
.......
Hanum mengamati setiap inchi ruangan dengan peralatan mandi yang lengkap itu.Mulai dari shower,toilet duduk,wastafel, cermin hingga bathtub.
Jordan melangkah menuju shower,meraih gagang benda berselang cukup panjang tersebut lalu menyandar kan tubuhnya di dinding kamar mandi.Matanya tak lepas dari objek manis di hadapannya sambil mamainkan benda di tangannya.Senyuman nakalnya mulai terbentuk manakala melihat sang istri yang kini terlihat kebingungan mencari keberadaan karpet yang Jordan maksud.
"mana karpetnya mas?"tanya Hanum.
Jordan masih tak menjawab.
"mas....man.............aaaaaaahhhhh......."
wuuuuusssshhhhh......
ucapan Hanum terhenti.Jordan menyemburkan air shower ke arahnya membuat wanita bergamis itupun basah kuyup.
Jordan terkekeh,ia menghentikan sejenak aktifitas mencuci karpetnya.
"iiihhh...kok jahat banget sih jadi suami...masak aku disiram....!basaaaahhhh....."rengek Hanum.
Jordan tak bisa menyembunyikan tawanya.
"katanya mau nyuci karpet..."protes Hanum.
wuuuuusssshhhhh.......
Air kembali mengguyur tubuh Hanum membuat wanita berparas manis itu benar benar basah kuyup sekarang..
Hanum yang kesal pun mendekati Jordan yang masih sandaran santai di tembok kamar mandi.
"maunya apa sih?!"tanya Hanum kesal sambil berkacak pinggang.
"kan tadi gue bilang nyuci karpet...!"ucap Jordan
"trus kenapa aku yang disiram?" ucap Hanum protes.
"kan lo karpet gue..."jawab Jordan santai membuat Hanum terdiam.
Astaga....polos sekali wanita itu...!
Hanum nampak malu malu,membuat Jordan makin gemas.Lalu.....
wuuuuusssshhhhh......
Jordan kembali mengarahkan shower nya menyiram bagian tubuh yang terapit dua belah paha sang gadis karpet membuat gadis itupun terjingkat kaget dan reflek memekik...
"maaaassss......"rengeknya.
Jordan terus terkekeh.
"kamu kok jadi serem sih..."ucap Hanum masih protes.
Jordan meletakkan gagang shower nya.
”sini..."ucap Jordan sambil merentangkan tangannya.
"ngapain?"tanya Hanum was was.
"peluk...kan udah suami...sini peluk dulu..."ucapnya.
"jangan di siram...."ucap Hanum was was.
"enggak...sini dong..." ucap Jordan lagi.
__ADS_1
Hanum pun mendekat, Jordan memeluk tubuh basah wanita itu, mendekapnya hangat dalam pelukan sambil menciumi pucuk kepala sang wanita yang masih terbungkus hijab.
Cukup lama adegan berpelukan berlangsung.Ide jahil kembali muncul dalam pikiran Jordan untuk bermain main dengan sang istri.Dengan gerakan cepat ia memutar posisi tubuhnya lalu menghempas tubuh ramping Hanum ke dinding kamar mandi yang berada di bawah shower mandi membuat gadis itupun kaget.Kini posisi Hanum terkungkung oleh tubuh Jordan yang menatapnya nakal.
"sumpah mas...kamu serem...."ucap Hanum sedikit takut.
Jordan masih dalam mode yang sama.
"buka dong jilbabnya..."ucap Jordan.
"buat apa?"tanya Hanum panik
"kan basah...."
"tapi jangan liat..."
"kan gue suami lo...gue berhak liat aurat lo...."ucap Jordan.
Hanum masih tak bergeming...
"buruan bukaaa....."ucap Jordan lagi.
"malu...."rengek Hanum
"ah elah....apa nunggu gue bukain?kalau gue yang buka gue robek nih...."
"jangan....!!"
