
Hanum bergetar.Wanita yang sedari tadi bercanda dengan sang suami tiba tiba menunduk sambil meremas ujung hijabnya.Dadanya bergetar hebat.
Itu Rebecca....!
wanita pembully yang sudah dua kali melakukan pelecehan terhadapnya.
Hanum kembali merasakan ketakutan.Seolah traumanya kembali muncul melihat sosok mantan teman sekolahnya itu
"jangan nunduk sayang...angkat wajahmu.."bisik Jordan lembut
Hanum masih tak bergeming.
"pertunjukan ini untuk memperlihatkan pada mereka...bahwa kamu adalah berlian yang dilindungi oleh banyak pria yang siap melakukan apapun untuk membalas sakit hatimu..." bisik pria itu lagi.
"angkat wajahmu...!kamu ratu nya siang ini...angkat sayang .."ucap Jordan lagi masih dalam mode berbisik.
Hanum menarik nafas panjang ..
"tunjukan kalau kamu istriku yang kuat....!kamu nggak pernah sendiri...angkat kepalamu...lihat wajah perempuan mura*an yang rendah itu...!kamu lebih dari dia dalam segala hal...bangkit....lihat matanya...tunjukan kalau kamu bukan wanita lemah...." ucap Jordan menguatkan.
"bangkit sayang
Hanum memejamkan matanya.Ia menarik nafas panjang kemudian dengan satu gerakan ia mengangkat kepalanya yang tertunduk dan menatap tajam ke arah Rebecca yang sedari tadi menatapnya bengis penuh kebencian.
Sekuat tenaga ia menahan air matanya agar tak tumpah di hadapan Rebecca.
Jordan tersenyum melihat sang istri.Dengan satu lengan memeluk pundak Hanum,Jordan mengangkat satu tangannya yang bebas,ia meraih telapak tangan sang istri lalu meremasnya lembut,seolah ingin memberikan kekuatan untuk bidadari karpetnya.
Hal itupun dapat di tangkap oleh mata cantik Rebecca.Gadis itu makin murka...!lagi lagi....Hanum memiliki apa yang tak ia miliki... !
"Eeekkkkhhhmmmm...." ucap Zev berdehem.
"silahkan duduk para tamu istimewa ku....tapi maaf...sofa sudah penuh,kalian bisa duduk di lantai jika mau..."ucap Zev dengan sombongnya membuat para manusia yang berada di kubu Zev pun terkekeh,namun hal itu sukses membuat Irawan dan Lusi panas dibuatnya.
Rebecca masih menatap tajam Hanum
"apa kabar Rebecca?lama kita nggak ketemu...."ucap Zev masih dengan mode angkuhnya.
Rebecca pun kini menoleh ke arah Zev.
"kak Zev....."ucap Rebecca kehabisan kata kata.Sungguh....ia benar benar dibuat kaget dengan apa yang ia lihat.
"Zev?"tanya Lusi bingung....
"Dia Kyle...."ucap wanita itu lagi.
Zev tertawa sumbang.
"sepertinya kalian belum mengenalku...."ucap Zev.
Laki laki itupun membenarkan posisi duduknya.Ia meraih benda bernikotin di mulutnya lalu mematikan nya.Ia kemudian kembali menyandarkan tubuhnya serta meraih tubuh sang istri masuk dalam dekapannya.
"perkenalkan....orang orang mengenalku dengan nama Kyle Edward Jackson....pemilik perusahaan besar dan beberapa cabang bisnis lain di negara ini...tapi........aku terlahir dengan nama Zev Smith Anderson....anak pertama....dari James Smith Anderson....pemimpin gank Diavolo yang sangat dikenal pada masanya...."ucap Zev dengan tatapan serigalanya yang begitu mengerikan.
Irawan dan Lusi tersentak.
Ia tau siapa itu Zev...!
Sosok bocah yang sempat menggemparkan negara ini karena aksi gilanya merampok dan membunuh orang diusianya yang masih sangat belia pada masa itu.Tak ada yang mengetahui seperti apa wajah bocah tersebut karena ia tak pernah mau menunjukkan wajahnya.Ingatkan...Zev selalu memakai masker saat persidangan...!ia seolah tak membiarkan masyarakat ramai melihat paras bulenya.
Irawan dan Lusi mulai bergetar.
Dia masuk kandang iblis sekarang....!
