadis polos yang dianggap lemah,cengeng dan tak punya kekuatan apa apa.Tapi tak banyak yang tau,bahwa dibelakang sang gadis ada banyak pengawal yang siap menjaga dan melindungi sang gadis manis.


Zev Smith Anderson dan Bryan King Smith Anderson sang serigala dan sang raja putra James Smith Anderson,Nabila Brygita Tama sang hello kitty garang putri Adrian Tama,


Serta Keith Jordan Edward....pria pendosa yang siap menjadi garda terdepan dalam melindungi dan menjaga sang gadis karpet yang selalu bisa membuatnya tersenyum.


Tak semua yang kau pandang lemah itu benar benar lemah sayang.....hati hatilah dalam bertindak...jangan pernah bermain api jika kau tak punya kemampuan untuk memadamkannya....!


Bersiaplah menerima hadiahmu... Rebecca.....


.


.


Jordan dan Zev👇



...---------------...


***selamat malam...


up 19:21

__ADS_1


yukkk....mana dukungan nya***??


__ADS_2