"ya makanya buka...."
"iya ......iya....."ucap Hanum akhirnya.
Hanum pun mulai meraih hijabnya,ia kemudian membuka kain penutup auratnya itu tepat di hadapan Jordan.
Kini,ia kembali menyaksikan pemandangan indah ini.Pemandangan yang kini tersaji tepat di depan matanya.
Hanum melepaskan ikat rambutnya yang sudah basah,hingga rambut hitam panjang sepinggang itu kini tergerai bebas.
Jordan makin tergoda.Bukan hanya manis,tapi istrinya ini ternyata juga sangat cantik dengan rambut hitamnya.
Hanum menatap awas ke arah Jordan yang sedari tadi mengeluarkan senyuman nakalnya.
Laki laki itu kemudian mengangkat tangannya, menyelipkan beberapa helai rambut panjang Hanum ke belakang telinga nya membuat Hanum mematung dengan dada yang berdebar hebat.
Tangan bertato itu kembali bergerak,ia mengusap usap lembut leher jenjang putih bersih itu dengan tatapan mata yang terlihat lapar.Dada Hanum makin berdebar tak karuan saat Jordan mulai mendekatkan wajahnya,mengecup lembut ceruk leher wanita itu beberapa kali lalu menyesapnya lembut hingga meninggal kan bekas luka berwarna merah di beberapa bagian.
Hanum makin berdebar,tangannya bereaksi meremas jilbab basah yang sedari tadi ia pegang saat Jordan kembali melancarkan aksinya mengendus aroma tubuh wanita itu melalui ceruk leher Hanum, seolah ia begitu menikmati aroma tubuh istrinya tersebut.
Hanum memejamkan matanya,hembusan nafas Jordan begitu terasa menerpa kulit leher sang gadis karpet,menimbulkan sensasi berbeda yang belum ia rasakan sebelumnya.
"i love you cantik..."bisik Jordan lembut diakhiri dengan sentuhan lidah yang menyapu permukaan telinga Hanum membuat gadis itu meremang.
Hanum tak menjawab.Mulutnya tiba tiba kelu.Jordan meraih wajah Hanum yang basah,membuat keduanya kini saling menatap dalam jarak yang cukup dekat.
Lagi,Jordan kembali beraksi,menyapu tiap jengkal wajah Hanum dengan lidah dan mulutnya,menciumi nya lembut membuat Hanum hanya diam tanpa pergerakan.Ini hal baru untuk Hanum.Ia tak tau harus berbuat apa,ia hanya membiarkan Jordan melakukan apapun yang pria itu mau.
Masih dalam posisi mengungkung sang istri,Jordan mengusap lembut bibir merah muda Hanum dengan ibu jarinya,kedua pasang mata itu saling terkunci.Jordan menatap penuh cinta ke arah sang istri.
"Hanum...."ucapnya lembut.
Gadis itu masih tak menjawab.. perasaan nya masih tak karuan....
"gue bahagia banget hari ini...."
__ADS_1
"Tuhan menjawab doa gue...sekarang gue yakin...Allah itu bukan hanya mendengar....tapi Allah juga maha mengabulkan,maha memberi,maha mengetahui,maha benar,maha membolak balikkan hati hambaNya..."
"gue bahagia banget pet....gue benar benar bersyukur di titip kan perasaan seperti ini..."
"makasih...makasih lo bersedia jadi makmum gue...gue janji...gue akan berusaha jadi imam yang baik buat lo...."ucap Jordan sambil terus mengusap lembut bibir merah muda di hadapan nya
Ingin sekali Hanum menjawab, betapa ia juga bahagia menikah dengan Jordan,ingin ia mengatakan bahwa ia sudah mengagumi laki laki itu bahkan sejak Jordan masih mengharapkan cinta Rubi.Namun lidahnya seolah kelu.Ia sudah tak mampu berkata apapun.Yang ada hanya bahagia...ia sudah sangat bahagia sekarang.