"ini istriku....Nabila Brygita Tama....anak dari Adrian Tama dan Adinda Zahra....aku yakin kalian juga pasti sangat mengenal mertuaku bukan?"tanya Zev lagi.
Dan lagi....
Irawan dan Lusi tersentak...!
Zev si pembunuh..adalah menantu dari Adrian si penjahat bengis yang dulu menjadi sorotan khalayak ramai karena kejahatannya membunuh,menculik, menjual dan mempe*kosa para wanita....!
Lingkaran setan macam apa ini?!para mantan narapidana seolah berkumpul menjadi satu dengan keluarga Irawan sebagai incarannya.
Mereka bak masuk kedalam kandang singa yang sebentar lagi bersiap untuk memangsa mereka....!
"Yang disana....dia adalah tuan Farhan,mantan asisten mertuaku,Adrian...dan remaja tampan di sebelah sana...dia Angkasa Wildan Tama....anak kedua dari Adrian Tama....ku kira kau begitu bodoh Rebecca...sampai sampai kau tak mengenali model remaja yang sekarang menjadi idola banyak anak muda ini..."ucap Zev membuat Angkasa melayang layang terbang jauh ke awan.Dibilang remaja tampan dan idola membuat Angkasa jadi bangga,namun sekuat tenaga ia mencoba menahan diri agar tak bersikap lebay.
Rebecca tak bereaksi.Ia masih terlalu syok dengan apa yang ia lihat di ruangan itu.
"dan yang disana....dia adalah Bryan King Smith Anderson....dia adalah adikku....dan itu istrinya...Rubi..."ucap Zev
"lalu disampingnya....aku yakin kau mengenal mereka Rebecca.... Keith Jordan Edward....sahabat,saudara,teman dan separuh dari perjalanan hidupku....dia adalah pria yang susah senang bersamaku...kami gila bersama...kami rusak bersama....dan kami juga pernah menelanj*ngi mu bersama...."ucap Zev terbuka.
"pria itu....pria yang kini menyandang status baru....sebagai adik iparku....suami....dari Hanum Permadani Hanif....adik tiriku....!" ucap Zev dengan penuh penekanan dan gigi yang mengetat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Duaaaaaaaaaarrrrrr..........
__ADS_1
Rebecca tersentak dengan mulut yang terbuka....!Ia bahkan reflek memundurkan tubuhnya.Sementara Hanum masih menatapnya penuh kebencian.Perlakuan buruk yang Rebecca berikan padanya dulu kembali menari nari di ingatannya.
Rebecca bergetar...Hanum adik Zev?Jordan suami Hanum??
Tidak....!ini tidak mungkin...!!
Rebecca menatap nanar ke arah Zev yang mulai dirasuki jiwa James.Aura serigala nya mencuat tajam.Rebecca menggelengkan kepalanya.Tidak...!ia tak percaya ini....!
Zev kembali menyalakan rokok,lalu menghisap dan membuang asapnya...
"andai saja kau tidak bodoh berani menyakiti adikku... membully nya serta melecehkan nya....maka mungkin kejadian nya tidak akan seperti ini..."ucap Zev murka.Irawan dan keluarganya menoleh ke arah Zev.
"gadis polos itu adalah permata bagiku,King,dan Jordan....kami akan melakukan apapun untuk membalas orang orang yang sudah berani mengusiknya...." ucap Zev mengerikan
"air matanya terlalu berharga untuk jatuh....dan kami akan menuntut balas atas itu...."ucapnya lagi.
"kaak......a...aku nggak tau kalau Hanum adalah adiknya kakak..."ucap Rebecca.
Zev tersenyum sinis.
"aku tidak peduli...!yang jelas kau wanita busuk...!kau sudah menyakiti salah satu bidadari kami dan kau harus diberi pelajaran...!"ucap Zev mengerikan.
Zev menoleh ke arah Irawan.Pria itu masih terlihat angkuh di ambang kehancuran nya.....
"mana hak ku?"tanya Zev menanyakan aset aset yang seharusnya menjadi miliknya.
"sebenarnya apa maumu kepa*at...?!"tanya Irawan emosi
"aku menginginkan kehancuran keluarga mu...!"ucap Zev.
"aku tidak pernah bermasalah dengan mu anak muda...!kenapa kau mengusikku?!jika memang kau tidak suka dengan sikap anakku...semua bisa dibicarakan baik baik....!namanya juga remaja...ya wajarlah....!salah paham itu kan sering...!tidak perlu seperti ini...!"