Jordan kembali mendekat kan wajahnya ke wajah Hanum.Membuat bibirnya kini dapat bersentuhan langsung dengan pipi mulus Hanum.
"lo punya gue kan sekarang?"tanya Jordan lembut
Hanum hanya mengangguk sambil memejamkan matanya.Jordan tersenyum tanpa mengubah posisinya.
"gue boleh menyentuh lo sebagai suami?"tanya Jordan lagi.
Hanum membuka matanya.Kedua netra anak manusia itu saling beradu.Hanum tersenyum lembut lalu mengangguk tanda memberi izin pada sang suami untuk menjamah tubuh perawa*nya.
Jordan tersenyum.Dengan nafsu yang sudah membuncah sedari tadi,ia meraih pinggang sang istri, mendekatkan nya pada tubuh Jordan membuat kedua tubuh itu kini saling menempel tanpa jarak.Jordan membimbing tangan sang istri yang masih belum terbiasa itu dan mengalungkannya ke leher Jordan.Tak ada reaksi lain dari Hanum selain menurut.
Jordan mulai kembali meraih wajah Hanum,menangkupnya dengan kedua tangannya,menatap penuh gairah pada benda merah muda yang sedari tadi seolah terus menggoda bira**nya, kemudian dengan sigap ia pun melahap benda tersebut dan memangsanya habis bak orang kelaparan
Tangan kekar itu mulai bergerak kemana mana.Mangangkat kain basah yang membalut tubuh Hanum dan memasukkan tangannya menyusup masuk kedalamnya.
Jordan makin menggila.Suara suara merdu Hanum mulai sesekali terdengar karena ulah tangan Jordan yang mulai meraba setiap jengkal kulit itu sedangkan kedua bibir mereka masih saling menyatu.Membuat gadis itupun nampak kewalahan karena tak bisa mengimbangi permainan cepat Jordan
Jordan menghentikan sejenak permainan nya.Hanum yang kehabisan nafas pun nampak mengatur nafasnya agar tak ngos ngos-ngosan.
Laki laki itu lantas melepas kemejanya yang juga basah,hingga bongkahan bongkahan indah di dada dan perutnya pun terekspose bebas.
Jordan mendekati sang istri,tangannya tergerak melepas kancing gamis Hanum lalu melepaskan nya,membuat tubuh ramping itu kini terlihat polos dengan hanya tertutup satu kain putih menbungkus benda segitiga dibawah sana.Sedangkan dua benda kembarnya sudah terlihat bebas, entah sejak kapan Jordan melepaskan pembungkus nya,Hanum pun tidak menyadari nya.
Jordan kembali mengungkung sang istri.Tatapan nakal penuh na*su kembali pria itu tampilkan
"siap?"tanya Jordan.
Hanum mengangguk malu malu.Jordan mengangkat satu sudut bibirnya.
"tapi......"ucap Hanum menggantung.
"tapi apa?"
"jangan itu....."
"jangan apa...."
"jangan hamil dulu...."ucap Hanum polos membuat Jordan terkekeh.
"nggak akan...gue masih pengen pacaran ama lo..."ucap Jordan.
Hanum hanya mengangguk percaya
Satu tangannya tergerak memutar kran,membuat air seketika turun dari stand shower yang tertempel di dinding.Jordan meraih tubuh Hanum,membimbing gadis itu agar mengapit tubuhnya dengan kedua belah pahanya dan mengalungkan lengannya ke leher Jordan.
Hanum pun hanya menurut.
Pergulatan lidah kembali terjadi.Dibawah guyuran air yang membasahi tubuh mereka,sepasang anak manusia yang sudah terikat dalam satu ikatan sah secara agama itupun melakukan aktifitas halal mereka.Menyatu sebagai dua insan manusia yang saling mencintai dan saling menyayangi....
...----------------...
***up 18:24
yukkk...mana dukungan nya***?
__ADS_1