Zev meradang.
"wajar kau bilang?adikku trauma...!hampir gila...!kau bilang wajar...?!!gampang sekali kau bicara seperti itu....!"
"ja*ang kecil itu sudah mengusik kebahagiaan adikku....!aku tidak terima...!"
"jaga mulutmu anak muda....!!jangan sebut putriku dengan sebutan itu...!!"ucap Lusi tak suka sambil mendekati Zev yang masih duduk,ia bahkan menunjuk wajah Zev dengan penuh emosi
Zev pun bangkit.Ia berdiri angkuh di hadapan Lusi yang nampak murka.Yang lain masih diam memperhatikan...!
"lalu apa sebutan yang pantas untuk wanita yang suka rela menyerahkan tubuhnya pada laki laki secara cuma cuma?!ja*ang kan....?!sama seperti wanita selingkuhan suami mu yang dia sembunyikan di vila mu....!pelac*r.....!!!"ucap Zev keras membuat Lusi dan Irawan murka.
"diam kau bangs*t....!!"ucap Irawan sambil berjalan mendekati Zev.Tangannya tergerak hendak meninju pria itu namun dengan cepat Jordan bangkit.
buuuuuggghhhh......
Kaki Jordan menghantam tulang pinggang Irawan.Laki laki itu tersungkur....!Jordan melangkah dengan sorot mata tajam manatap pria yang kini meringsut takut.
"siapa kau..?!aku tidak ada urusan denganmu...!!"ucap Irawan mulai takut.Pria itu tak kalah mengerikan dari Zev.
"oh ya....?lalu bagaimana dengan perusahaan dan harta yang kau dan selingkuhan mu curi dari pria bernama Harlan?"tanya Jordan yang kini mulai merasakan sesak di dadanya.
Irawan terdiam.Suami Hanum itu menatap bengis ke arah pria paruh baya tersebut dengan dada naik turun.
"aku adalah anak dari Harlan Edward...pria yang hartanya kau nikmati bersama selingkuhan mu..."ucap Jordan dingin.
"katakan....!apa yang sudah kau dan ja*angmu lakukan pada ayahku..!!"
Irawan mulai gemetar.Namun sekuat tenaga ia mencoba menyembunyikan nya.
"aku tidak tau masalah itu.....!itu semua perbuatan Sheila...!"ucap Irawan.
"kau pikir aku percaya??!"ucap Jordan sakit
"JAWAB.....!!"
Jordan murka.Bayang bayang sang daddy yang lumpuh menari nari dalam pikirannya.Jujur....ia sakit melihat kondisi sang ayah.Sebenci apapun ia pada daddy nya,ia tetaplah ayah kandungnya.
"aku bilang aku tidak tau...!jika memang sekarang ayahmu sakit...itu memang sudah seharusnya ayahmu mati.......!!"jawab Irawan keras membuat Jordan murka...
buuuuuggghhhh....
"akkkkkhhhh...."
kaki itu menghantam wajah Irawan yang tersungkur.
"maaaasss!!"pekik Hanum.
Jordan mengangkat kakinya lagi.Ia menginjak leher Irawan dengan kuat membuat laki laki itu pun kesulitan untuk bernafas.
Hanum bangkit hendak mendekati suaminya namun....
Rebecca menghadangnya..!
"ini semua gara gara lo..!!semua hancur gara gara lo....!!dasar benalu...!!!"ucap Rebecca histeris sambil mengangkat tangannya hendak menampar pipi Hanum,Hanum sudah meringsut takut, namun.......
seeetttt......
Tangan kekar berkulit putih milik Bryan menahan pergerakan Rebecca.Hanum dan Rebecca menoleh seketika.
"mas Bryan..."lirih Hanum.
"jangan sentuh berlian ku dengan tangan mu yang menjijikkan..!"ucap Bryan begitu dingin.Tatapan matanya tajam persis seperti tatapan mata Zev.Darah James juga mengalir deras dalam dirinya...
"siapa lo?!gue nggak ada urusan sama lo..!lepasin tangan gue.....!!!"bentak Rebecca emosi.
Bryan menyeringai...
dengan satu gerakan.
seeeetttt......
Bryan mencekik leher gadis itu dengan kuat membuat Rebecca kesulitan bernafas.
__ADS_1
"mas....!!"pekik Rubi
"mas jangan...dia bisa mati...!"ucap Hanum mencoba menyadarkan sang kakak.
"dia halal untuk dibunuh...!"ucap Bryan.
"mas.... istighfar mas...jangan...!"ucap Hanum takut.
Suasana makin kacau.Irawan tak berdaya di bawah kaki Jordan.Rebecca hampir mati di tangan Bryan.
Tanpa membuang waktu,Angkasa berlari mengambil tas kerja milik Irawan yang tergeletak di lantai.Itu pasti berisi dokumen dokumen perusahaan mereka..!
"jangan....!!!"teriak Lusi yang berada di hadapan Zev.Ia mengambil gelas di atas meja dan hendak melempar nya ke arah Angkasa guna menghentikan pergerakan remaja itu.Belum sempat ia meraih gelas,tulang belikatnya sudah di tendang dengan cukup keras oleh ibu hamil yang terlihat duduk santai disana.Dalam posisi duduk pun tenaganya masih sangat kuat dan sukses membuat Lusi tersungkur.Apalagi kalau berdiri...
Lusi tumbang.Rebecca hampir kehabisan nafas,Irawan seolah hampir sekarat,tas kerja sudah aman di tangan Angkasa...!
"Zev,Jordan,Bryan.... kumpulkan jadi satu..."titah Adrian dengan santainya.Laki laki itu sedari tadi hanya diam duduk bersama Farhan sambil memeluk sang istri yang juga terlihat tenang.Adinda seolah sudah terbiasa dengan hal hal semacam ini.
Bryan,Zev dan Jordan mengangguk.
Jordan meraih kerah kemeja Irawan dan melempar tubuh pria itu ke lantai tepat di depan meja panjang rendah yang berada di tengah tengah sofa.
Bryan melempar Rebecca ke arah yang sama.Tubuh ramping nya pun menimpa tubuh sang ayah,keduanya terbatuk batuk hampir kehabisan nafas.
Zev menjambak rambut Lusi.Ia pun melempar tubuh wanita itu agar ikut berkumpul dengan anak dan suaminya
Ketiga manusia itu katakutan.Zev Bryan dan Jordan berdiri mengelilingi mereka dengan tatapan buas bak binatang yang haus darah.
Rubi mendekati Hanum.Ia membimbing sang adik ipar agar kembali duduk di sofa sambil memeluk nya
"ampun....ampun tuann...."ucap Irawan.Ia sadar betul.Ia tak akan sanggup melawan para orang gila ini....!
Mereka benar benar mengerikan.Sisi lain dari orang orang sabar yang selalu terlihat tenang,namun ternyata....??
sungguh....ia tak pernah membayangkan akan berada di dalam posisi seperti ini.
"kau minta ampun?"tanya Zev dingin.
"i...iya..iya tuan,.... saya minta ampun... jangan bunuh saya.. ambillah apa yang tuan ingin ambil....tapi jangan bunuh saya...!"ucap Irawan ketakutan.
Zev menyeringai.
"jangan bunuh saya?"tanya Bryan.
"itu artinya aku boleh membunuh anak dan istrimu?"tanyanya lagi.
Irawan diam.Lusi dan Rebecca gemetar.
"paaaa....."rengek Rebecca takut.
"laki laki macam apa kau.... menyelamatkan diri mu sendiri dan tidak peduli pada anak dan istrimu..!"ucap Jordan.
"pengecut"
buuuuuggghhhh.....
ucap Zev di iringi dengan tendangan keras dari kakinya yang kokoh.
"tolong ampuni kami tuan...!jangan bunuh kami..."ucap Lusi memelas
"hhhuuuufffttt....!"ucap Zev membuang nafas sambil berkacak pinggang
"baiklah ...aku tidak akan membunuh kalian...tapi ada syaratnya....."ucap Zev
Ketiga manusia itupun mendongak menatap Zev.
"apa syaratnya tuan?"tanya Irawan.
Zev menyeringai.Ia kemudian menatap tajam ke arah Rebecca.Begitu pula Bryan dan Jordan.
Rebecca menciut.Ia sangat ketakutan.
"a...apa syaratnya tuan?"tanya Lusi terbata bata.
Zev mengeluarkan senyuman Psycopath nya...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"cium kaki adikku"
...----------------...
***jam segini udah 2x up aja....😁
up 08:34
__ADS_1
yukkk....mana dukungannya....🥰🥰🥰🥰***